
Arya bersiap akan ke kantor dia akan mengajar siang karna ada beberapa hal yg harus Arya bahas dengan Bimo karna sudah lama juga Arya tidak datang ke kantor ,Arya berjalan menuruni tangga memegang tas nya dia mengerut kan kening saat ada Kaynara di meja makan berdiri bicara dengan mereka saat Arya melihat ponselnya ada beberapa pesan dari Kalvin
"Ma kenapa Kaynara ada di sini"tanya Arya
"Mama yg minta Arya bukan kah Kaynara nanti akan jadi istri mu jadi dia harus terbiasa dengan kehidupan mu"ujar Kamela tersenyum
"Maksud mama apa Kaynara sibuk mengerjakan diskripsi nya"ujar Arya
"Arya Kaynara juga butuh latihan dengan kehidupan mu"ujar Kamela
"Kaynara kebetulan mama tidak masak hari ini kamu bisa kan masakan kami tidak mungkin kamu tidak bisa masak "ujar Kamela menatap Kaynara
"Ma Kaynara ini anak milyader jangan menyuruh nya masak dia ngak akan bisa udah ahh ngak usah nanti Arya sarapan di luar saja"ujar Albert sengaja mengajak Kaynara untuk menyiksa Kaynara
"Aku akan buat kan sarapan untuk kalian"ujar Kaynara serius
"Jika itu keinginan mu silahkan"ujar Albert, Kaynara segera menuju dapur di ikuti Arya
"Ngak usah Kay"ujar Arya
"Tidak apa jangan pandang aku sebagai anak manja Ar aku pun pernah menjadi anak mandiri yg begitu keras kehidupan nya"ujar Kaynara menyanggul rambutnya Arya ingin bicara tapi ada Kalvin menelpon sehingga Arya harus menjauh
"Arya jaga Kaynara di sana dia akan tinggal di sana tadi orang tua mu datang mengajak Kaynara tinggal di sana kami tau mama Nanda tidak menyukai anak gadis nya tinggal bersama orang asing terutama itu rumah pacar nya meski itu tunangan nya kamu tau maksud saya jangan macam-macam terhadap Kaynara dan jaga Kaynara dengan baik"ujar Kalvin
"Aku akan menjaga nya dengan baik om"ujar Arya lalu sambungan telponnya putus Arya kembali pada Kaynara
"Kay aku bisa sarapan di luar"ujar Arya
"Arya biarkan Kaynara masak ayo ikut mama duduk di meja makan"ujar Kamela menarik tangan Arya
"Ma aku ngak suka apa yg kalian lakukan ini"ujar Arya serius duduk di meja makan
"Kamu kenapa khawatir terhadap nya Arya tujuan kita menyiksa nya biarkan Kaynara kebingungan"ujar Albert serius Arya tidak berdaya dia lebih baik menunggu saja.Tidak lama Kaynara membawa beberapa masakan dan meletakkannya di meja makan
"Kamu yg masak"tanya Albert serius
"Iya"jawab Kaynara sekenanya Arya mengambil untuk sarapan dan memakan nya
"Kamu bisa masak"tanya Arya menatap Kaynara
"Bisa aku memang anak dari Kalvin Adiwinata pengusaha sukses memiliki banyak bisnis dan aku anak dari Nanda Ayunda Sky perusahaan televisi tapi aku pernah hidup keras dan mengenai memasak adalah hal mudah bagi ku hanya saja aku sering kali malas melakukan nya"jelas Kaynara
"Kamu juga bisa mencuci"tanya Kamela
"Bisa"jawab Kaynara
"Kamu akan belajar mencuci pakaian Arya"ujar Kamela
"Tidak perlu aku bisa tidak memakai baju untuk meringankan pekerjaan Kaynara dia itu akan mengerjakan diskripsi nya jangan membebaninya "ujar Arya beranjak dan pergi
"Mereka sangat keterlaluan seperti sengaja melakukan itu"gumam Arya masuk mobil dan pergi
"Arya ini kenapa jika Kaynara mau melakukan nya kenapa dia marah"ujar Albert datar
"Jika tidak ada keperluan aku mau ke kamar ingin memulai mengerjakan diskripsi "ujar Kaynara dan berlalu pergi
###
"Arya sebaiknya kamu mengundurkan diri sebagai dosen selain kamu pokus pada perusahaan kamu harus pokos pada orang tua angkat mu"ujar Bimo
"Benar apa yg kamu katakan Bimo nanti aku akan bicara pada pihak kampus aku juga pusing Kaynara tinggal bersama ku di rumah "ujar Arya pusing
"Bagus dong bisa dapat bonus belum jadi suami istri untuk bisa coblos"ucap Bimo tersenyum
"coblos"ujar Arya binggun seketika mengerti
"Enak saja Kaynara ngak kayak gitu ya lagian aku tidak akan melakukan nya"ujar Arya sebal Bimo hanya tertawa
"Ngak normal situ ayo lah Arya kamu pria dia wanita cinta mu menggebu saat melihat Kaynara masak ngak sedikit pun kamu mau sama dia"ujar Bimo
"Aku memang mencintai nya bukan berarti aku akan menodai cinta tulus ku pada nya"ujar Arya
"Iya iya yg bucin"kekeh Bimo menggeleng
###
Kaynara menatap laptopnya mencari tema diskripsi nya dengan beberapa buku nya sesekali mengetik di laptop dan sesekali membaca di buku, tiba tiba Kaynara mencium bau gosong tapi Kaynara mengacuhkan nya saja sangking dia pokos nya sampai asap mulai memenuhi kamar itu menyadarkan Kaynara dia dengan cepat menoleh ternyata kamarnya terbakar Kaynara lari ke pintu tapi pintu nya terkunci
__ADS_1
Huuk huuk
"Tante om "teriak Kaynara menggedor pintu tapi tidak ada sahutan Kaynara lari ke jendela dan ternyata jendelanya juga terkunci
Brak brak
"Tolong om Tante buka pintu nya kebakaran"triak Kaynara terbatuk menggedor pintu nya tapi tidak ada jawaban api semakin besar Kaynara benar panik apa yg harus dia lakukan
Arya berlari saat mobil nya sampai di rumah nya karna ada yg memberi tau nya jika kamar Kaynara kebakaran tentu Arya sudah menebak kelakuan siapa itu Arya sengaja menyuruh orang mengawasi Kaynara,Arya melihat ayah dan mama nya hanya menatap pintu kamar yg mengeluarkan asap Arya segera mendobrak pintu itu
Brak brak Brak
"Kaynara"ucap Arya beberapa kali tendang baru membuat pintu itu terbuka kamar itu sudah penuh dari api Arya menepuk Kaynara yg sudah tidak sadar kan diri dia menggendong Kaynara
"Padam kan api nya"ujar Arya pada beberapa satpam Arya segera melaju kan mobil nya membawa ke rumah sakit
####
"Arya bagaimana Kaynara"ujar Kalvin mendekati Arya
"Dokter sudah memeriksa nya om dokter bilang Kaynara hanya menghirup asap membuat dia sesak nafas dan pingsan dia baik baik saja tidak ada yg terluka"jelas Arya serius
"Aku balik dulu"ujar Arya dan melangkah pergi
"Aku udah ngak setuju Kaynara tinggal bersama mereka sama saja kita mengantar kan Kaynara pada kematian"ujar Nanda marah
"Sayang anak kita itu kuat dia tidak semudah itu kalah oleh mereka meski hukuman apa saja"ujar Kalvin
"Terserah "ujar Nanda dan melangkah ke ruangan rawat Kaynara
"Kalian kenapa melakukan itu"ujar Arya pada orang tua
"Ini kesempatan bagus Arya jika Kaynara mati Kalvin dengan sendiri hancur jika kita membakar kamar itu sama seperti kebakaran"ujar Albert
"Biar aku yg bertidak harus melakukan apa"ujar Arya serius
"Arya kamu menikahi Kaynara hanya untuk balas dendam itu kesempatan bagus kita mungkin tidak bisa membunuh Kalvin tapi kita bisa menghancurkan Kalvin dengan meninggal nya Kaynara"ujar Albert
"Aku bisa melakukan dengan sendiri pa aku bisa membunuh Kalvin dengan mudah jangan khawatir akan hal itu"ujar Arya serius
"Apa kamu mencintai Kaynara Arya"tanya Albert
"Arya Arya kamu tidak bisa membohongi kami kamu hanya pemain baru yg berusaha memain kan kami"ujar Albert licik
"Tapi kita belum menemukan Robi mas"ujar Kamela
"Kita akan segera menemukan nya setelah Robi ketemu kita akan membuat permainan Arya sudah mengetahui kebenaran nya mau tidak mau kita harus musnahkan Arya singkirkan dia senjata yg kita pertajam jika melukai diri kita dengan cepat buang jangan menyimpan nya"ujar Albert datar
"Kita akan menghancurkan Arya dan Kalvin"ujar Kamela puas
"Kalvin akan tetap mati di tangan ku dan Arya mati di tangan perempuan yg di cintai nya juah lebih menyakitkan Arya akan hancur sehancur hancur nya"ujar Albert tersenyum jahat
###
"Mama"lirih Kaynara membuka mata
"Kamu baik baik saja sayang"ujar Nanda mengecup kening Kaynara
"Siapa menolong ku"lirih Kaynara
"Arya yg menolong mu jangan khawatir kamu baik baik saja"ujar Kalvin
Cklek
"Arya Kaynara sudah sadar kami tinggal sebentar "ujar Kalvin dan mengajak Nanda pergi
"Mas apa kita tidak bicara mengenai dendam Arya dan rencana kita ini pada Kaynara"ujar Nanda
"Sayang Kaynara belum dewasa untuk mengikuti perang ini dengan kecerobohan Kaynara aku takut menghancurkan rencana yg di rancang dengan kejadian hari ini menunjukkan jika Albert tidak akan tinggal diam dia benar benar ingin mengakhiri perang ini"ujar Kalvin
"Suruh Kaynara balik aja mas aku ngak mau dia jadi korban dendam Albert dan istri nya"ujar Nanda
"Iya sayang"ujar Kalvin
"Bagaimana keadaan mu"tanya Arya duduk di samping Kaynara
"Aku baik baik saja"lirih Kaynara
__ADS_1
"Tidak ada yg sakit atau terluka"tanya Arya
"Tidak aku baik baik saja"ujar Kaynara menatap Arya
"Ar terimakasih menyelamatkan ku"ujar Kaynara
"Menyelamatkan mu seperti menyelamatkan hidup ku kamu adalah segalanya untuk ku"ujar Arya tersenyum mencium tangan Kaynara membuat Kaynara menarik telinga itu
"Awas berani berani nya kamu mencium tangan ku"ujar Kaynara
"Tidak apa aku menodai tangan mu"ujar Arya tersenyum
"Tentu saja"ujar Kaynara dan meletakkan tangan di pipi Arya
"Ada kerutan tegang di wajah mu apa ada masalah aku sudah selamat dari kebakaran itu apa ada yg lebih penting dari ku sehingga membuat mu tegang"ujar Kaynara
"Dalam hidup ku tidak ada yg penting kecuali kamu aku sempat takut saat mendengar kamu kebakaran"ujar Arya tersenyum
"Kay maafkan aku harus melibatkan mu dalam dunia ku yg sangat berbahaya"ujar Arya menyesal
"Aku tidak menyesal itu kamu selalu bisa membuat ku bahagia "ujar Kaynara
"Kamu nanti pulang saja biar aku bicara pada orang tua ku jika kamu akan pulang"ujar Arya
"Lho kenapa kamu baik pada keluarga ku apa aku tidak berhak mengambil hati keluarga mu"ujar Kaynara cepat
"Kay kali ini aja jangan membantah ku "ujar Arya memelas menatap Kaynara membuat hati Kaynara benar luluh oleh tatapan itu
"Iya aku akan pulang "ujar Kaynara pelan
"Hhmm apa sudah selesai"ujar Kalvin tersenyum
"Om tan aku akan pergi nanti Kaynara akan pulang bersama kalian"ujar Arya berdiri
"Kay aku pulang dulu cepat sebuah"Arya berjalan keluar dari ruangan itu
"Jangan sedih sayang Kaynara akan segera sembuh kan udah di suruh ayang sembuh"ujar Kalvin
"Ighhh papa"kesal Kaynara melipat tangan nya di dada
"Udah istirahat benar apa kata Arya kamu harus segera sembuh mama ngak mau lihat kamu sakit"ujar Nanda
"Iya ma papa nih nyebelin "ujar Kaynara kesal Nanda hanya tersenyum mengelus kepala anak nya yg mulai merasa kan cinta
###
Kamela dan Albert menjenguk Kaynara yg sudah siap siap akan pulang karna keadaan Kaynara baik baik saja Nanda yg membantu Kaynara bersiap hanya menatap kedua nya dengan jengkel karna mereka berdua anak nya dalam bahaya
"Kaynara maaf ya baru malam ini bisa menjenguk mu"ujar Kamela
"Iya ngak apa kami juga mau pulang "ujar Kaynara
"Ini karna Arya melarang kami menjenguk mu ini aja kami diam diam menjenguk mu"ujar Kamela
"Apa Arya sudah pulang sehingga kalian ke sini kenapa dia melarang kalian menjenguk ku"heran Kaynara
"Kami ngak tau kenapa Arya melarang kami menjenguk mu Arya juga jarang pulang ke rumah "ujar Albert
"Jangan khawatir Arya lagi sibuk kerja kami percaya sama Arya"ujar Kalvin masuk
"Apa sudah selesai"tanya Kalvin
"Udah"jawab Nanda
"Kami duluan terimakasih menjenguk anak saya dan juga Kaynara akan tinggal bersama kami"ujar Kalvin
"Lho kenapa baru satu hari Kaynara tinggal bersama kami kok dia balik aja"ujar Kamela
"Iya aneh satu hari dia bisa masuk rumah sakit"ujar Kalvin serius
"Maaf kan kami mungkin kebakaran itu di akibatkan kecerobohan kami"ujar Albert
"Tidak masalah mungkin kebakaran itu karna listrik aku juga minta maaf"ujar Kaynara tidak enak
"Kay kamu harus istirahat ayo, kami pulang duluan"ujar Kalvin lalu melangkah pergi
"Seperti nya Kalvin mulai mencium rencana kita"ujar Kamela
__ADS_1
"Jangan khawatir kita ngak usah melakukan apa apa pokus pada rencana utama temukan dulu Robi jangan tinggalkan jejak"ujar Albert lalu mengajak istri nya pulang