
Kaynara dan yg lain berjalan menuju lantai atas karna mereka ingin makan Nabila menjelaskan pada Arin nanti jika masuk kampus harus mematuhi peraturan Kaynara hanya menyimak dengan memegang beberapa belanjaan meski hal itu tidak Kaynara sukai tapi Kaynara harus bisa mengubah diri nya jangan terlalu menutup dirinya sehingga menambah beban untuk mama nya Kaynara akan berubah akan melawan diri nya sendiri
"Kita mau makan apa"tanya Nabila saat mereka sampai di restoran itu
"Apa aja kak"ujar Arin
"Arin"panggil mama nya melambaikan tangan
"Ehh kita gabung sama mama ku aja"ujar Arin tersenyum
"Lumayan makan gratis"ujar Nabila berjalan menoleh Kaynara belum bergerak
"Ya ela ayo kenapa kamu jadi manja saat melihat mama mu"ujar Nabila menyeret tangan Kaynara
"Ehh tante habis makan juga"ujar Nabila duduk
"Gimana tadi tes nya lancar "ujar Arin
"Iya ma di bantu sama kak Nabila dan kak Kay"ujar Arin
"Tante sangat lapar"ujar Nabila memelas
"Biar tante pesan kan"ujar Lin berdiri dan memesan
"Kalian dari mana"ujar Nanda meletakkan ponsel nya yg tadi bicara dengan seseorang
"Jalan tante lihat lah Kaynara menghabiskan uang ku dia banyak sekali belanja nya"ujar Nabila menunjuk bingkisan yg di pegang Kaynara yg nampak kaku
"Ya ela letakkan saja kamu mau caper pada mama mu seakan kami menyiksa mu"ujar Nabila
"Cerewet "ketus Kaynara meletakkan dengan kasar
"Kak pelan nanti barang nya pecah"lirih Arin dengan melirik Kaynara takut
"Udah ngak usah sungkan seperti itu"ujar Nabila pada Arin dengan merangkul Kaynara
"Apaan sih ngak sedekat itu juga"ketus Kaynara menepis tangan Nabila
"Lihat dia tadi aja nurut saat bersama mama nya sok galak dasar caper"ejek Nabila membuat Arin tersenyum geli
"Kamu yg anak manja"Kaynara jadi jengkel
"Kak Nabila udah nanti kak Kay nya ngambek maksud ku nanti marah lagi"ujar Arin menutup mulutnya
"Bahkan anak kecil aja berani mengejek ku"kesal Kaynara
"Silahkan makan"ujar Lin meletakkan nampan berisi makanan
"Wih enak nya"ujar Nabila langsung mengambil bagiannya
"Mama udah kerja"ujar Arin dengan melahap makanannya
"Masih ada pekerjaan sayang yg harus mama kerjakan sama tante Nanda "ujar Lin
"Ya udah nanti aku pulang sama kak Nabila aja"ujar Arin
"Kalian habis belanja di sini"tanya Nanda
"Iya tan tapi Kaynara nya payah ngak mau belanja gitu deh jika kere"ejek Nabila dengan menyantap makanan
"Kaynara mau beli sesuatu boleh aja "ujar Nanda menatap Kaynara
"Tidak ma aku tidak terlalu suka apa yg mereka beli"ujar Kaynara pelan menikmati makan nya
"Bilang aja selera kamu itu tomboi "ejek Nabila lagi Kaynara mulai kesal lagi menatap Nabila yg lahap
"Kak Nan kayak nya kepala Kaynara itu kepentok sesuatu deh"kekeh Lin
"Iya tan aku juga berfikir seperti itu kadar galak Kaynara menurun 5 % hari ini"ujar Nabila cekikikan
"Aku marah salah aku diam salah"kesal Kaynara
"Ehh lihat lah dia mulai ngambek lagi ya ampun mudah sekali Kaynara ini ngambek jika di depan mama nya"ujar Nabila
"Cerewet sekali sih"kesal Kaynara
"Yang di bilang tante Lin dan Nabila itu ngak salah Kay kamu nampak aneh hari ini"ujar Nanda menyeduh jus nya
"Tuh kan bukan aku lho yg bicara tapi wanita yg melahirkan mu"ujar Nabila
"Kenapa habis di marahi papa atau di ancam sama kak Gavin"ujar Nanda lagi menatap anak nya nampak sangat melahap makanannya
"Tidak apa ma"ujar Kaynara
"Aku merasakan aku ini beban entah kenapa aku terasa berat jika ada di dekapan kalian"ujar Kaynara pelan
"Aku hanya ingin meringankan mama seperti nya aku terlalu lama menyiksa mama aku terlalu memaksa mama untuk memahami diri ku sendiri tapi aku lupa aku pun harus bisa memahami mama"ucap Kaynara pelan lalu meneguk air putih
__ADS_1
"Anak anak sekarang itu kenapa harus berfikir jika diri nya adalah beban apa kah mereka meragu kan kasih sayang kita ya Lin cinta kita pada suami itu beda ya Lin pada anak seburuk apa pun anak di mata orang tua nya tetap lah mutiara dan kamu Kay tidak pernah jadi beban di hidung mama"ujar Nanda
"Apa kamu ingat 5 tahun kita di kurung di saat mama merasa putus asa siapa yg mama ingin perjuangan tetap ingin hidup layak kamu Kay di saat mama terpuruk siapa yg tetap mama tatap biar tetap bertahan kamu Kay mungkin semua orang menganggap mu aneh tapi di mata mama tidak sama sekali"ujar Nanda lagi entah kenapa Kaynara tidak nyaman dengan pembicaraan Nanda apa dia melakukan kesalahan lagi meragukan mama nya meragukan kasih sayang mama nya padahal Kaynara tidak bermaksud seperti itu
"Maafkan aku ma aku tidak bermaksud seperti itu"lirih Kaynara,Nanda hanya tersenyum berdiri mendekati Kaynara
"Apa pun kamu mama tetap mencintaimu"ucap Nanda mengecup kening anak nya
"Mama tinggal dulu mama masih punya pekerjaan"ujar Nanda mengelus kepala Kaynara
"Arin mama pergi dulu"ucap Lin berdiri lalu pergi bersama Nanda
"Kita itu beruntung memiliki orang tua seperti orang tua kita"ucap Nabila
"Kalian tidak keseluruhan mengetahui apa yg aku alami"ujar Kaynara datar
"Memangnya apa"tanya Nabila penasaran
"Ngak usah kepo urusan orang"ketus Kaynara
"Kak aku mau mampir dulu ke salon mau potong rambut udah panjang"ujar Arin
"Sekalian kita sama sama potong rambut"ujar Nabila
"Aku mandi tunggu di mobil aja"ujar Kaynara
"Tidak kamu juga ikut potong rambut "ujar Nabila tersenyum Kaynara hanya pasrah apa yg akan Nabila lakukan pada nya
🌙🌙🌙
Semua keluarga lagi bersiap menuju pesta penyambutan Gavin,Nanda juga mengistirahatkan tubuhnya sebentar karna rasa lelah yg di alami nya membuat badan nya terasa remuk Kalvin mendekat Nanda mengecup kening istrinya
"Capek"ujar Kalvin mengusap pipi Nanda lembut sesekali mengecup nya
"Pegel banget ngak enak tanpa ibu Amel"kekeh Nanda memeluk Kalvin
"Ehh nanti dandanan ku rusak lagi"ujar Nanda menjauh kan tubuhnya
"Aku belum lihat Kaynara dari tadi"ucap Nanda beranjak menuju lantai atas membuka kamar Kaynara yg masih kosong
"Kemana anak itu"gumam Nanda lalu mengambil ponselnya ternyata Kaynara dari tadi sore mengirim pesan jika dia akan datang barang sama Nabila karna Nabila memaksa nya
"Ma kok di sini ayo"ujar Gavin merangkul mama nya
"Ngak enak tanpa Kaynara dia malah datang sama Nabila"ujar Nanda tidak semangat
"Iya juga"ujar Nanda
"Aku suami nya jika pingin punya wanita seperti nya cari sana enak aja kamu mau gantikan posisi ku"ujar Kalvin memeluk pinggang Nnada
"Apaan sih dia anak ku"ucap Nanda tersenyum mencubit pinggang Kalvin
"Ayo kita berangkat nanti telat "ucap Kalvin mengajak anak dan istri nya segera berangkat
###
Keluarga Adiwinata menyambut para tamu tapi hanya Kalvin Nanda dan Gavin yg menyambut tamu karna Kaynara belum sampai sedangkan Nnada gelisah apa anak nya mampu tanpa diri nya apa lagi untuk berdandan yg tidak pernah Kaynara lakukan
"Gavin selamat bergabung di dunia bisnis"ujar Danu menepuk bahu Gavin
"Terimakasih om"ujar Gavin tersenyum
"Gavin laksanakan tanggung jawab ya"ujar Lin tersenyum
"Nabila sama Arin ngak ikut"ujar Nanda heran
"Kamu tau kan ciri khas nya Nabila itu memaksa sama seperti ayah nya jadi dia memaksa Arin dan Kaynara untuk berangkat bareng"ujar Dewi
"Apa Kaynara bisa"ujar Nanda khawatir Dewi tertawa kecil
"Hei Kaynara bisa di dandanin oleh Nabila kamu kayak Kaynara berada di rumah mertua nya saja apa Kaynara bisa"kekeh Nabila
"Lihat kak betapa miripnya Nabila dan kak Dewi"ujar Lin tertawa kecil
"Ayo masuk gabung sama yg lain"ujar Kalvin mereka segera masuk
🚘🚘🚘
"Kak Kay kak Nabila terimakasih banyak menerima aku dengan baik"ujar Arin tersenyum senang
"Tentu dong sekarang kita jadi sahabat"ujar Nabila tersenyum
"Hei ayo seru kan sahabat "ujar Nabila pada Kaynara yg hanya diam dari tadi
"Menjadi sahabat ku kalian harus bisa menjaga rahasia ku hanya kita yg boleh tau apa pun nanti nya yg terjadi selama kalian bersama ku"ujar Kaynara serius
"Hei tentu saja sebagai sahabat kita harus bisa menjaga rahasia sahabat nya dan jujur"ujar Nabila tersenyum
__ADS_1
"Katakan siapa pacar mu"ujar Nabila pada Kaynara membuat dia dapat pukulan dari Nanda
"Mana ada sahabat menyakiti sahabat nya"kesal Nabila
"Habisnya perkataan kamu ngak ngotak"kesal Kaynara membuat Arin cekikikan
"Benar juga kak Nabila apa yg di katakan kan kak Kay orang seperti kak Kay mana ada yg mau karna galak ahh maksud ku takut mendekati anak dari keluarga Adiwinata"ujar Arin tersenyum
"Arin jika mau mengejek nya tidak apa nanti aku temenin mengejek nya"ujar Nabila tertawa puas
"Nona sudah sampai"ujar supir itu turun lalu membuka kan pintu mobil
"Terimakasih pak"ujar Arin mereka turun
"Wah wah Arin lihat lah wajah Kaynara pucat pasi "ejek Nabila
"Diam"ucap Kaynara menetralkan detak jantungnya saat banyak orang karna Kaynara tidak pernah ikut pesta seperti ini Kaynara lebih banyak menghabiskan waktunya di rumah
"Santai aja Kay kami temani tapi jika maluiin sendiri aja"ujar Nabila cekikikan
"Udah ayo kak"ujar Arin berjalan mereka berjalan beriringan dengan Kaynara melihat sekitar menghindari tatapan semua orang dari jauh Nanda tersenyum menatap anak nya merasa puas apa yg Nabila lakukan pada Kaynara
"Waduh adik ku cantik banget"ujar Gavin tersenyum menatap Kaynara
"Cantik nya melebihi mama nya aku bangga akan hal itu"ujar Kalvin tersenyum puas
"Siapa dulu dong mama nya"ujar Nanda tersenyum puas
"Selamat ya kak Gavin atas bergabung nya"ujar Arin tersenyum
"Terimakasih Arin"ujar Gavin mereka mencium tangan Gavin dan Kalvin termasuk Nanda karna sangking gugup nya Kaynara mengikuti apa yg Nabila dan Arin lakukan seharusnya Kaynara bergabung dengan keluarga yg lain
"Hei kenapa kamu malah mengikuti kami"ujar Nabila menatap Kaynara
"Ya memang dari tadi aku ikut kalian"ucap Kaynara
"Berdiri di sana bodoh"maki Nabila
"Apa aku sebodoh itu"ujar Kaynara kesal
"Iya! emang kamu sebodoh itu"ujar Gavin membuat Kaynara jadi sangat kesal menginjak kaki Gavin
"Awww hei itu sakit"ringgis Gavin
"Udah udah"ujar Nanda menangkup wajah Kaynara
"Cantik nya anak mama"ucap Nanda menciumi wajah Kaynara
"Ikut bergabung sama kami Kaynara"ujar Kalvin tersenyum
"Tidak "ujar Nanda merangkul Kaynara
"Kaynara nanti terdeteksi dong CEO selanjutnya SKY Entertainment aku tidak mau itu Kaynara belum siap"ujar Nanda
"Aku juga sendiri gugup sih ma ngak ahh aku mau sama Nabila dan Arin aja"ujar Kaynara tersenyum mencium pipi mama nya
"Hei kami sudah malas melihat wajah mu seharian"ujar Nabila
"Jadi orang cerewet banget sih"ujar Kaynara
"Ngak apa kak lagian seru bersama kak Kay"ujar Arin
"Seru kamu bilang yg ada bosan"ujar Nabila
"Udah lah kak ayo tuh kita di liatin "ujar Arin
"Ma aku sama Nabila dan Arin dulu"ujar Kaynara mengecup lagi pipi Nanda lalu berlalu
"Terasa hati lega banget"ujar Nanda tersenyum menatap Kaynara
"Heh cewek gila punya hubungan apa kamu sama Nyonya Adiwinata mana seragamnya sama lagi"ujar Sabrina mendekati Kaynara
"Yey dia iri ngak bisa dekat sama Nyonya Adiwinata itu "ejek Kaynara
"Beraninya kamu mengejek ku aku pun bisa menjadi menantu nya"geram Sabrina
"Heh Sabrina ngak bosan gangguan Kaynara terus kami sudah malas melihat wajah mu"ujar nabila membela
"Awas kalian ya lihat aja besok"kesal Sabrina berlalu pergi
"Cih mana sudih aku punya kakak ipar seperti dia"ujar Kaynara jijik
"Ingat ya Arin jauhin kelompok seperti mereka jika tidak terlalu terkena masalah geng mereka itu pembuat onar nanti kamu kesulitan di sana"ujar Nabila
"Iya kak lagian belum tentu juga aku lulus"ujar Arin
"pasti lulus lah aku yakin itu"ujar Nabila yakin
__ADS_1