
"Nona ada apa cariin aku"ujar Erin serius ada raut takut di wajah nya
"Nona"ujar kedua nya kaget siapa wanita mencari Erin ini
"Erin tenang ya aku akan lindungi kamu dari orang jahat mana pun"ujar bagus memeluk Erin tanpa di duga Kaynara menendang bagus dan menarik Erin
brak
"Kamu pikir kamu siapa berani memeluk nya"ujar Kaynara tajam
"Kamu siapa kenapa menendang ku"ujar Bagus menahan dadanya yg terasa nyeri
"Kamu bertanya hah sini biar aku kasih paham"ujar Kaynara sekali lagi meninju perut Bagus membuat Bagus terjatuh lagi membuat di sana menimbulkan keributan
"Kamu mau tau dia siapa"bentak Kaynara sejenak dia mengendalikan diri nya
"Heh heh ada apa ini ribut ribut sampai merusak fasilitas kantor"ujar nya mendekat
"Bu Elis wanita ini menghajar ku hanya sekedar aku memeluk Erin"ujar Bagus berdiri lagi
"Siapa kamu"tanya Elis menatap Kaynara
"Tidak perlu tau siapa aku "ujar Kaynara tajam menatap Elis
"Turun kan mata mu itu kamu tidak tau sekarang berhadapan sama siapa"ujar Elis tidak suka dengan tatapan Kaynara
"Elis dia"ujar Erin berusaha memberi tau jika Kaynara adalah adik nya dari Gavin
"Jangan menyentuh ku wanita jelek"ujar Elis menepis tangan Erin
"Siapa kamu memang nya di sini aku tidak suka dia memeluk Erin"ujar Kaynara datar
"Teman mu Erin ya ampun Erin benar saja mencari teman miskin seperti dia"ujar Elis cekikikan
"memang pantas sih"ujar Elis lagi
"Siapa aku sialan berani menghina ku"ujar Kaynara maju mendekati Elis
"Aku Elis sekretaris di sini dan aku adalah kekasih tuan Gavin semua orang takut pada ku kenapa memang nya kamu tidak tau tuan Gavin siapa biar aku beri tau dia adalah tuan Gavin Adiwinata pewaris tunggal Adiwinata"ujar Elis sombong
"Cih membanggakan pria bodoh itu"ujar Kaynara sinis
"Kamu jangan mimpi bisa masuk di keluarga Adiwinata wanita seperti mu menjijikkan "ujar Kaynara tajam
Plak
"Beraninya kamu mengatakan itu dan menghina ku kamu tidak tau aku ini siapa hah"bentak Elis menampar Kaynara
"Kamu akan menyesal dengan tamparan kecil ini"ujar Kaynara tersenyum jahat
"Aku akan menyuruh Gavin menghancurkan keluarga miskin mu itu wanita miskin dan menjijikkan"ujar Elis geram
"Silahkan"tantang Kaynara
"Berani nya kamu menantang ku sialan aku akan membunuh ibu dan keluarga mu itu"teriak Elis emosi tatapan Kaynara benar tajam setajam mata pedang
Plak
"Berani kamu menyentuh mama ku aku benar membunuh mu"teriak Kaynara menarik rambut Elis lalu mendorong nya satpam di sana menahan Kaynara saat Kaynara mengangkat tutup sampah itu ingin menghantam Elis
"Lepas kan aku"teriak Kaynara murka Gavin baru sampai melihat keributan di kantor nya dia segera turun
"Ada apa ini"ujar Gavin tegas satpam itu melepas Kaynara dan memberi hormat pada Gavin
"Gavin"uja Elis berdiri memeluk Gavin menangis
"Elis kamu kenapa"ujar Gavin heran Kaynara mendorong Elis
plak
"Pria bodoh"teriak Kaynara menampar Gavin membuat Gavin hanya mampu menatap adiknya ini yg tidak terkendali sejenak tempat itu sunyi hanya terdengar deru nafas Kaynara yg marah besar
"Kay tenang lah kamu kenapa"ujar Gavin memegang bahu Kaynara
"Lepaskan aku "teriak Kaynara mendorong Gavin
"Kay ayo kita pulang dulu"ujar Gavin menarik Kaynara karna Kaynara menolak Gavin memikul nya Kaynara benar kesal belum puas menghajar Elis dia mengigit bahu Gavin
"Aghh Kay"teriak Gavin menurun kan Kaynara kesakitan di bahu nya
"Aku ingin membunuhnya "teriak Kaynara menunjuk Elis
"Dia kekasih ku Kay kamu tenang lah "ujar Gavin menahan bahu nya
"Aku pertegas sampai mati pun aku tidak menyukai nya jika dia menjadi kakak ipar ku jika Kak Gavin tetap memaksa aku akan membunuh nya tidak ada bantahan "ujar Kaynara tegas Gavin menghembuskan nafasnya kasar
"Memang nya dia siapa"tanya Bagus keheranan seberani itu wanita itu terhadap Gavin yg di segani di kota itu
__ADS_1
"Dia Kaynara Ayunda Sky adik nya tuan Gavin"ujar Erin membuat Elis lemas seketika semua orang yg mengetahui sosok Kaynara mulai ingin memotret wanita misterius itu
"Jangan berani merekam atau memfoto"ujar Gavin menatap tajam
"Kenapa takut "ujar Kaynara menantang
"Kay kamu marah dengan orang lain kenapa lampiaskan pada kakak mu"ujar Gavin
"Karna kak Gavin terlalu bodoh menyukai wanita itu"tunjuk Kaynara pada Elis
"Oke oke kamu mau apa kita pulang dulu"ujar Gavin membujuk
"Aku ingin membunuhnya "teriak Kaynara , Gavin memeluk adik nya yg ganas ini
"Lepas kan aku"teriak Kaynara
"Oke aku lepas sekarang kita pulang dulu"ujar Gavin menenangkan harta Karun keluarga nya ini mengelus singa ganas ini
"Jangan menyentuh ku"teriak Kaynara bergeser
"Baik baik tuan putri nya Kalvin Adiwinata dan Nanda Ayunda Sky ayo kita pulang"kekeh Gavin membuka kan pintu buat adik nya Kaynara masuk mobil Gavin
"Huh bocah keras kepala ini pipi ku terasa panas"ujar Gavin mengelus pipi nya yg panas tidak ingin membuat adik nya makin marah Gavin segera masuk mobil dan melaju
"Habislah aku"gumam Elis pucat pasi Erin menatap sepeda Kaynara toh nanti juga akan di jemput Erin memakai nya untuk pulang
####
Elis menemui orang tua nya wajahnya pucat pasi menceritakan pada orang tuan nya jika dia sudah melakukan kesalahan besar jika menampar dan menghina adik nya Gavin
"Lagian kamu kenapa bisa menampar adik nya Gavin"ujar mama nya
"Ma aku pikir adik nya Gavin itu berpakaian mewah dari ujung kepala sampai ujung kaki pasti tau dia bagaimana tapi aku tidak menyangka dia berpakaian seperti itu"ujar Elis
"Kacau rencana kita bisa terbongkar jika seperti ini"ujar papa nya
"Jika kita ketahui konspirasi besar ini kita akan mati"ujar Elis takut
"Kalian semua tenang biar aku menyusul rencana nya kita sudah korban kan gadis bodoh Erin itu kita buat seakan dia membuat rencana ini semua "ujar Arif serius
"Elis perlahan kamu ambil harta nya Gavin melalui nya dan mama dan papa curi di rumah nya itu mereka mengira Erin mencuri nya"ujar Arif tersenyum licik
"Kamu serius kan pada ku sayang"ujar Elis memeluk Arif dan mencium nya Arif tersenyum puas tidak sabar menikmati tubuh Elis yg sangat menggoda ini
####
"Huh membuat aku stress saja"gumam Kaynara turun dari tangga dia melihat salah satu kamar pembantu terbuka Kaynara berjalan dengan pelan lalu melihat seseorang berada di kamar Erin kadang Kaynara bertanya tanya Erin ini wanita seperti apa
Brak
"Sayang aku pergi dulu"ujar pria itu mencium kening Erin lalu berlalu pergi Kaynara dengan santai mendekati Erin
"Kamu jangan mempermalukan keluarga ini biar giaman pun kamu adalah istri nya kak Gavin meski sangat murahan jaga batasan mu jika kamu membuat malu keluarga ini aku akan menghajar mu"ucap Kaynara datar Erin hanya diam dengan menuduk takut pada Kaynara tidak mendapatkan jawaban Kaynara segera keluar dari sana
"Aku harus selidiki siapa pria itu dan siapa yg mencuri di rumah ini urusan sih Elis itu biarkan kak Gavin yg urus"gumam Kaynara menuju kamar nya dia butuh istirahat
####
Kaynara tetap mencari tau pencuri di rumah nya dan pria bersama Erin pada saat itu dengan di bantu sama Arin dan Nabila mereka sering menghabiskan waktu bersama kadang Kaynara menginap di rumah Arin kadang di rumah Nabila karna setiap Kaynara tinggal di sana selalu naik darah oleh kelakuan Erin yg selalu membuat Kaynara marah
Gavin juga tetap menjalin hubungan dengan Elis karna Kaynara tidak akan memantau Gavin tanpa sebab dan itu hanya membuang waktu Kaynara dengan mengikuti nya jadi Gavin aman aman saja
Cklek
"Gavin"ujar Elis masuk ke ruangan Gavin
"Ada apa"ujar Gavin berdiri
"Erin masuk rumah sakit kita harus melihat nya"ujar Elis menarik tangan Gavin dengan paksa
"Lalu urusan nya dengan ku apa"ujar Gavin heran
"Ikut aja karna gosip mengatakan jika Erin hamil "ujar Elis
"Apa hamil"ujar Gavin kaget
"Kamu tenang dulu"ujar Elis
"Aku merasa anak itu bukan anak mu Erin akan berusaha menjebak mu lagi mengakui anak itu anak ku kamu harus lebih hati hati terhadap nya"ucap Elis membuat Gavin terdiam dia pernah melihat Erin dan Bagus berpelukan karna memang Bagus dan Erin itu sangat dekat.Elis dan Gavin segera menuju rumah sakit dan menuju ruangan Erin yg di rawat
"Dok dia kenapa"tanya Elis saat mereka masuk ke ruangan Erin
"Pasien tengah mengandung 4 minggu"ujar dokter lalu berlalu pergi
"Hamil 4 Minggu"ujar gavin menghitung hari
"Heh kamu hamil anak siapa hah baru 3 Minggu yg lalu kita melakukan nya tapi kenapa kamu malah hamil 4 Minggu hah"ujar Gavin pelan takut nanti ketahuan
__ADS_1
"A...aku aku tidak tau"ujar Erin takut menunduk
"Gavin kita pulang aja nanti jika kita ribut di sini nanti ketahuan jika kamu sudah menikah"ujar Elis
"Ya kamu benar"ujar Gavin lalu ketiga nya pulang
Kaynara lagi berada di rumah bersama Arin dan Nabila mereka hanya berada di rumah bersenang senang dengan menonton TV karna Arin sangat menyukai film Drakor nya kadang mereka menonton film karya Nanda
"Kay siapa itu"tanya Nabila saat Erin masuk dengan menuduk
"Itu kakak ipar"ketus Kaynara
"Hallo kakak ipar aku sepupu nya Kaynara Arin"ujar Arin tersenyum ramah Nabila ikut berdiri
"Heh Kay kita boleh membully nya tidak"seru Nabila
"Udah jangan membuat ku naik darah"ujar Kaynara santai menikmati minum nya
"Kakak ipar ikut lah bersama kami"ujar Arin merangkul Erin
"Arin lepaskan dia"ujar Gavin masuk Kaynara menoleh menatap Elis
"Sialan kamu membawa nya"geram Kaynara beranjak Nabila menahan Kaynara
"Heh heh mulai lagi singa mengamuk"ujar Gavin
"Kak Gavin ngapain ajak wanita sialan ini"ujar Kaynara kesal
"Lalu kamu membela nya seperti itu"ujar Gavin menunjuk Erin
"Aku tidak membela wanita jelek dan wanita sialan ini"ujar Kaynara frutasi
"Sudah lah itu tidak penting"ujar Gavin
"Katakan Erin kamu hamil anak siapa"ujar Gavin tajam
"Kay sabar lah kendalikan emosi mu lagi serius seperti nya"ujar Nabila
"Aku tidak tau"ujar Erin menuduk
"Erin mengaku saja kamu "ujar Elis
"Kamu pernah kan tidur bersama pria lain sama kamu hamil 4 Minggu padahal kamu dan Gavin tidur baru 3 Minggu "ujar Elis
"Kak apa saat tidur bersama segera hamil bagaimana menghitung kehamilan itu"ujar Arin binggun
"Aku juga ingin tau"bisik Kaynara
"Apa aku pernah melakukan nya sehingga kalian semua bertanya pada ku"kesal Nabila
"Ayo katakan kamu hamil anak siapa atau aku benar membunuh mu"ujar Gavin mengcengkram bahu Erin
"Aku aku benar tidak tau maafkan aku"Isak Erin memeluk kaki Gavin
"Katakan "bentak Gavin
"Gavin dia tidak akan mengakui nya gadis seperti Erin ini sering menjual tubuh dan menggoda para pria sehingga dia mendapat kan uang"ujar Elis
"Kak aku pernah melihat nya bersama seorang pria ini foto nya"di Kaynara menunjuk kan foto
"Dia Arif kan kakak kamu"ujar Gavin
"Ya ampun Erin kamu tega melakukan itu padahal kalian bersaudara"ujar Elis tidak percaya
"Entah anak siapa ini"geram Gavin mengsuap wajah nya kasar
"Dasar wanita tidak tau malu dan murahan"ujar Gavin berlalu pergi bersama Elis
"Kakak ipar jangan nangis ya ayo duduk"ajak Arin mengajak Erin duduk di sofa
"Terimakasih"ujar Erin menyeka air matanya
"Katakan jangan takut kamu hamil anak siapa ngak boleh tidur sembarang pria"ujar Nabila
"Aku tidak melakukan kesalahan kenapa mereka memperlakukan ku seperti itu aku hanya tidur bersama tuan Gavin"Isak Erin lalu menatap Kaynara sendu
"Kamu tidak percaya pada ku"lirih Erin menatap Kaynara membuat Kaynara menepis tangan itu
"Kamu emang gadis murahan menjual tubuh serta menjijikan udah ngak usah sok polos dan baik pada kami "tajam Kaynara
"Kay"ujar Nabila
"Udah lah kita udah tau kebenaran nya wajar kak Gavin marah dia seorang suami dia harus terjebak menikah dengan wanita ini tapi dia harus mengetahui wanita ini hamil bersama pria lain"ujar Kaynara
"Iya juga sih"ujar Nabila
"Wanita yg malang tapi kemalangan itu di perbuat sendiri"ujar Nabila prihatin tapi masalah itu Erin sendiri yg buat
__ADS_1