
Keadaan acara semakin rame ada yg sudah mulai memberi hadiah dan selamat ada juga yg berfoto bersama keluarga dan pengantin tentu sudah tidak ada melarang orang memposting wajah Kaynara karna jika sudah acara seperti ini pihak keluarga tidak keberatan, keduanya sudah mulai merasa capek menghadapi para tamu sebanyak itu capek sekaligus pusing
"Cukup sekali saja acara seperti ini"kesal Kaynara membuat Arya menoleh
"Memang nya kamu mau lagi nikah"ujar Arya serius
"Iya dengan seseorang yg berkesan di hidup ku"ujar Kaynara menatap Arya
"Siapa pria itu apa Kaynara mencintai nya aghh sialan aku kenapa jadi cemburu dan seperti ini jika dia punya orang di cintai kenapa harus menikah dengan ku apa pria itu tidak mencintai nya"batin Arya dia jadi tidak semangat mengetahui akan hal itu
"Pak Arya selamat"ujar nya menjabat tangan Arya
"Terimakasih pak"ujar Arya tersenyum
"Bisa bicara sebentar "bisik nya
"Kay bentar ya aku ikut sama teman lama ku"ujar Arya dan dia berlalu mengikuti pria itu yg ternyata mereka menuju rekan bisnis klien nya perusahaan Santoso
"Pak Arya selamat"ucap mereka
"Terimakasih kalian sudah datang ini sangat berkesan untuk ku mau datang di acara ku"ujar Arya tersenyum
"Pak Arya kami berkumpul ingin meminta apa yg pak Arya katakan dulu jika sudah melihat mau kembali ke perusahaan Santoso "ujar nya Arya menghembuskan nafas nya kasar
"Pak maaf banget aku bukan menikah dan sombong atau pun angkuh telah menjadi bagian dari keluarga Adiwinata tapi aku dan ayah ku memiliki masalah cukup serius membuat nya mengusir ku dari keluarga Santoso"ujar Arya
"Ya kami tau pak Arya jika pak Albert bukan lah ayah kandung pak Arya berita di saat pak Arya hilang itu sudah menyebar kami ingin pak Arya kembali ke perusahaan itu"ujar nya
"Ayah kandung ku mengatakan jangan ribut dengan kelurga ku yg hanya om ku itu jika dia tidak bisa menerima ku kelurga maka aku yg mundur dari perusahaan itu pak maafkan aku"ujar Arya
"Pak Arya selain pak Albert itu udah tua potensi kerja nya tidak sebaik pak Arya dia juga egois uang yg kami investasi kan tidak pernah menerima keuntungan nya jika begini kami bisa memutuskan kerja sama dan juga pak Albert sering menindas dan mengancam "jelas nya
"Ada masalah Arya"Kalvin mendekati Arya yg bicara pada teman kerja nya
"Tidak ada pa hanya ngobrol masa lalu"ujar Arya tersenyum
"Kami berharap pak Arya pikirkan lagi jika seperti ini perusahaan Santoso akan mengalami kehancuran kami berharap pak Arya merubah keputusan pak Arya"ujar nya lalu beberapa orang itu pergi
"Ada apa Arya"tanya Kalvin lagi
"Masalah perusahaan pa"ujar Arya
"Mereka dari dulu memang tidak menyukai cara om Albert jadi CEO mereka meminta aku kembali tapi jika aku kembali om Albert akan kembali mengusik kehidupan ku"ujar Arya
"Arya kamu bukan lagi anak kecil untuk di paksa kamu bisa mengambil keputusan apa yg kamu mau kami selalu akan mendukung mu"ujar Kalvin menepuk bahu Arya
"Iya pa makasih"ujar Arya mereka berdiri kembali menuju pelaminan
"Kak sekarang acara nya hari juga semakin malam"bisik Lin
"Jika semua sudah siap ya mulai aja"ujar Nanda
"Aku atur sebentar kak"ujar Lin lalu turun dari panggung mengarahkan beberapa media dan penjaga di depan panggung setelah siap Lin kembali ke panggung mengambil Mik
"Oke semua terimakasih untuk kehadiran nya malam ini malam spesial untuk keluarga Adiwinata dan SKY selain pernikahan anak perempuan keluarga kami juga akan mengenal kan calon CEO baru SKY Entertainment karna nyonya Nanda akan segera pensiun menikmati masa tuan nya"ujar Lin
"Saya persilahkan pada nyonya Nanda Ayunda Sky"ujar Lin lagi lalu Nanda berdiri mendekati Lin mengambil Mik itu
"Terimakasih semua atas kehadiran kalian ini seperti yg di katakan adik saya Lin itu benar ada nya dulu suami saya Kalvin Adiwinata menyerahkan jabatan pada anak pertama kami dan saya pun sama akan menyerah kan jabatan saya pada anak perempuan saya "ujar Nanda
__ADS_1
"Semua mungkin bertanya kenapa kami menyembunyikan indentitas anak perempuan kami bukan karna malu wajah jelek bukan karna malu sikap nya tidak baik seperti rumor yg ada itu tidak sama sekali kami merahasiakan itu kalian semua tau bagaimana dulu nya saya di jaga oleh asisten Amel dengan baik karna banyak dari pihak tidak bertanggung jawab menginginkan perusahaan ini kami hanya tidak ingin Kaynara anak kami yg masih sangat polos di manfaatkan orang orang menginginkan keuntungan "jelas Kaynara
"Tapi dengan menikah nya Kaynara saya berharap suaminya bisa membimbing Kaynara menjadi lebih dewasa lagi dengan menikah nya anak saya selaku saya CEO SKY Entertainment memutuskan pensiun dan anak saya Kaynara Ayunda Sky akan menggantikan saya"ujar Nanda lagi orang bertepuk tangan ada juga mengambil video dan berbisik
"Kami persilahkan Kaynara Ayunda Sky"ujar Lin
"Mereka ngak mikir apa aku ribet dengan semua ini masak harus mengikuti drama mereka jika menyerah kan jabatan ya serahkan saja ngak usah seperti ini"kesal Kaynara
"Kamu lupa Sky itu perusahaan nya perfilman jadi harus ada drama nya ayo sana sebelum mama jengkel lagi"ujar Arya menggeleng
"Kesal banget"ujar Kaynara berdiri mendekati Nanda lalu Lin mengeluarkan berkas berkas itu
"Kak aku sengaja memberikan pernyataan jika Kaynara hanya menggantikan kak Nanda bukan menyerahkan semua harta SKY karna takut keluarga Kasim memanfaatkan ini semua dan menyerang Kaynara"bisik Lin
"Lin mereka sudah lama tidak terlihat jangan khawatir tapi apa pun yg kamu lakukan aku selalu mendukung dan menyetujui itu"bisik Nanda
"Oke semua kami akan memberikan jabatan nya untuk Kaynara segera terima "ujar Lin menyerahkan pada Kaynara seketika Kaynara mengambil nya
"Kay mengambil nya seperti yg mama ajarkan semua orang menatap mu"bisik Nanda
"Ya ela ma sama aja lah jangan banyak drama"ujar Kaynara
"Nih anak ngeyel"kesal Nanda ,Kaynara tersenyum ramah mengambil itu dan menjabat tangan Lin membuat Nanda terkekeh geli
"Kamu mau sidang Kay jangan seperti itu"bisik Nanda mengambil berkas itu lalu memegang ujungnya bersama Kaynara mereka berfoto serta menjabat tangan setelah selesai mengambil foto dan penyerahan mereka kembali duduk menikmati artis yg mulai menyanyi
"Ar katakan apa yg kamu persiapan mental mu memiliki gaji dan harta lebih sedikit dari istri mu"ujar Kaynara
"Tidak ada aku hanya tetap mencintai nya"ujar Arya menoleh ke arah Kaynara
"Menurut ku jika kasus seperti sekarang itu jika wanita mampu menerima pemberian suaminya meski gaji suami nya sendiri itu akan tetap baik baik saja dan juga tetap menghargai suami nya terkadang yg tinggi merasa lebih tinggi pada yg rendah melupakan kedudukan nya sebagai istri jika bahwasanya suami lah pemimpin nya"ujar Arya dan Kaynara hanya tersenyum menatap Arya dia tidak salah menempatkan cinta nya pada Arya
Acara telah usai tadi Kaynara duluan ke kamar hotel tempat mereka menginap karna Arya masih menunggu para tamu setelah para tamu mulai pulang baru lah pihak keluarga memutuskan istirahat
"Apa emang dia seperti ini"gumam Arya masuk melihat Kaynara tentu memeluk guling mengunakan piyama tidur Arya segera menuju kamar mandi membersihkan tubuhnya
"Siapa ya pria yg Kaynara cintai aku harus menjauhkan mereka enak saja Kay itu milik ku meski aku tidak memiliki hati nya tapi siapa apa mereka kampus yg sama ahh siapa sih pria itu"gumam Arya berfikir keras dia segera mengganti baju nya lalu berbaring di dekat Kaynara
"Kay tidak bisa kah apa kamu mencintai ku"lirih Arya mencium kening Kaynara lalu Arya membelakangi Kaynara ikut terlelap karna cukup capek
☀️☀️☀️
Kaynara samar samar menatap punggung seseorang Kaynara membuka mata benar itu punggung seseorang Kaynara dengan mode malas duduk memperhatikan sekitar dinding putih dan Kaynara melihat baju nya itu setelan hotel Kaynara melihat wajah pria itu dan itu Arya melihat Arya mengunakan piyama hotel
"Aghhh"teriak Kaynara membuat Arya kaget dia baru beberapa jam tidur
"Ada apa"ujar Arya panik
"Kamu ngapain aku"teriak Kaynara menendang Arya sampai terjatuh
"Cowok breksek "pekik Kaynara
"Aduh kay kenapa kamu menendang aku sih "keluh Arya menyentuh punggung nya yg sakit
"Arya kamu benar kurnag ajar "ujar Kaynara memeluk selimut Arya melihat itu menepuk jidat nya
"Aku ini suami mu Kay"ujar Arya
"Hehe iya ya kemarin kan kita udah nikah"cengir Kaynara
__ADS_1
tok tok
"Kira kira Kay sakit nih"Arya berjalan dengan tertatih karna tadi pinggang nya membentur lantai itu terasa sakit
cklek
"Iya ma kenapa"ujar Arya melihat Nanda mengetuk pintu
"Kenapa Arya pinggang nya"tanya Nanda serius
"Udah lah ma ini karna Kaynara"ujar Arya lesu
"Ya maaf "ujar Kaynara menyengir
"Kay kamu tidak boleh seperti itu"ujar Nanda seketika Kalvin menarik tangan Nanda
"Kamu ini gimana sih sayang kenapa malah memarahi Kaynara jika mereka melakukan malam pertama dan anak kamu itu ganas kamu tau Kaynara kan"bisik Kalvin
"Iya juga ya kenapa aku bodoh"bisik Nanda menatap Arya dan Kaynara
"Mama mau mengatakan kalian istirahat saja beberapa hari di sini baru pulang kami ingin pulang duluan"ujar Nanda tersenyum
"Iya ma "ujar Arya tersenyum mencium tangan Nanda dan Kalvin mereka segera pergi
"Yes kita akan segera punya cucu"ujar Nanda bahagia Kalvin tersenyum mencium bibir istrinya gemes
"udah tua main nyosor aja"ujar Nanda mencubit Kalvin membuat Kalvin tertawa istri nya ini terkadang seperti anak kecil
"Apa masih sakit"tanya Kaynara berdiri
"Sedikit nyeri aja apa kamu mau makan aku akan ambilkan setelah itu aku mau balik tidur masih ngantuk baru beberapa jam tidur nya kita harus banyak istirahat karna setelah dari sini kita akan aktif beraktivitas seperti biasa"ujar Arya
"Memang nya kamu akan kerja di mana ikut kak Gavin"tanya Kaynara karna memang dia belum tau Arya ingin kerja di mana
"Aku akan kembali mengajar "ujar Arya
"Di kampus "ujar Kaynara
"Iya"ujar Arya
"Kenapa malah di kampus sih "batin Kaynara karna dia tahu banget bagaimana Arya di idolakan tapi seketika Kaynara tersenyum dia kan punya mata mata Nabila dan Arin bisa minta mengawasi Arya
"Kenapa malah senyum "ujar Arya binggun
"Apa aku tidak boleh senyum"ujar Kaynara
"Boleh tidak ada yg melarang"ujar Arya mengaruk kepala nya
"Aku akan pesan kan makan untuk mu tapi aku mandi dulu"ujar Kaynara
"Iya boleh aku tunggu"ujar Arya mengambil ponselnya lalu Arya duduk di sofa dan Kaynara menuju kamar mandi
"Om Albert ngak datang semalam"gumam Arya memainkan ponselnya
"Apa cukup gaji ku untuk kebutuhan aku dan Kaynara"gumam Arya
"Aku akan bicara sama Bimo untuk berbisnis sampingan dengan uang yg tersisa "gumam Arya dia pokus ke ponselnya akan berbisnis apa karna masih mengantuk Arya sampai tertidur di atas sofa
"Malah tidur dia"gumam Kaynara mengunakan handuk Kaynara ingin menyentuh bahu Arya membangunkan Arya tapi Kaynara tidak tega Arya terlihat terlelap tidur nya
__ADS_1
"Manis nya suami ku ini"gumam Kaynara menyentuh bibir Arya tersenyum kecil dan Kaynara segera untuk berganti pakaian