
Nanda menatap ponselnya yg jatuh di danau karna tadi perasaan cemas Nanda dan Amel saling gantian memegang ponsel akhirnya ponselnya jatuh karna mereka berdiri di danau,Nanda menatap Amel jengkel karna Amel sampai ponsel itu jatuh Nanda belum sempat bicara dengan Alen entah apa yg ingin Alen katakan
"Ibu Amel lihat ponselku jatuh ibu Amel ini gimana sih"kesal Nanda
"Hanya perkara ponsel saya akan ganti"ujar Amel
"Ibu Amel ini bukan perkara ponsel tapi orang yg menelpon entah apa yg Alen mau katakan jika itu mengenai Momy ku ahh ibu Amel menjengkelkan"ucap Nanda
"Biar saya yg telepon nyonya "ucap Amel mengeluarkan ponselnya lalu menelpon Landa
"Hallo"ucap Landa,Nanda segera merebut ponsel itu
"Hallo Mony apa momy baik baik saja"ucap Nanda cemas
"Iya momy baik baik saja sayang ini Momy ada di rumah memang nya kenapa "ucap Landa
"Syukur momy baik baik saja"ucap Nanda lega
"Tadi tante Daniah menelpon dan Alen mau bicara belum sempat aku bicara ponsel nya jatuh karna ibu Amel"ucap Nanda
"Momy baik sayang coba nanti biar momy telpon tante Daniah"ucap Landa
"Iya mom"ucap Nanda lalu memutuskan sambungan telponnya
"Setidaknya aku lega momy baik baik saja tapi apa yg mau Alen katakan "ujar Nanda berfikir
"Udah jangan terlalu dipikirkan mending kita mulai saja meeting nya"ujar Amel
"Oke ayo"ucap Nanda mereka berjalan menuju tim yg lain
####
Kalvin yg mendapat kan kabar jika Alen terjatuh segera meluncur ke rumah sakit tadi dia ada meeting tidak sempat melihat ponselnya mengetahui pesan dari mama nya Kalvin sangat cemas dia segera meluncur
"Mama "panggil Kalvin melihat Daniah menangis di kursi tunggu
"Kalvin"ucap Daniah memeluk Kalvin dengan menangis
"Bagaimana Alen ma"tanya Kalvin sangat cemas
"Alen meninggal Kalvin hiks hiks"ucap Daniah memeluk Kalvin lagi
"Apa,mama jangan becanda "ucap Kalvin
"Alen memakai Hells turun dari tangga dan terpeleset terjatuh karna benturan cukup kuat mengenai perutnya dan pendarahan hebat dokter mengoperasikan nya tapi di tengah operasi Alen menghembuskan nafas terakhirnya"jelas Daniah sesegukan
"Tidak aku tidak percaya"ucap Kalvin mundur menatap ruangan operasi lalu Kalvin masuk ruangan itu
"Maaf tuan anda belum bisa melihat"ucap suster itu yg membersihkan ruangan itu Kalvin tidak peduli dia melangkah mendekat membuka penutup wajah itu melihat wajah Alen yg pucat pasi Kalvin menjatuhkan air matanya
"Alen"panggil Kalvin mengengam tangan Alen yg dingin
"Kenapa ini terjadi kamu tidak memperdulikan larangan ku kenapa Alen"ucap Kalvin syok dengan terjadi Kalvin memeluk Alen dengan erat melihat Kalvin suster itu pergi
"Kenapa kamu meninggalkan aku"lirih Kalvin menangis memeluk Alen yg sudah tiada
####
Setelah seminggu Nanda akhirnya pulang tapi Nanda tidak mendapatkan kabar dari Landa lagi kenapa Alen meneleponnya karna sibuk juga dengan kerjaan nya Nanda juga belum mendapatkan kabar jika Alen teleh meninggal dunia tidak ada yg memberi tau nya
"Ibu Amel kenapa momy ngak jemput"ucap Nanda heran masuk mobil bersama Amel
"Saya tidak tau nona padahal saya sudah mengirim pesan"ucap Amel
"Semoga momy baik baik saja"batin Nanda dia jadi sangat rindu momy nya Amel seperti bayangan Nanda saja itu memudahkan Nanda selama di luar negri
"Momy"ucap Nanda masuk ke rumah tapi kosong
"Nyonya ada di kamar nona"ucap salah satu pelayan Nanda segera menuju kamar
"Momy sakit"ucap Nanda duduk di kasur melihat Nanda ,Landa tersenyum memeluk anak nya Nanda mencium kedua pipi Landa
"Tidak sayang momy hanya capek jadi istirahat "ucap Landa mengusap pipi Nanda
"Capek kenapa mom "ujar Nanda bertanya
"Hah momy ikut menemani tante Daniah sayang "ucap Landa menghembuskan nafasnya dengan kasar
"Momy itu jangan terlalu capek nanti sakit"ucap Nanda mengengam tangan Landa
"Bagaimana kerjaannya"tanya Landa
"Lancar mom, kayaknya syuting di luar negri itu memang menarik tapi ibu Amel bilang nanti kita tidak mengapresiasi kan kota sendiri jadi syuting nya akan di adakan di kota ini dan bagian terakhir nya di luar negeri "ucap Nanda
__ADS_1
"Bagaimana mengalami proyek pertama nya"tanya Landa tersenyum
"Momy tau aku sering kali mencari jari diri apa momy tau aku juga sangat senang dengan seni sering kali aku manfaat kan untuk membuat baju aku kira itu jati diri ku tapi mendapat kan proyek ini lah jati diri ku aku sangat tertarik dan semangat mengerjakan nya"ucap Nanda tersenyum lebar
"Nanda sangat tertarik jadi sutradara bakat nya sama seperti Kasim semoga apa yg aku pikirkan berbeda"batin Landa menatap Nanda yg antusias menceritakan pengalaman nya
####
Kalvin sangat syok kehilangan Alen teman hidupnya telah pergi Kalvin berduka meninggal nya Alen yg secara tiba-tiba.Kalvin tertidur di kamar nya alam mimpi mulai menguasainya
"Kalvin"panggil nya Kalvin yg berjalan menoleh dia tersenyum
"Alen"ucap Kalvin memeluk Alen dengan erat
"Aku merindukan mu sayang"ucap Kalvin lirih Alen melepaskan pelukannya mengengam tangan Kalvin
"Dunia kita berbeda Kalvin takdir mu bukan lah aku"ucap Alen tersenyum
"Perjalanan kita sudah berakhir takdir mu dan takdir ku sudah selesai"ujar Alen tersenyum
"Maksud kamu apa"ucap Kalvin tidak mengerti Alen tersenyum kecil
"Kisah mu panjang bersama seseorang aku ingin kamu bahagia dan kebahagiaan mu itu bukan aku karna kisah ku telah usai mulai lah hidup bahagia itu permintaan ku"ucap Alen
"Siapa yg akan menemani ku"lirih Kalvin menatap Alen yg perlahan mundur lalu Kalvin melihat Alen mengengam tangan seseorang
"Dia lah takdir mu dia seperti jiwa dan belahan hidup mu"ucap Alen tersenyum
"Nanda"gumam Kalvin pelan saat melihat wajah Nanda di samping Alen
Kalvin membuka matanya mengalami mimpi itu padahal dia baru tidur sebentar sudah mimpi seperti itu Kalvin mengusap wajahnya dengan kasar .Lalu Kalvin berdiri duduk di meja rias menyisir rambutnya Kalvin memperhatikan surat di make up Alen lalu Kalvin mengambil surat itu
"Kalvin aku sangat bahagia menikah bersama mu tapi aku merasa ajal ku akan tiba aku tidak ingin pergi tanpa memberi mu pengganti diri ku setelah aku pikir dengan matang aku memutuskan akan satu hal sebagai wasiat terakhir ku aku ingin kamu menikahi Nanda dia perempuan baik dia sangat cocok untuk mu tidak dengan ku menikah lah dengan Nanda maka kamu akan bahagia selalu itu permintaan terakhir dan wasiat ku"
"Nanda lagi Nanda lagi"ucap Kalvin memasukkan kertas itu ke dalam laci Kalvin mengusap wajahnya kasar
"Aku harus bisa keluar dari keterpurukan ini"gumam Kalvin berusaha tetap tegar kehilangan istri nya
####
Kalvin berusaha tetap tegar kembali beraktivitas seperti dulu lagi kerja karna siapa lagi yg akan mengurus perusahaan jika bukan diri nya itu pun demi masa depan nya kelak,Karna Kalvin mengacuhkan surat itu dia terus di teror di dalam mimpi setiap akan tidur Kalvin terus bermimpi dengan Alen yg ingin Kalvin menikah dengan Nanda
"Aghh aku bisa gila terus seperti ini di paksa menikah dengan Nanda apa ini benar wasiat Alen"teriak Kalvin frutasi di dalam ruangan nya itu bahkan dia tidak menyadari kehadiran seseorang
"Welly"ucap Kalvin kaget
"Maaf tidak izin masuk"ucap Welly duduk
"Ya tidak apa "ucap Kalvin datar
"Aku turut berduka atas meninggalnya istri kamu"ucap Welly sedih
"Aku seorang pria harus tetap tegar menerima ini semua"ucap Kalvin serius
"Kayak nya kamu stres banget ada apa sih"ucap Welly menatap Kalvin
"Entah lah"ucap Kalvin
"Kayak sama siapa aja ngak mau cerita siapa tau aku bisa bantu"ujar Welly
"Aku juga tidak tau Alen terus memaksa aku menikahi Nanda bahkan dia selalu masuk ke dalam mimpi ku"ucap Kalvin mengusap wajahnya kasar
"Nanda"ucap Welly manggut-manggut
"Tinggal nikahi susah sekali "uajr Welly
"Setidaknya aku butuh waktu dan aku butuh tau Nanda seperti apa tidak sembarang orang yg bisa menjadi nyonya ku"ucap Kalvin lalu Welly mendekati Kalvin
"Aku bisa jadi nyonya mu"uajr Welly membuat Kalvin menatap nya
"Ahh tidak bukan ada maksud apa apa kamu kan tau sejak ada nya Nanda semua akses kami di tutup aku juga merasa Nanda itu bukan wanita baik deh jadi dengan aku menjadi istri mu aku punya kekuasaan dan membalas Nanda"ucap Welly
"Nanda itu kakak tiri mu aku tidak bisa dengan alasan itu menikahi mu itu hal yg konyol "ucap Kalvin
"Aku tau Nanda kakak tiri ku tapi Nanda dan momy Landa itu beda aku merasa Nanda itu wanita yg jahat beda dengan momy Landa"ucap Welly
"Atau Nanda labi yg mencelakai Alen memaksa untuk di jodohkan"ucap Welly
"Semua rasa sakit yg kamu alami sekarang ini berarti perbuatan Nanda"ucap Welly lagi Kalvin terdiam dia mengingat betapa seringnya Alen bertemu Nanda dan betapa inginnya Alen menikah kan Kalvin dan Nanda
####
Nanda baru pulang dia capek seharian duduk di kursi nya karna harus membuat proyek film itu Nanda menatap Landa yg menatap nya tidak biasa membuat Nanda menoleh ke arah Amel yg berjalan di samping nya Amel yg merasakan tatapan Landa hanya mengakat bahu nya acuh
__ADS_1
"Momy capek banget tau"ucap Nanda memeluk Landa
"Apa Momy bilang kerja kantor itu ngak enak"ujar Landa lalu Nanda berbaring di pakuan Landa
"Aku sangat beruntung memiliki momy yg selalu ada di samping ku"ucap Nanda tersenyum menatap wajah Landa yg menatap nya
"Nanda tadi tante Daniah ke sini mengirim lamaran untuk mu"ucap Landa serius
"Melamar,hahah Momy becanda nya ngak lucu"ucap Nanda tertawa geli Nanda duduk menatap Landa
"Maaf Momy lupa bilang jika Alen meninggal karna Momy saat itu menemani tante Daniah yg lagi berduka"ucap Landa serius
"Ini tidak bisa di cerna"ucap Nanda
"Alen mengalami kecelakaan"ucap Landa menceritakan yg pernah Daniah cerita kan
"Lalu hubungan dengan aku apa mom"ucap Nanda
"Tadi pagi tante Daniah menemukan surat tangan Alen yg meminta Kalvin menikahi mu"ucap Landa
"Sungguh aku tidak bisa mencerna tidak ada seorang istri yg ingin suaminya nikah lagi "ucap Nanda
"Besok tante Daniah ingin bertemu bersama Kalvin juga"ucap Landa
"Sekarang aku mau istirahat"ucap Nanda berlalu pergi masih binggun dengan keadaan
"Menurut mu bagaimana"tanya Landa pada Amel yg duduk di samping nya
"Aku memperhatikan jika kebahagiaan Nanda ada pada Kalvin yg aku pikirkan bukan Nanda tapi Kalvin"ucap Amel menatap Landa
"Maksud kamu"ucap Landa
"Cinta Nanda itu sangat besar pada Kalvin sedangkan Kalvin baru saja di tinggal istri nya apa Kalvin mampu menerima Nanda apa Kalvin mampu membahagiakan Nanda dan apa Kalvin mampu mencintai Nanda"ucap Amel
"Ya kamu benar aku tidak bisa memikirkan persahabatan ku dengan Daniah aku harus memikirkan Nanda biarkan Nanda mengambil keputusan "ucap Landa
"Bagaimana apa Nanda baik baik saja kerja nya tidak ada yg mempersulit nya"tanya Landa
"Iya semua lancar Nanda semakin baik belajar nya aku yakin dengan bakat terpendam Nanda dia bisa menjalankan perusahaan itu tanpa aku"ucap Amel tersenyum
"Amel kamu kan tau Nanda itu segalanya untuk ku aku ngak mau kamu melepaskan Nanda seperti itu keselamatan Nanda nyawa untuk ku"ujar Landa
"Jangan khawatir selama Nanda bersama ku dia akan aman dan selamat"ujar Amel tersenyum
"Terimakasih Amel"ucap Landa tersenyum memeluk Amel
"Nanda juga anak ku"ucap Amel tersenyum menepuk punggung Landa
####
☀️☀️☀️
Nanda engan ikut Landa ke rumah Kalvin tapi Momy nya sangat memaksa Nanda apa pun keputusan Nanda sebaiknya Nanda menemui Daniah dulu Landa pun tidak memaksa Nanda mengambil keputusan apa pun keputusan Nanda maka Landa akan sangat senang, sedangkan Kalvin perlahan mulai termakan oleh omongan Welly yg menyudut kan kematian Alen itu tanggung jawab Nanda
"Mama pun tidak tau Alen meninggalkan wasiat ini"ucap Daniah meletakkan surat itu
"Ma itu hanya candaan buat Alen "ujar Kalvin
"Candaan kata mu ini wasiat Kalvin dan kamu harus penuhi permintaan terakhir dari Alen"ucap Daniah serius
"Ma aku sangat mencintai Alen tidak mungkin aku menikah dengan wanita yg tidak aku cinta sama sekali"ucap Kalvin
"Kalvin mama tau kamu cinta sama Alen sama mama juga sayang sama Alen tidak ada yg bisa mengantikan Alen tapi ini permintaan terakhir dari Alen kamu harus tetap setuju"ujar Daniah tegas
"Mama tidak mau dengar lagi dari Kalvin maupun Nanda pokok kalian harus tetap menikah titik"ucap Daniah
"Oke aku mau tapi aku mau pernikahan nya tersembunyi"ucap Kalvin
"Tidak masalah"ucap Daniah setuju Nanda terdiam
"Tante kami permisi aku juga butuh keputusan"ucap Nanda
"Ngak usah jual mahal aku tau kamu mencintai ku Alen sudah menceritakan semua nya"ucap Kalvin menatap tajam Nanda
"Kami permisi tan"ucap Nanda berdiri dan berlalu dia malu dengan perkataan Kalvin tapi Nanda merasa hal yg menyakiti hati nya
"Apa kamu setuju Nanda"tanya Landa di dalam mobil yg melaju
"Mom aku merasa tidak dihargai masuk secara paksa ke dalam keluarga itu sedangkan mereka masih berduka hilang nya Alen yg menurut ku Alen memberi kesan yg tidak bisa mereka lupakan"ucap Nanda
"Sayang apa pun keputusan mu Momy akan mendukung mu"ucap Landa memeluk Nanda penuh cinta
"Iya mom aku juga merasa tidak pantas menggantikan Alen"ujar Nanda memejamkan matanya menikah dengan Kalvin suatu kebahagiaan yg tidak pernah dia dapat kan tapi masalah nya ini soal kehidupan Nanda apa nanti bisa menghadapi kebahagiaan yg Alen berikan pada nya
__ADS_1