Perjalanan Cinta

Perjalanan Cinta
Draft 103


__ADS_3

Kaynara menatap Arya yg memberikan penjelasan karna lagi mengajar tapi Kaynara malah menatap wajah Arya dia masih bertanya-tanya mengenai calon istri Arya siapa apa dia berasal dari luar negri atau berada di kota ini tapi siapa Kaynara tidak tau siapa wanita yg jadi musuh nya itu entah siapa mengambil Arya nya Kaynara benar kesal jika membayangkan itu


"Pak di larang main ponsel"ujar Kaynara saat Arya memegang ponsel nya ada telepon masuk Arya mematikan ponselnya


"Iya saya mengerti"ujar Arya


"Baik semua sampai di sini dulu kelas nya semangat membuat diskripsi nya saya permisi"ucap Arya lalu pergi


"Arya kenapa sih"kesal Kaynara dia segera bangkit untuk ke kantin


"Iya Hallo"ujar Arya menjawab telpon


"Arya mama ingin kamu segera membunuh Kalvin mama ingin mendapatkan kabar baik"ujar Kamela mama angkat Arya tidak lain tante Arya


"Aku akan pulang "ujar Arya serius mematikan sambungan teleponnya lalu berlalu pergi Kaynara hanya menatap punggung Arya yg menjauh


"Aku segera di minta membunuh mu"ujar Arya mampir ke rumah Adiwinata bicara dengan Kalvin


"Kamu bilang pada mereka untuk menghancurkan saya kamu akan menikahi anak nya dengan itu gampang membunuh saya"ucap Kalvin serius


"Tapi jika Kaynara tahu bagaimana dia bisa membenci ku"bantah Arya


"Jangan khawatir saya akan jelas kan "ujar Kalvin serius


"Baik lah aku pergi "Arya segera beranjak dan pergi


"Kenapa kamu malah mengikuti permintaan nya jika Arta bersandiwara bagaimana "ujar Nanda


"Sayang aku ini pria aku tau tatapan Arya itu saat menatap Kaynara orang seperti Arya akan mampu membuat anak kita bahagia meski Kaynara tidak mencintai nya atau pun mencintai nya hanya saja aku merasa kehidupan keluarga nya tidak baik baik saja"ujar Kalvin


"Tapi aku tetap tidak ingin melihat mu terluka"ujar Nanda menatap Kalvin


"Tidak akan"ujar Kalvin tersenyum memeluk istrinya


###


"Apa rencana mu untuk membunuh Kalvin "tanya Albert serius Arya mengepal kan tangannya dia memang jarang pulang ke rumah dan baru ketemu orang tua nya sejak kebenaran itu


"Tidak perlu khawatir aku punya rencana yg lebih cerdik"ujar Arya membelakangi mereka


"Orang yg menghancurkan keluarga ku akan bertanggung jawab mereka akan mendapatkan akibat nya "ujar Arya dingin


"Aku akan menikahi anak nya Kalvin dan mulai menghancurkan nya"ujar Arya


"Bagus itu benar Kalvin punya anak perempuan kita akan menghancurkan Kalvin aku tidak sabar melihat nya hancur "ujar Kamela


"Iya"ucap Arya


"Mulai saja malam ini kita melakukan lamarannya "ucap Albert


"Iya aku akan menghubungi nya"ujar Arya dan berlalu pergi


"Tidak lama lagi keinginan kita akan terwujud"ujar Albert senang bersama Kamela


###


🌙🌙🌙


Kalvin menyiapkan dengan sempurna rencana itu dia juga mengundang keluarga Alberto, Kalvin sudah memperjelas pada Danu pokok permasalahannya Kalvin juga mengundang keluarga Aron untuk nanti memperjelas masalah mereka


"Sebenarnya kita ini melakukan acara apa"ujar Kaynara


"Kalian tenang saja"ujar Kalvin tersenyum dan melihat Arya berjalan dengan gagah berani nya itu membuat suatu kejutan


"Saya suka pria gentleman"ujar Kalvin


"Mama dan ayah saya"ujar Arya mundur saat Albert dan Kamela mendekat


"Iya kami keluarga nya Arya "ucap Albert


"Wajah mu terlalu tegang Arya"ujar Kalvin menatap Arya


"Aku tidak pandai bersandiwara "ujar Arya datar


"Dia selalu grogi jika berhadapan dengan saya"ujar Kalvin membuat Arya memijit kening nya dan menatap Kaynara dalam dia menghembuskan nafas nya sejenak


"Ayo silakan duduk"Kalvin duduk pdi samping Arya membuat keluarga heran


"Jangan khawatir saya percaya sepenuhnya bahkan jika dia sampai menikah dengan anak saya mungkin separuh harta saya akan saya berikan para Arya "ucap Kalvin tersenyum


"Aku akan mengajarkan mu harus pandai bersandiwara jika di perlu kan"bisik Kalvin

__ADS_1


"Kami ikut senang dengar nya"ujar Kamela


"Pa maksud nya pak Arya akan di nikahkan sama anak papa yg mana"Kaynara duduk dengan tegang


"Mungkin Gavin"ujar Kalvin


"Tapi bukan kah kak Gavin sudah menikah"ujar Kaynara cepat


"Memang nya Arya mau nikah sesama pria kamu jika gugup nya suka aneh aneh"ujar Nanda


"Tidak"ujar Kaynara cepat


"Apa itu suatu penolakan masih banyak gadis lain seperti Arin yg mungkin ingin menjadi istri ku"ujar Arya dia malah dapat tatapan dari Nugi


"Arin kenapa"ucap Kaynara cepat


"Saya akan memulai acara kita"ujar Kalvin


"Danu kita akan membatalkan perjodohan Kaynara dan Nugi karna akan banyak hati yg tersakiti aku akan memberi anak ku Arin untuk sebagai pererat hubungan kita Arin sama seperti anak kami"ujar Kalvin


"Apa boleh Lin Aron"ujar Kalvin


"Tentu boleh kak Arin sama seperti anak kalian juga"ujar lin cepat


"Bagus itu"ujar Kalvin


"Dan aku akan menjodohkan Kaynara bersama Arya putra Robi Santoso "ujar Kalvin


"Salah tapi Arya putra Santoso "ujar Arya


"Ya ya hanya saja sedikit karna aku pernah mengenal pria bernama Robi ini tapi dia sudah lama menghilang"ujar Kalvin menatap Albert dan Kamela


"Dia adik saya"ujar Albert cepat


"Adik ayah ngak pernah bilang mempunyai adik"ujar Arya serius


"Iya karna dia pembunuh berantai"ujar Albert ingin rasanya Arya berteriak berani menuduh ayah kandung nya


"Jadi apa kalian siap atas pertunangan nya"ujar Kalvin tersenyum


"Jika aku siap om"ujar Nugi


"Arin apa kamu menerima "ujar Kalvin dan Arin mengangguk dengan pelan


"Aku"ucap Kaynara gugup


"Kaynara akan kita paksa mas jika tidak mau"ujar Nanda tersenyum saat tangan Kaynara mulai berkeringat


"Iya iya benar"ujar Kalvin


"Ini cincin nya"Kamela menyerah kan cincin itu pada Kalvin


"Om seperti nya cincin nya ke kecilan tidak pas di jari Kaynara"Arya berdiri mengambil kotak merah itu dan mengambil cincin itu terlihat tangan Arya merah seperti terbakar membuat Kalvin mengerti maksud Arya seperti nya perang baru saja di mulai


"Iya Arya benar tidak cocok dengan jari Kaynara"ujar Kalvin menatap Arya dan Arya memasang cincin itu ke kontak nya


"Pakai cincin kita aja mas"Nanda melepas kan cincin yg ketinggalan masa


"Kaynara cincin ini sangat berarti buat mama dan papa jaga dengan baik cincin ini seperti kamu menjaga suami dan cinta suami mu"ujar Nanda


"Dan buat Arya jaga Kayanan dengan baik tidak semua keinginan mu bisa berjalan dengan mulus ada masa nya kamu akan lengah dan kalah tante tidak ingin anak satu satu nya ini sampai menjadi korban cintai dia seperti seperti kamu mencintai ibu mu"ujar Nanda membuat Arya menahan tangisnya


"Ibu semoga kamu bahagia di alam sana jangan cemas aku dan ayah di sini aku akan kuat semakin kuat dengan wanita ini"batin Arya mengambil cincin Nanda


"Tidak ada cinta tulus selain cinta orang tua sejenak aku merindukan kasih sayang orang tua yg sesungguhnya aku berharap keluarga Adiwinata bisa jadi pengganti obat kehilangan ku"lirih Arya memasang kan cincin itu


"Setelah kamu resmi jadi menantu keluarga ini cinta kami selalu untuk mu"ujar Nanda tersenyum menepuk tangan Arya


"Dulu sebelum tante menikah dengan om Kalvin cinta ayah tidak pernah tante rasakan tapi karna cinta mertua dan Momy tante tidak pernah merasa kurnag kasih sayang semoga kamu kuat menghadapi masalah "ujar Nanda mencium kepala Arya


"Apa dia pria"ujar Kalvin menarik tangan Nanda


"Kenapa mengatakan itu"bisik Kamela


"Aku perlu kepercayaan penuh ma"bisik Arya datar


"Kay kok diam ayo pasang kan"Kalvin melepaskan cincin nya


"Kay kok gemetar"ujar Erin


"Diam sialan"kesal Kaynara menatap Erin yg cekikikan dan memasang kan cincin itu

__ADS_1


"Arin dan Nugi tidak memasang cincin nya"ujar Arya


"Kami udah ada cincin pertunangan nya"ujar Nugi


"Aku senang jika Arya akan segera menikah dia anak yg baik"ujar Kamela mengelus kepala Arya


"Tentu saja kami percaya sepenuhnya pada Arya"ujar Kalvin


"Baik bagaimana pernikahan nya di lakukan beberapa hari lagi"ujar Albert


"Kaynara lagi sibuk dia akan melakukan deskripsi nya aku tidak ingin menganggu nya dengan pernikahan"ujar Arya


"Yg di katakan Arya ada benarnya"ujar Kalvin


"Baik lah kami tunggu kabar baik nya kamu permisi"ujar Kamela mengajak suaminya pergi


"Perang baru saja di mulai jangan cemas kami di sini selalu untuk mu dan selalu mendukung mu"ujar Kalvin menepuk bahu Arya


"Jangan takut Arya jika kamu berada di jalan yg benar kebaikan selalu menyertai mu"ujar Nanda tersenyum


"Terimakasih aku pulang dulu"ujar Arya pamit dan pergi


"Pa kenapa setuju gitu aja "ujar Kaynara


"Wah wah kenapa kamu bicara pelan Kay tidak seperti perjodohan mu dengan Nugi"ujar Kalvin


"Iya karna aku tidak mencinta kak Nugi"ujar Kaynara cepat


"Apa kamu mencintai Arya"ujar Nanda


"Tidak ngak gitu juga"ujar Kaynara mengulum senyum nya


"Alah belaga mu Kay Kay"ujar Erin tersenyum


"Pa aku tidak yakin dengan Arya"ujar Gavin


"Percaya saja Gavin orang yg menyelamatkan Kaynara akan menyelamatkan kita"ujar Kalvin tersenyum karna mutlak keputusan Kalvin tidak ada yg berani membantah


Kaynara tidak percaya yg terjadi malam ini Arya melamar nya sungguh Kaynara tidak bisa membayangkan kebahagiaan nya saat ini dia kegirangan dia rasanya ingin menangis haru yg terjadi


"Hallo Kay"ujar Arya di telepon Kaynara berbaring meletakkan telepon nya di bantal di samping nya


"Iya"Kaynara mengulum senyum nya


"Apa kamu bahagia aku lamar"tanya Arya di angguki Kaynara tapi tidak bisa Arya lihat


"Apa kamu bahagia melamar ku"tanya Kaynara balik


"Tentu saja menikahi dengan mu adalah cita cita yg belum terwujud"ujar Arya cepat


"Aku selalu mencintaimu Kay"ujar Arya


"Semangat mengerjakan diskripsi nya meski sibuk jangan lupa makan aku juga sedikit sibuk jadi sedikit jarang menghubungi mu"ujar Arya


"Iya "ujar Kaynara


"Tidur yg cepat biar ngak telat"ujar Arya lalu sambungan telepon terputus


"Yes hu hui"Kaynara berguling guling dengan tersenyum bahagia


Cklek


"Kaynara"ucap Nanda membuka pintu dan Kaynara kaget menatap mama nya


"Wah bahagia banget ya di lamar kekasih hati"ujar Kalvin tersenyum bahkan wajah Kaynara sangat terlihat jika sangat bahagia


"Tidak pa aku tidak mencintai Arya"ujar Kaynara pelan


"Ini yg aku inginkan mas kamu mengambil keputusan bukan keegoisan mu tapi karna kebahagiaan anak mu"ujar Nanda tersenyum


"Ya meski nanti Arya membunuh ku"bisik Kalvin


"Kalvin"Nanda suara Nanda sangat kesal membuat Kalvin tersenyum


"Arya akan menjadi perisai keluarga kita aku sangat tenang dan aku akan melanjutkan masa tua bersama mu"ucap Kalvin tersenyum mencium pipi Nanda


"Aku sedikit demi sedikit menyukai Arya"ujar Nanda tersenyum


"Sayang berhenti membuat aku cemburu jika begini aku bisa membenci Arya"ujar Kalvin


"Menyukai dalam berbeda Kalvin Adiwinata"ujar Nanda sebal dan Kalvin hanya tertawa geli suka sekali dia menjahili Nanda

__ADS_1


"Sayang kami hanya ingin melihat kebahagiaan mu dan sudah terlihat kami mau istirahat capek "ujar Nanda tersenyum dan mengajak Kalvin balik ke kamar


"Memang nya terlihat ya tidak aku harus sembunyikan nanti semua orang tau jika aku mencintai Arya terutama Arya tidak tidak"Kaynara menepuk pipinya


__ADS_2