
"Om Om Kalvin "triak Arya menepuk wajah Kalvin yg perlahan hilang kesadaran
"Om"ucap Arya memampa kepala Kalvin memegang pisau yg menancap itu dan mencabut pisau itu
"Arya"suara itu membuat Arya menatap ke depan Arya tidak tau kapan Kaynara berdiri di sana sedang kan Albert dan Kamela tersenyum puas saat rencana mereka berjalan dengan harapan
"Kaynara maafkan kami tidak bisa menghentikan Arya membunuh papa mu hingga semua ini terjadi"ujar Kamela menyesal mendekati Kaynara
"Tidak ini tidak seperti kamu lihat Kay"ujar Arya menatap Kaynara
"Menjauh dari papa ku"ucap Kaynara mendorong Arya dengan kasar
"Pa papa"ucap Kaynara memangku kepala papa nya
"Kay ayo kami bantu"ujar Albert membantu Kaynara mengangkat Kalvin masuk mobil
"Kay dengar kan aku dulu "ujar Arya memegang tangan Kaynara
"Lepas"bentak Kaynara menepis tangan Arya dengan kasar dan mengcengkram baju Arya dengan emosi
"Aku tidak ingin menikah dengan orang yg ingin melenyapkan papa ku sendiri"ujar Kaynara penuh amara dan mendorong Arya
"Kay dengar kan kamu salah paham"ujar Arya
"Jangan mendekati aku"teriak Kaynara
"Aku tidak ingin melihat mu lagi aku sangat membenci mu cinta yg kamu berikan pada ku hanya omong kosong kamu mendekati ku hanya membalas dendam pergi dari sini"ujar Kaynara lalu masuk mobil
"Kay dengarkan bukan aku menusuk om Kalvin kamu percaya pada ku jangan tinggalkan aku Kay aku membutuhkan mu aku sudah kehilangan semuanya "ujar Arya mengedor pintu mobil Kaynara
"Jangan halangi ku Arya atau kamu benar aku tabrak"ujar Kaynara penuh kebencian
"Aku tidak akan menyingkir sebelum kamu mendengar kan penjelasan ku Kay"triak Arya, Kaynara memejamkan matanya mengcengkram setir nya dengan kuat mata nya meneteskan air nya rasa sakit di hati nya tidak mampu Kaynara tahan tangis nya pecah
"Aku sangat membenci mu"teriak Kaynara membayang kan saat Arya memegang pisau itu Kaynara memundurkan mobil nya mengambil jarak Arya melihat itu berlari mengejar mobil Kaynara
"Kay tunggu "triak Arya tapi dia kaget saat mobil Kay9 menancap ke arahnya dengan kecepatan tinggi
Brak
Arya terpental cukup jauh saat Kaynara menabrak nya dengan sengaja Kaynara menahan tangisnya dan memutar mobil nya segera menuju rumah sakit Kaynara tidak ingin melihat Arya hati Kayanan hancur menerima kenyataan itu
"Kita periksa Arya"ujar Albert ngajak istri nya melihat keadaan Arya
"Mas itu Arya"tunjuk Kamela pada Arya yg terbaring di semak semak
"Bagus dia tidak akan selamat dia akan mati dengan lemas"ujar Albert tersenyum puas dia segera menghubungi Kaynara memberi tau jika Arya membunuh papa nya dengan cepat Kaynara datang dan sesuai harapan mereka
Kaynara membawa papa nya di rumah sakit terdekat untuk pertolongan pertama Kaynara tidak ingin membahayakan nyawa papa nya dengan cepat Kalvin mendapatkan pertolongan
"Aku tidak akan pernah ingin melihat mu kamu hanya pembohong besar dan pengkhianat besar aku sangat membenci mu Arya putra Santoso"ujar Kaynara tajam duduk di ruang tunggu Kaynara mengeluarkan ponselnya dan menelpon mama nya
"Hallo ma"ujar Kaynara datar
"Iya sayang kenapa"Nanda masih berada di kantor
"Mama bisa ke rumah sakit ngak papa mengalami kecelakaan "ucap Kaynara datar
"Apa kenapa bisa"ujar Nanda kaget
"Nanti aku cerita aku kirim lokasi"ujar Kaynara mematikan sambungan teleponnya dan mengirim pesan pada Nanda
"Aku harus segera ke sana Kalvin membutuhkan aku"Nanda segera lari keluar dari ruangannya segera menuju rumah sakit yg di kirim kan oleh Kaynara
###
"Kay bagaimana papa mu"Nanda berlari mendekati Kaynara yg duduk
__ADS_1
"Masih di operasi ma"ucap Kaynara berdiri
"Bagaimana bisa Kay"ujar Nanda panik
"Tadi aku di beri tau oleh om Albert jika Arya merencanakan akan membunuh papa jadi aku ke sana dan benar Arya tengah memegang pisau menusuk papa"ujar Kaynara datar
"Arya nya di mana"tanya Nanda
"Aku tidak ingin melihat nya lagi dan aku akan membatalkan pernikahan dengan nya dia ingin menikah dengan ku hanya ingin balas dendam pada papa semua yg dia katakan mencintai ku semuanya bohong aku sangat membenci nya"ujar Kaynara mengepalkan tangannya
"Kay apa kamu mendengar kan penjelasan Arya"ujar Nanda serius
"Aku melihat dengan mata ku sendiri ma jika Arya yg membunuh papa mama jangan sekali kali membela Arya karna mama sudah kena hasutan Arya mama tertipu daya oleh Arya jangan mengungkit masalah Arya atau menyebut nama Arya lagi"ujar Kaynara dan berlalu pergi
"Seperti dugaan ku Kalvin kamu tidak paham betul watak Kaynara cepat sadar hanya kamu yg bisa menjelaskan pada Kaynara karna Kalian sama sama keras Kaynara akan bisa mendengar kan kamu"gumam Nanda lalu duduk dia berdoa semoga Kalvin cepat sembuh
Beberapa jam kemudian
Keluarga Adiwinata sudah berkumpul menunggu Kalvin selesai operasi lalu Dokter keluar membuat mereka semua berdiri
"Dok bagaimana suami saya"tanya Nanda
"Tuan Kalvin sudah selesai di operasi saya saran kan tuan Kalvin di pindahkan di rumah sakit besar ini rumah sakit kecil fasilitas nya kurang"jelas nya
"Baik lah dok"ujar Nanda
"Gavin kamu urus kepindahan papa mu"ujar Nanda
"Iya ma"ujar Gavin lalu berlalu untuk menghubungi pihak rumah sakit
"Mama jangan sedih papa akan segera sembuh "ujar Erin mengengam tangan Nanda
"Iya terimakasih sayang"Nanda tersenyum kecil dan memeluk Erin
Ambulance membawa Kalvin dalam perjalanan Nanda Erin dan Kaynara menemani di ambulance itu sedang kan Gavin mengikuti dari belakang
"Sayang kamu bertahan ya aku belum siap kehilangan mu tidak akan siap aku butuh kamu untuk merubah anak anak mu aku tidak ingin tidur sendiri"ucap Nanda mengelus kepala Kalvin mengengam tangan itu
"Siapa mereka kenapa mengikuti kami"gumam Gavin melihat dari kaca spion karna tidak ingin mengambil resiko Gavin menelpon anak buah nya untuk berjaga jaga dengan cepat anak buah Gavin meluncur
"Nyonya ada yg mencegat mobil kita"ujar sopir itu
"Kalian tetap di mobil biar saya yg urus jika ada kesempatan cepat pergi "ujar Gavin pada sopir itu
"Baik tuan"ujar nya orang di mobil yg mencegat tadi keluar Gavin tinggal menunggu bantuan
"Serang "ucap pemimpin itu mereka semua mulai menyerang Gavin
"Apa mas Gavin mampu"ujar Erin cemas
"Jangan khawatir"ujar Nanda melihat Gavin seperti kewalahan karna cukup banyak penjahat itu lalu ada beberapa mobil berhenti dan banyak sekali yg keluar
"Tuan kami akan siap membantu"pria itu berdiri di samping Gavin yg terkena beberapa pukulan
"Serang "ujar Gavin mereka berkelahi
"Ayo jalan kami akan mengawal tuan Kalvin" nya mengetuk kaca mobil ambulance
"Baik"ujar supir itu melaju kan mobil ambulance pria itu masuk ke mobil dan dua mobil mengawal Kalvin menuju rumah sakit
"Ini pasti ulah Arya sialan dia masih hidup ternyata"gumam Kaynara mulai marah tapi bersyukur tidak ada yg mengikuti mereka sampai ambulance itu sampai ke rumah sakit.Gavin pun mengalahkan orang yg berusaha menyerang papa nya tapi tidak ada yg mengakui siapa yg menyuruh mereka
###
Kalvin sudah 2 hari terbaring belum sadarkan diri selain tusukan cukup dalam karna faktor tua membuat Kalvin jadi terbaring belum sadarkan diri, kelurga juga sering berkunjung menjenguk Kalvin hanya saja Kalvin belum juga sadarkan diri Nanda setia menemani Kalvin pekerjaan nya dia serahkan pada Lin membebani Lin dengan semua pekerjaan nya karna Nanda tidak ingin meninggalkan Kalvin
"Mama istirahat di rumah saja lebih nyaman biar aku gantian menunggu papa"ujar Kaynara masuk duduk di sofa
__ADS_1
"Ngak mama mau tetap sama papa"Nanda meletakkan kepalanya di bahu Kalvin memeluk lengan suaminya. Perlahan tangan Kalvin bergerak bola matanya menunjukkan kesadaran Nanda dengan cepat mengengam tangan Kalvin menatap mata itu perlahan lahan mulai terbuka dengan sempurna
"Aku tau kamu akan segera sadar"ujar Nanda tersenyum mengelus kepala Kalvin
"Eghmm berapa lama aku terbaring sayang"lirih Kalvin tersenyum lemah
"Hanya sebentar 50 jam 5 menit 3 detik"ujar Nanda tersenyum melirik jam di tangannya Kaynara senang melihat papa nya sudah sadar karna dokter pun mengatakan Kalvin baik baik saja operasi nya berjalan lancar
"Di hitung rindu ya"kekeh kalvin mengelus pipi Nanda
"Bisa di bilang gitu"ujar Nanda mencium tangan Kalvin
"Huh pasti Arya ya membawa ku ke rumah sakit kasihan Arya meski dia terpuruk tetap membawa ku dengan cepat sehingga aku tertolong"ujar Kalvin menyentuh perut nya
"Ngomong ngomong Arya di mana aku ingin bicara pada nya sendiri memberi nya semangat dan dukungan "ujar Kalvin berusaha duduk di bantu Nanda
"Papa nggak usaha sebut nama bajingan itu"ujar Kaynara mendekat
"Maksud kamu apa Kay"ujar Kalvin menatap Kaynara
"Aku melihat dengan mata kepala ku sendiri Arya memegang pisau itu dia menusuk papa dan papa sudah terkena tipu daya nya dan papa berharap dia akan membawa papa ke rumah sakit aku datang tepat waktu membawa papa ke rumah sakit"ujar Kaynara datar
"Kamu juga ada di sana saat kejadian "tanya Kalvin
"Iya aku di beri tau om Albert jika Arya akan melenyapkan papa dan benar apa yg terjadi "ujar Kaynara
"Apa kamu melihat Arya mengayunkan pisau dan menusuk papa Kaynara"ujar Kalvin
"Aku melihat nya Pa dia menyambut pisau itu memegang pisau itu"ujar Kaynara membuat Kalvin menghembuskan nafasnya dengan kasar
"Papa cukup kecewa kamu mengenal Arya dengan lama di banding papa tapi kamu tidak mampu mengenali Arya seperti apa"ujar Kalvin
"Sekarang hubungi Arya papa ingin bicara"ujar Kalvin
"Jangan sebut dia lagi pa"ujar Kaynara geram.
"Kaynara papa suruh panggil Arya sekarang jika kamu marah pada Arya terserah papa yg ingin bicara pada nya"ujar Kalvin
"Aku ngak tau dia di mana pa"ujar Kaynara mulai emosi
"Maksud kamu apa Kaynara"ujar Kalvin
"Aku menabrak nya kemarin tapi dia selamat bukti nya dia kemarin ingin menggagalkan saat papa akan di pindah kan"ujar Kaynara
"Ayo kamu menabrak Arya"ya Kalvin kaget sama hal nya Nanda juga kaget
"Bagaimana keadaannya Kaynara"ujar Kalvin sampai turun dari brandar nya
"Aku tidak tau pa aku tidak ingin membicarakan nya apa lagi bertemu dengan nya aku benci dengan dia"ujar Kaynara
"Kamu benar benar Kaynara"ujar Kalvin menahan emosi nya
"Sabar kamu baru sadar"ujar Nanda mengelus dada Kalvin yg marah
"Seketika rasa sakit ku menghilang atas apa yg anak kamu lakukan"ujar Kalvin
"Arya sudah terpukul kehilangan ayah kandung nya karna Albert membakar nya secara hidup hidup dan Albert lah yg menusuk ku Arya berusaha menyelamatkan ku"ucap Kalvin
"Aku tidak peduli dengan nya lagi papa dan mama sudah tertipu oleh Arya"ujar Kaynara
"Kamu yg terhasut oleh Albert dan Kamela Kaynara"ujar Kalvin mulai emosi
"Cukup pa jangan membela nya"ujar Kaynara
"Kamu yg cukup Kaynara kamu harus dengar cerita menyedihkan Arya"ujar Kalvin memegang bahu Kaynara
"Memang benar Arya berusaha membunuh papa karna dulu papa pernah membunuh anak nya Albert dan Kamela mereka menjadikan Arya senjata untuk membunuh papa tapi teman Arya menyadarkan Arya jika ada sesuatu tidak benar dan benar Arya bukan lah anak kandung Albert dan Kamela saat kecil Arya di renggut secara paksa dan ibu nya di bunuh secara brutal oleh Albert dan kemarin papa nya di bakar hidup hidup oleh Albert"jelas Kalvin
__ADS_1
"Kamu mau tau kenapa papa menerima Arya papa pun tidak akan percaya menyerahkan kamu pada penjahat tapi papa melihat cinta tulus di mata Arya untuk kamu dan hubungan pertemuan mu dulu tidak ada sangkut pautnya dengan dendam dan kejadian sekarang"ujar Kalvin
"Di saat Arya terpukul kehilangan semuanya kamu malah merebut kehidupan nya Kaynara apa yg kamu lakukan bahkan kita tidak tau bagaimana keadaan Arya sekarang"ujar Kalvin benar frutasi dengan ulah Kaynara bisa bisa nya Kaynara menabrak Arya dan meninggalkan Arya begitu saja tanpa menolong nya