Perjalanan Cinta

Perjalanan Cinta
Draft 59


__ADS_3

Selama ini tempat Nanda selalu berpindah-pindah karna mereka butuh menyembunyikan Nanda dengan sangat ketat tidak boleh ada orang luar mengetahui keberadaan Nanda.Kalvin juga tetap koma tidak ada perubahan sama sekali Gavin selalu menangis di pelukan papa nya karna sangat merindukan mama nya keadaan Kalvin dan hilang nya Nanda sudah menyebar ke semua penjuru mereka semua ikut prihatin dengan keadaan kedua keluarga dan perusahaan tetap berjalan perusahaan Adiwinata Grub di kelola oleh Daniah di bantu Arjun sedang kan perusahaan SKY tetap berjalan di bawah kuasa Amel yg di bantu oleh Lin


Daren memasukkan tangannya di saku celana nya menatap Nanda yg bersender di dinding Nanda selalu menangis memohon pada Daren untuk melepaskannya tapi Daren tidak pernah mendengar kan nya sama sekali


"Tuan bos menyuruh melepaskan cctv nya tuan bisa lakukan semau nya tuan sudah mendapatkan kepercayaan soal nona Nanda"ucap nya


"Lepaskan"ucap Daren santai lalu para bodyguard itu pergi menuju kamar Nanda


"Aku harus lebih berhati-hati Nanda tidak boleh lepas dari pandangan ku"batin Daren lalu berjalan menuju kamar Nanda


"Mereka mau ngapain"ujar Nanda duduk di kasur Daren ikut duduk di samping Nanda


"Hanya melepaskan cctv"ujar Daren tersenyum mengusap pipi Nanda


"Lepas bajingan"ujar Nanda menepis tangan Daren menatap Daren membunuh


"Tatapan mu jangan seperti itu nanti anak mu tidak ada ekspresi oppss salah itu bakal jadi anak kita"ujar Daren santai


"Dari pada aku bersama mu lebih baik aku mati bersama anak ku dan Kalvin"ucap Nanda marah


"Lepaskan aku bajingan"teriak Nanda di depan wajah Daren


"Jangan galak sayang"ucap Daren santai


"Tuan sudah selesai "ujar nya lalu pergi menutup pintu


"Jangan membuat nekat menghancurkan rencana ku"lirih Daren


"Aku mohon lepaskan aku Daren"mohon Nanda berlutut Daren berlalu begitu saja


"Tuan ada pesan dari bos jika nona Nanda perkiraan akan segera melahirkan dan bos mau membunuh anak itu sendiri di saat anak itu lahir bos akan menampakkan wajahnya di depan nona Nanda"ujar nya serius


"Saya mengerti"ucap Daren dan pergi


####


"Papa Gavin mulai masuk sekolah padahal papa dan mama janji saat Gavin sekolah kalian akan sama sama mengantar Gavin ke sekolah"ujar Gavin mengengam tangan Kalvin yg sudah hampir setahun ini terbaring


"Papa cepat sadar Gavin sangat merindukan papa dan mama"ujar Gavin mencium pipi papa nya


"Gavin biarkan papa mu tenang ayo kita pergi"ucap Landa menggandeng tangan Gavin pergi kini Gavin mulai sekolah meski tanpa orang tua nya Gavin tetap semangat belajar nya dia ingin membuat orang tua nya bangga pada nya Landa dan Daniah berusaha mengajari Gavin yg baik baik


####


Daren buru buru ketempat Nanda karna dia dapat pesan jika Nanda akan segera melahirkan Daren tidak boleh sampai mengacaukan rencananya dia harus tetap bisa bertahan pada rencana meski dia tau jika resiko nya sangat lah berbahaya


"Anak nya perempuan"ucap dokter itu mengangkat anak Nanda yg baru lahir para suster menutup bagian tubuh Nanda mengelap wajah Nanda penuh keringat


"Anak ku"lirih Nanda mengulur kan tangan pria itu mendekat


"Anak ini harus mati"ucap nya datar


"Tidak jangan lakukan"teriak Nanda di tahan para suster pria itu mengeluarkan pistol meletakkan di kepala anak itu


Oek oek oek


anak kecil itu mengerakkan tangan nya seolah meminta bantuan pada mama nya meminta genggaman tangannya


"Jangan lakukan Aldo"teriak Nanda lagi pria itu hanya tersenyum puas


"Kalvin harus bisa sehancur mungkin"ucap nya tertawa akan segera menarik pelatuk nya Nanda hanya bisa menangis


"Tunggu"teriak Daren ngos ngosan


"Aldo beri kan anak itu pada ku"ucap Daren pelan


"Kamu jangan menghalangi ku"ujar Aldo tajam menatap Daren

__ADS_1


"Aldo tetap pada rencana aku berjanji anak ini tidak akan menghancurkan rencana kita setelah semua rencana berhasil aku akan membawa Nanda dan anak nya pergi jauh aku tidak mempermasalahkan anak ini*ucap Daren


"Kamu kira aku bodoh kamu akan segera menikah dengan model bernama Karina itu Daren"ujar Aldo


"Ya tapi aku lebih mencintai Nanda "ucap Daren


"Aku akan membatalkan pernikahan itu tapi lepaskan anak itu"ucap Daren


"Aku pegang janji mu jika kamu berusaha mengkhianati ku kamu tanggung akibat nya"ucap Aldo menyerah kan anak itu dan pergi Nanda bisa lega melihat nya


"Tuan Daren nona Nanda harus tetap istirahat saya permisi"ucap nya lalu semua pergi Daren mengunci pintu nya lalu menutup gorden Nanda hanya lemah menatap Daren lalu Daren mematikan lampu kamar itu menjadi gelap Daren menyalah kan senter ponselnya memperhatikan sekitar


"Syukur"ucap Daren bersender lega lalu menyalahkan kembali lampu itu


"Jangan sakiti anak ku Daren aku mohon"mohon Nanda dengan air mata


"Nanda dengar aku baik baik"ucap Daren pelan duduk di samping Nanda


"Waktu itu aku bertemu dengan Aldo dia ingin mengajak ku menculik mu kamu tau kan kamu sudah banyak berbuat baik pada ku memperkenalkan aku pada wanita seperti Karina aku takut mereka menyakiti mu saat itu sebenarnya aku ingin membatalkan rencana itu tapi saat mereka memberi tau keadaan nya jika kamu hamil aku takut anak tidak bersalah ini jadi akibat nya"ucap Daren


"Nanda maaf aku selama ini tapi aku harus lakukan sandiwara ini untuk menyelamatkan mu dan anak ini tapi aku butuh waktu "ujar Daren


"Mereka sangat kejam dan berbahaya aku tidak tau apa rencana mereka sebenarnya"ucap Daren lagi


"Kamu tidak bohong kan Daren"ucap Nanda


"Nanda percaya pada ku sepenuhnya aku berjanji selama kamu dan anak ini bersama ku kalian akan aman tapi aku mohon jangan membuat nyawa mu dan anak ini dalam bahaya aku sudah mengorbankan Karina"ujar Daren


"Maafkan aku Daren"ucap Nanda menangis memeluk anak nya


"Aku akan berusaha"ujar Daren tersenyum mengelus kepala anak itu


"Mau kamu kasih nama siapa dia"tanya Daren dia sebenarnya sudah move on pada Nanda karna Karina menghiasi hari nya tapi Daren tidak bisa diam di saat Nanda dalam bahaya dengan rencana keji itu


"Kaynara Ayunda SKY nama itu yg Kalvin ingin kan"ujar Nanda menangis kenapa malah nasip anak perempuan nya seperti ini


"Kaynara"ucap Daren tersenyum mengelus kepala anak itu yg terlelap


###


"Nanda"teriak Kalvin bangkit membuat dokter pribadi itu terlonjak kaget


"Tuan Kalvin"ucap nya


"Berbaring kembali tuan "ucap nya menuntun Kalvin berbaring lalu memeriksa denyut jantung Kalvin


###


"Papa"ucap Gavin di beri tau jika Kalvin sudah sadar Gavin loncat dari kasur langsung memeluk Kalvin dengan erat


"Papa kenapa lama banget sadar nya Gavin rindu sama papa"ujar Gavin memeluk erat


"Gavin pelan badan papa masih sakit"ucap Kalvin pelan dia bersandar di kepala ranjang karna selama ini Kalvin di kamar di kamar rumah nya


"Kalvin"ucap Daniah memeluk Kalvin


"Syukur nyonya tuan Kalvin bisa sadar setelah sekian lama"ujar dokter itu


"Apa anak saya baik baik saja"ujar Daniah


"Besok kita periksa ke rumah sakit"ucap nya tersenyum


"Mama dari tadi aku tidak melihat Nanda"ujar Kalvin gelisah tidak melihat Nanda


"Kalvin dengan menyesal mama harus kata kan jika Nanda sejak kecelakaan itu menghilang dia di culik dan sampai sekarang belum di temukan"jelas Daniah


"Di culik aku sudah berapa lama koma ma"ujar Kalvin kaget

__ADS_1


"Satu tahun"ujar Daniah


"Satu tahun"ucap Kalvin kaget


"Aku harus cari Nanda"ucap Kalvin melepaskan alat menempel pada tubuh nya lalu Kalvin mengibas kan selimut ingin pergi tapi kaki nya terasa nyeri tidak bisa di gerakan


"Dok kenapa kaki saya"teriak Kalvin frutasi


"Tuan tenang lah kaki tuan baik baik saja ini hanya efek karna tuan sudah lama koma ini akan segera sembuh"jelas dokter


"Saya mau mencari Nanda"teriak Kalvin


"Kalvin tenang kan diri mu Gavin membutuhkan mu"ujar Daniah memeluk Kalvin


"Aku harus segera sembuh aku akan mencari Nanda"tekad Kalvin


"Iya Gavin yakin jika papa sudah sadar papa akan menemukan mama"ucap gavin memeluk Kalvin


"Iya sayang kita sama sama cari mama sampai dapat"ucap Kalvin sakit jika harus terpisah seperti ini pada Nanda dia merasa terasa hampa tanpa hadir nya Nanda


###


Berita Kalvin yg sudah sadar sudah menyebar luas Daren ikut lega mendengar nya dia bisa nanti mengirim sinyal diam diam pada Kalvin tapi Daren harus lebih hati hati karna anak buah Aldo selalu mengawasi nya takut Daren mengkhianati nya Daren selalu berhati-hati dalam bertindak berita batal nya pernikahan Daren dan Karina sampat heboh tapi Karina maupun Daren menutup diri Karina yg patah hati di putus kan Daren dan Daren harus pokus terhadap anak Nanda harus mengawasi pergerakan apa sebenarnya rencana mereka dalam menculik Nanda karna Daren pun tidak mengetahui rencana itu


"Kal aku turut sedih berita mengenai kalian"ucap Welly berkunjung,Welly duduk di samping Kalvin tapi Kalvin hanya diam otak nya memikirkan Nanda bagaimana keadaan Nanda


"Kalvin aku bisa kok gantiin Nanda jangan khawatir aku akan menjaga Gavin dengan baik"ucap Wely memijit kaki Kalvin dengan lembut


"Kalvin "ucap Welly memegang wajah Kalvin mengagetkan Kalvin


Cklek


"Welly maaf tante harus ajak Kalvin ke rumah sakit untuk periksa "ucap Daniah masuk


"Biar aku bantu ya "ucap Welly berdiri


"Tidak usah mama ku bisa membantu"ucap Kalvin menurunkan kaki nya dengan pelan lalu Daniah merangkul Kalvin menuduk kan Kalvin ke kursi roda


"Biar aku yg bantu dorong tan"ucap Welly mendorong kursi roda Kalvin


"Lihat lah dia tidak tau malu mendekati kak Kalvin pasti dia mau gantikan posisi kak Nanda sebagai istri"ucap Lin pada Dewi


"Iya aku jengkel terhadap Welly ini kenapa mereka harus kembali"kesal Dewi


"Gavin mama Gavin kan hilang pasti papa Gavin akan nikah lagi Gavin nanti punya mama tiri lihat lah tante itu mendekati papa Gavin pasti ingin gantikan posisi mama gavin"ucap Nugi


"Gavin ngak mau punya mama tiri Gavin ngak akan biarin orang lain mengantikan posisi mama Gavin pokoknya mama Gavin hanya mama Nanda"kesal Gavin


"Memang nya bisa Gavin hentikan perempuan itu"kekeh Nugi membuat Gavin kesal setengah mati


"Tante"teriak Gavin marah


"Biar Gavin aja Gavin ngak mau ada yg gantiin posisi mama Gavin selama mama Gavin ngak ada Gavin akan gantikan"ucap Gavin mendorong Welly lalu sekuat tenaga mendorong kursi roda Kalvin


"Gavin sini"ucap Kalvin membuat Gavin duduk di pangkuan Kalvin


"Papa Gavin ngak mau punya mama tiri Gavin hanya mau mama Nanda jadi mama Gavin"ujar Gavin


"Papa akan segera temukan mama Nanda Gavin jangan khawatir itu"ujar Kalvin mengelus pipi Gavin


"Papa pun sangat mencintai mama Nanda papa tidak akan biarkan siapa pun mengantikan mama Nanda papa akan cari mama Nanda sampai ketemu"ucap Kalvin memeluk anak nya


"Kalian tidak akan menemukan Nanda lagi"batin Welly jengkel menatap Gavin


"Danu bantu Kalvin ke mobil kita segera ajak dia ke rumah sakit untuk periksa"ucap Daniah


"Iya tan"ucap Danu membantu Kalvin masuk mobil

__ADS_1


"Gavin kerja bagus nanti untuk menggagalkan rencana perempuan itu biar Nugi bantuin"ujar Nugi tersenyum


"Misi di mulai"ujar Gavin tersenyum merangkul Nugi membuat Dewi terkekeh melihat mereka berdua


__ADS_2