
Kaynara menggeliat pelan meraba kasur di samping nya kosong Kaynara membuka mata benar tidak ada kehadiran Arya merasakan itu Kaynara membalik kan badan nya menatap langit kamar bibir itu tersenyum malu mengingat mereka lakukan semalam Kaynara tersipu
"Kay aku berangkat kerja ya kamu ngak apa kan aku tinggal"Arya membenarkan dasinya
"Aku kayak apa aja udah di tiduri kok di tinggal"Kaynara tengkurap berniat ingin kembali tidur
"Ehh tidak Kay"ucap Arya mendekat membalik kan tubuh Kaynara
"Ada apa"heran Kaynara
"Kamu jangan tengkurap nanti anak kita ngak bisa nafas"ucap Arya mengelus pipi Kaynara
"Kamu ini ada ada saja"ucap Kaynara tersenyum geli lalu menarik dasi Arya untuk mendekat pada nya
"Semalam terasa malam pertama kita"ujar Kaynara tersenyum dengan pipi merah
"Lupa ya malam saat itu"ujar Arya tersenyum
"Ya hati ku tidak tenang melakukan nya tapi semalam aku sangat menikmati nya"ucap Kaynara mencium pipi Arya dengan lembut mengalungkan tangannya di leher Arya
"Agresif nya istri ku membuat jantung ku terasa mau copot"ujar Arya tersenyum Kaynara tersenyum mengelus pipi Arya
"Ar hari ini kamu sibuk"ucap Kaynara serius Arya tersenyum lebar Kaynara yg telah kembali
"Butuh sesuatu aku bisa batal kan semuanya"ucap Arya tersenyum
"Aku ingin klarifikasi permasalahan kita"ucap Kaynara
"Jangan di paksa"ucap Arya mencium kening Kaynara
"Tidak aku tidak memaksa aku melakukan itu demi anak kita aku tidak ingin suatu saat dia di anggap sebagai anak pria menjijikan itu aku tidak mau nanti nasib ku sama seperti anak kita di bully dengan beda ayah padahal itu ayah kandung sendiri aku tidak mau anak kita di cap bukan anak Arya "ucap Kaynara serius
"Kay jika belum siap tidak perlu aku bisa sendiri nanti mengatasi nya"ucap Arya
"Aku jauh lebih baik dari sebelumnya aku juga sudah siap jangan khawatir "ujar Kaynara
"Baik lah "ucap Arya tersenyum
"Biasa nya nanti acara nya di mulai jam 10 pagi telepon tante Lin untuk memberi tau kedatangan kita"ucap Kaynara
"Iya"ucap Arya tersenyum Kaynara mencium lagi pipi Arya
"Kay jangan seperti ini aku tidak tenang kerja nya"ujar Arya memelas Kaynara tersenyum lalu mencium bibir itu mereka jadi terbawa suasana
"Aku mau kerja"Arya ngos ngosan mengatur nafasnya lalu mengancing kan kemeja nya yg sudah kusut dan berantakan
"Sampai ketemu nanti"ucap Kaynara tersenyum
"Jangan lupa makan ya biar anak kita sehat"Arya tersenyum mencium kening Kaynara dan berlalu pergi
###
Nanda lagi berada di kantor nya karna Kaynara di pecat jadi proyek yg di kerjakan Kaynara berantakan dan terpaksa di batalkan sehingga perusahaan mengalami kerugian tapi jika tidak di pecat proyek itu pasti sukses
"Arya dan Kaynara akan datang ke acara televisi kita"Lin masuk mendekati Nanda membuat Nanda mendongak
"Datang bagaimana "tanya Nanda
"Soal klarifikasi"ucap Lin
"Serius"ucap Nanda tidak percaya
"Iya barusan Arya telepon kata nya Kaynara yg minta"ucap Lin
__ADS_1
"Ya udah persiapkan dengan sempurna nanti aku ikut melihat nya"ucap Nanda tersenyum dia menunggu kesempatan ini
####
Arya dan Kaynara lagi di make over dengan Arya menemani Kaynara dengan mengobrol kecil tapi tangan Kaynara tidak lepas dari genggaman Arya
"Nona setelah kak sila memanggil kalian nanti keluar karna masih ada bintang tamu yg di wawancara"ucap nya
"Oke"ucap Kaynara lalu orang itu pergi
"Gugup ngak"tanya Kaynara malah pindah duduk jadi duduk di pangkuan Arya
"Tidak terlalu selama bersama mu"ucap Arya tersenyum
"Ar jadi lapar nih"ucap Kaynara menyentuh perut nya
"Aku minta Bimo membawa kan makanan"ucap Arya mengeluar kan ponsel nya lalu mengirim pesan pada Bimo dengan memeluk Kaynara
"Ehh kita jodohin aja Nabila sama Bimo"ucap Kaynara
"Bimo ngak suka di jodohin dulu aku pernah ingin jodohin dia tapi dia ngak mau "ucap Arya
"Nona silahkan masuk"ucap seseorang mendekati Kaynara
"Ayo"Kaynara berdiri merapikan penampilan nya lalu memeluk lengan Arya mereka segera masuk studio
"Ini dia Arya dan Kaynara"ucap perempuan itu lalu menjabat tangan Arya dan Kaynara
"Silahkan duduk"ujar nya Arya dan Kaynara duduk di samping wanita itu
"Awal percakapan biar ngak tegang nih apa kabar"ucap nya tersenyum
"Kabar kami baik"ucap Kaynara tersenyum
"Tidak asing bagi penonton wajah kedua nya ya apa lagi Kaynara udah banyak yg tau jika dia dulu menjabat sebagai CEO SKY Entertainment mungkin semua orang tau mengenai itu"ucap nya Nanda dan Lin hanya menatap di belakang kru yg mampu Kaynara dan Arya lihat juga
"Iya benar"ucap Arya tersenyum kecil
"Kami sengaja mengundang kedua nya setelah sekian lama kami mengundang padahal ya secara langsung nyonya Nanda yg mengundang tapi baru sekarang di terima apa alasan kalian mengungkit masalah itu setelah berbulan bulan lama nya "ucap nya
"Satu rahasia yg tidak di ketahui semua orang mungkin juga untuk keluarga ku mungkin hanya mama dan papa ku yg mengetahui nya dulu semasa mama ku mengandung ku dia pernah hilang usia kandungan nya beberapa minggu sampai usia ku 5 tahun mereka tidak tau apa yg aku rasa sejak aku beranjak tubuh aku selalu di bully dan di tekan seseorang yg pernah menculik kami dulu mengatakan jika aku anak nya perasaan itu membuat aku selalu bertengkar dengan papa ku dan sekarang aku tengah hamil aku tidak mau anak ku bernasib sama seperti ku"jelas Kaynara
"Mohon maaf banget buat Kaynara dan Arya jika sedikit mengungkit masalah pribadi nya sebenarnya apa yg terjadi 3 bulan lalu semua orang tau soal berita itu saat pengerebekan dan soal Kaynara dan Halim tidur bersama Halim itu salah satu klien Kaynara jika ngak salah"ucap nya
"Lin apa tidak akan menyinggung keluarga Kasim"tanya Nanda
"Aku udah bilang kak tapi Kayaknya ngak mau jawaban yg aku ajarkan jangan menyebut keluarga Kasim dia mengatakan yg jujur kata nya"ucap Lin
"Nama nya nanti samar kan ya "ucap Nanda pada kru
"Nyonya kami di minta nona tidak usah di edit soal nama nanti"ucap nya
"Ya sudah"ucap Nanda kembali duduk
"Awal cerita sebenarnya dari kesalah pahaman aku dan Halim sebagai suami apa lagi aku sangat mencintai istri pasti cemburu melihat kedekatan antara istri ku dan pria lain apa lagi posisi ku saat itu saat lagi ada di bawah rasa takut menghantui ku yg paling menakutkan kehilangan istri ku karna kesalahan itu kami bertengkar sampai aku berkata kasar pada istri ku dan saat itu ada masalah di kantor SKY dan Kaynara di bantu Halim menunjuk kan pelaku nya tapi Kaynara malah di jebak oleh Halim"jelas Arya membenarkan duduk nya
"Saat di kamar hotel itu Nugi anak nya sahabat mertua ku mendapat kan lokasi keberadaan Kaynara yg ternyata di kamar hotel itu"ucap Arya
"Lalu apa yg membuat kamu yakin jika anak yg di kandung Kaynara itu anak mu "ucap nya
"Selama 3 bulan pernikahan saya takut menyentuh Kaynara bukan tanpa alasan saya takut memaksa nya karna Kaynara tidak mencintai ku aku takut dia akan meninggalkan aku para pria pasti tau bagaimana perjuangan ku mempertahankan kehormatan itu aku ingin melakukan nya tapi aku takut pada saat kejadian itu aku di paksa meniduri nya"jelas Arya menjeda ucapan
"Dari perkataan Halim aku sempat meragukan Kaynara tapi setelah aku menyentuh nya aku mengetahui itu"Arya terkekeh geli mengingat malam itu membuat Kaynara kesal memukul bahu Arya sedikit keras
__ADS_1
"Jangan ketawa"kesal Kaynara membuat Arya tertawa geli
"Lihat dia mulai memukul ku"kekeh Arya membuat semua orang tertawa
"Suami takut istri ya Arya"ujar nya ikut tertawa
"Aku tertawa bukan tanpa sebab kak aku tertawa bukan ingin berkata kotor aku saat itu sangat bodoh di sana Bimo mengatakan jika ada selaput penghalang di rahim itu aku binggun apa beda nya tapi saat penyatuan dia kan mencakar punggung dan leher ku kak aku berkata dalam hati Kaynara ini kenapa sih lebay deh kayak gitu tapi pas udah melalui dua ronde aku baru sadar dan paham yg di katakan Bimo"ucap Arya
"Iya memang nya kamu tidak tau jika wanita yg masih perawan itu susah untuk di masukin"kekeh nya
"Aku kurang paham kak"kekeh Kaynara
"Dari situ aku lebih menjaga Kaynara banyak orang bertanya kemana Kaynara selama ini setelah kejadian itu dia sangat terpukul mengurung diri nya untung nya dia ngak ajak aku mengurung diri"kekeh Arya
"Jadi Kaynara mengurung diri nya selama 3 bulan"ucap nya
"Iya aku sempat terpukul ada saat melihat orang banyak sekali yg membully perkataan kotor dan bully aku stres dan tertekan aku takut saat bertemu orang bahkan aku tidak ingin menatap wajah mama ku karna malu yg aku rasa tapi Arya selalu ada untuk ku membuat aku lebih berani menjalani ini"ucap Kaynara
"Jika soal pemukulan Halim itu bagaimana"ucap nya
"Aku kurang paham juga sih apa yg terjadi"ucap Arya
"Satu hal dari pertanyaan ini yg mungkin semua orang tau Arya sudah di ketahui bagaimana cinta nya pada Kaynara tapi kenapa Kaynara tidak bisa mencintai Arya"tanya nya
"Aku ini orang nya serius perjalanan cinta ku dan Arya tidak lah mudah aku orang nya ngak mudah mengungkap kan perasaan apa lagi cinta hanya sekedar aku mencintaimu pun terasa keluh terucap Arya tidak pernah tau jika selama ini aku sangat mencintai nya jika sekarang tanpa dia mungkin aku tidak mampu berdiri"ucap Kaynara
"Terasa berdebar dengan perkataan mu"kekeh Arya
"Serius"Kaynara mencubit pinggang Arya membuat semua tertawa
"Awal pertemuan kami dia sangat menjengkelkan kak dan Konyal aku kira itu hanya sekedar cinta monyet bersama dengan nya sangat bahagia aku jalani aja pada saat itu aku baru menginjak sekolah SMP tapi di saat dia meninggal kan ku untuk melanjutkan sekolah nya dia bilang ngak akan balik terasa sakit dan nyesek kak aku tidak punya tujuan untuk hidup"ucap Kaynara
"Bertemu dengan nya kembali saja aku sangat jengkel dengan diri nya selama ini aku berusaha menghilangkan rasa itu tapi dia muncul begitu saja tapi untung dia ngajak aku nikah jika tidak aku akan memukuli sampai mau mengajak ku menikah"kekeh Kaynara
"Gambaran tentang cinta kalian itu seperti apa sih "ucap nya
"Arya tidak mampu hidup tanpa Kaynara dan Kaynara tidak akan mampu bernafas tanpa Arya"ucap Kaynara tersenyum menoleh kearah Arya dan tersenyum Arya bisa salah tingkah di tatap Kaynara seperti itu
"Arya ini dia selalu punya cara untuk bahagia kan aku tidak tau apa kebahagiaan nya untuk membuat nya bahagia sampai aku menyadari jika kebahagiaan nya adalah aku jadi aku akan selalu ada di samping nya sehingga bisa membuat nya bahagia"ucap Kaynara
"Wah cinta sempurna aku doa kan tidak ada yg menganggu hubungan bahagia ini cinta mereka begitu besar tapi dan tapi cinta yg besar tidak mungkin tidak ada ujian nya aku harap cinta di luar sana sama seperti Kaynara dan Arya ini aku pun kagum dengan kedua nya"ucap nya bertepuk tangan dan menyudahi wawancara itu
"Lama banget pegal aku nunggu makanan ini"ucap Bimo saat Kaynara dan Arya datang ke ruangan ganti
"Sabar "ucap Arya mengambil bingkisan itu Bimo segera pergi
"Makan lah baru ganti baju"ucap Arya dan Kaynara duduk melahap makanan
"Kay kamu ngak samar kan nama Halim"ucap Nanda masuk
"Biarkan aja ma buat dia jera"ucap Kaynara menyantap makanan itu
"Nanti ribut lagi "ucap Nanda lalu pamit pergi
"Makanan enak Bimo beli di mana"Kaynara mengelap tangan nya dan meneguk air putih menuju ruang ganti
"Kamu pandai mengatakan cinta ya Kay"ujar Arya mengenakan kembali kemeja nya
"Masak udah mau punya anak satu aku belum bisa mengungkapkan perasaan ku ini sangat konyol"batin Kaynara
"Sebenarnya itu hal yg serius sih Arya"ucap Kaynara menatap Arya
"Serius "ucap Arya dongkol
__ADS_1
"Iya aku sudah sangat mencintaimu sejak dulu kita sering bersama aku keluh berkata aku mencintaimu kebenaran nya adalah jika cinta mu sudah lama terbalas aku sungguh mencintaimu mu"ucap Kaynara langsung saja Arya mencium bibir itu Kaynara memeluk leher Arya mencium leher itu dengan berani
"Aku mencintaimu Ar"bisik Kaynara lembut Arya memeluk Kaynara dengan erat hati nya haru mendengar perkataan cinta itu sampai terbawa suasana tidak dapat melepaskan pelukan itu sungguh terasa Arya sekarang ini sangat bahagia mengetahui perasaan Kaynara yg sebenar nya