
Arya di ajak Lily mampir ke rumah Adiwinata sebentar karna Nanda yg minta mereka semua juga sudah kembali ke rumah menemui Arya terutama Kaynara ingin sekali menanyakan keadaan Arya dan tentu meminta maaf atas semuanya, Kaynara terus menatap Arya yg duduk di samping Lily memakai kaca mata hitam
"Arya om sungguh menyesal atas apa yg menimpa mu sekarang ini"ujar Kalvin serius Arya diam menyusun kata kata
"Om turut berduka meninggal nya ayah mu tapi Arya kamu pun harus melanjutkan hidup"ujar Kalvin
"Kamu tinggal lah sementara waktu bersama kami di sini lagian kamu adalah calon menantu di sini kami akan menjaga mu dengan sangat baik"ujar Kalvin
"Tidak om"ujar Arya cepat Lily mengarah kan Arya ke arah di mana Kalvin duduk karna tadi dia menghadap Kaynara
"Aku tidak bisa Kaynara membatalkan perjodohan itu"ujar Arya
"Bimo dan Lily menjaga ku sangat baik mereka sama seperti keluarga ku sendiri mengenai ku sekarang ini tidak ada yg perlu di salah kan ini murni kecelakaan lagian ini jangan khawatir aku akan segera bisa melihat kami sudah konsultasi pada doker mengenai donor mata untuk ku"ujar Arya
"Apa kamu tidak ingin menikah dengan Kaynara "tanya Kalvin membuat Arya hanya mengukir senyum kecil nya
"Apa alasan ku harus menikah dengan nya om"ujar Arya dengan mata sendu
"Jika tidak ada lagi kami permisi Bimo menunggu kabar baik dari kami"ujar Arya berdiri
"Arya om tau Albert sekarang ni mengincar mu kamu dalam bahaya jika kamu ingin menjatuhkan Albert om bisa membantu mu dengan kamu menjadi menantu keluarga Adiwinata sangat besar keuntungan untuk mu"ujar Kalvin
"Tidak perlu om aku bisa melihat nanti akan memulai semuanya dari awal mengenai om Albert terserah om Albert ayah ku meminta aku memilih hidup ku jangan memikirkan dendam aku akan menjalankan kehidupan ku dengan damai om jangan khawatir Bimo dan Lily sangat baik menajga ku kami permisi"Arya melangkah Lily memegang lengan Arya mereka keluar
"Kenapa diam kejar sana ngak mau meminta maaf "ujar Nanda Menyenggol bahu Kaynara membuat Kaynara tersadar
"Ahh iya"Kaynara berlari kecil tapi Kaynara hanya mampu menatap Arya yg masuk mobil
"Ya kasihan seperti nya Arya suka banget sama Lily sehingga menolak pernikahan ini"ujar Nanda membuat Kaynara terdiam
"Udah berangkat kerja sana meski telat urusin kuliah kamu"ujar Nanda tersenyum menepuk kepala Kaynara dan berlalu
"Kenapa sih Arya menolak apa ngak cinta lagi sama aku atau benar dia udah menikah sama Lily ck kenapa sih"Kaynara benar gelisah melangkah dengan gontai
"Padahal aku ingin hidup bersama nya ya aku salah menabrak nya sampai buta tapi ahh aku ingin hidup bersama Arya"batin Kaynara dia galau setengah mati
###
Arya dan Lily baru sampai di rumah Lily heran kenapa ada mobil polisi membuat Lily buru buru mengajak Arya masuk mengecek kondisi apa yg terjadi
"Selamat siang pak Arya"ujar polisi
"Kami dari pihak kepolisian ingin mengeledah kediaman Bimo karna sudah melakukan korupsi"ujar polisi
"Apa"ujar Arya dan Lily kaget
"Pak selama saya menjabat sebagai CEO Bimo orang kepercayaan saya"ujar Arya
"Kami akan menahan Bimo pak untuk pemeriksaan lebih lanjut "ujar polisi
"Kak Bimo tidak boleh di tahan"ujar Lily menangis memeluk Bimo
"Tidak apa kita harus mematuhi hukum"ujar Bimo menyeka air mata Lily
"Arya jagain adik ku selama aku di tahan"ujar Bimo serius
"Jagain bagaimana aku aja di jagain oleh kamu dan Lily yg ada aku semakin merepotkan Lily bagaimana menjaga nya"ujar Arya
"Aku percaya kamu bisa jagain Lily"ujar Bimo
"Ayo"polisi mengajak Bimo pergi dari sana
"Apa ini apa yg harus aku lakukan"ujar Arya binggun
"Kak aku ngak mau kehilangan kak Bimo"Isak Lily
"Lily jangan khawatir kita akan membebaskan Bimo"ujar Arya serius
####
__ADS_1
Kaynara datang di perusahaan tentu datang telat karna menemui Arya tadi, Kaynara di marahi bos tentu Sabrina ikut hadir dalam memarahi nya itu malah Sabrina memprovokasi
"Kamu pikir anak bos bisa datang telat ini bukan telat udah mau jam makan siang kamu baru sampai"ujar pak Harto
"Iya pa benar Kaynara ni semena mena papa ngak percaya sih"ujar Sabrina
"Maafkan saya pak saya telat"ujar Kaynara memang dia salah
"Bagus jika kamu tau kesalahan mu"ujar Pak Harto
"Mana proyek kamu"ujar pak Harto
"Proyek saya di ambil sama anak bapak yg menindas saya"ujar Kaynara
"Ngak pa dia bohong papa dengar sendiri kan dari yg lain jika kerjaan Kaynara itu tidak becus"ujar Sabrina
"Kaynara saya tanya di mana proyek kamu"ujar pak Harto serius
Cklek
"Ada masalah pak harto"ujar Nanda langsung mendekati perdebatan mereka
"Tidak nyonya Nanda kenapa ngak bilang jika ingin kemari"ujar pak Harto kaget
"Saya hanya ingin kasih tau pak Harto lupa memberi tau jika di antara pemagang ada anak saya"ujar Nanda
"Tapi nyonya tidak ada di antar mereka anak nyonya Nanda"ujar Sabrina
"Jika ada saya akan memperlakukan dengan baik"ujar Sabrina
"Tidak kalian tidak memperlakukan nya dengan baik saya sudah mendengar sendiri kalian menindas nya"ujar Nanda
"Maksud Nyonya"ujar pak Harto heran
"Dia anak saya Kaynara Ayunda Sky babak dan anak bapak tidak baik memperlakukan anak saya mau semua dana yg sama berikan saya tarik "ujar Nanda tegas
"Apa,jangan Nyonya maafkan saya "ujar pak Harto memohon maaf
"Nyonya dengar dulu Kaynara memang tidak melakukan proyek itu dengan benar"ujar Sabrina
"Jangan membantah dan mengajari saya soal anak saya jangan kamu pikir kamu pandai menilai anak saya kamu tidak pantas saya tau betul anak saya seperti apa"ujar Nanda, Kaynara tersenyum mengejek main main dia sama mama nya Sabrina terpaksa menyerah kan berkas itu dengan terpaksa Nanda segera membacanya
"Semoga aku tidak berbakat sehingga aku jadi pengangguran"ujar Kaynara santai dia duduk dengan sombong
"Kay calon suami mu banyak memerlukan uang kamu tidak ingin kerja keras"ujar Nanda membaca berkas itu
"Mama kok ngomong gitu aku ini pekerja keras hanya saja tulang ku memiliki dua jenis pekerja keras dan pemalas "ujar Kaynara
"Ide ide nya bagus mama suka setelah itu kamu bisa di bimbing sama tante Lin nanti"ujar Nanda puas hasil kerja anak nya
"Pak Harto tidak perlu saya perjelas pak Harto bisa pikir sendiri mengenai anak saya kami permisi "ujar Nanda mengajak Kaynara pergi
"Ya ampun kenapa papa tidak menyadari jika Kaynara itu anak nya nyonya Nanda bisa mampus jika papa melakukan kesalahan bisa jatuh miskin kita"ujar pak Harto frutasi
"Bukan nya Kaynara itu anak pembantu kok jadi anak nya nyonya Nanda"kesal Sabrina menghentakkan kaki nya
###
Arya bertemu dengan Bimo bersama pengacara nya untuk membahas kasus itu tapi Bimo juga binggun kenapa dia bisa terkena kasus ini dugaan nya dia di jebak oleh Albert
"Jika benar Bimo di jebak bisa aja nanti Albert meletakkan barang bukti nya"ujar pengacara itu
"Terus kita harus bagaimana untuk membebaskan Bimo pak"ucap Arya
"Pak Arya entah permasalahan apa pak Arya dan pak Albert yg pasti ada sesuatu yg pak Albert ingin kan dari pak Arya solusinya pak Arya harus menemui pak Albert"ujar nya
"Tidak jangan yg ada om Albert akan membahayakan Arya"ujar Bimo serius
"Tapi yg di katakan nya ada benar nya tapi masalah nya untuk aku bicara sama om Albert siapa yg akan menjadi mata ku aku tidak ingin membahayakan Lily"ujar Arya
__ADS_1
"Saya akan temani pak "ujar nya
"Baik lah mohon bantuannya pak"ucap Arya mereka segera pergi menemui Albert,Arya juga meminta bertemu di tempat umum Cafe agar Albert tidak berani macam macam pada nya
"Om Albert yg menjebak Bimo apa mau om Albert"tanya Arya langsung
"Tau aja kamu jika saya menjebak nya"kekeh Albert
"Kamu harus jelaskan pada pemegang saham jika kamu mengundurkan diri buat berbagai alasan agar saya bisa memiliki seutuhnya perusahaan"ujar Albert
"Hah baik lah atur pertemuan nya"ujar Arya menghembuskan nafas nya kasar Albert tersenyum puas mengatur pertemuan nya dengan cepat mereka berkumpul di ruang meeting
"Selamat siang semua saya sudah kembali dan syukur saya masih hidup saya hanya ingin memberi tau jika saya mengalami kebutaan jadi saya tidak akan bisa menjalankan perusahaan"ujar Arya
"Pak Arya kami percaya sepenuh nya jika pak Arya memimpin perusahaan"ucap nya
"Iya pak Arya kami bisa menunggu sampai pak Arya bisa melihat lagi"ujar yg lain
"Iya pak benar"ujar nya
"Baik lah jika kalian mendesak saya akan menuruti permintaan kalian"ujar Arya menghembuskan nafasnya kasar dengan cepat pertemuan itu selesai
"Oke jika seperti itu baik lah pak biar saya mengantar Arya pulang"ujar Albert tersenyum
"Baik jika masalah sudah selesai pak Arya saya pamit"ujar nya lalu pergi Arya pun dituntun Albert menuju mobil nya untuk pergi
"Om aku sudah lakukan aku harap om bebaskan Bimo"ujar Arya di dalam mobil yg di laju Albert
"Tidak mereka tetap mengharapkan mu Arya itu hukuman untuk Bimo "ujar Albert tersenyum licik
"Maksud om apa om sama seperti menipu ku"ujar Arya dan seketika Albert menghentikan mobilnya
"Kamu sudah buta Arya kamu tidak berguna"ujar Albert membuka pintu dan menendang Arya sampai Arya terjatuh dari mobil Albert segera oehei
"Om Om Albert"teriak Arya dia mendengar rame nya kendaran mobil menyadarkan Arya jika dia di tinggal om nya di tengah jalan Arya binggun ingin pergi ke arah mana untuk pulang sudah pasti dia akan tersesat
Pin Pin
"Heh minggir mau mati apa "teriak pengendara lain
"Hei minggir buta ngak bisa lihat apa jalanan rame"ujar yg lain Arya tidak berdaya dia hanya mampu berjalan ke tepi jalan menelusuri jalan itu
"Apa yg harus aku lakukan menelpon juga tidak bisa*lirih Arya dia duduk di jalan merasa capek oleh terik nya matahari Arya melamun di panas nya sinar menyengat bagaimana dia bisa sampai ke rumah sampai Arya merasa seseorang mendekati nya memegang lengan Arya
"Mau bawa aku ke mana "tanya Arya tapi dia terus menuntun Arya masuk mobil
"Arya kamu kenapa duduk di jalan"tanya Nanda ,Kaynara lah yg tadi menuntun nya
"Aku ditinggal sama om Albert untuk negosiasi karna kasus Bimo korupsi"ujar Arya
"Kamu itu hanya tinggal diam aja di rumah udah tau ngak bisa apa apa"kesal Kaynara dia sampai berkata kasar seketika Kaynara terdiam
"Iya aku tau tidak berguna dan tidak bisa apa apa"lirih Arya
"Maafkan aku"ujar Kaynara menyesali nya Nanda melaju kan mobil nya
"Tante antar aku pulang ke rumah Bimo aja"ujar Arya
"Arya jika Bimo di tahan siapa yg akan mengurus mu"ujar Nanda
"Ada Lily tante dia yg mengurus ku dan merawat ku"ujar Arya
"Gini aja kamu hari ini di rumah tante aja kamu belum makan kan nanti tante kasih tau Lily jika kamu bersama kami biar dia tidak cemas nanti om Kalvin akan bantu selesai kan"ujar Nanda
"Baik lah aku ikut saja tapi apa aku tidak menyusahkan"ujar Arya
"Tidak dong di sana banyak orang kamu tidak akan terabaikan"ujar Nanda tersenyum dia melirik Kaynara yg sempat menahan senyumnya senang jika akan bersama Arya
"Kenapa"tanya Kaynara pada mama nya
__ADS_1
"Kamu yg kenapa"tanya Nanda terkekeh
"Aku memang nya kenapa aku biasa saja"ujar Kaynara santai mengusap tangannya ke wajah menutupi senyum setidaknya Kaynara akan dekat dengan Arya sehingga Kaynara punya kesempatan bicara pada nya