
Arya harus menunggu donor mata nya karna belum ada donor yg cocok untuk nya Kalvin pun ikut membantu mencarikan pendonor untuk Arya karna Arya akan melamar Kaynara di saat dia bisa melihat lagi tapi sepertinya sangat sulit mencari donor mata untuk Arya
"Arya udah satu minggu kita menunggu belum juga ada kabar dari om Kalvin"ujar Bimo bicara serius
"Mau bagaimana lagi jika belum ada pendonor "ujar Arya dia hanya berusaha sabar
"Jangan khawatir om udah dapat mendapatkan nya dan kita akan berangkat ke sana"Kalvin tersenyum masuk ke rumah Bimo
"Benar om aku senang dengar nya"ujar Bimo senang
"Makan nya ayo kita segera ke sana"ujar Kalvin mereka segera menuju rumah sakit yg sudah menyiapkan donor mata untuk Arya
"Ayo kita akan telat"ujar Kalvin mengajak Arya dan Bimo masuk ke rumah sakit
"Wah wah nampak nya Bimo sudah menghirup udara segar"ujar Albert menyapa saat mereka berpapasan
"Om Albert ke sini kenapa"tanya Arya heran
"Tentu menghalangi mu mendapatkan pengelihatan Arya"ujar Albert
"Maksud om Albert"ujar Arya
"Aku harus punya kekuasaan agar bisa menghancurkan Kalvin kekuasaan ku terhalang 5oekh mu sekarang kamu buta maka kekuasaan itu tetap bertahan pada ku jadi berusaha bagaimana pun kamu tidak bisa mendapatkan penglihatan itu"ujar Albert tersenyum lebar
"Arya akan segera mendapatkan pendonor "ujar Kalvin tersenyum membuat Albert tersenyum
"Ternyata kamu bodoh juga ya Kalvin tentu aku sudah mengambil ahli nya"ujar Albert menepuk bahu Arya dan berlalu
"Ini tidak mungkin aku akan menjenguk dokter itu"ujar Kalvin berlalu
"Om Albert tega sekali pada ku"lirih Arya kecewa
"Jangan putus asa aku akan selalu menjadi mata mu kita berjuang sama sama"ujar Bimo menyemangati tidak lama Kalvin kembali
"Sial Albert benar mendahului kita dia telah mengambil donor itu membeli dengan harga tinggi "kesal Kalvin
"Udah om kita pulang aja"ujar Arya dan mereka segera pergi
"Apa aku memang di takdir kan seperti ini ya dan di takdir kan tidak bersama Kaynara "batin Arya
###
"Mas udah pulang bagaimana dengan donor mata untuk Arya"tanya Nanda tersenyum Kalvin duduk di samping istri nya
"Albert mengambil donor itu sehingga gagal lagi padahal aku berusaha mencari satu minggu donor itu"ujar Kalvin kesal
"Jangan jangan Arya sulit mendapatkan donor itu di akibatkan om nya sendiri lagi"ujar Nanda
"Mungkin saja entah aku jadi pusing mau cari kemana lagi donor itu "ujar Kalvin
🌙🌙🌙
Kaynara yg mendengar cerita dari papa nya jadi dia ingin bertemu dengan Arya jadi setelah makan malam Kaynara diam diam mendatangi Arya,Kaynara menekan bel rumah Bimo beberapa kali
"Kaynara "ujar Lily mengucek matanya
"Aku mau ketemu sama Arya ada hal penting yg ingin aku bicarakan "ujar Kaynara serius
"Silahkan kamar kak Arya di lantai atas paling pojok "ujar Lily, Kaynara segera berlalu Lily pun kembali ke kamarnya
Kaynara membuka pintu kamar Arya dengan pelan dia melihat Arya memejamkan mata nya meletak kan lengannya di kening nya Kaynara menyangka Arya tengah tertidur membuat Kaynara berjalan mendekati Arya
"Lily ada apa"Arya segera duduk menghentikan langkah Kaynara
"Emm ini aku"ujar Kaynara membuat Arya kaget
"Kay kenapa di sini"ujar Arya berdiri
"Tidak duduk lah"Kaynara menduduk kan Arya lagi dia duduk di samping Arya
"Aku dengar dari papa jika donor mata untuk mu gagal lagi "ujar Kaynara
"Iya seperti nya aku harus menerima keadaan ini sampai kapan pun om Albert tetap menghalangi aku untuk bisa melihat lagi "ujar Arya sedih kenapa om nya sekejam itu padahal dia pernah menjadi anak angkat nya
"Jangan sedih aku akan selalu di samping mu"ujar Kaynara tersenyum memberanikan diri memeluk lengan Arya
"Bagaimana pun keadaan mu rasa ku masih sama aku merasa tenang di dekapan mu"ujar Kaynara tetap memeluk lengan Arya
"Apa kita memang tidak di takdir kan bersama"ujar Arya
__ADS_1
"Sstt jangan mengatakan itu"ujar Kaynara menutup mulut Arya
"Jika pun tidak aku akan memaksa takdir"ujar Kaynara menatap Arya memegang pipi Arya
"Jangan mikir aneh"Arya memukul kepala Kaynara dan berdiri
"Memang nya apa aku hanya ingin mencium mu"kekeh Kaynara
"Gila ya"Arya terkejut dengan ucapan Kaynara
"Ya aku memang gila"ujar Kaynara tersenyum berbaring menutup wajahnya dengan malu Arya meraba kasur nya kembali duduk
"Kay pulang lah nanti kemalaman ngak aman cewek pulang malam"ujar Arya
"Tapi janji dulu besok temui aku di tempat favorit kita"ujar Kaynara tersenyum
"Baik lah pas makan siang nanti aku menunggu mu"ucap Arya tersenyum
"Terimakasih"ujar Kaynara tersenyum dia merasa lega melihat senyum Arya yg tulus itu
"Aku pulang sampai jumpa besok"ujar Kaynara tersenyum dan melangkah pergi Arya tersenyum mendengar langkah Kaynara yg menjauh lalu Arya kembali duduk
"Hah aku harus bagaimana biar bisa melihat lagi om Albert pasti sudah meletakkan orang nya di setiap rumah sakit di kota ini "gumam Arya
"Apa aku pergi balik ke negara X aja ya untuk mencari pendonor tapi om Albert tetap akan memantau ku serta yg lain"gumam Arya dia memejamkan mata dia akan membicarakan pada Bimo besok
☀️☀️☀️
Kaynara sangat senang hubungan nya dengan Arya kembali seperti dulu ya meski Arya mengalami kebutaan tapi Kaynara tetap bahagia apa lagi nanti mereka akan bertemu
"Wah wajahnya bahagia banget"ujar Nanda tersenyum
"Iya dong mau ketemu sama Arya nanti"ujar Kaynara keceplosan
"Arya mau ngapain"kekeh nanda
"Ahh tidak maksud ku mau ketemu sama Arya membahas pendonor matanya kasihan dia ngak bisa lihat"ujar Kaynara cengengesan
"Bilang aja masih aja gengsi"sindir Kalvin
"Idih kepo udah keriput juga"ujar Kaynara santai
"Sialan ngatai papa nya keriput"kesal Kalvin membuat keluarga nya tertawa
"Kak Gavin kan menceritakan itu"kesal Kaynara
"Itu kenyataan kamu memang cewek kulkas"ujar Gavin terkekeh
"Nanti mau ikut ngak ke kantor"ujar Gavin tersenyum menatap Erin membuat Erin terdiam membayangkan setiap ke kantor Gavin pasti berakhir di kasur tertipu Gavin janji kasih kerjaan malah dia harus melayani Gavin menjengkelkan
"Tahan dulu Gavin nanti mama mau Erin itu membantu di perusahaan biar dia ada kerjaan"ujar Nanda
"Anak mama ini janji aja manis janji nya kasih kerjaan saat aku datang aku malah berakhir di ranjang"ujar Erin cepat membuat dia menutup mulut nya
"Memang nya kenapa berakhir di ranjang"tanya Kaynara
"Sstt anak kecil ngak usah kepo"kekeh Gavin senyum senyum
"Ighh aku mau melakukan hal yg sama aja sama Arya"kesal Kaynara seketika Nanda menjewer telinga Kaynara
"Anak ini kenapa jadi mesum wanita itu harus pemalu kamu berani melakukan nya sama Arya lihat saja mama akan membakar kamu"kesal Nanda membuat Kalvin mengeleng
"Heh Kay memang nya kamu mau melakukan apa dengan Arya hmm mereka suami istri wajar lah kamu siapa"ujar Kalvin tersenyum
"Ohh mereka melakukan hubungan suami istri bilang dong"ujar Kaynara tersenyum malu malu
###
Arya berada di kamar nya bicara pada Bimo dan seorang pria yg berprofesi sebagai dokter karna jika Arya berbicara sembarang tempat maka Albert pasti tau karna Albert selalu memantau Arya dan yg lain
"Aku akan ke negara X untuk mengoperasi mata ku"ujar Arya serius
"Kamu kan tau om Albert selalu mengawasi kita "ujar Bimo
"Kali ini kita akan mengelabui om Albert "ujar Arya
"Maksud kamu"ujar Bimo heran
"Aku tidak akan memberi tau rencana ku ini pada om Kalvin biar kan om Kalvin tetap berusaha mencari donor mata biar om Albert lebih yakin yg terjadi dan nanti aku berangkat dini hari bersama Fahri agar om Albert tidak curiga jika aku tidak ada di kota ini"jelas Arya
__ADS_1
"Tapi siapa yg jagain kamu di sana Arya jika aku nggak ikut"uaje Bimo cemas
"Fahri akan menjaga ku dan membantu ku jangan khawatir "ujar Arya
"Baik lah jika itu sudah keputusan mu"ujar Bimo pasrah
"Fahri jaga Arya dengan baik dia sudah seperti keluarga kami jika kamu gagal lihat saja aku akan mengagal kan pernikahan mu dengan Lily"ancam Bimo
"Baik baik aku akan menjaga nya dengan baik"ujar Fahri kesal sering kali Bimo mengancam nya soal pernikahan nya dengan Lily sedangkan Arya hanya menggeleng dengan tingkah Bimo
####
Kaynara memasak untuk Arya dan Kaynara makan siang nanti di taman Kaynara masak dengan semangat setelah itu Kaynara kembali ke kamar memilih baju sejenak Kaynara memperhati kan dirinya apa diri nya cantik Kaynara jadi meragukan dirinya dia tidak pernah pakai makeup jika nanti Arya mulai bosan dengan penampilan kucel nya bagaimana
"Aku harus berpenampilan sebaik mungkin"ujar Kaynara meletakkan bajunya tidak ada yg cocok Kaynara melempar sembarang arah yg tidak di sukai
"Ck pakai apa ya"ujar Kaynara binggun
"Cie Kaynara mulai memperhatikan penampilan nih"goda Erin berdiri di ambang pintu
"Jangan meledek lagi pusing juga di ledek lagi"kesal Kaynara
"Memang nya mau ngapain sih"tanya Erin tersenyum
"Ketemu sama Arya"ujar Kaynara Replek
"Wah wah mau penampilan sempurna nih ketemu sama calon suami"ledek Erin
"Diam sialan"kesal Kaynara membuat Erin tertawa
"Percuma berpenampilan secantik mungkin sekarang ini Arya lagi buta nggak lihat juga penampilan mu"ujar Erin
"Hei jangan menghina nya aku akan menghajar mu"ujar Kaynara sebal
"Erin kok masih di sini "ujar Nanda karna dia menyuruh Erin mengantar kan berkas pada Lin
"Heh mama iya ma berangkat"ujar Erin tersenyum dan berlalu
"Kaynara kenapa kamu memberantak kan kamar mu sih"ujar Nanda masuk
"Tidak apa ma aku hanya ingin tampak berbeda "ujar Kaynara membuat Nanda tersenyum
"Pakai aja yg kamu suka Kay "ujar Nanda
"Jika Arya ngak suka bagaimana"lirih Kaynara pelan membuat Nanda tersenyum
"Arya ngak akan tau dia kan ngak bisa melihat kamu nanti setelah Arya bisa melihat baru deh tampil secantik mungkin"ujar Nanda
"Memang nya Arya punya kesempatan untuk melihat om nya aja melakukan segera cara untuk menggagalkan nya untuk operasi"ujar Kaynara
"Pasti bisa lah papa mu lagi berusaha percaya deh "ujar nanda tersenyum
"Iya ma"Kaynara tersenyum lebar dia memakai baju yg dia sukai tetap aja Kaynara ingin berpenampilan sempurna
###
Kaynara membawa keranjang makanan mereka serta tikar untuk mereka duduki keadaan taman sepi cuman ada beberapa orang, setelah menyiapkan tempat Kaynara mengeluarkan ponselnya menelpon Arya
"Hallo Arya kamu sudah di mana"tanya Kaynara
"Aku akan segera sampai lagi naik taksi "ujar Arya tadi dia minta telpon nya di jawab oleh pak supir taksi
"Kok naik taksi Bimo sama Lily kemana"tanya Kaynara dia jadi cemas
"Mereka ada pekerjaan jangan khawatir taman itu seperti rumah bagi ku jadi aku tau posisi nya"ujar Arya
"Udah dulu ya"Arya mematikan sambungan teleponnya
"Aduh Arya ini gimana sih jika dia menelpon dari awal aku bisa menjemput nya"perasaan Kaynara tidak tenang menunggu dengan was was tidak lama Arya sampai dan keluar dari taksi karna tadi Bimo sudah pesan dan bayar.Arya mengangkat tangannya mencari arah angin dari jauh Kaynara memperhatikan nya Kaynara mau lihat Arya akan ke mana lalu Arya mengeluarkan tongkat nya berjalan pelan dengan mengerakkan tongkat nya seperti nya Arya mengenali tempat dan arah jalan nya sampai Kaynara memperhatikan Arya berdiri di pohon itu meraba akar pohon itu seperti mencari sesuatu
"Kay"teriak Arya mencari keberadaan Kaynara membuat Kaynara tersenyum
"Aku di sini kamu ngapain di situ"teriak Kaynara lari kecil mendekati Arya
"Biasa nya kamu menunggu di pohon ini kok kamu nunggu di tempat lain"tanya Arya
"Iya aku ingin mengajak mu piknik "ujar Kaynara pelan
"Ngak perlu lah Kay"ujar Arya tersenyum
__ADS_1
"Ayo"Kaynara memeluk lengan Arya berjalan menuju tempat makanan mereka Kaynara mendudukkan Arya lalu dia duduk di samping Arya
"Aku ada bawa makan siang buahan dan jus aku ambilin"Kaynara mengambil satu persatu hidangan nya mengambil kan untuk Arya membuat Arya tersenyum mendengar dentingan sendok itu Kaynara memang menyiapkan segala nya membuat Arya senang