
Kaynara menggeliat dan merenggangkan otot tubuhnya terasa badan nya pegal semua saat membuka mata Kaynara tidak menemukan keberadaan Arya lalu Kaynara melirik jam dinding pukul 8 pagi Kaynara tidak tau keberadaan Arya apa Arya berangkat kerja atau dia meninggalkan nya Kaynara menatap arah kasur biasanya Arya berbaring
"Arya"panggil Kaynara duduk membuat selimut itu melorot melihat kan tubuhnya yg polos Kaynara bersender di kepala ranjang menahan selimut itu
"Arya"teriak Kaynara tentu Arya tidak menyahut karna Arya sudah berangkat kerja Kaynara kembali berbaring tidak niat membersihkan badan nya kaynara meraih guling di sampingnya memeluk guling itu hati nya terasa sakit dan pilu atas apa yg terjadi kenapa Arya tidak memberi tau nya jika pergi apa Arya sudah tidak mencintai nya Kaynara tidak tau Kaynara menangis menahan sesak di dadanya sampai diam kembali tertidur
###
Arya berada di ruangan meeting semua bagian dari Santoso Grub sudah hadir di sana Arya di temani oleh Bimo sekretaris Santoso Grub memberi tau Albert jika ada pertemuan yg di adakan Arya tentu itu berita mengejutkan buat Albert dia segera datang ke perusahaan
"Kebetulan pak Albert teleh tiba"ujar Arya saat om nya masuk
"Apa apaan ini Arya kamu bukan bagian dari perusahaan ini"ucap Albert mendekat
"Bukan bagian gimana aku anak kandung dari Robi Santoso yg mana dulu nya perusahaan ini atas nama nya dan sekarang semua itu di wariskan pada ku pak Albert yg bukan bagian dari perusahaan ini"ucap Arya
"Ohh kamu ingin mengusik om Arya"ujar Albert sinis
"Aku tidak mengusik ,om yg memaksa ku menuntut hak ku sendiri "ucap Arya
"Gini aja kita ambil pemungutan suara siapa yg mereka inginkan menjadi CEO Santoso grup"ujar Arya lagi
"Oke kita lihat"ucap Albert sinis
"Yg ingin pak Arya menjadi pimpinan perusahaan ini angkat tangan "ucap Bimo tentu hampir semua orang mengangkat tangan karna mereka senang jika Arya kembali di perusahaan itu
"Dan yg ingin pak Albert menjadi CEO di sini angkat tangan"ucap Bimo dan hanya beberapa orang yg setuju
"Lihat kan mereka ingin aku"ucap Arya
"Tidak tau malu kamu Arya kenapa mengambil kembali perusahaan karna kamu sudah miskin"ujar Albert kesal
"Tidak sama sekali om aku sudah merelakan tapi om memaksa ku om menghancurkan usaha ku yg aku bangun dari nol aku tidak punya pilihan lain lagi jika tidak melakukan semua ini"ucap Arya lalu duduk
"Aku akhirnya mendapat kan ini semua"ucap Arya duduk tersenyum kemenangan
"Kurang ajar kamu Arya"ujar Albert ingin memukul Arya tapi Arya menepis nya
"Jangan melawan ku om aku tidak segan melapor kan om"ujar Arya lalu mendorong Albert dia tidak peduli lagi sama Albert
"Ayo keluar"Bimo menyeret Albert pergi
"Pak Arya kami turut bersedih karna usaha pak Arya terbakar tapi kami minta maaf karna kejadian itu kami merasa senang karena pak Arya kembali ke perusahaan ini"ucap nya
"Saya sendiri merasa malu memutuskan keluar dari perusahaan ini tapi harus kembali lagi tapi om saya sendiri memaksa saya melakukan itu "ucap Arya
"Tidak apa pak Arya yg pantas memimpin perusahaan ini hanya pak Arya"ucap nya
"Terimakasih "ucap Arya tersenyum mereka semua menjabat tangan Arya tanda ucapan terimakasih
"Bimo kamu sudah minta izin sama Gavin soal keluar dari perusahaan nya"ucap Arya
"Iya sudah"ucap Bimo
"Hari ini kamu atur kembali aku harus pulang tadi ada telepon dari mama Nanda aku yakin itu mengenai Kaynara"ucap Arya cemas
"Tidak masalah aku bisa atur kamu urus aja Kaynara"ucap Bimo tersenyum Arya segera mengeluarkan ponselnya
"Ya ma ada apa tadi aku ada meeting"ucap Arya saat Nanda menjawab telpon nya
"Kamu lihat dulu Kaynara belum keluar kamar dari tadi pagi dia pun tidak makan apa pun mama takut dia sakit mama panggil juga ngak dia sahut meski mama membangunkan nya tetap dia tidak membuka mata"ucap Nanda
"Ohh baiklah aku pulang dulu"ucap Arya mematikan sambungan teleponnya Arya segera pergi
###
"Arya lihat lah dulu Kaynara "ucap Nanda melihat Arya sudah pulang
__ADS_1
"Iya ma"ucap Arya dia segera membuka pintu kamar melihat Kaynara masih berbaring Arya duduk di samping Kaynara apa Kaynara pingsan karna yg di lakukan nya semalam
"Kaynara"Arya baru ingin menepuk bahu Kaynara tapi Kaynara sudah membuka matanya
"Kamu apa ingin meninggalkan aku"ucap Kaynara serius menatap Arya
"Aku ada pekerjaan "ucap Arya
"Makan lah dulu"ucap Arya berdiri menuju meja di samping nya mengambil makanan
"Aku mau mandi dulu"ucap Kaynara lirih dia menurun kan kaki nya tapi dia merasa perih di aren pribadi nya Arya memperhatikan ekspresi Kaynara
"Biar aku bantu"Arya mendekat lalu menggeleng Kaynara membawa nya ke kamar mandi Arya sekaligus memandikan Kaynara yg hanya diam menatap Arya
"Apa kah aku"Kaynara keluh terucap
"Seperti yg aku bilang pada papa mu jika aku akan menghukum mu aku akan bicara seadanya pada mu sebelum aku memaafkan mu"ucap Arya serius Kaynara seketika terdiam
"Ternyata benar aku sudah ternoda oleh Halim"batin Kaynara hati nya sangat sakit Kaynara menangis tersedu menutup wajahnya
"Tidak perlu menangis lagi Arya merengkuh tubuh Kaynara memeluk nya erat
"Aku aku"Kaynara sesegukan
"Aku selalu ada di samping mu dan aku tidak akan meninggalkan mu"ucap Arya mencium kening Kaynara
"Arya "Kaynara kembali memeluk Arya menangis di dada Arya
"Aku ingin pulang "ujar Kaynara
"Pulang kemana ini rumah mu"ucap Arya menyeka air mata Kaynara
"Aku ingin pulang ke apartemen kita yg hanya ada kita berdua aku tidak ingin di sini Arya aku mau pulang"ujar Kaynara
"Kay di sini saja"ucap Arya
"Iya iya kita akan pulang "ucap Arya menghembuskan nafas dengan kasar.Setelah membersih kan tubuh dan bersiap Kaynara makan dulu baru Arya mengajak Kaynara pulang
"Ma kami ingin balik ke apartemen"ucap Arya yg merangkul Kaynara memeluk lengan nya
"Pulang "ucap Kaynara
"Iya ma"ucap Arya
"Papa lagi ngak ada di rumah tunggu sampai pulang dulu"ujar Nanda
"Ngak usah ma"ucap Kaynara pelan dia mengengam tangan Arya erat
"Kami udah lama meninggalkan Apartemen"lirih Kaynara dia tidak mau menatap wajah mama nya
"Baik lah jaga diri kalian"ujar Nanda mengelus bahu Kaynara lalu kedua nya segera masuk mobil baru Arya
"Kamu merasa takut sama papa mu"ucap Arya melirik Kaynara dan melaju kan mobil nya
"Sedari kecil aku hanya bertengkar dengan papa ku saat dia marah paling dia memukul ku dan mencubit ku yg di lakukan papa kemarin aku merasa kesalahan ku itu memang tidak bisa di maafkan dia sampai ingin menembak ku"lirih Kaynara menatap keluar jendela
"Mama mu adalah sahabat mu lalu kenapa kamu bicara seperti itu"tanya Arya
"Aku malu menampakkan wajah ku apa lagi menatap wajah mama ku"lirih Kaynara entah kenapa jika mengingat itu hati nya sangat perih
###
"Mama dan Erin sudah mengetahui password Apartemen kita ganti aja dengan tanggal lahir mu"ujar Kaynara saat mereka ada di depan Apartemen
"Aku akan mengantikan tanggal pertama kali kita bertemu"ucap Arya membuka apartemen nya lalu mereka masuk Kaynara segera menuju kamar nya Arya mengurus menganti password nya.Setelah selesai Arya menuju kamar nya melihat Arya bersandar di kepala ranjang memejam kan mata nya Arya mendekati Kaynara duduk di samping Kaynara
"Aku tidak mau keluar dari apartemen ini"ucap Kaynara
__ADS_1
"Kenapa"tanya Arya
"Semua orang membully ku"Kaynara menunjuk kan postingan semua orang tentang diri nya berselingkuh karna ada yg mengunggah rekaman saat Kaynara berada di kamar hotel Arya melihat akun sosmed Kaynara penuh oleh komentar negatif Arya mengambil ponsel itu lalu mematikan nya
"Kaynara tidak selemah ini dia tangguh "ucap Arya menyentuh wajah Kaynara
"Entah lah batin ku terluka"lirih Kaynara dia berbalik meringkuk memeluk perut Arya Kaynara juga tidak tau kenapa dia sangat lemah sekarang ini hati nya sakit batin nya terluka jiwa nya tertekan
"Aku hanya ingin selalu ada di dekat mu"Kaynara melingkar kan tangannya di perut Arya meletakkan dagunya di bahu Arya sungguh kehangatan itu membuat hati Kaynara merasa damai
"Aku tidak akan melepaskan orang yg membuat mu seperti ini Kay"batin Arya dia membalas pelukan Kaynara mengelus punggung Kaynara lembut Arya tidak bisa mendiami Kaynara dalam keadaan ini semua orang menyudut kan nya Kaynara butuh diri nya
"Aku tidak akan meninggalkan mu"Arya mengecup pelipis Kaynara membalas pelukan itu dengan erat
###
Arya meninggalkan Kaynara yg kembali tertidur di dekapan nya tadi tapi Arya meninggalkan surat memberi tau Kaynara jika dia ada pekerjaan nya,Arya di telepon oleh Nanda jika ada Hakim yg ingin bicara pada nya dan itu serius Arya segera datang
"Kamu kan yg membuat anak saya sekarat"ucap Hakim datar menatap Arya
"Ini saudara mama"tanya Arya menunjuk Hakim dan Nanda diam dia tau kemarahan Arya
"Saya menghormati anda karna saudara mama mertua saya"ucap Arya berjalan mendekat
"Tuan Hakim dan anak anda teleh berbuat licik pada Kaynara istri saya orang tua nya pun tidak mampu menghentikan saya jika ada yg menyakiti istri saya"ucap Arya datar
"Tuan Hakim saya tidak takut pada anda memang benar saya yg melakukan itu tapi harus anda ketahui anak anda lebih memalukan anda marah karna saya menghajar anak anda atau gagal mendapatkan perusahaan SKY"ucap Arya
"Kamu berani pada saya"ucap Hakim
"Saya bisa melawan anda apa tuan tau anak anda terlalu sombong mempunyai kedudukan saya sekarang punya kedudukan saya pun bisa menjatuhkan anda"ucap Arya tetap datar
"Saya peringatkan menjauh dari keluarga saya dan keluarga Adiwinata atau jika tidak anda akan melihat kehancuran anda sendiri"ucap Arya
"Orang kecil seperti mu tidak akan mampu mengalahkan saya"sinis Hakim membuat Arya terkekeh geli
"Ohh ya saya rasa tidak yakin tapi ya sudah lah kita lihat saja nanti "ucap Arya santai Hakim melangkah dengan pergi meski itu perbuatan Arya tapi Hakim tidak mampu berbuat apa
"Arya kamu jangan berani sama kak Hakim"ucap Nanda cemas
"Mama tenang saja aku akan baik baik saja jangan khawatir aku tau harus melakukan apa mama pokus aja dulu pada perusahaan SKY"ucap Arya
"Dan Kaynara"ucap nanda cemas
"Jangan khawatir ma aku akan melakukan yg terbaik untuk Kaynara aku akan menjaga nya sepenuh hati ku"ucap Arya serius
"Hah baik lah mama titip Kaynara jaga dia dengan baik"ucap Nanda menghembuskan nafas nya dengan kasar Arya segera kembali untuk ke kantor melihat pekerjaan nya
🌙🌙🌙
"Arya ngak makan malam"tanya Kalvin saat mereka makan malam
"Arya dan Kaynara pulang tadi siang"ucap Nanda
"Kok pulang"ujar Kalvin
"Entah lah pa mama merasa Kaynara lagi tidak baik saja seperti nya papa kali ini benar menyakiti nya"ucap Nanda
"Papa melakukan sudah sepantas nya dilakukan seorang ayah papa tidak pilih kasih mau anak pria anak wanita jika melakukan kesalahan tetap papa hukum Kaynara hampir saja menyerahkan kehormatan nya pada pria lain tentu papa akan bertindak menghukum nya agar di berhati hati"ucap Kalvin
"Nanti kita sering berkunjung aja ma aku yakin kok Arya akan menjaga Kaynara dengan baik"ucap erin
"Iya tapi coba deh kalian lihat bagaimana orang orang berkomentar negatif terhadap Kaynara"ucap Nanda
"Iya ma kami udah lihat mending sementara waktu Kaynara tidak usah dulu pegang ponsel takut makin terganggu mental nya Kaynara sekarang ini lagi mengalami masa sulit"ujar Gavin
"Iya nanti kita berkunjung jika ada waktu"ucap Nanda dia terpaksa harus terjun lagi ke perusahaan mengantikan Kaynara yg dia pecat karna kejadian itu
__ADS_1