
"Kenapa tidak memberi tau ku"ujar Kaynara berdiri
"Aku merasa di saat kamu merasakan semua orang tidak percaya pada mu saat mendorong ku dan sekarang sejak orang tua ku meninggal aku harus tinggal dengan om ku setiap apa yg mereka buat kesalahan pasti aku yg jadi korban mereka selalu menyudutkan aku semua orang tidak pernah percaya pada ku mereka membuat seakan aku orang yg licik dan jahat kamu pun tidak percaya akan kebenaran dari pada menambah masalah lebih baik aku diam biarkan semua orang menilai ku buruk"ujar Erin dia sedih dengan kehidupan nya tapi mau bagaimana itu lah takdirnya
"Kay ini konspirasi besar kita harus lepaskan kak Gavin"ujar Nabila
"Sudah ku di duga wanita itu tidak sebaik yg di kata kan kak Gavin"ujar Kaynara serius
"Membicarakan masalah kita"ujar Kaynara menutup laptop itu
"Aku harap kamu mengubur tentang aku anggap saja kita tidak pernah saling mengenal aku sudah berubah aku bukan lah teman mu dulu aku tidak mungkin menjadi teman mu seperti dulu"ujar Kaynara serius
"Aku tau itu dan aku sadar apa yg harus aku lakukan dan tidak aku lakukan "lirih Erin padahal dia ingin sekali Kaynara ada bersama nya seperti dulu sama sama saling menguatkan karna mereka sama sama memiliki mental yg lemah
"Ayo kita sudah banyak membuang waktu "ujar Kaynara berdiri dan pergi Nabila mengikuti nya
"Kay kamu kok ngomong gitu itu sahabat masa kecil mu"ujar Nabila mengejar
"Aku tidak ingin membahas kamu pulang deh sana"ujar Kaynara menutup pintu kamar nya
"Anak ini kenapa ya harus nya senang kek ketemu sama sahabat lama"gumam Nabila keheranan Nabila segera pulang
"Kalian akan mendapatkan apa yg kalian lakukan "ujar Kaynara datar meletakkan laptop nya
###
🌙🌙🌙
Gavin lega bernafas karna merasa sedikit beban nya tersingkir dengan menyingkirkan anak itu padahal Gavin tidak tau jika dia akan menyesal seumur hidup nya nanti . Gavin baru pulang kerja mood nya sedikit baik malam ini dia masuk ke kamar menemukan Erin terbaring di kasur nya dengan perawatan rumah sakit Gavin keluar lagi dari kamar menuju kamar Kaynara
Brak brak
"Kay Kay bukan pintunya "triak Gavin menggedor pintu nya Kaynara membuka pintu seperti nya dia belum tidur
"Ada apa"ujar Kaynara datar
"Kamu yg memanggil dokter untuk nya"ujar Gavin
"Iya dia seperti akan mati jika kita mendapatkan kasus kita akan membawa masalah besar untuk keluarga ini"ujar Kaynara datar
"Yang benar saja aku bisa membersihkan nya lalu kenapa dia tetap di kamar ku"ujar Gavin
"Dia istri kak Gavin tidur di sofa kek atau tidur bersama nya"ujar Kaynara malas
"Aku tidak ingin tidur dengan wanita menjijikkan itu cukup satu kali"ujar Gavin
"Tidur kamar tamu susah banget sih masak harus aku yg kasih solusi"kesal Kaynara menutup pintu nya Gavin terpaksa harus tidur di kamar tamu
☀️☀️☀️
Kaynara dan Gavin tengah sarapan bersama tidak ada yg bicara hanya dentingan sendok yg memecah keheningan itu entah Gavin tidak punya bahan untuk di bicarakan atau Kaynara memang tenang pagi ini dia sangat tenang Gavin tidak mampu membaca pikiran Kaynara Gavin bukan mama nya yg bisa mengetahui apa aja yg Kaynara pikirkan
"Mau sampai kapan dia ada di kamar ku Kay"ujar Gavin memecah keheningan
"Nanti akan ada dokter datang baru di tanya apa dia sudah sembuh apa belum"ujar Kaynara datar
"Kamu tenang sekali pagi ini"ujar Gavin heran
"Ya aku membalas orang yg membuat ulah pada kita aku merasa sendiri tenang masih tinggal 2 target"ujat Kaynara serius
"Terserah kamu Kay mau melakukan apa"ujar Gavin
"Nona dokter sudah datang"ujar Bik semia pada Kaynara
"Suruh dokter periksa keadaan nya apa membaik atau tidak "ujar Kaynara
"Baik nona"ujar nya lalu pergi
"Kamu sangat berkuasa ya"kekeh Gavin
"Hanya belajar"ujar Kaynara santai
"Kata nya malas jadi CEO"ejek Gavin
"Ya sebenarnya aku ingin jadi pengangguran lebih enak tapi apa kak Gavin mampu menjalankan dua perusahaan yg berbeda"ujar Kaynara
"Mati berdiri Kay"ujar Gavin
"Makan nya aku hanya menerima apa yg mama berikan "ujar Kaynara santai meneguk susu nya lalu beranjak ke lantai atas
"Dok apa keadaan nya membaik tidak ada yg di khawatir kan"ujar Bik semia melihat dokter itu memeriksa keadaan Erin
"Semua baik hanya perlu istirahat total saya juga menyarankan untuk datang ke dokter kandungan memeriksa rahim nya "ujar dokter
"Bik semia nanti antar Erin ke rumah sakit"ujar Kaynara masuk
"Iya nona"ujar Bik semia patuh
"Selebihnya biar Dokter kandungan menjelaskan nya"ujar dokter
"Saya mengerti"ujar Kaynara
"Saya permisi nona"ujar dokter itu pergi
"Nona saya antar dokter dulu"ujar Bik semia berlalu pergi
"Kamu cepat pindah dari kamar ini kak Gavin merasa terganggu"ujar Kaynara datar
__ADS_1
"Iya nona"ujar Erin menurun kan kaki nya berdiri dia masih tertatih memegang perut nya karna masih merasa nyeri Erin hanya menunduk
"Sakit banget "lirih Erin duduk di tangga merasakan perut nya sakit
"Mengganggu pemandangan saja"ujar Kaynara menatap ke lain arah menarik baju Erin untuk berdiri Erin berdiri berjalan tertatih Kaynara sangat risih melihat itu dia meletakkan tangan Erin ke bahu nya lalu memeluk pinggang Erin biar dia bisa membantu Erin saja karna sibuk menahan sakit
"Gavin tolongin mama dan papa ku di tanggap polisi"Isak Elis memeluk Gavin Kaynara menghentikan langkahnya menatap Elis
"Kenapa bisa"ujar Gavin
"Siapa yg melaporkan nya"ujar Gavin
"Adik kamu Gavin"ujar Elis
"Kay apaan ini"ujar Gavin
"Orang tuan nya yg ini"ujar Kaynara menunjuk kan foto di ponsel nya
"Iya"ujar Gavin
"Ya ampun aku tidak tau kak Gavin jika itu orang tua wanita ini karna yg aku tau dua orang ini mencuri di rumah kita dia sekongkol pada Erin aku tinggal cari bukti soal Erin"ujar Kaynara santai melepaskan pegangan nya saat Bik semia membantu nya
"Bik bawa ke kamar nya setelah dia enakan ajak ke rumah sakit"ujar Kaynara
"Iya nona"ujar bik semia membantu Erin menuju kamar nya
"Kay bebas kan mereka "ujar Gavin mendekat
"Ck bagaimana kak aku sudah melaporkan nya ngak bisa di cabut karna ini pencurian lagian aku heran kenapa bisa orang tua Elis bisa mencuri di rumah kita kak Gavin tau orang yg mencuri jam kak Gavin sama perhiasan mama itu ternyata orang tua Elis"ujar Kaynara terlihat santai
"Kamu jangan sembarang Kay"geram Gavin
" itu yg sulit untuk mencabut laporan nya bukti nya sudah ku serah kan pada polisi"ucap Kaynara menunjukkan rekaman cctv di rumah nya
"Bocah ini pintar juga dia kenapa bisa memiliki rekaman itu"batin Elis terdiam
"Elis orang tua mu mencuri di rumah ini"ujar Gavin serius
"Aku tidak tau itu"ujar Elis panik
"Mungkin suruhan nya Erin kak aku cari bukti juga terhadap Erin"ujar Kaynara
"Aku akan memberi nya pelajaran"geram Gavin
"Kak tunggu dulu"ujar Kaynara menahan Gavin
"Urusan itu biar aku yg urus karna seperti nya masih ada 2 orang lagi yg memanfaatkan kak Gavin jadi aku akan basmi salah satu nya Elis"ujar Kaynara
"Aku"ujar Elis panik
"Ya ampun kenapa aku salah mengatakan maksud ku Erin"ujar Kaynara
"Baik lah aku serah kan pada mu aku pergi dulu sama Elis"ujar Gavin mengajak Elis pergi
"Pelajaran apa yg harus aku lakukan untuk wanita ular ini"gumam Kaynara
"Nona sudah selesai tinggal saya mengajak nya ke rumah sakit"ujar Bik semia mendekat
"Pastikan dia benar sembuh di rumah sakit nanti aku ngak mau lihat di rumah ini dia sakit lagi "ujar Kaynara
"Baik nona"ujar bik semia
"Aku pergi dulu"ujar Kaynara menuju lantai atas mengambil tas nya untuk menuju kampus
#####
Gavin mengajak Elis melihat orang tua yg di tahan di kantor polisi Kaynara tidak main tidak pandang bulu melakukan nya dia mengunakan cara halus biar kakak nya sadar biar Kaynara dan Gavin tidak ribut
"Pak apa tidak bisa melepaskan mereka"tanya Gavin
"Tidak bisa tuan mereka melakukan kejahatan dengan mencuri barang di rumah Adiwinata selain banyak sekali kerugian yg di buat laporan atas nama nona Kaynara harus dia yg menyelesaikan urusan ini tapi tetap masih di tahan karna melakukan kejahatan"jelas polisi itu
"Tuan Gavin bebas kan kami ini karna kami di ancam oleh Erin terpaksa melakukan itu "ujar Dirly
"Wanita itu selalu membuat masalah "kesal Gavin
"Ok tenang saja aku akan bicara pada Kaynara untuk membebaskan mereka "ujar Gavin
"Mama dan papa baik baik di sini aku pergi dulu"ujar Elis memeluk mama nya
"Iya sayang jaga kesehatan mu"ujar Sonia lalu Gavin dan Elis pergi
####
"Tidak ada nya pak Aldo jam kuliah sering kali kosong"ujar Nabila berjalan bersama Arin dan Kaynara
"Belum ada pengganti"ujar Kaynara duduk di taman kampus
"Apa rencana kita mengenai Elis"ujar Kaynara
"Elis siapa "tanya Arin dan Nabila menceritakan informasi yg mereka dapatkan
"Jika kak Erin yg licik bagaimana"ucap Arin
"Tidak mungkin dia melakukan itu"ujar Kaynara cepat
"Kamu kok bisa seyakin itu Kay aku pun ragu terhadap nya"ujar Nabila menyelidik
__ADS_1
"Aku bisa menjamin nya"ujar Kaynara
"Kamu sangat mengenal nya kenapa menolak mengakui nya bahkan kamu memutuskan hubungan mu dengan nya"ujar Nabila
"Sudah ku bilang aku tidak ingin membahas masa lalu ku aku tidak mau punya teman"ujar Kaynara marah
"Kalian hanya membuang waktu ku membicarakan nya"ujar Kaynara lagi
"Oke oke"ujar Nabila
"Kita pada rencana kita akan bagaimana"ujar Nabila
"Kita selidiki dulu Arif itu da kapan dia bertemu dengan Elis setelah itu kita kasih tau kak Gavin"ujar Arin
"Aku setuju dengan rencana itu tapi ketahui kita hanya mempunyai waktu singkat karna Arif ini mengaku sebagai kakak nya Elis jadi Elis akan membuat berbagai alasan"ujar Kaynara
"Iya benar itu"ujar Nabila
"Aku tidak betah menatap wajah menjijikan nya aku tidak akan membiarkan dia bisa masuk di keluarga Adiwinata"ucap Kaynara
"Kita akan segera menyingkirkan nya "ujar Nabila dia juga tidak sudih jika harus Gavin menikah dengan wanita ular
###
Erin lagi periksa oleh dokter dia harus menginap beberapa hari di rumah sakit karna harus ada tindakan serius yg harus di lakukan karna masih ada darah kotor yg masih tertinggal di rahim Erin yg harus di bersihkan
"kamu tidak apa saya tinggal karna saya harus menyiapkan makanan untuk nona Kaynara"ujar bik semia melirik jam waktu nya Kaynara pulang kuliah
"Tidak apa tante aku sangat berterimakasih apa yg tante lakukan untuk ku"ujar Erin tersenyum
"Membiayai semua nya nona Kaynara jangan berfikir saya melakukan nya"ujar nya tersenyum
"Jaga diri mu saya tinggal"ujar bik semia lalu berlalu pergi
###
Gavin menunggu Kaynara pulang di temani Elis bersama Gavin mereka duduk di ruang tamu, Kaynara masuk ke rumah dia melihat Gavin duduk bersama Elis Kaynara bertanya apa yg di perbuat Elis sehingga Gavin tidak ingin melepaskan wanita ular itu tapi Kaynara berusaha mengacuhkan kedua nya
"Elis akan tinggal di sini"ujar Gavin berdiri menghentikan langkah Kaynara
"Tidak boleh ada orang asing tinggal di sini"ujar Kaynara datar
"Lalu Erin juga harus pergi"ujar Gavin mendekati Kaynara
"Meski kalian datang dari kesalahan Erin adalah istri kan Gavin menantu Adiwinata jika kak Gavin berpisah dengan nya dia akan angkat kaki dari sini"ujar Kaynara serius
"Kay izinkan Elis tinggal di sini"ujar Gavin
"Aku tidak akan mengizinkan nya"ujar Kaynara
"Kaynara maafkan atas yg ku lakukan tolong terima lah aku"ujar Elis menyentuh tangan Kaynara
"Jangan berani menyentuh ku aku tidak sudih di sentuh oleh orang menjijikan seperti mu"bentak Kaynara
"Kaynara kamu kasar sekali"ujar Gavin
"Jangan biarkan dia terus berhadapan dengan ku aku muak menatap nya"teriak Kaynara
"Dia harus terpaksa tinggal di sini karna kamu Kay kamu mempenjarakan orang tua nya jika kamu tidak suka bebas kan orang tua nya"ujar Gavin
"Aku menghukum orang yg tepat dan aku bisa membunuh orang yg mengusik keluarga kita dan rumah ini"tajam Kaynara
"Orang tua Elis melakukan itu karna di ancam oleh Erin"ujar Gavin
"Cih omong kosong "ujar Kaynara berdecih
"Entah itu Elis atau Erin yg melakukan itu kak Gavin jangan khawatir aku akan tetap menargetkan orang itu"ujar Kaynara tajam
"Aku mau Elis tinggal di sini"ucap Gavin
"Aku tidak setuju itu"bentak Kaynara mengcengkram baju Gavin
"Kak Gavin coba buka pikiran jika wanita ini bukan lah yg baik meski Erin orang yg jelek di tapi aku lebih suka dia menjadi istri kak Gavin dari pada wanita ular ini"ujar Kaynara tajam
"Kamu percaya pada Erin dia itu orang yg licik Kay"ujar Gavin
"Dia orang yg licik kak"ujar Kaynara menunjuk Elis
"Kamu lebih percaya pada Erin yg baru kamu kenal dari pada kakak mu sendiri "ujar Gavin
"Kakak yg lebih percaya wanita ular ini dari pada adik kakak sendiri "ujar Kaynara
"Aku tidak mau dia harus pergi dari sini aku tidak suka terhadap orang asing"ujar Kaynara
"Aku akan memaksa mu Kay"ujar Gavin tajam
"Kak Gavin benar memaksa ku hah"Kaynara tidak percaya itu
"Kak Gavin jangan lupa jika aku memberi tau orang tua kita apa yg kak Gavin perbuat"ujar Kaynara
"Kamu mengancam ku Kaynara"ujar Gavin tidak percaya
"Adik dan kakak ini sama sama keras hati dan keras kepala "ujar Bik semia menatap adik kakak itu yg bertengkar dan tidak ada ingin mengalah
"Aku harus berani ini demi keluarga kita"ujar Kaynara
"Baik jika begitu "ujar Gavin
__ADS_1
"Kita tidak usah saling bicara dan mencampuri urusan masing masing "ujar kedua nya lalu berbalik dan pergi satu sama lain