Perjalanan Cinta

Perjalanan Cinta
Draft 90


__ADS_3

Gavin pulang sedikit larut ini yg kadang membuat Gavin mengeluh bekerja di perusahaan selalu pulang larut tapi Gavin tidak berdaya ini tanggung jawabnya dan ini pekerjaan nya.Gavin memijit pangkal hidung nya dia akan meminta Erin memijitnya nanti kenapa baru satu hari kerja membuat Gavin sangat merasa capek,Gavin membuka jas nya dan meletakkan tas nya saat Gavin menatap kasur ternyata tidak ada kehadiran Erin


"Jika kita menikah dengan adik sahabat seperti ini suaminya sendiri selalu dia acuhkan"kesal Gavin


"Aku tidak akan membiarkan Erin lengket sama Kaynara tidak mengizinkan nya mengacuhkan aku seperti ini"ucap Gavin lalu melangkah menuju kamar Kaynara


"Enak sekali dia tidur "gumam Gavin masuk ke kamar Kaynara melihat Erin memeluk Kaynara yg memeluk guling Gavin melangkah mendekat meraih tangan Erin dengan pelan lalu menggendong Erin membawa nya ke kamar nya ,Gavin meletakkan Erin dengan lembut di kasur dan menyelimuti Erin, Gavin membelai wajah Erin membelai kepala itu


"Lucu sekali istri ku ini tidur "ucap Gavin tersenyum dan memeluk Erin begitu erat membuat Erin menggeliat memicingkan matanya


"Eghh mas Gavin ngantuk nih"ujar Erin serak


"Tidur saja tidak ada yg melarang mu tidur"ujar Gavin tersenyum hanya terdengar deru nafas Erin yg kembali tidur dengan memeluk lengan Gavin,Gavin tersenyum lembut memeluk istri nya ikut tertidur dengan memeluk istrinya


☀️☀️☀️


Gavin terbangun tidak ada Erin di samping nya Gavin sangat kesal Erin selalu tidak ada di samping nya saat bangun tidur dan penyebabnya itu adalah Kaynara Gavin kesal dengan adik nya itu


"Menyebalkan sekali Kaynara ini"geram Gavin beranjak dia menganti baju nya dengan baju olahraga karna hari libur


"Gavin baru bangun"ucap Nanda melihat Gavin keluar dari kamar


"Iya ma "ujar Gavin


"Ikut sama Erin dan Kaynara mereka senang senang main sepeda di luar"ucap nanda membuat Gavin semakin kesal


"Ma bilang sama Kaynara jauhi istri ku Erin mengacuhkan aku saat bersama Kaynara aku tidak terurus jadi nya"kesal Gavin


"Bagus dong Gavin berarti adik kamu mulai normal dengan adanya Erin kamu malah ingin menjauh kan mereka"ucap Nanda heran


"Ma Erin mengacuhkan aku mana dia sebagai istri "kesal Gavin


"Tuh lihat emang kamu tega memisahkan mereka "ujar Nanda menggeleng lalu berlalu Gavin kesal dia turun ke lantai bawah


"Hei payah ayo gitu aja udah kalah"ujar Kaynara yg membonceng Erin sedangkan Nabila hanya ngos ngosan melaju kan sepeda nya


"Ini olahraga apa perlombaan sih capek"kesal Nabila


"Alah bilang aja payah kita terhebat kan Erin"ujar Kaynara tos bersama Erin yg cekikikan


"Kak Nugi"triak Nabila dengan kesal Nugi yg hanya bersender di mobil hanya santai Nabila menyeret Nugi


"Ayo kalah kan Kaynara dan Erin mereka mengejek ku"kesal Nabila


"Baik baik kita tidak akan kalah oleh keluarga nya Adiwinata"ujar Nugi sombong menaiki sepeda nya


"Adiwinata memang di atas"ujar Kaynara angkuh


"Kita lihat"ujar Nugi lalu Nabila naik ke belakang Nugi berpegang di bahu nya


"Mulai"teriak Kaynara melaju duluan


"Hei tidak boleh curang "triak Nabila Nugi segera melaju mengejar Kaynara semakin jauh Nugi tidak tinggal diam dia mengeluarkan semua kekuatan nya mengalahkan Kaynara tentu saja tenaga Kaynara kalah oleh tenaga Nugi


"Wekk kami yg menang"ejek Nabila mengulur kan lidah nya


"Ya wajar aku kalah oleh pria"ujar Kaynara ngos ngosan


"iya benar itu ada nya tuan Nugi kan pria jadi pasti Kaynara kalah"ujar Erin tersenyum Gavin yg menatap mereka dari tadi jadi kesal dengan Erin dengan panggilan itu


"Heh Erin tarik perkataan mu tadi apa kamu bilang tuan"kesal Gavin menarik tangan Erin


"Kenapa harus panggil tuan dengan nya"geram Gavin


"Mas aku ngak enak harus panggil nya Nugi umur kami jauh sedangkan yg lain memanggil nya kakak aku tidak ingin memanggil nya kakak sok akrab kami aja baru dua kali bertemu jadi aku putuskan memanggil nya tuan"jelas Erin


"Mau ngak enak kek mau apa pokoknya kamu ngak boleh memanggil nya tuan atau kamu mau memprioritaskan nya sedangkan aku kamu acuhkan gitu"kesal Gavin


"Tidak gitu mas"ujar Erin memegang bahu Gavin tapi Gavin menepis nya


"Aku kerja buat keluarga ini kamu malah senang senang sama pria lain memanggil nya mesra lagi "Gavin benar kesal


"Hei ada apa dengan mu kamu cemburu pada ku marah tidak jelas pada Erin "ucap Nugi terkekeh


"Iya kak Gavin ini aneh banget marah tidak jelas sama Erin padahal Erin hanya kaku terhadap kak Nugi hanya memanggil nya tuan bukan sayang"ujar Nabila


"Yakin banget nih dia mulai cinta sama cewek jelek ini atau dia takut Erin jatuh ke pelukan ku"ujar nugi


"Diam sialan"kesal Gavin


"Santai bro kamu seperti tidak terkendali "ujar Nugi tertawa geli Gavin terdiam benar kenapa dia tidak terkendali seperti ini

__ADS_1


"Jangan dekat dekat dengan ku jangan urusin aku lagi "kesal Gavin berlalu


"Aku harus kendali kan diri ku ya ya benar"ujar Gavin menuju ruangan olahraga


"Aneh banget sih mas Gavin"ujar Erin aneh


"Udah jangan di pikiran kak Gavin memang kadang aneh"ujar Kaynara merangkul Gavin


"niat ngajak jalan gagal deh badan basah kayak gini"ujar Nabila


"Ganti saja kami sarapan dulu setelah itu kita jalan jalan bagaimana "ujar Kaynara


"Boleh deh"ujar Nabila


"Rin ikut ya"ucap Kaynara


"Aku ngak punya uang"ujar Erin


"Itu mah masalah gampang minta sama kak Gavin nanti kita akan jalan jalan "ucap Kaynara


"Memang nya boleh"tanya Erin


"Tentu boleh dong kak Gavin kan suami kamu"ujar Kaynara


"Sampai jumpa nanti ya mau sarapan soal nya"ucap Kaynara


"Iya udah kami pulang dulu "ujar Nabila lalu pergi bersama Nugi


###


Erin binggun bagaimana mengatakan minta uang sama Gavin apa lagi melihat raut wajah Gavin kesal seperti itu tapi Kaynara sudah menunggu di bawah sudah siap siap bahkan Nabila dan yg lain sudah datang.sedangkan Gavin dia akan mengendalikan diri nya dari Erin jangan sampai Erin mengendalikan diri nya dan Gavin tidak akan ingin dekat dan ikut campur masalah Erin lagi


"Emm mas Gavin"ujar Erin naik ke kasur duduk di samping Gavin yg menatap laptop


"Ada apa aku sibuk"ketus Gavin


"Itu emm itu emm"Erin sangat kebingungan dan ragu


"Apa sih aku sibuk"kesal Gavin


"Boleh tidak aku minta uang aku mau jalan jalan sama Kaynara di hari libur ini"ujar Erin


"Ambil di dompet ku sesuka hati mu"ujar Gavin datar


"Benarkah boleh terimakasih mas Gavin"ujar Erin memeluk Gavin dia melompat turun dari kasur kegirangan mengambil dompet Gavin di meja rias sedangkan Gavin hanya terdiam karna Erin memeluk nya tadi Erin membuka dompet itu yg sudah isi nya banyak kartu dan banyak uang di dompet itu tentu sekarang Gavin jadi kaya lagi Erin segera mengambil dan pergi dengan girang


"Apa yg dia lakukan dia berusaha menggoda ku tidak aku tidak boleh terpengaruh oleh nya aku lebih baik pokus pada pekerjaan ku ya ya"ujar Gavin pokus ke laptop nya


"Udah"tanya Kaynara melihat Erin mendekat


"Iya udah ayo"ujar Erin kegirangan


"Ayo kita berangkat"ujar Kaynara keluar dari rumah masuk ke mobil Nugi yg sudah siap bersama Nabila


"Kita kemana"tanya Nugi melaju kan mobil nya dia di perintahkan ayah nya menjaga adik perempuan nya itu


"Mall aja kita shoping dan belanja yg banyak"ujar Nabila senang


"Kami ikut saja"ujar Kaynara senang


"Ya akhirnya aku jalan jalan"seru Erin


"Mana biar aku yg pegang yg di kasih kak Gavin"ujar Kaynara mengadakan tangannya dia bisa menghabiskan uang kakak nya bersama Erin


"Ini"Erin meletak uang seratus 2 lembar itu ke tangan Kaynara


"Ini apa"tanya Kaynara membeberkan uang dua ratus itu


"Uang"ujar Erin


"Iya aku tau uang"ujar Kaynara


"Masak bawa jalan jalan dua ratus pelit banget kak Gavin kasih dua ratus"ujar kaynara tidak percaya


"Saat aku minta uang tadi aku ambil sendiri karna mas Gavin sibuk jadi aku ambil uang ini"ujar Erin membuat Kaynara menepuk jidatnya dan Nabila hanya tertawa geli


"Memang nya apa yg di katakan kak Gavin saat kamu minta uang"ujar Nabila


"Ambil aja sesuka hati mu jadi aku ambil"ujar Erin membuat Nabila dan Nugi tertawa geli


"Ya ampun Erin seharusnya kamu sekalian bawa dompet Gavin"ujar Nugi tertawa

__ADS_1


"Benar itu kayak aku sekalian bawa sumber keuangan nya"ujar Nabila menepuk bahu Nugi


"Aku binggun"ujar Erin mengaruk kepala nya


"Ini mah ngak cukup sama sekali harga nanti yg akan kita beli jutaan masak kamu bawa dua ratus"ujar Kaynara frustasi


"Udah hari ini aku yg traktir"ujar Nugi tersenyum menoleh sesaat


"Ngak boleh kak bisa marah nanti papa jika tau Erin di traktir oleh kak Nugi apa lagi ini hari pertama dia habis kan uang"ujar Kaynara mengeluar kan ponsel nya melihat isi saldo nya


"Uang ku cukup nanti aku aja yg bayar "ujar Kaynara


"Kay apa cukup nanti untuk kedepannya"ujar Nabila karna Nabila tau uang mereka satu bulan penuh jika habis bisa gawat untuk Kaynara tidak memegang uang


"Tenang saja nanti aku minta ganti sama kak Gavin 2 kali lipat"ujar Kaynara membuat Nugi tertawa


"Jadi bisnis ya"kekeh Nugi


"Sekali kali kak"ujar Kaynara tersenyum kecil


"Memang nya kita mau belanja apa"tanya Erin penasaran


"Hari ini kami akan mengubah dari Erin Nagaswara menjadi Erin Gavin Adiwinata dalam arti kami akan menjadikan kamu menantu Adiwinata mengubah Erin sekarang dan mewujudkan Erin yg baru"ujar Nabila


"Kayak mau calek aja"ujar Kaynara terkikik


"Banyak dong harus kita beli bisa makan biaya berapa"tanya Erin


"Mencapai 200 juta mungkin"ujar Nabila


"Aku rasa tidak bisa mencapai 500 juta"ujar Kaynara berfikir


"Malah lebih aku rasa"ujar Nugi


"Kay nanti mas Gavin marah banyak banget uang yg akan di keluarkan jika mas Gavin bangkrut bagaimana "ujar Erin takut


"Ya ampun Erin kamu ini naif sekali sih coba deh cari di internet mencapai berapa kekayaan suami kamu secara dia sekarang pewaris tunggal paling cek deh berapa banyak kekayaan Adiwinata "ujar Nugi dan Erin penasaran dia mengeluar kan ponsel jadul nya membuat Nabila terkekeh


"Banyak sekali angka nya"ujar Erin tidak bisa membaca angka nya


"Erin kekayaan keluarga Adiwinata itu mencapai ratusan bahkan jutaan triliun jadi sampai ke tujuh keturunan sepuluh keturunan ngak akan habis uang nya kamu jangan cemas menghabiskan ratusan juta"ujar Kaynara


"Sebanyak itu"ujar Erin menganga


"Iya lah kamu kira kami ini miskin"ujar Kaynara


"Ngak juga"ujar Erin meneguk ludahnya pantas saja Gavin dan Kaynara sangat angkuh ternyata wajar kekayaan keluarga nya sama seperti itu pikir Erin


###


Arin menunggu di depan pusat berbelanja itu yg sangat mewah itu karna mereka janjian di sana tidak lama rombongan Kaynara sampai Erin sangat senang mereka keluar dari mobil


"Ahh kakak ipar juga ikut"ujar Arin senang memeluk Erin


"Ayo"ucap Nabila kegirangan


"Ehh tunggu bagaimana dengan Nugi"ujar Erin tidak enak


"Jangan di pikiran"ujar Nabila mengajak mereka masuk Nugi yg masih memarkirkan mobil melihat hanya geleng kepala


"Hari ini rencana kami untuk mengubah kakak ipar"seru Arin senang


"Mengubah apa nya apa kalian akan mengoperasi wajah ku"ujar Erin


"Kakak ipar diam aja biar kami melakukan nya"kekeh Arin


"Kak standar istri nya kak Gavin harus belanja di butik terkenal dong jangan di sini"ujar Arin


"Aku sudah atur tenang saja kita di sini hanya senang senang"ujar Kaynara tersenyum


"Wah kay kamu bisa membuat mama mu serangan jantung "kekeh Nabila


"Udah lama aku tidak membuat ulah tenang saja"ujar Kaynara cekikikan


"Kita di sini buat apa"tanya Erin heran jika tidak belanja


"Tentu saja untuk permainan anak anak Kaynara kan masa kecil nya tidak bahagia"ujar Nabila tertawa


"Enak saja kamu pikir aku apaan"kesal Kaynara menendang kaki nabila


"Kak Erin hanya menemani kami di sini "ujar Arin tersenyum mereka mempunyai rencana yg sempurna

__ADS_1


__ADS_2