Perjalanan Cinta

Perjalanan Cinta
Draft 129


__ADS_3

"Pa aku tetap akan menerima Kaynara apa pun dia meski dia sudah berhubungan badan dengan pria itu aku tetap menerima nya dan menerima anak nya kelak"ucap Arya


"Kamu jangan bodoh Arya Kaynara hak nya kamu papa tidak mau tau kamu lakukan agar kita tau kebenaran nya papa ingin kebenaran nya agar bisa memberi nya pelajaran orang yg berani menghancurkan kehidupan kita jika kamu tidak ingin melakukan nya papa menyuruh Bimo melakukan nya"tajam Kalvin


"Aku akan melakukan nya"ucap Arya cepat dan melangkah


"Aku mau menerima Kaynara tapi masak iya aku harus menyentuh bekas bajingan gila itu meski Kaynara di miliki nya tapi Kaynara milik ku tapi benar apa kata papa kebenaran nya harus terungkap jika Kaynara dan Bajingan gila itu tidak melakukan nya maka aku akan memberi pelajaran bajingan gila itu tapi jika memang terjadi aku tetap akan menerima Kaynara"batin Arya dengan berjalan menuju kamar Kayanan


"Ma"ucap Arya masuk ke kamar, Nanda menoleh lalu menutup pintu kamar


"Arya mama tau banget kaynara entah ini jebakan atau tidak kami menghargai keputusan mu meski kamu meninggalkan Kaynara"ucap Nanda


"Aku pun sulit menerima ini ma tapi aku sangat mencintai Kaynara aku akan menerima apa pun yg terjadi pada Kaynara aku akan tetap mempertahankan nya"ucap Arya membuat hati Nanda lega


"Arya mama kenal Kaynara seperti apa jika dia mengalami masalah cukup besar apa lagi pada tekanan batin mental nya tidak sekuat kita lihat dia tidak sekuat kita lihat kamu jangan pernah mengubah sikap mu pada nya ini demi mental Kaynara"ujar Nanda


"Mama tenang saja aku akan selalu baik pada Kaynara tapi soal sikap ku aku akan menghukum Kaynara akan hal ini"ujar Arya


"Mama hargai"ucap Nanda menepuk bahu Arya dan berjalan pergi Arya menghembuskan nafasnya kasar lalu masuk ke kamar mengunci kamarnya berjalan mendekati Kaynara yg duduk di kasur


"Arya aku sungguh tidak tau apa yg terjadi maafkan aku jangan tinggalkan aku"ucap Kaynara menangis mengengam tangan Arya takut Arya meninggalkan nya Arya hanya diam berusaha menyakinkan dirinya Arya menyeka air mata Kaynara menatap Kaynara


"Bicara lah pada ku"lirih Kaynara menatap Arya yg terlihat kaku


"Sialan mulai dari mana sih kok jadi kaku kayak gini gunakan insting Arya ingat semua orang menunggu mu"batin Arya


"Arya kamu tidak percaya kan perkataan pak Halim soal hubungan kami sungguh aku tidak punya hubungan dengan nya"ujar Kaynara membuat Arya mengepalkan tangan nya teringat kejadian kemarin


"Saat kamu mengajak ku makan siang sebelum pertengkaran itu aku melihat mu berciuman dengan pak Halim"ucap Arya serius menatap Kaynara


"Aku tidak pernah melakukan itu Arya percaya lah aku juga kaget saat aku tidur dan membuka mata dia sudah ada di depan wajah ku percaya lah pada ku"lirih Kaynara menyeka airmata nya


"Dan soal pertengkaran ku dan pak Halim dia yg mulai karna ingin merebut mu dari ku tentu aku emosi rasa cemburu menguasai ku"ucap Arya tetap serius Kaynara mengengam tangan Arya dengan erat


"Arya aku tidak peduli dengan yg lain soal papa ingin membunuh ku tapi aku tidak ingin kehilangan mu Arya aku mohon jangan tinggalkan aku"ucap Kaynara memohon Arya mendekat kan wajahnya mengcengkram tangan Kaynara


"Arya"Kaynara belum selesai bicara tapi Arya sudah mencium bibir Kaynara itu ciuman pertama mereka Arya melepaskan ciuman itu lalu menatap Kaynara dan mencium Kaynara lagi menuntut Kaynara untuk berbaring Arya melepaskan ciuman itu lagi lalu melepaskan kemejanya Kaynara yg melihat itu hanya menggeleng pelan bukan tidak mau tapi Kaynara ingin memperjelas kan pada Arya jika hubungannya dengan Halim itu hanya omong kosong Halim dan juga Kaynara ingin mencurahkan isi hati nya biar Arya tau jika cinta Kaynara hanya untuk nya


"Arya aku mohon"lirih Kaynara tapi Arya diam saja dia perlahan membuka kancing baju Kaynara


"Maafkan aku Kay aku harus lakukan maafkan aku memaksa mu"ucap Arya lalu mencium bibir Kaynara , Kaynara terdiam apa Arya berfikir Kaynara menolak nya ini belum saat nya Kaynara ingin memperjelas perasaan nya tapi Kaynara tidak ingin terlihat menolak dia akhirnya membalas ciuman Arya menyatukan tangan mereka.Keringat mulai menetes ke tubuh Arya padahal itu hanya pemanasan Arya gugup dan takut menerima kenyataan pahit sampai dia tertegun sebentar menatap Kaynara yg mengatur nafasnya


"Kamu harus tau apa pun yg terjadi aku tidak akan meninggalkan mu aku akan selalu melindungi mu"ucap Arya mengcengkram tangan Kaynara perkataan itu sangat menyentuh hati Kaynara dia terharu sungguh besar cinta Arya sedangkan Kaynara mungkin cinta Kaynara tidak sebesar cinta Arya tapi Kaynara ingin selalu mencintai Arya.Lalu Arya menghembuskan nafasnya kasar memposisikan badan nya dan mencium leher Kaynara membuat Kaynara memeluk punggung itu Arya memposisikan badan nya dan menyatukan tubuh mereka Kaynara masih memejamkan matanya menikmati sentuhan Arya


"Arya"Kaynara tersentak replek memegang wajah Arya


"Sakit"lirih Kaynara menatap Arya dan memukul bahu itu pelan


"Sstt diam"ucap Arya mencium bibir itu dan semakin menekan Kaynara tersentak karna rasa sakit itu sampai Kaynara mencakar leher itu dengan keras tidak puas Kaynara mencakar punggung Arya karna rasa teramat sakit penyatuan tetap di cina Arya sampai badan mereka benar menyatu Arya segera menyelesaikan aktivitas nya


Arya masih berada di atas Kaynara saat tubuh mereka basah mereka melewati satu adegan yg panas membuat kedua nya bermandi keringat.Arya menatap Kaynara yg mengatur nafasnya yg memburu Arya menyeka keringat Kaynara mengecup lembut kening Kaynara dan mencium bibir itu kembali Arya ingin mengulang lagi atas apa yg mereka lakukan


"Kenapa Arya lama sekali hampir 8 jam sudah menunggu"kesal Kalvin berdiri dan bolak balik


"Ya paling Arya ketagihan tuh"ucap Bimo cekikikan lalu terdiam melihat tatapan Kalvin

__ADS_1


"Keluarga ini mengerikan sekali"gumam Bimo


Arya mengelus kepala Kaynara yg pandangan nya sayu mengengam tangan Arya tidak ingin Arya tinggal kan melewati dua adegan panas membuat Kaynara benar lelah sampai dia benar mengatupkan mata itu dengan sempurna Arya mengecup kening itu melepaskan genggaman Kaynara


"Aku berjanji akan memberi pelajaran orang yg berani mempermalukan mu"ucap Arya datar lalu dia beranjak menuju kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya


"Arya kenapa lama sekali"geram Kalvin berdiri melihat Arya mendekat


"Wih keramas nih"ucap Bimo tertawa geli lalu menarik tangan Arya


"Wah dapat servis Kaynara ya hebat ya Kaynara nya sampai membuat leher mu seperti di cakar singa ehh Kaynara kan memang singa"ucap Bimo tertawa geli lalu dia terdiam saat melihat tatapan semua tetap datar


"Tidak lucu"ucap Arya serius


"Arya kami menunggu kabar baik nya ayo katakan"ucap Nanda serius


"Aku akan menghajar Halim dengan sendiri akan ku balas dia sama seperti dia mempermalukan Kaynara akan ku buat dia menyesali perbuatannya"ucap Arya datar mengepalkan tangannya


"Kaynara masih perawan aku akan membalas setiap air mata setiap darah dan setiap kesakitan Kaynara akan ku balas dia lebih dari ini"ucap Arya melangkah pergi


"Ehh om biar saya menemani Arya"ucap Bimo mencegah Kalvin dia segera mengejar Arya


"Apa itu artinya"ucap Kalvin


"Buat memastikan perkataan Arya mama akan lihat"ucap Nanda lalu melangkah ke kamar Kaynara menatap Kaynara yg terlelap di bawah selimut Nanda kembali berjalan menuju kasur itu cukup berantakan melihat setiap inci tubuh Kaynara memang benar mereka baru habis melakukan hubungan badan Nanda tersentuh lebar dia sedikit lega saat melihat bercak merah darah di sprei di ujung kaki Kaynara karna sprei itu hampir terjatuh ,Nanda segera keluar


"Gimana"ucap Kalvin cemas


"Benar yg di katakan Arya ada untung nya juga Arya belum sama sekali menyentuh Kaynara"ucap Nanda tersenyum


"Mas sih malah mukul Kaynara"ucap Nanda


"Aku tidak menyesal sama sekali itu hukuman buat Kaynara dia hampir melakukan kesalahan sangat besar"ucap Kalvin hati nya lega


###


Arya masuk ke gudang itu yg mana Nugi masih menunggu Halim yg di ikat Arya mendekati Nugi menatap Halim yg menatap nya dengan tertawa


"Heh kenapa kamu menemukan kepahitan"ucap Halim tersenyum Arya mendekat


"Kepahitan"kekeh Arya


"Aku menikmati malam pertama bersama Kaynara dan aku yg pertama menyentuh nya kamu ingin tau kenapa bisa aku tau karna dari awal menikah aku tidak menyentuh Kaynara karna takut memaksa nya tapi karna kamu aku bisa menikmati itu dan memiliki Kaynara seutuhnya"ucap Kaynara


"Kurang ajar lepas kan aku biar aku hajar kamu"ujar Halim emosi Arya berdiri melepaskan ikatan itu


"Apa yg kamu lakukan Arya"ucap Bimo


"Kamu ingin menghajar ku ayo"Arya langsung menendang Halim sampai terjatuh karna emosi Halim bangkit mereka berdua berkelahi Halim memang cukup jago tapi tenaga nya terkuras habis tidak di beri makan dan minum dengan habis habisan Arya memukuli nya


"Kamu akan menyesal Arya kamu tidak tau siapa aku"ucap Halim terkapar tidak berdaya


"Aku tau kamu adalah anak dari Hakim Kasim yg berarti kamu dan Kaynara sepupu dan soal tanda tangan Kaynara itu karna kamu yg menjebak nya kamu dan Kaynara itu saudara"ucap Arya santai


"Bagaimana kamu tau"cap Halim kaget

__ADS_1


"Tidak apa pasti kamu mau tau kenapa sampai Kaynara satu ranjang bersama ku ya meski aku tidak sempat menikmati nya saat dia sampai kamar itu aku memukul nya sampai pingsan dan aku melepas kan semua pakaian nya memang benar ku ingin meniduri nya tapi saat dia di kasur dengan polos aku ke kamar mandi karna sakit perut saat selesai aku kembali baru ingan melakukan nya ada gedoran pintu jadi aku langsung membuat nya seakan melakukan nya aku hebat kan"ujar Halim tertawa Arya langsung menendang Halim dan menghajar Halim dengan membabi buta


"Ya ampun ternyata Arya ini ganas juga"ucap Nugi


"Ngak tau aja dia jika menyangkut Kaynara dia seperti orang lain"ucap Bimo


"Cih kamu akan menerima balasan nya setidaknya kamu akan di rawat satu bulan di rumah sakit aku mau kalian buang dia di jalan dengan tanpa sehelai pakaian pun aku ingin mempermalukan nya"ucap Arya dan berlalu pergi


"Aku suka gaya Arya"ucap Nugi tersenyum dia segera membereskan itu Bimo mengikuti Arya


"Bagaimana dengan om Albert"ucap Bimo,Arya melirik jam nya pukul 3 dini hari


"Kamu istirahat saja dulu pulang lah besok pagi kita akan datang ke perusahaan kamu masih menyimpan nomor nya para klien investor dan pemegang saham kan besok kita akan melakukan pertemuan aku akan mengambil hak ku dan om Albert dengan paksa akan keluar dari perusahaan itu dia sudah menghancurkan usaha ku maka aku akan menghancurkan nya juga"ucap Arya


"Oke aku ikut saja nanti aku telepon jika semua sudah siap"ucap Bimo mereka segera pergi


###


"Aku selalu melindungi mu"Arya berbaring di sebelah Kaynara dan memeluk Kaynara ikut Kaynara tidur Arya sangat capek hari ini


☀️☀️☀️


Arya baru tidur beberapa jam dan dia harus ada pertemuan dengan Bimo ,Arya menoleh pada Kaynara yg masih tidur mungkin kecapekan Arya membiarkan Kaynara dia segera keluar dari kamar


"Arya mau kerja di mana rapi banget"ucap Nanda heran karna mereka tau jika usaha Arya terbakar


"Kantor ma penyebab usaha ku hancur om Albert maka aku akan mengusik nya dia belum tau ternyata pengaruh ku di perusahaan itu dia akan kehilangan kedudukan nya"ucap Arya duduk lalu sarapan


"Kaynara belum bangun "tanya Kalvin


"Biar mama lihat"ucap Nanda


"Tidak usah ma biarkan Kaynara bangun sendiri biarkan saja dia "ujar Arya


"Ahh Arya ini so sweet banget sih"ucap Erin tersenyum


"Lalu bagaimana dengan Halim"tanya Kalvin


"Dia pantas mendapatkan nya"ucap Arya mengunyah sarapan nya


"Papa penasaran ya ini"Gavin menunjuk kan video yg lagi rame soal Halim yg di temukan orang tanpa pakaian dengan terluka parah mereka banyak membicarakan Halim dan Kaynara


"Ternyata Halim ini anak nya om Hakim yg sengaja ingin mengambil perusahaan Sky"jelas Gavin


"Anak dan ayah itu selalu membuat masalah"ucap Kalvin


"Arya apa tidak kelewatan"ucap Nanda


"Kelewatan apa justru Halim yg keterlaluan atas apa yg dia lakukan pada Kaynara itu udah pantas dia dapat kan"ucap Kalvin


"Aku setuju banget jika aku ya udah tinggal nama orang itu berani menyentuh istri ku"ucap Gavin


"Pemikiran cowok sama semua jika wanita nya di gangguan taruhan nya nyawa coba aja cowok yg di ganggu kami kaum wanita ngak pernah tuh sampai mengorbankan nyawa"ucap Erin


"Iya hanya perang dunia rumah tangga"ucap Kalvin tertawa menatap Nanda membuat Nanda sebal menampar Kalvin karna kesal mereka hanya tersenyum melihat itu

__ADS_1


__ADS_2