
"Tumben-tumbenan? Kalau di bayarin sih aku tak masalah." ucap Ida. Deni tersenyum .
"Ya udah kabari saja nanti, aku mau lanjut Kerja." ucap Ida langsung keluar.
Deni menyeruput kopi nya.
"Kalau dia sudah tidak membantu ku lagi, aku Akan kesusahan lagi namun ini sudah perjanjian dari awal." ucap Deni.
Di sore hari nya dia kembali ke rumah orang tua nya dia sudah siap-siap mau menjemput Ida ke Apartemen nya.
Tidak beberapa lama akhirnya sampai, Ida sudah menunggu nya, melihat mobil Deni dia langsung masuk.
"Kamu sudah menunggu lama yah?" tanya Deni.
"Humm lumayan lama sih. Tapi tidak apa-apa lah demi makan malam gratis." ucap Ida.
"Ayo buruan berangkat!" ajak Ida setelah memasang sabuk pengaman nya.
Deni pun menjalan kan mobil nya.
"Sebenernya kita mau Makan malam di mana sih? Dari tadi kamu sudah melewati banyak restoran." ucap Ida.
"Di Rumah Orang tua aku." ucap Deni.
"Hah! Ke rumah orang tua kamu? Aku tidak mau!" ucap Ida.
"Kenapa?" tanya Deni.
"Kenapa kamu gak bilang sih kalau mau ke rumah orang tua kamu?" ucap Ida.
"Masalah nya di mana? sekalian kamu juga kenalan sama mereka." ucap Deni.
"Aku malu lah Kalau seperti ini kesana, aku berpakaian seperti ini." ucap Ida.
Dia melihat penampilan nya yang sangat seksi karena sudah terbiasa dengan pakaian seperti itu.
"Maka nya kalau sebagai wanita itu. Jangan memakai baju yang terlalu terbuka seperti ini!" ucap Deni.
"Berhenti Den! Aku tidak bisa seperti ini ke rumah orang tua kamu!" ucap Ida.
"Udah tidak apa-apa! Lagian orang tua aku gak terlalu banyak protes kok. Di rumah ada acara mengirimkan doa untuk almarhum Kakek Nenek. sekalian saja kamu ikut karena kamu pernah bilang mau ketemu sama adik dan orang tua ku." ucap Deni.
"Terserah kamu deh, aku pastikan ini adalah yang pertama dan terakhir aku ke rumah kamu dengan keadaan seperti ini." ucap Ida dengan kesal.
Setelah sampai Mereka di sambut. Ida sangat malu melihat Ibu dan adik perempuan Deni memakai baju tertutup dan berkerudung sementara dirinya benar-benar ibarat kata berpakaian tapi telanjang.
Setelah pulang dari sana Ida di dalam mobil hanya diam saja.
"Kamu kenapa diam terus?" tanya Deni pada Ida.
"Kamu Masih nanya? Kamu sudah membuat aku malu seperti itu kamu Masih Bertanya?" ucap Ida.
__ADS_1
"Keluarga aku tidak mengatakan apa-apa." ucap Ida.
"Mereka memang tidak mengatakan apa-apa namun Sifat dan ekspresi mereka membuat aku merasa." ucap Ida.
"Ya sudah aku minta maaf kalau itu membuat kamu tidak nyaman." ucap Deni. Ida hanya diam saja, dia tidak menanggapi Deni.
Setelah sampai di apartemen Ida dia langsung turun.
"Bentar dulu Ida!" ucap Deni mengejar Ida ke dalam.
"Apa lagi sih? Aku sedang kesal Jangan ganggu aku." ucap Ida.
"Kita bicara sebentar, ini sangat lah penting." ucap Deni.
"Aku tidak mood lagi, lebih baik kamu pulang saja." ucap Ida. Dia pun langsung masuk meninggalkan Deni.
"Huff dasar yah tuh cewek memang sama saja! Salah sedikit saja langsung marah seperti itu!" ucap Deni.
Deni pun meninggalkan apartemen Ida pulang ke apartemen nya.
Di tempat lain Adam menghampiri kekasih nya ke rumah nya. Namun ternyata Novi tidak lah di rumah. Dia mencoba menghubungi nya namun tidak di jawab.
"Lestari kemana sih? Kenapa dia tidak menjawab telpon ku." batin Adam.
Karena sudah lama menunggu di sana dia jadi Bosan memilih untuk pulang namun mobil lestari masuk.
"Sayang! Kamu dari mana saja?" tanya Adam mendekati Novi.
"Aku ada urusan di luar. Maaf yah kamu jadi menunggu di luar seperti ini." ucap Novi sambil mencium pipi kiri dan kanan Adam.
"Aku sangat merindukan kamu!" ucap Adam. Mereka berciuman bibir.
"Aku juga merindukan kamu mas. Ayo masuk." ajak Novi.
Mereka pun masuk. Novi mandi sebentar setelah itu dia ke dapur membuat air panas untuk Adam.
Namun tiba-tiba Adam datang dan memeluk nya dari belakang.
"Sudah lama kita tidak bertemu. Aku tadi malam bermimpi kalau kamu sedang bersama Pria lain." ucap Adam.
"Itu hanya sebuah mimpi karena efek kecemasan kamu saja mas." ucap Novi.
"Aku harap sih begitu." ucap Adam.
"Tapi kamu gak ada pria lain kan? karena aku sangat sibuk kerja kamu kurang perhatian." ucap Adam.
"Enggak kok mas, hanya kamu yang ada di hati ku." ucap Novi. Adam tersenyum.
"Oh iya aku sudah transfer uang jajan sama perawatan dan juga uang jalan-jalan ke rekening kamu!" ucap Adam.
"Hah? sungguh mas?" tanya Novi langsung merubah Raut wajah nya jadi sangat senang.
__ADS_1
Adam mengangguk.
"Aku minta maaf yah besok aku harus kembali lagi ke tempat kerja, kamu jaga diri baik-baik yah." ucap Adam.
Novi mengangguk sambil tersenyum.
"Ya udah kita duduk di ruang tamu yok. Aku sudah buatin teh untuk kamu!" ucap Novi.
Adam sangat manja pada Novi. Dan akhirnya di ujung cerita mereka bercinta melepaskan hasrat masing-masing.
Di tempat lain Farhan baru saja masuk ke kamar dengan makanan masakan nya sendiri untuk istri nya.
"Hay sayang! Lihat nih aku masak apa untuk kamu." ucap Farhan pada Laura yang baru saja bangun.
Laura mengusap matanya dia melihat Mie goreng yang sangat wangi buatan Farhan.
"Humm aku masih sangat ngantuk mas." ucap Laura.
Farhan tersenyum. dia meletakkan makanan di atas nakas.
Dia membantu Laura bangun.
"Ayo buruan bangun! Nanti kalau kamu tidur terus kamu akan bergadang, aku yakin kamu pasti sangat lelah dan aku berinisiatif memasak ini untuk kamu." ucap Farhan.
Laura memeluk Farhan.
"Kamu udah mandi? Kenapa tidak mengajak ku?" tanya Laura sambil mencium aroma wangi Farhan.
"kamu jangan mandi lagi yah, ini sudah Malam nanti masuk angin!" ucap Farhan.
Laura mengangguk dia melihat mie yang di atas piring.
"Mau aku suapin?" tanya Farhan, Laura langsung mengangguk.
"kamu sangat Manja." ucap Farhan mencubit pipi Laura.
Dia pun menyuapi istri nya.
"Humm ini sangat enak! Berbeda sekali dengan miee goreng buatan ku." ucap Laura.
Farhan tersenyum dia sangat senang istri nya suka.
...----------------...
***Assalamualaikum kakak-kakak semuanya terimakasih sudah mau mampir ke karya ku ini ya jangan pernah lupa tinggalkan jejak dukungan untuk author jangan pernah lupa tinggalkan jejak dukungan untuk author jangan pernah bosan tungguin terus kelanjutan ya.
like, komen dan vote sebanyak-banyak nya.
biar author tambah semangat lagi.
Terimakasih 🙏***
__ADS_1