
Karna lanjut mengulang adegan dewasa mereka jadi Kalvin dan Nanda nya jalan sedikit malam karna Nanda juga yg maksa Kalvin jalan ya mau tidak mau Kalvin harus menemani istrinya itu takut Nanti Nanda nekat pergi sendiri,dari tadi Kalvin berkeliling menyetir mobil nya karna sudah jam 9 malam terus tempat libur sudah tutup yg seperti itu membuat Kalvin kebingungan mau ajak Nanda ke mana
"Kita kemana"ucap Kalvin dengan melihat lihat jalanan
"Kalvin berhenti "ucap Nanda memejamkan mata nya
"Kamu kenapa"ucap Kalvin panik saat Nanda membuka mata dia menatap Kalvin tajam lalu keluar dari mobil
"Nanda"ucap Kalvin ingin keluar tapi ternyata Nanda duduk di kursi belakang
"Ayo jalan"ucap Nanda datar
"Mulai lagi dia bertingkah menganggap aku sebagai supir nya entah apa jadi nya anak itu nanti"gumam Kalvin
"Ayo cepat jalan jangan menggerutu"geram Nanda
"Iya"ucap Kalvin melaju kan mobil
"Kita mau kemana"ucap Kalvin binggun
"Pulang aja"ucap Nanda
"Pulang"ucap Kalvin melotot
"Iya aku tidak suka buang waktu "ucap Nanda menatap jendela
"Waduh aku harus apa ini "gumam Kalvin mengaruk kepalanya binggun harus apa bisa menenangkan istri nya ini tapi meski begitu Kalvin tetap melaju kan mobil nya jalan pulang
"Kalvin"panggil Nanda saat mereka sampai kamar
"Iya kenapa"ucap Kalvin menoleh
"Aku ingin memukuli seseorang seperti kamu"ucap Nanda meraih baju Kalvin lalu menonjok perut Kalvin
"Aww kamu sengaja apa sakit banget"keluh Kalvin menahan perut nya Nanda lalu menonjok wajah Kalvin lagi membuat Kalvin terjatuh entah kenapa kekuatan Nanda bisa bertambah bukan nya Nanda itu lemah tapi sekarang rasa jadi kuat
"Nanda aku bisa masuk rumah sakit berhenti"ucap Kalvin waspada Nanda melayang kan lagi tinju nya dengan cepat Kalvin mengelak
"Nanda tenang ya"ucap Kalvin
"Kemari Kalvin "ucap Nanda lalu menendang Kalvin sampai Kalvin terpental Nanda kembali mendekat
"Ya ampun Nanda hentikan aku minta maaf ampuni aku"teriak Kalvin dengan berlutut padahal sedikit lagi tinju Nanda mengenai wajah tampan nya
"Hahaha aku suka itu"ucap Nanda tertawa menakutkan Kalvin mengerjabkan mata seperti nya dia tau letak kelemahan anak nya ini
"Nanda berhenti ya aku tidak bisa mengalahkan mu aku sangat lemah aku nanti bisa terluka kamu pukuli terus"ucap Kalvin memelas
"Coba kamu kata kan lagi "ucap Nanda tersenyum
"Maaf ya ampun"ucap Kalvin membuat Nanda lagi lagi tertawa menyeramkan
"Buset anak ku ini menakutkan sekali "gumam Kalvin
"Aku mau tidur kamu pijitin aku "ucap Nanda menuju kamar lalu berbaring meletakkan tangannya di belakang kepala Kalvin mulai memijit Nanda dia terus menatap Nanda mengecup kening Nanda yg mulai tertidur
"Nak jangan nakal ngak kasihan apa sama papa"ucap Kalvin mengecup perut Nanda lembut lalu Kalvin ikut berbaring memeluk Nanda dan tertidur
###
Kalvin sudah berada di meja makan sarapan bersama Daniah entah lah Nanda sering berubah pas bangun tidur dan pas mau tidur mood nya itu tidak bisa di tebak meski begitu Kalvin harus mempersiapkan hati nya biar tidak emosi menghadapi Nanda ini
"Pagi Nanda"sapa Daniah tersenyum melihat Nanda duduk dengan wajah suram
Brak
"Makanan macam apa ini"ucap Nanda membanting piring nya
"Nasi goreng mama yg buat"ucap Kalvin
"Aku tidak suka itu sama seperti makanan sampah"ujar Nanda
"Nanda mama ngak maksud masak seperti itu maafin dia ya kamu makan roti aja maaf ya"ucap Kalvin mengelus bahu Nanda
"Ambilin roti nya"ucap Nanda dan Daniah mengambil kan dan memoleskan selai nya
"Selamat makan sayang"ucap Daniah tersenyum menyerah kan roti itu
"lebih sabar aja"bisik Daniah pada Kalvin
"Lama lama mood hamil nya melewati batas ma aku bisa hilang kesabaran"bisik Kalvin dan Daniah hanya tersenyum
"Mau aku antar ke kantor"ucap Kalvin tersenyum
"Tidak perlu aku muak melihat wajah mu nanti ibu Amel menjemput ku"ucap Nanda lalu berdiri dan pergi
"Hah mau sampai kapan"ucap Kalvin menghembuskan nafasnya kasar
"Sabar Kalvin kamu tau dulu ayah kamu sangat baik merawat mama ya meski keinginan mu aneh aneh tapi tetap dia penuhi dengan sabar menghadapi kemauan kamu"ucap Daniah
"Iya ma aku akan lebih berusaha "ucap Kalvin
"Aku berangkat kerja dulu ma"ucap Kalvin mengambil tas nya dan keluar
"Ibu Amel belum sampai"tanya Kalvin memperhatikan Nanda yg memejamkan matanya menatap ke atas
"Belum"jawab Nanda lalu tersenyum menoleh pada Kalvin
"Nona"ucap ibu Amel menurunkan kaca mobil
"Kalvin aku berangkat dulu"ucap Nanda mengecup pipi Kalvin lalu masuk mobil dan mobil itu segera melaju
__ADS_1
"Istri ku ini kadang membuat kesabaran ku habis kadang juga manis seperti ini"ucap Kalvin tersenyum menyentuh pipinya segera berangkat kerja
🚘🚘🚘
"Tidak menjenguk ayah mu"tanya Amel melirik Nanda
"Tidak,aku harus mengatakan apa bertemu dengan nya yg ada keluarga nya bisa menghabisi aku"ucap Nanda
"Menurut ku apa tidak menunggu kamu selesai melahirkan baru membebaskan mereka aku takut mereka membalas mu lagi"ucap Amel
"Aku mau nya gitu tapi kasihan mereka harus menunggu hampir satu tahun nanti kita buat perjanjian aja biarkan mereka di penjara selama 6 bulan"ucap Nanda
"Terserah aku ikut saja"ucap Amel
###
Selama ini Nanda tidak pernah meminta aneh aneh dengan Kalvin tapi perilaku Nanda berbanding terbalik dengan perilakunya seperti biasa Nanda semakin tidak terkendali tapi semakin Nanda di lawan perilakunya semakin menjadi Kalvin hanya bisa mengalah hanya itu yg Nanda butuh kan ingin merasa diri nya hebat.Tidak terasa usia kandungan Nanda sudah 6 bulan berarti perut Nanda sudah membesar tidak mudah untuk Kalvin mengahadapi Nanda selama 6 bulan ini meski begitu Kalvin bisa menahan emosi,soal pekerjaan juga Nanda tidak lagi aktif di kantor semua di urus dengan ibu Amel kadang Nanda ikut hadil hanya tanda tangan itu pun ibu Amel yg menemui Nanda
"Kalvin"panggil Nanda di atas sofa yg lagi duduk
"Hhmm "Kalvin yg masih tertidur meraba di kasur ternyata kosong dia terlonjak kaget saat Nanda tidak ada di kasur takut Nanda ngamuk lagi Karna Kalvin tidak memperdulikan nya Kalvin segera bangkit mendekati Nanda
"Kenapa"ucap Kalvin duduk di samping Nanda
"Aku tau ini sudah malam"ucap Nanda memainkan jarinya
"Tapi aku sangat ingin memakan burger beli kan"ucap Nanda lirih
"Burger"ucap Kalvin
"Iya"ucap Nanda
"Baik lah aku akan carikan kamu tunggu sebentar ya"ucap Kalvin berdiri meraih dompet dan kunci mobil
"Kalvin mau ikut "ucap Nanda memelas
"Ya udah ayo"ucap Kalvin tersenyum merangkul Nanda mereka keluar dari kamar
"Kalvin apa tidak sebaiknya kita pindah di lantai bawah aja aku kadang capek naik turun"ucap Nanda berjalan dengan mereka turun tangga
"Seharusnya aku kepikiran untuk buat lift biar gampang nanti aku renovasi aja untuk buat lift"ucap Kalvin
"Itu tidak bagus"ucap Nanda lalu Kalvin memasukkan Nanda di dalam mobil segera melaju
"Nanda kamu akan membebaskan ayah mu"ucap Kalvin
"Iya masih beberapa hari lagi ayah akan bebas"ucap Nanda tersenyum
"Kalvin mau itu"tunjuk Nanda pada penjual sate di jalan Kalvin menghentikan mobilnya dan membuka jendela mobil
"Pak satu bungkus"ucap Kalvin dari dalam mobil
"Belum air minum juga Kalvin haus"ucap Nanda
"Iya sabar ya"ucap Kalvin tersenyum mengelus kepala Nanda
"Kalvin apa kamu akan menikah lagi jika aku gendut"ucap Nanda menatap Kalvin dengan mata berbinar-binar
"Tentu saja tidak malahan aku semakin sayang "ucap Kalvin tersenyum mencium kepala Nanda
"Terimakasih"ucap Nanda tersenyum
"Ini den pesanan nya"ucap nya menyerah kan bingkisan itu
"Sama air putih nya pak satu botol"ucap Kalvin mengeluarkan dompet
"Iya den"ucap nya menuju meja nya mengambil sebotol minuman dan menyerah kan pada Kalvin dan Kalvin segera membayar nya dan pergi
"Masih mau lanjut"tanya Kalvin melaju mobil nya
"Iya masih ingin makan burger nya"ucap Nanda memakan sate nya.Kalvin terus melaju kan mobil nya sampai ke restoran Burger tentu sudah tutup
"Udah tutup"ucap Kalvin melihat restoran itu
"Kalvin aku pingin banget burger nya"ucap Nanda menarik tangan Kalvin
"Iya kita pulang dulu ya kita bikin di rumah aja jangan nangis ya"ucap Kalvin menyeka noda di bibir Nanda serta mengelus sudut bibir Nanda
"Iya yg banyak "ucap Nanda antusias Kalvin hanya tersenyum melaju kan mobil nya pulang
"Hati hati"ucap Kalvin membantu Nanda keluar dari mobil
"Kalvin bentar dulu aku capek "ucap Nanda duduk
"Capek banget ya mau aku ambilin air mau minum"ucap Kalvin berjongkok
"Ayo aku harus semangat demi makanan burger"ucap Nanda berdiri berjalan dengan pelan Kalvin tersenyum merangkul Nanda
"Mana burger nya"ucap Nanda duduk di meja makan
"Bentar ya"ucap Kalvin mengeluarkan ponselnya dan menelpon kepala pelayan
"Sayang papa yg sabar ya "ucap Kalvin berjongkok mengelus perut Nanda
"Kalvin kayak nya mood marah marah ku sudah hilang deh"ucap Nanda
"Bagus itu aku senang dengar nya"ucap Kalvin tersenyum
"Tapi aku sekarang mau makan terus"ucap Nanda
"Tidak apa aku akan penuhi semua keinginan mu"ucap Kalvin tersenyum
__ADS_1
"Anda memerlukan sesuatu tuan"ucap nya mendekat
"Istri saya memerlukan makanan burger apa bisa saya dapatkan "ucap Kalvin serius
"Burger"ucap nya
"Iya apa bisa"ucap Kalvin
"Bisa tuan tunggu sebentar saya akan buat kan*ucap nya lalu berlalu ke dapur
"Sambil menunggu aku kupasin buah ya"ucap Kalvin duduk di samping Nanda
"Perhatian banget sih"ucap Nanda tersenyum
"Ya dong harus siap siaga menjadi ayah dan suami"ucap Kalvin
"Lucu nya suami ku ini"ucap Nanda tersenyum
"Aku suapin "ucap Kalvin menyuapi Nanda jeruk tentu Nanda menerima nya
"Nanti anak kita siapa nama nya"ucap Nanda mengunyah buah nya
"Belum tau kita buat nama siapa ya"ucap Kalvin ikut berfikir
"Jika perempuan bagaimana nama nya Kaynara"ucap Kalvin tersenyum
"Kok Kaynara biasanya nama nya Nara bagaimana harus ada Kay nya"ucap Nanda
"Nama ku ikut hadil dong Kay Kal Nanda Nara"ucap Kalvin tersenyum
"Iya deh iya nanti nama nya Kaynara"kekeh Nanda
"Jika laki laki nama nya siapa"ucap Nanda
"Gavin"ucap Kalvin
"Lho kok nama kamu semua"ucap Nanda cemberut
"Ya kan yg kerja keras menjadi kan nya bayi itu siapa aku jadi semua nya harus nama ku"ucap Kalvin tersenyum
"Terserah kamu yg penting anak nya ada"ucap Nanda cemberut
"Ngambek ya"ujar Kalvin mencubit pipi Nanda
"Ngak aku bukan wanita yg mudah ngambek "ucap Nanda cemberut Kalvin tersenyum mengecup kening Nanda dan memeluk nya, Setelah satu jam akhirnya burger yg Nanda inginkan selesai kepala pelayan itu menyajikan di depan Nanda tentu di bantu pelayan yg lain
"Makan lah"ucap Kalvin tersenyum Nanda mengambil nya dan mengunyah nya rasanya tidak mengecewakan
"Saya permisi tuan"ucap nya pergi
"Bagaimana enak"tanya Kalvin
"Sangat lezat rasanya enak banget"ucap Nanda mengunyah nya lalu Nanda menyuapi Kalvin
"Nanti bilang ya mau nya apa aku akan penuhi"ucap Kalvin tersenyum mengelus kepala Nanda
"Iya"ucap Nanda tersenyum
####
Nanda dan Kalvin baru pulang dari rumah sakit baru selesai check up kandungan,Nanda senyum senyum menatap USG anak nya Kalvin hanya tersenyum melirik Nanda sesekali Kalvin melirik jalanan karna mereka masih ada di mobil
"Pokus amat pada USG nya"ucap Kalvin
"Aku senang banget melihat keadaan anak kita lihat lah"ucap Nanda tersenyum melihat nya
"Aku lebih senang karna anak kita laki laki "ucap Kalvin tersenyum
"Jika anak perempuan memang nya kenapa"tanya Nanda menatap Kalvin
"Aku pun senang tapi jika anak laki laki senang ku berlipat ganda"ucap Kalvin tersenyum
"Tapi apa pun anak kita aku sangat bahagia memiliki nya"ucap Kalvin tersenyum mengusap perut Nanda lembut
"Kita rawat bersama"ucap Nanda tersenyum
"Nanda bukan kah itu Danu"ucap Kalvin melambat mobil nya melihat Danu yg bersandar di mobil
"Iya benar berhenti tanya kenapa dia"ucap Nanda , Kalvin menghentikan mobilnya di dekat Danu lalu menurunkan kaca mobil nya
"Danu kamu kenapa berada di pinggir jalan seperti ini"tanya Kalvin
"Aku"ucap Danu tidak semangat
"Kenapa kamu nangis ya ela masak mafia mewek kayak gini cemen lho"ucap Kalvin terkekeh
"Jika pun aku kehilangan semua nya tidak akan kayak gini karna aku bisa dengan gampang mengambil nya lagi "ucap Danu geram menatap Kalvin
"Lalu apa yg kamu lakukan di sini"ucap Kalvin
"Aku mencari Dewi"ucap Danu frustasi
"Dewi"ucap Nanda dan Kalvin bersama
"Bukan kah Dewi bersama tuan Danu lalu kenapa tuan Danu mencarinya "ucap Nanda binggun
"Iya ngapain cari Dewi bukan kah kamu dengan gampang mencari keberadaan nya"ucap Kalvin heran
"Aku semalam mabuk ada yg terjadi sesuatu di antara kami saat aku bangun Dewi sudah tidak ada dia pergi dari ku aku sudah cari seluruh kota ini tapi dia tidak di temukan aku tidak tau harus mencari nya kemana"ucap Danu putus asa
"Bagaimana bisa sih ayo ikut kami sebentar cerita dengan jelas"ucap Kalvin mengajak Danu bicara lebih jelas lagi
__ADS_1