
Nanda melirik Kalvin yg masih tertidur karna semalam Kalvin pulang jam 11 malam mungkin masih mengantuk Kalvin memang sudah biasa pulang malam karna pekerjaan nya meski dulu dia belum menikah kadang pulang pagi saat Alen menjadi istri nya saja Kalvin pulang malam Nanda menjadi istri nya pun begitu tetap pulang malam.Nanda meletakkan blazer nya dia hanya mengunakan celana jeans dan tanktop
"Kalvin bangun aku mau berangkat kerja aku berangkat sendiri aja ya"ucap Nanda mengelus bahu Kalvin
"Ini masih pagi"ucap Kalvin serak memeluk perut Nanda
"Aku harus berada di lokasi syuting nanti ibu Amel marah lagi ini udah jam berapa "ucap Nanda mengelus kepala Kalvin
"Kamu kerja mau pakai ini"ucap Kalvin melotot saat menatap Nanda mata nya seketika segar
"Iya ngak lah aku pakai blazer"ucap Nanda tersenyum
"Tidak tidak ganti lihat lah dada mu kelihatan aku tidak suka milik ku di tatap ganti sana"ucap Kalvin menyentuh dada Nanda
"Pakai baju apa lagi sih memang ini pakaian yg cocok nanti ibu Amel marah jika aku pakai baju sembarangan"ucap Nanda
"Ya setidaknya pakai kaos kek dengan balutan blazer ngak perlu dong pakai baju ini"ucap Kalvin kesal
"Ini kekinian "ucap Nanda
"Ahh tidak perlu kekinian lebih baik kamu jelek dan cupu dari pada seksi kayak gini"geram Kalvin
"Iya iya aku ganti"ucap Nanda berdiri menuju ruang ganti Kalvin juga sudah membuang lemari Nanda pakaian Nanda bersanding dengan pakaian nya
"Ini bagaimana"ucap Nanda
"Ya itu lebih bagus"cap Kalvin tersenyum beranjak
Dret dret
"Hallo"ucap Nanda menjawab telepon nya
"Nona tidak ke lokasi syuting"ucap nya
"Saya akan ke sana sebentar lagi"ucap Nanda
"Nona di sini ada masalah ibu Amel belum datang tidak bisa di hubungi kami tidak bisa mengendalikan keadaan apa nona bisa datang ke sini"ucap nya hati hati
"Baik lah saya akan ke sana"ucap Nanda menutup telpon
"Kalvin aku harus segera berangkat di lokasi syuting ada masalah ibu Amel belum datang"ucap Nanda
"Tunggu aku mandi dulu"ucap Kalvin menuju kamar mandi Nanda memakai blazer nya lalu duduk di meja rias Nanda mererai rambut nya membuat nya jadi bergelombang Nanda memakai lipstik nya dia mulai bisa berdandan ya meski terlihat dandanan sederhana tapi itu mempercantik diri nya Nanda jika sudah berdandan sangat cantik
"Aku mulai kesal saat dia berdandan secantik itu"geram Kalvin segera menuju ruang ganti
"Nanda"teriak Kalvin
"Iya bentar "ucap Nanda merapikan meja rias lalu menuju ruang ganti
"Kenapa"tanya Nanda mendekat melihat Kalvin mengenakan celana panjangnya
"Bantuin aku ambilkan kemeja ku"ucap Kalvin
"Kemeja warna apa"tanya Nanda melirik Kalvin
"Terserah "ucap Kalvin,Nanda lebih memilih baju warna putih membantu Kalvin memakai nya mengenakannya
"Jas ku"ucap Kalvin memakai jam nya Nanda mengambil nya lalu menyerah kan pada Kalvin
"Aku tidak suka melihat mu berdandan seperti itu"ucap Kalvin serius
"Memang nya ada yg salah"tanya Nanda melihat penampilan nya
"Sangat salah"ucap Kalvin menatap Nanda memeluk Nanda memutar nya kebelakang
"Kamu itu hanya milik ku jika ada yg berani menyentuh mu sedikit saja atau berani menatap mu seperti aku menatap nya aku akan membuat orang itu akan menyesali nya"bisik Kalvin membuat Nanda meneguk ludah seakan itu peringatan
"Iya aku milik mu"ucap Nanda memeluk lengan Kalvin
"Jangan membantah"ucap Kalvin lalu mencium leher Nanda berusaha meninggalkan jejak
"Mati aku pasti sangat malu"batin Nanda melihat Kalvin meninggalkan jejak di area leher nya
"Ck ahh aku jadi ingin memakan mu"geram Kalvin
"Aku nanti telat"ucap Nanda memelas
"Ayo"ucap Kalvin mengengam tangan Nanda mereka segera berangkat
###
"Ingat aku"ucap Kalvin menghentikan mobilnya di perusahaan SKY Entertainment karna mereka syuting di studio membuat iklan
"Iya takut banget sih aku berpaling cinta ku itu hanya untuk mu"ucap Nanda malu malu
__ADS_1
"Bagus itu"ucap Kalvin datar
"Kamu yg pulang malam terus"ucap Nanda menatap Kalvin
"Ya aku kerja"ucap Kalvin
"Baik lah aku masuk dulu"ucap Nanda keluar dari mobil lalu masuk Kalvin juga segera melaju kan mobil nya
"Ehh Nanda"ucap nya saat Nanda akan masuk
"Ayu"ucap Nanda malas menatap Ayu
"Wah wah bagaimana jadi orang kaya"ucap Ayu sinis
"Jangan menghalangi jalan ku pergi sana"ucap Nanda
"Bentar dulu "ucap Ayu
"Kamu bukan sungguh sungguh nona SKY kan"tanya Ayu penasaran
"Memang nya kenapa jika aku nona SKY atau pun bukan "ucap Nanda
"Aku sih tidak percaya "ucap Ayu
"Kenapa tidak percaya"ucap Nanda menatap Ayu serius
"Jika kamu memang benar nona SKY kenapa tidak memecat ku dari permodelan kenapa tidak menghancurkan ku karna aku pernah menyakiti mu aku adalah musuhmu"ucap Ayu membuat Nanda terkekeh geli
"Ehh ayu aku dan kamu beda aku bukan kayak kamu membalas orang yg pernah menyakiti ku lagian aku terlalu sibuk untuk mengurus orang yg tidak penting seperti mu tapi jika kamu terus menganggu ku yg kamu pikirkan itu benar akan terjadi"ucap Nanda berlalu
"Nanda aku belum selesai"ucap Ayu mengejar Nanda
"Ehh Nanda"ucap Welly mendekati Nanda yg baru masuk ke ruang stadion
"Kenapa perusahaan kita malah memperkerjakan Karina bukan aku secara aku adalah model terbaik di perusahaan ini"ucap Welly menuntut
"Heh sadar diri kamu itu tidak ada apa apa nya"ucap Karina sinis
"Diam kamu"geram Welly
"Apa yg kamu inginkan Welly"ucap Nanda
"Aku ingin menjadi model iklan ini bukan Karina pecat dia dari perusahaan kita"ucap Welly
"Welly yg menjadi kan kak Karina model iklan ini ibu Amel kamu tau jika keputusan ibu Amel itu yg terbaik bagi perusahaan ini kita tidak bisa menganggu gugat"ucap Nanda
"Aku tidak peduli itu mau ibu Amel mau apa cepat ganti model iklannya"ucap Welly
"Kamu apaan sih Welly ingin menghancurkan iklan ini kamu tidak punya hak untuk mengatur perusahaan ini"ucap Nanda jadi kesal dengan tingkah Welly
"Tidak punya hak kata mu"ucap Welly tatapan nya tajam pada Nanda
"Kamu harus sadar diri Nanda bahkan perusahaan ini bukan milik mu"ucap Welly sinis Nanda tersenyum tipis
"Karna bukan milik ku aku sadar diri Welly tidak semena mena terhadap kekuasaan karna aku sadar perusahaan ini titipin aku menjalankan dengan baik dan satu lagi Welly perusahaan ini sudah tidak ada hubungan lagi dengan keluarga Kasim saat Momy dan ayah di nyatakan bercerai hanya kita yg punya hubungan tapi tidak dengan perusahaan ini"ucap Nanda
"Terserah lah aku ingin jadi model ini"ucap Welly ngotot
"Ck Welly jangan keras kepala kamu mempermalukan diri sendiri memaksa kan diri itu berarti kamu tidak punya kemampuan untuk mencari klien mu cukup di sini Welly aku menghargai ibu Amel menghargai keputusan nya jangan sampai aku memaksa mu untuk berhenti"ucap Nanda datar menatap Welly
"Menyebalkan"geram Welly pergi lalu membanting pintu dengan keras
"Nona ini lah masalah nya dari tadi Welly dan Karina terus bertengkar"ucap nya
"Aku sih tidak rugi karna jika aku di batal kan aku untung karna pihak kalian membatalkan kontrak"ucap Karina santai
"Memang nya ibu Amel kemana tidak biasa nya dia telat"gumam Nanda mengeluarkan ponselnya
"Nona ini model pendukung yg di kerjakan ibu Amel"ucap nya mengenal kan Nanda menatap ketiganya ada Ayu dan Nanda tersenyum mengurut kening nya saat menatap wanita itu senyum Nanda terlihat tulus
"Kak Niti"ucap Nanda tersenyum lalu memeluk wanita itu
"Apa saat itu kamu hanya pura pura"kekeh nya
"Tidak juga aku terlalu kaget dengan kejutan hidup"ucap Nanda tersenyum
"Pak kita mulai saja syuting iklannya meski tidak ada ibu Amel"ucap Nanda
"Iya nona"ucap nya
"Perhatian semuanya syuting akan segera di mulai jadi siap siap"ucap nya
"Oke pak"ucap semua serentak segera menyiapkan nya Nanda duduk menatap persiapannya
###
__ADS_1
"Ternyata mereka sudah biasa semuanya tidak sulit untuk mereka melakukan syuting iklannya"gumam Nanda menatap para model itu melakukan peran mereka tapi sesekali mengulang adegan nya karna kadang mereka lupa apa yg ingin di ucapkan
"Udah makan siang"ucap ibu Amel meletakkan bingkisan yg dia bawa Nanda menoleh menatap ibu Amel
"Tumben ibu Amel telat sampai datang makan siang"ucap Nanda
"Iya maaf nona"ucap ibu Amel,Nanda membuka bingkisan dan memakan nya
"Ibu Amel dari mana baru datang "tanya Nanda melahap makanannya
"Cari Momy nona"ucap Amel pelan
"Momy hilang"ucap Nanda kaget
"Bagaimana ya di kata kan hilang iya tapi hilang nya kemauan nya sendiri "ucap Amel
"Maksud nya bagaimana"ucap Nanda tidak mengerti
"Kemarin saya mendapat pesan dari Momy mu jika dia ingin senang senang jangan di cari saya kira dia hanya pergi kemana gitu saat saya pulang dan makan malam dia tidak pulang saya cemas kenapa belum pulang dan ternyata Momy nona menitipkan surat mengatakan jika dia pergi sebentar itu keinginan nya sendiri karna saya masih curiga saya melacak keberadaan nya menemukan nya di suatu tempat"jelas Amel
"Lalu kemana Momy"tanya Nanda
"Momy nona baik baik saja ada di tempat yg aman saya sudah bicara pada nya makan nya saya sedikit telat "ucap Amel
"Kenapa momy seperti itu nanti jika dia kenapa kenapa bagaimana aku mau menjenguk nya"ucap Nanda
"Nona tadi Momy nona mengatakan dia ingin sendiri dulu biarkan saja nona pokus aja pada pekerjaan "ucap Amel
"Hah baiklah "ucap Nanda menghembuskan nafasnya kasar
###
Landa memutuskan menempatkan dirinya di salah satu kontrakan Landa yakin Jo tidak akan dia temukan selain Landa menolak Jo maka Jo tidak akan mencari nya apa lagi tempat itu jauh dari apartemen Jo sudah pasti mereka tidak akan bertemu entah lah apa yg Landa ragukan dari Jo selain rasa bersalah Landa rasanya malu untuk menikah dengan Jo mengingat apa yg Landa lakukan menghancurkan Jo tapi tidak juga menerima Jo sebagai pendamping nya Landa ingin menikmati rasa sakit nya seperti Jo rasa kan dulu Landa menyiksa diri nya sendiri agar bisa merasakan apa yg Jo rasakan
"Ternyata setenang ini tinggal di tempat ini pantas saja Nanda ingin tinggal bersama Lin"ucap Landa menikmati kesepian itu pikiran nya lebih tenang
Bruk
"Aghhh ular "teriak Landa saat plafon itu jatuh berisi ular Landa beranjak panik menggedor pintu kontrakan itu
"Wah ada ular"ucap tetangga memang di tempat itu rawan oleh ular mereka sudah biasa dengan hewan itu tapi tidak dengan Landa
"Aghh tolong ular"teriak Landa dia sampai lupa jika pintu itu bisa di buka
"Ada apa ribut "ucap nya bertanya
"Itu pak ada ular tapi ibu nya panik ngak bisa keluar"ucap nya yg lagi mengintip di jendela pria itu membuka pintu
"Aghh"triak Landa memeluk pria itu karna takut
"Wah bu di sini biasa oleh ular itu aku panggil keamanan ya"ucap nya berlalu
"Ahh jantung ku"ucap Landa rasanya jantung nya akan copot tapi Landa masih memeluk leher pria itu
"Landa ngapain kamu dini"ucap nya heran
"J....Jo"ucap Landa dia tadi kaget Jo membuka pintu
"Aku, kamu kenapa ada di sini bukan nya Apartemen mu jauh dari sini"tanya Landa heran kenapa bisa dia bertemu dengan Jo
"Iya aku baru juga ngontrak di sini karna proyek yg akan aku kerjakan jauh dari apartemen ku jadi aku nyari tempat yg dekat ya ini nah itu kontrakan ku"tunjuk Jo pada sebelah kontrakan Landa
"Kenapa bisa berdampingan seperti ini"batin Landa
"Kamu belum jawab pertanyaan ku kenapa ada di sini"ucap Jo heran
"Aku .......aku hanya mencari suasana baru saja"ucap Landa sedikit canggung
"Momy"ucap Welly tiba-tiba datang
"Welly kamu kenapa di sini tau dari mana tempat ini"ucap Landa heran
"Aku memaksa ibu Amel untuk bertemu momy aku mau komplain atas apa yg Nanda lakukan masak dia cari model iklan lain sih kenapa ngak memilih aku"ucap Welly
"Welly urusan kantor itu sepenuhnya atas Nanda dan Ibu Amel dan semua menyangkut SKY itu hak nya Nanda Momy sendiri hanya menikmati hasil kerja nya Nanda jadi jika kamu komplain dengan momy itu hal yg salah"ucap Landa karna memang Landa sudah mempercayakan perusahaan itu pada Nanda
"Percuma mengadukan pada Momy mending aku bilang sama ayah"ucap Welly terlihat kesal
"Welly jika kamu komplain pada ayah mu pesan momy satu jangan melebih kan cerita jika kamu mengadu pada ayah mu soal kejelekan Nanda kamu hanya membuat masalah baru dengan memberikan kebencian pada ayah dan Nanda"ucap Landa
"Biarin aja ayah dan Nanda saling membenci itu bukan urusan ku toh Nanda hanya saudara tiri dan Momy sama ayah udah cerai juga lebih bagus jika dia mati di bunuh sama ayah dan kak Hakim"ucap Welly wajahnya datar
"Welly jaga bicaramu mengenai Nanda dan satu lagi kamu sendiri yg bilang Nanda hanya saudara tiri ohh momy juga mengingat kan jika semua aset SKY itu milik keluarga momy dengan cerai nya Momy sama ayah mu itu memutuskan kalian dari SKY jadi jaga batasan kalian jika menyangkut Nanda kalian akan melihat bagaimana Momy marah terhadap kalian satu lagi Momy tidak melupakan atas apa yg kalian lakukan pada Nanda soal keracunan itu karna Nanda tidak ingin memperpanjang jika kali ini kalian ulangi momy akan mengusut kasus ini"ucap Landa marah
"Terserah aku tidak peduli"ucap Welly melangkah pergi dengan kesal Landa memejamkan matanya mengatur emosi nya
__ADS_1