Perjalanan Cinta

Perjalanan Cinta
Kendaraan Baru


__ADS_3

Pagi itu matahari bersinar terang, Orang-orang memulai aktifitas rutinnya dengan ceria. Begitu juga dengan Sutan yang pagi ini pergi sekolah dengan sepeda motornya yang baru dia beli, walaupun second tapi dia senang karena bisa membeli dengan hasil jerih payahnya. Sebuah sepeda motor matic merk ternama yang dia beli akhirnya mengantarkan dia kesekolah. Setelah memarkirkan sepeda motornya, dia memasuki kelas disambut teriakan teman-temannya yang minta ditraktir karena sudah membeli sepeda motor. "Sutan, jangan lupa syukuran dong karena ada yang baru ni "!! teriak Aan dikuti pekikan temannya yang lain. " Baiklah, nanti istirahat aku traktir tapi 1 orang jangan lebih dari 5.000 ya" !! jawab Sutan dengan tersenyum. Dijawab dengan pekikan "uuuuuuh, payah... " timpal teman-temannya dengan serentak. Akhirnya ketika jam istirahat, beberapa teman sekelasnya diajak kekantin untuk memenuhi janjinya, mereka menuju kantin beramai-ramai, setibanya di kantin bermacam-macam makanan dan minuman yang mereka pesan, setelah itu tinggal Sutan dan Via yang mulai menghitung bon pesanan dan kemudian membayarnya. Setelah selesai membayarnya kemudian mereka menuju kelas, sesampainya dikelas teman-temannya menyampaikan terima kasih atas traktirannya dan terus mengobrol sampai guru yang mau mengajar datang. Ketika waktu pulang Sutan menawari untuk mengantar Via pulang, tapi dengan lembut Via menolak, karena merasa kasihan kalo harus, diantar gak ada waktu untuk istirahat karena harus bekerja. "Lain kali aja ya kalo kerjamu libur pasti aku mau diantar pulang" timpal Via. Akhirnya Sutan pulang dengan bonceng temannya yang kebetulan satu arah dengannya. Benar apa yang dikatakan Via, memang kalo Sutan nganter dia, pasti waktu yang harusnya buat istirahat terbuang karena harus mengantarkannya. Setelah beberapa saat Sutan istirahat, mulai dia menggantikan yang punya bengkel untuk istirahat, kebetulan disitu ada beberapa sepeda motor yang sedang diperbaiki, sehingga dia langsung menggarapnya dan setelah beberapa saat akhirnya selesai dan diambil oleh pemiliknya yang kebetulan dari tadi sudah ditunggu. Setelah itu dia mulai mengerjakan tambal ban sepeda motor lainnya, setelah selesai kemudian dia istirahat sebentar sambil menunggu customer lain yang datang. Dan benar gak menunggu lama datang bapak-bapak dengan menuntun sepeda motornya yang mogok dengan nafas ngos-ngosan, dengan cekatan Sutan menyambut bapaknya dan mengambil alih kemudian memarkirkannya, setelah membawakan segelas air mineral dari lemari es, setelah itu mulai dia menggarap sepeda motor bapaknya, setelah hampir 1 jam selesai dan sepeda motornya bisa digunakan lagi. Bapak yang punya sepeda motor setelah tadi menunggu dengan setengah mengantuk, kemudian pamit setelah menyelesaikan pembayarannya. Setelah hampir jam 9 malam, kemudian Sutan membereskan alat-alat bengkelnya dan bersiap-siap untuk menutupnya dan pulang kerumahnya. Sesampainya dirumah Sutan membersihkan diri dan kemudian sebentar belajar dan menyiapkan pelajaran besok, setelah itu istirahat. Ketika dia sedang istirahat, dia ingat Via belum dikabari dari tadi karena hari ini kerjaan dia padat, setelah berkirim pesan dan kemudian ada jawaban dia tidur dengan tenang. Ketika Sutan mulai memejamkan mata, tiba-tiba pintu kamarnya diketok-ketok ibunya dan menawarkan makanan yang baru mateng, karena tadi memang sepulang kerja ibunya gak melihat Sutan makan seperti biasanya, karena sebenarnya Sutan diperjalanan pulang tadi mampir kewarung bakso sehingga perutnya sudah kenyang dan matanya mengantuk membuatnya setelah mandi segera tidur. "Gak mau bu, aku sudah makan tadi dijalan"! Mendengar jawaban anaknya segera ibu Sutan keluar dari kamar. Sebenarnya Sutan gak enak kalo gak makan dirumah karena ibunya selalu memasak untuknya, tapi tadi karena uda lapar dijalan Sutan mampir membeli bakso.


__ADS_2