
Kalvin meeting bersama klien nya memperhatikan penjelasan yg di presentasikan olen asisten klien nya tiba tiba ponsel Kalvin bergetar Kalvin melihat nya dari guru sekolah Kaynara , sejenak Kalvin mengabaikan nya sampai meeting selesai baru lah Kalvin menelpon balik guru itu
"Ada apa bu guru menelpon saya"ucap Kalvin serius di telpon
"Tuan Kalvin maaf banget menganggu waktu nya tapi bisa kah tuan ke sekolah sebentar karna Kaynara mencelakai teman nya sampai masuk rumah sakit"jelas nya
"Apa,baik lah saya akan ke sana"ujar Kalvin memasukkan ponselnya segera pergi.
Kaynara hanya menunduk di ruang guru apa lagi saat melihat Kalvin dan Kalvin segera duduk di depan guru itu
"Bu guru kenapa dengan anak saya"tanya Kalvin
"Begini tuan ada guru yg melihat Kaynara mendorong teman nya dari tangga sampai teman nya masuk rumah sakit kami sudah membawa ke rumah sakit sudah dapat penangan luka nya lumayan parah"jelas nya
"Aku tidak melakukan itu pa"ujar Kaynara membantah
"Dari tadi saya tanya Kaynara tidak mengakui kesalahannya tuan dan juga tidak akan meminta maaf"ujar nya
"Kaynara jika kamu salah kamu harus meminta maaf"ucap Kalvin berdiri mendekati Kaynara
"Sudah ku katakan aku tidak bersalah bukan aku yg mendorong nya"ucap Kaynara
"Kaynara papa memang sayang pada mu tapi jika kamu salah kamu tetap salah"ujar Kalvin
"Aku tidak bersalah pa kenapa papa tidak percaya"ujar Kaynara
"Kamu jadi manja ya Kaynara jangan kamu pikir papa dan mama sayang pada mu memberikan apa yg kamu mau jadi mau seenaknya"ujar Kalvin
"Aku tidak salah "kesal Kaynara
"Hentikan Kaynara kamu harus belajar mandiri jangan manja tidak semua keinginan mu bisa di berikan kamu harus bisa mengerti posisi mu di mana jika salah maka salah dan bertanggung jawab "ujar Kalvin tegas
"Pokoknya papa mau kamu minta maaf sama teman mu yg kamu dorong itu"ujar Kalvin
"Tapi pa"ucap Kaynara
"Papa tidak butuh penolakan jika kamu tidak meminta maaf papa akan menghukum mu papa akan mengantar mu ke rumah sakit"ujar Kalvin lalu menarik tangan Kaynara masuk mobil Kalvin memang keras mendidik anak nya pada Gavin saja dia tidak menerima kesalahan jika Gavin melakukan kesalahan maka Kalvin akan menghukum anak nya itu
Nanda masih berada di kantor ada banyak berkas yg dia urus karna semua menyangkut urusan CEO memang harus di urus sendiri,karna biasanya Kaynara akan di jemput oleh orang yg Nanda tugas kan menjemput nya dan sebelum pulang Kaynara akan menemui Nanda
"Kenapa Kaynara belum sampai udah satu jam pulang sekolah"ujar Nanda melihat jam nya lalu menelpon
"Hallo Bik Sumi apa Kaynara sudah pulang"tanya Nanda di telepon
"Tadi tuan Kalvin telpon nyonya kata nya saya tidak perlu menjemput nona karna nona Kaynara mendorong teman nya sampai masuk rumah sakit tuan Kalvin menyuruh nona Kay di rumah sakit untuk meminta maaf"jelas nya
"Apa kenapa Bu guru tidak memberi tau saya"ujar Nanda
"Bu guru tidak ada nomor nyonya "ucap nya
"Kirim ke saya nomor Bu guru saya ingin mendapatkan kejelasan "ucap Nanda mematikan telepon nya lalu memasukkan berkas nya ke tas Nanda segera pergi
Nanda melihat Kaynara berdiri di depan ruangan kamar inap itu Kaynara nampak menahan Isak tangis nya Nanda sudah mendapatkan kejelasan dari bu guru tapi Nanda tidak percaya karna Nanda tau banget Kaynara itu seperti apa
"Ngapain berdiri di sini"ujar Nanda berjongkok di dekat Kaynara tapi Kaynara tetap diam
"Di marahi papa"ujar Nanda
"Baik lah baik lah mama akan menemani mu berdiri di sini atau seperti di hukum ibu guru mengangkat satu kaki dengan menarik telinga "ujar Nanda berdiri dengan satu kaki lalu menjewer telinga nya
"Mama tidak perlu melakukan itu"ujar Kaynara membelakangi Nanda
"Duduk dulu pegel juga ternyata"ucap Nanda berjongkok lalu merangkul Kaynara
"DI marahi papa"ujar Nanda
"Mama mau marah juga pada ku silahkan silahkan mama pun papa tidak sayang pada ku"ujar Kaynara menepis tangan Nanda
"Ihh siapa juga yg mau marahi anak kesayangan mama ini hhmm tuh lihat cantik nya jadi hilang kan dengan wajah masam ini"ujar Nanda menoel dagu Kaynara
"Mama pulang saja aku akan minta maaf meski tidak bersalah jika tidak papa ngak izinin aku pulang "ujar Kaynara menatap Nanda
"Mama percaya kok kamu tidak akan melakukan itu"ucap Nanda menghadap kan Kaynara di depan nya lalu mencium kedua mata Kaynara
"Memang nya bagaimana kejadiannya"tanya Nanda lembut
"Aku mencontek kan pelajaran pada Erin tapi Sabrina ingin mengambil buku Erin hingga mereka kejar kejaran aku membantu Erin mengambil buku nya tapi Sabrina mendorong ku hingga tubuh ku menabrak Erin hingga jatuh dari tangga dan mereka kabur"jelas Kaynara
"Tidak masalah mari kita pulang mama akan jelaskan pada papa"ucap Nanda
"Tidak perlu "ujar Kaynara lalu pintu terbuka
"Nona Nanda"ujar orang tua Erin
"Tante om maafkan aku karna aku Erin jadi di rawat di sini"ujar Kaynara dengan wajah datar Nanda menatap Kaynara
__ADS_1
"Tidak apa ini bukan kesalahan Kaynara kok Erin sudah cerita bagaimana kejadiannya Erin memang anak yg susah nangkap pelajaran jadi Kaynara seiring memberi mya jawaban"ucap nya
"Kaynara terimakasih"ujar nya
"Aku minta maaf apa tante memaafkan"ujar Kaynara
"Iya tante udah memaafkan mu"ujar nya tersenyum Kaynara mengambil tas nya lalu berjalan
"Sekali lagi maaf"ucap Nanda lalu mengejar Kaynara untuk mengajak nya pulang bersama
####
Nanda makan malam bersama Kaynara karna Gavin sudah masuk SMP jadi Kalvin memasukkan Gavin di sekolah khusus jadi Gavin tidak tinggal bersama keluarga nya.Kalvin pulang melihat Nanda makan bersama Kaynara lalu Kalvin mengambil makanan Kaynara
"Apa kamu sudah meminta maaf Kaynara apa kamu sudah di maafkan"ujar Kalvin
"Sudah"ucap Kaynara
"Kalvin apa yg kamu katakan berikan pada Kay makanannya"ucap Nanda
"Ini kamu selalu memanjakan nya Nanda"ucap Kalvin
"Kay harus belajar mandiri dia harus tau diri nya siapa"ucap Kalvin
"Dia masih anak anak Kalvin lagian dia sudah meminta maaf hal yg bukan kesalahan nya"ujar Nanda
"Kamu pasti mendengar kan kebohongan nya jika seperti ini terus anak mu akan melawan mu tidak mematuhi mu jangan memanjangkan nya Nanda biar kan dia mandiri"ucap Kalvin
"Aku mama nya jadi aku tau perasaan nya seperti apa bagaimana diri nya Kaynara tidak bersalah kamu malah memarahi nya "ujar Nanda jadi geram dengan tingkah keras Kalvin
"Ya dia anak mu"ucap Kalvin
"Jangan membela nya di saat aku mendidik anak anak Nanda kamu tidak jangan membela nya sama sekali "ujar Kalvin
"Dan kamu Kaynara papa akan menghukum selama satu bulan ini kamu harus melakukan semuanya sendiri dari makan sekolah mencuci baju pun sendiri kamu harus paham jika kamu pun bisa tidak punya apa apa dan bukan siapa siapa"ujar Kalvin tegas Kaynara diam ingatan nya dengan ucapan Kalvin terus tergiang ucapan Kalvin benar membuat Kaynara sakit
###
☀️☀️☀️
Karna pertengkaran semalam Nanda jadi tidur di kamar Kaynara yg semalaman diam kini Nanda bersiap akan berangkat ke kantor bersama Kaynara
"Bik Sumi Kaynara kenapa tidak ada"tanya Nanda
"Apa"ucap Nanda buru buru masuk mobil memerintahkan supir melaju karna dari rumah dan sekolah sangat jauh, tidak jauh Nanda melihat Kaynara benar jalan kaki
"Kaynara ayo ikut mama kita berangkat bersama"ucap Nanda tapi Kaynara tetap jalan kaki
"Baik lah mama akan menemani mu jalan kaki"ucap Nanda keluar dari mobil menemani Kaynara jalan kaki
"Mama tidak perlu melakukan nya aku menjalankan masa hukuman"ujar Kaynara datar
"Baik jika kamu mau berangkat sendiri ini naik bis dari sini bilang alamat sekolah mu biar tidak capek"ucap Nanda memberikan Kaynara uang
"Aku akan jalan kaki aku tidak butuh uang ini"ucap Kaynara menepis tangan Nanda
"Benar watak nya Kalvin keras kepala"ujar Nanda berjalan mendekati Kaynara
"Kaynara ayo lah berangkat sama mama"ucap Nanda membujuk
"Aku tidak mau merepotkan mama sehingga mama di marahi papa jangan mengikuti aku"teriak Kaynara geram Nanda terdiam tidak akan Nanda merasakan kaki nya di peluk
"Maaf aku tidak maksud berteriak pada mama menyakiti hati mama aku tau rasanya di marahi mama ucap Kaynara pelan Nanda berlutut
"Mama tidak marah kok"ucap Nanda tersenyum mencium kedua mata Kaynara lalu menggendong nya masuk ke mobil mereka segera berangkat
###
"Bagaimana Kaynara apa kamu percaya pada ku"ucap Aldo tersenyum sinis saat Kaynara akan masuk kelas
"Sudah ku katakan jika papa mu itu bukan papa mu karna mama mu itu sesaat menjadi pela***"ujar Aldo
"Sadar ya posisi mu anak tidak berguna"kekeh Aldo mengusap kepala Kaynara
####
"Kak kenapa pulang cepat kemarin"tanya Lin duduk di depan Nanda
"Huh ada pertengkaran antara Kaynara dan Kalvin"ujar Nanda
"Aku tidak mengerti kenapa Kalvin begitu keras terhadap Kaynara dia menghukum memarahi nya tugas kita sebagai orang tua percaya pada nya bukan aku membela Kaynara tapi aku yakin yg dia kata kan itu benar meski Kaynara salah pun aku tidak akan menyakiti nya seperti itu kita bisa bicara secara baik baik pada nya"ucap Nanda berapi
"Tapi dia malah berdebat pada ku"kesal Nanda
"Aku paham kak tidak mudah menjadi wanita karir serta ibu yg baik tapi aku yakin Kak Nanda bisa"ujar Lin tersenyum
__ADS_1
"Terimakasih atas semangat nya Lin"ujar Nanda tersenyum
"Aku jengkel juga sama Aron masak dia mengajari Arin bela diri dia kan wanita aku ingin dia menjadi wanita anggun masak nanti dia akan jadi tomboi mana anak itu senang banget main sama papa nya"kesal Lim
"Biarkan anak mengapresiasi dirinya sendiri Lin anak seusia mereka akan banyak belajar"ujar Nanda tersenyum
"Iya juga sih kak"ucap Lin tersenyum
####
Kalvin menyesali pertengkaran nya semalam dengan Nanda mereka jadi seakan renggang padahal Kalvin ingin Kaynara menjadi wanita kuat dan tegar bisa bertanggung jawab .Jadi Kalvin memutuskan untuk makan bersama Nanda, Kalvin juga sudah membeli makanan untuk mereka makan
"Nanda ayo kita makan siang aku udah beli makan siang"ucap Kalvin masuk dia tau Nanda sibuk
"Kamu marah ya sama aku maafkan aku"ujar Kalvin menyesal duduk di sofa
"Kamu tidak boleh seperti itu pada Kaynara dia masih anak anak"ucap Nanda berdiri lalu mendekati Kalvin
"Iya maaf"ucap Kalvin tersenyum mengusap wajah Nanda
"Ayo kita makan"ajak Kalvin membuka bingkisan itu mereka segera makan siang
"Sudah lama kita tidak melakukan ini"ujar Kalvin
"Iya kapan kapan kita ajak Kaynara makan bersama"ujar Nanda
"Iya nanti kita bikin jadwal"ucap Kalvin tersenyum mereka segera makan dengan lahap dengan mengobrol
Brak
Kaynara mendorong pintu itu sedikit kasar membuat Nanda dan Kalvin menoleh Kaynara menatap kedua nya berapi-api
"Aku ini anak siapa perjelas biar aku mengerti"ucap Kaynara tidak mampu menahan amarahnya
"Kay kok ngomong gitu sih"ujar Nanda berdiri
"Aku ini anak kalian bukan sih ma"ujar Kaynara
"Iya kamu anak nya mama dan papa"ucap Nanda
"Mama ngak usah bohong"ujar Kaynara menepis tangan Nanda
"Kaynara kamu tidak boleh kasar pada mama "ucap Kalvin mendekat
"Kalian ngak mau jawab dengan jujur aku ini anak siapa"ucap Kaynara
"Kamu anak mama dan papa Kaynara"ucap Nanda
"Mama boong"uajr Kaynara sedikit kasar pada Nanda
"Kaynara kamu semakin kurang ajar pada mama papa tidak suka ya kamu menyakiti mama"ujar Kalvin
"Mama tidak bohong sayang"ujar Nanda
"Mama nggak usah bohong mama juga pernah kan jadi pela*** makan nya suka bohong "ucap Kaynara mengikuti perkataan Aldo yg Kaynara sendiri tidak tau arti yg dia ucap kan
Plak
"Berani kamu mengatakan hal sekeji itu pada mama yg melahirkan mu"bentak Kalvin menampar Kaynara itu membuat Nanda sangat terkejut selain terkejut perkataan Kaynara Nanda lebih terkejut yg di lakukan Kalvin
"Sini kamu"ucap Kalvin menarik tangan Kaynara
"Kalvin"ucap Nanda menarik Kaynara membuat Kayna menangis sesenggukan memeluk mamanya
"Ssttt ngak papa sayang"ucap Nanda menatap Kalvin tajam dengan mengelus punggung Kaynara karna emosi mendengar perkataan Kaynara membuat Kalvin emosi sehingga menampar anak nya sendiri Kalvin segera pergi menenangkan diri
"Sakit ma"isak Kaynara menahan pipinya
"Coba mama lihat"ujar Nanda melihat pipi Kaynara yg jadi merah Nanda mengecupi pipi Kayana lembut
"Papa kenapa gitu pada ku apa dia tidak menyayagi ku"isak Kaynara
"Tidak"ucap Nanda menggendong Kaynara menuju sofa
"Emang nya Kaynara tau arti Pela*** itu"ujar Nanda dengan mengelus pipi Kaynara
"Aku tidak tau "isak Kaynara
"Papa marah karna Kaynara mengucapkan itu karna itu artinya tidak baik makan nya papa marah itu seperti hinaan"jelas Nanda
"Maafkan aku ma ngak maksud seperti itu"Isak Kaynara memeluk leher Nanda
"Iya ngak papa sayang "ucap Nanda mengusap punggung Kaynara
"Maaf maaf maaf aku memang tidak berguna "ujar Kaynara sesegukan Nanda meneteskan air mata merasakan kerapuhan Kaynara itu sudah Nanda pahami jika Kaynara memang wanita yg rapuh tapi Kalvin tetap keras pada nya , Kaynara sampai tertidur di dekapan Nanda dengan pelan Nanda membaringkan Kaynara dan mengompres pipi anak nya
__ADS_1