
Arya di ajak Nanda pulang kerumahnya Kaynara kesenangan mama nya bisa membujuk Arya yg seperti menghindari nya ,Nanda juga memasak makan siang Kaynara menunggu Arya di suruh oleh Nanda, Kaynara menatap Arya yg hanya diam duduk di meja makan Arya hanya termenung dia ingin melihat wajah Kaynara tapi apa daya nya sudah tidak bisa melihat keindahan wajah Kaynara tidak bisa menikmati senyum manis milik Kaynara
"Hemm hhmm hhm"Kaynara berdehem menatap Arya
"Arya"Kaynara memulai pembicaraan nya yg tadi duduk menghadap Arya jadi pindah di sebelah Arya
"Boleh aku mengatakan sesuatu"ucap Kaynara pelan yg hanya Arya yg dengar
"Kamu tetap boleh mengatakan apa pun hanya satu yg tidak boleh jangan mengatakan membenci ku itu sangat menyakiti ku"lirih Arya
"Maafkan aku"ujar Kaynara meraih tangan Arya
"Aku sudah melakukan kesalahan besar aku tidak percaya pada mu aku salah paham pada mu maafkan aku bahkan aku sempat meragukan cinta mu maafkan aku Arya sampai menyebabkan mu seperti ini semua salah ku maafkan aku Arya "ujar Kaynara sungguh sungguh
"Aku benar menyesal aku mencari mu kenapa kamu lama muncul nya apa kamu tau aku rindu di bahagia kan oleh mu"ujar Kaynara
"Maafkan aku sungguh aku tau kesalahan ku sangat besar tapi aku mohon maafkan aku"ujar Kaynara serius
"Aku tidak marah pada mu aku pun tidak membenci mu hanya saja aku kecewa pada mu aku percaya pada mu di banding diri sendiri aku mencintaimu lebih dari segalanya tapi apa yg kamu lakukan Kaynara kamu membunuh ku mematikan Arya"lirih Arya
"Apa kamu tidak memaafkan aku "ujar Kaynara
"Sudah ku katakan aku tidak marah tapi kecewa Kaynara "ujar Arya
"Kamu lelah mencintai ku sehingga menolak papa untuk menikahi ku atau kamu sudah menikah dengan Lily secara kalian mengenakan cincin pernikahan "akhirnya Kaynara mengeluarkan pertanyaan itu Kaynara tidak peduli lagi Arya tidak memaafkan nya yg Kaynara mau cinta Arya
"Menikah dengan Lily apa kamu tau cincin yg ku pakai ini cincin papa mu dan Lily aku tidak tau "ujar Arya membuat Kaynara tersenyum lebar
"Lalu kenapa kamu menolak permintaan papa"ujar Kaynara
"Yg rusak bukan ingatan ku tapi penglihatan ku kamu lupa kamu yg memutuskan perjodohan itu kamu menuduh ku mencintaimu hanya omong kosong alasan ku hanya balas dendam aku tidak mau cinta ku kamu ragu kan dengan menerima tawaran papa mu menodai cinta tulus ku"ujar Arya serius membuat Kaynara terdiam
"Makan siang nya sampai "ujar Nanda membawa makanan pembantu juga ikut membantu
"Banyak amat ma"ujar Kaynara
"Papa mu masih dalam perjalanan dia akan pulang mama siap kan untuk nya"ujar Nanda tersenyum
"Arya kamu mau makan apa tante ada masak sayur sop sama ikan goreng asam pedas ada juga ayam goreng saus tomat dan ada juga cah brokoli jamur kamu mau makan apa"tanya Nanda tersenyum
"Apa aja tan"ujar Arya,Nanda mengambil kan Arya berbagai menu yg di masak nya dan menyerah kan pada Kaynara
"Makan siang "Kaynara meletakkan piring itu mengarah kan tangan Arya memegang sendok dan garpu karna kaget Arya seperti menepis tangan Kaynara sampai sendok dan garpu terjatuh
"Maaf maaf "Arya replek sendiri
"Aku ambilin sendok dan garpu nya jatuh"ujar Kaynara
"Tidak perlu aku bisa sendiri aku harus terbiasa melakukan sendiri aku tidak ingin merepotkan orang lain"ujar Arya lalu menunduk sesuai insting pendengaran nya tadi Arya meraba lantai Kaynara melihat itu dia meletakkan tangan di sudut meja kepala Arya takut Arya berdiri dan malah membentur kepala Arya melihat itu Kaynara hanya tersenyum dan benar saat Arya berdiri kepala nya mengenai tangan Kaynara membuat Kaynara lega
"Terimakasih"ucap Arya duduk dengan benar Arya meraba lagi piring nya Kaynara mengarah kan nya lagi
"Kamu tidak tau apa dengan kamu menyentuh ku mendadak membuat jantung ku berdebar hebat setidaknya kasih tau jika menyentuh ku"Arya memang terlihat gugup
"Aku hanya memegang bukan mencium mu seakan kamu anak gadis yg baru menikah malu malu"kesal Kaynara
"Wah wah sepertinya istri ku kenyang oleh drama kalian"Kalvin mendekati Nanda mengecupi kening Nanda dan duduk
"Aku ingat masa muda kamu tidak pernah perhatikan aku seperti Kaynara memerhatikan Arya"ujar Nanda cemberut
"Aku kenapa aku"ujar Kaynara
"Aku ganti di masa tua sayang"ujar Kalvin mencium pipi Nanda
"Mas Bimo di tahan posisi atas kasus korupsi "ujar Nanda serius
__ADS_1
"Albert memang meresahkan "ujar Kalvin
"Lalu bagaimana perkembangan kasus nya Arya"Kalvin mulai mengambil makan nya
"Aku udah bicara sama om Albert dia meminta aku bicara pada investor yg lain sebagai syarat kebebasan Bimo karna mereka percaya pada ku tapi setelah aku bicara dia menipu ku tidak membebaskan Bimo malah meninggalkan aku di jalan "jelas Arya
"Jangan khawatir om akan bantu kamu"ujar Kalvin
"Terimakasih om"ujar Arya
"Tapi tidak gratis Arya bisnis tetap lah bisnis nanti kita bicara"ucap Kalvin santai
"Aku mengerti om"ujar Arya pelan dia mulai makan dengan pelan
"Erin ngak ikut sayang"tanya Kalvin
"Aku suruh bantu Lin di kantor paling Gavin udah mengambil nya"ujar Nanda
"Ohh ya mas Kaynara kab bentar lagi wisuda aku mau acara penyerahan jabatan nya saat acara nikah nya aja biar ngak ribet buat acara terus menerus "ujar Nanda
"Kaynara aja calon lagi ngak punya "sindir Kalvin
"Ya aku tidak memaksa itu berarti diundur dong penyerahan nya"ujar Nanda tersenyum
####
Setelah makan siang Kalvin mengajak Arya bicara serius di ruang kerjanya membahas kasus menimpa Bimo, Kalvin juga sudah menyerahkan kasus Bimo ke pengacara nya tentu bisa di tangani dengan gampang karena Albert tidak punya bukti yg kuat
"Arya om tanya sebagai lelaki apa kamu benar tidak mau menikah dengan Kaynara"tanya Kalvin serius
"Siapa yg tidak ingin menikah dengan wanita yg di cintai om semua orang menginginkan itu"ujar Arya
"Kaynara menolak ku dia tidak menyukai ku bahkan membenci ku dia meragukan cinta ku pada nya aku tidak ingin membuat dia semakin ragu akan cinta ku jika menerima tawaran om Kalvin aku ingin menikahi nya karna cinta tapi sekarang aku merasa ragu untuk menikah dengan nya"ujar Arya serius
"Ragu dengan Kaynara kenapa"tanya Kalvin
"Aku buta sekarang aku pun tidak punya apa apa lagi sekarang uang tabungan ku saja tidak mampu menghidupi Kaynara aku bisa mengatasi rasa kecewaku pada nya tapi aku tidak bisa mengatasi ketidak percaya diri ku sekarang ini"ujar Arya serius
"Hah padahal om pingin banget kamu menikah dengan Kaynara lagian seperti nya Kaynara tidak terpaksa dia setuju setuju aja"ujar Kalvin
"Aku pikir nanti om dan berbicara pada Kaynara tapi sekarang aku harus pulang Lily nanti mencemaskan aku"ujar Arya
"Oke baiklah ayo"Kalvin berdiri meraih lengan Arya mereka segera keluar dari ruangan itu
"Arya biar supir mengantar mu"ujar Kalvin
"Terimakasih om"ujar Arya memakai kacamata nya lalu mengeluarkan tongkat nya mengerakkan tongkat nya berjalan keluar Kaynara mengikuti Arya
"Arya"panggil Kaynara
"Aku akan mengantar mu kebetulan aku harus keluar"ujar Kaynara
"Baik lah"ujar Arya lalu Kaynara membuka pintu mobil menuntun Arya masuk ke mobil
"Yes aku bisa lebih lama sama Arya"gumam Kaynara kegirangan dia segera masuk mobil
"Apa kamu bisa karna biasanya kamu hanya mengunakan sepeda"tanya Arya
"Kamu meremehkan aku"kesal Kaynara melaju kan mobil nya Kaynara tersenyum melirik Arya dengan tersenyum
"Ar kamu masih marah pada ku"lirih Kaynara melihat Arya terdiam
"Kay"Arya menyenderkan tubuhnya
"Kamu mau menikah dengan ku"ucap Arya serius menatap ke depan Kaynara menghentikan mobilnya
__ADS_1
"Arya aku masih sama aku mengatakan itu karna aku pikir kamu bohong mencintai ku hanya dendam kamu membunuh papa ku tapi aku salah maafkan aku"ujar Kaynara
"Kamu mau menikah dengan ku Kay"ujar Arya sekali lagi
"Iya aku mau*Kaynara tersenyum malu malu
"Tapi aku buta apa menunggu aku bisa melihat"ujar Arya
"Tidak apa kok kamu punya cara tersendiri buat aku bahagia apa pun kamu Ar"Kaynara tersenyum memeluk Arya mencium pipi Arya malu malu pipinya terasa panas Kaynara bisa mendengar detak jantung Arya berdetak dengan cepat
"Hati ku seketika luluh"ujar Arya tersenyum mengelus kepala Kaynara tersenyum
"Ayo antar aku pulang kasihan Lily dia sedih kakak nya di tahan mereka banyak memberi aku bantuin tapi aku membebaskan Bimo aja tidak bisa"ujar Arya melepaskan pelukan itu
"Ar aku ingin pengakuan cinta mu sekali aja"ujar Kaynara mengengam tangan Arya
"Aku mencintaimu Kay"ujar Arya mencium kedua tangan Kaynara
"Apa kamu masih ragu"tanya Arya
"Sstt tidak maafkan aku sekarang aku sama seperti mu lebih percaya kamu dari pada diri sendiri Kaynara tersenyum menyentuh bibir Arya lalu Kaynara melaju kan mobil nya hati nya berbunga akhirnya hubungan mereka sama seperti dulu Kaynara sangat senang
###
Kalvin dan pengacara nya berusaha membebaskan Bimo mencari bukti jika Bimo tidak bersalah setelah di selidiki ternyata benar bukan Bimo pelaku nya tapi ada karyawan lain ya karna memang Albert berusaha menjebak Bimo karna Albert tau Arya tinggal bersama Bimo
"Tuan Kalvin terimakasih sudah membebaskan aku"ujar Bimo mereka berjalan menuju ke luar kantor polisi
"Kamu tidak bersalah Bimo tempat mu bukan di sana"ujar Kalvin
"Arya apa Lily baik baik saja"tanya Bimo pada Arya
"Iya dia baik meski terus menangis"ujar Arya tersenyum
"Tapi aku udah bilang sama dia jika hari ini kamu akan bebas baru dia bisa beraktifitas"ujar Arya
"Anak itu manja sekali"ujar Bimo lega mendengarnya
"Om aku ingin menemui dokter waktu itu jadi mampir sebentar ke rumah sakit*ujar Arya meraih bahu Kalvin
"Baik lah kita akan mampir"ujar Kalvin mereka segera masuk mobil dan siap meluncur
"Selamat siang dok"Arya masuk bersama Bimo dan Kalvin membuat dokter itu kaget
"Tuan Kalvin"ujar nya berdiri
"Silahkan duduk"ujar nya mereka segera duduk
"Dok bagaimana dengan donor mata saya apa sudah ada"ucap Arya
"Maaf sekali pak Arya kami sudah berusaha tapi belum ada donor yg cocok untuk pak Arya"ujar nya tersenyum kaku
"Tidak cocok bagaimana apa semuanya tidak ada yg cocok"ujar Kalvin
"Iya tuan donor mata pak Arya sangat sulit di temukan "ujar nya
"Saya harus menunggu berapa lama lagi"ujar Arya
"Saya kurang tau pak karna ini tergantung pendonor nya jika pendonor nya ada pasti pak Arya segera di operasi"ujar nya
"Nanti jika ada saya hubungi pak Arya"ujar nya
"Baik lah kami permisi"ujar Arya kecewa apa begitu sulit untuk dia melihat mereka segera keluar dari ruangan dokter
"Arya jangan putus asa ada nanti om bantu cari ke rumah sakit lain jangan khawatir "ujar Kalvin menepuk bahu Arya
__ADS_1
"Tapi om mencuriga kan tidak sih ngak ada yg cocok pendonor nya jangan jangan sudah di sabotase oleh om Albert menghalangi Arya untuk dapat melihat lagi"ujar Bimo
"Aku rasa tidak mungkin apa tujuan om Albert melakukan itu semua jadi ngak mungkin"ujar Arya tidak percaya karna tidak ada untungnya tapi Bimo tidak berfikir seperti itu dia tetap curiga sama om Albert tapi sudah lah lagian Kalvin akan segera mencari pendonor mata untuk Arya nanti Arya akan bisa melihat dengan bantuan Kalvin