
Setelah izin dengan Kaynara berangkat kerja baru Arya pergi dari rumah karna Kaynara sejak hamil kadang tidak ingin jauh dari Arya jadi harus izin dengan Kaynara jika tidak Arya harus balik lagi membujuk istri nya itu.Arya masuk ke kamar inap Bimo yg seperti nya jauh lebih baik dari kemarin jika kemarin wajahnya sampai bengkak tapi sekarang tidak lagi hanya tinggal luka nya saja
"Gimana keadaan mu"ucap Arya mendekat
"Lebih baik dari kemarin"ucap Bimo
"Kamu cuti aja selama sakit "ucap Arya
"Ya jika itu yg bos ingin kan"ujar Bimo santai
"Aku ke sini mau tanya sebenarnya kronologi kamu di keroyok itu seperti apa sih"tanya Arya serius
"Saat aku melintas di jalan itu tiba-tiba ada beberapa mobil mencegat ku sepertinya mereka mengikuti ku dari awal aku pergi di saat jalan sepi mereka melakukan aksi nya mereka cukup jago dan cukup banyak sehingga aku tidak di berikan kesempatan melawan tidak perlu aku sebut aku rasa kamu tau pelaku nya"ucap Bimo
"Iya benar itu"ucap Arya
"Aku penasaran apa yg di ucapan oleh Ardo sebelum memukul mu sampai pingsan"ucap Arya menatap Bimo
"Dia bilang semua rencana nya hancur karna aku dan dia memberi ku pelajaran dan jangan ikut campur jika tidak dia akan melenyapkan ku"ucap Bimo
"Sebenarnya dia itu siapa sih apa dia benar cemburu pada Nabila sampai menghajar ku seperti itu"tanya Bimo
"Tidak ke sana sebenarnya dia mendekati Nabila karna mempunyai tujuan yaitu menjadi kan Nabila alat untuk balas dendam pada Kaynara karna dia adalah anak nya Aldo"jelas Arya
"Dia lebih gila dari ayah nya"ucap Bimo
"Ya udah aku mau berangkat kerja dulu jaga kesehatan mu"ucap Arya berlalu pergi.Sepeninggal Arya keluarga Alberto berkunjung mereka bertanya pada Kaynara letak kamar Bimo
"Selamat pagi Bimo'"ucap Danu masuk
"Pagi om"ujar Bimo duduk dia kenal jika dengan Danu waktu itu pernah ngobrol di saat pernikahan Arya
"Bimo maafkan aku karna aku jadi Ardo memukuli mu lagi aku ngak nyangka jika dia sampai seperti itu padahal sejak kenal dia orang nya baik penyabar dan santun"ucap Nabila tidak enak
"Tidak apa kok "ucap Bimo tersenyum
"Selamat pagi"Lily tersenyum masuk mendekat lalu menyuapi kakak nya obat dan memberi kan air putih
"Kami merasa tidak enak Bimo"ucap Dewi
"Iya jadi makin ngak enak menganggu waktu mu dan pacar mu"ucap Nabila
"Pacar"Lily menatap Nabila dan tersenyum
"Lihat lah mereka sampai mengatakan kalian pacaran "Fahmi mendekati Lily
"Setelah sekian lama akhirnya ada juga wanita yg memperhatikan kakak mu sayang"kekeh Fahmi
"Awas aku tidak merestui kalian menikah"kesal Bimo
"Lihat sayang makan nya aku ngajak kamu kawin lari aja kakak kamu ini menjengkelkan"kesal Fahmi
"Udah kak Bimo lagi sakit"ucap Lily
"Ini adik ku Lily hanya dia keluarga ku yg tersisa"ucap Bimo tersenyum
"Wah hebat ya kamu bisa membiayai adik mu sampai jadi dokter "ucap Dewi tersenyum Danu memeluk posesif istri nya dia mulai cemburu saat istri nya memuji pria lain
"Tidak luput dari bantuan Arya juga tante selain Arya sering membantu kami dia juga memberi pekerjaan pada ku"ucap Bimo
"Iya benar tan kami dan kak Arya sama seperti keluarga"timpal Lily
"Iya bagus itu "ucap Dewi
"Apa keadaan Bimo baik baik saja"tanya Danu
"Iya om dia paling akan pulang ya sekalian nungguin aku pulang nanti"ucap Lily tersenyum
"Kami mau menjenguk saja Bimo jika kamu baik baik saja kami mau pulang "ucap Danu
"Ohh iya om terimakasih sudah mau menjenguk ku"ucap Bimo tersenyum lalu kelurga Alberto pamit pergi
Arya baru sampai di kantor saat turun dari mobil dia melihat Ardo dan Halim menghampiri nya Arya santai saja memasukkan tangannya di saku celana nya
"Aku yakin kamu semakin waspada"ucap Ardo serius
"Aku tidak perlu takut istri saya terluka keamanan nya terjamin"ucap Arya santai
"Arya kamu pikir dengan merusak nama baik ku bisa menghentikan aku memiliki Kaynara tidak mudah Arya"sinis Halim
__ADS_1
"Cinta mu itu dengan cinta ku tidak ada apa apa nya Halim kamu hanya penasaran dengan sosok Kaynara merasa kagum dan obsesi kenapa ada yg sampai tidak menyukai mu jika kamu benar mencintai Kaynara kamu tidak akan berteman pada orang yg mengintai nyawa nya"ucap Arya tersenyum sinis
"Sialan "Halim emosi memukul Arya
"Kamu bisa menyentuh ku tapi tidak bisa menyentuh istri ku walau itu bayangan nya"ucap Arya santai dan melangkah pergi
"Arya sangat yakin pada Aron tapi dia akan tau jika nanti keamanan Aron di bobol "ujar Ardo serius
"Jika sampai gagal bagaimana "tanya Halim
"Keamanan Aron akan ketat jika Kaynara di rumah jika gagal Kaynara akan datang dengan sendirinya untuk suami nya"ucap Aron tertawa jahat
####
"Om aku ngak bisa apa keluar aku jadi stress"ucap Kaynara pada Aron
"Kak sabar aja ini demi keselamatan kak Kay"ucap Arin
"Benar Kaynara kamu nurut aja sama kami"ucap Aron
"Mau kemana"Arya mendekati Kaynara
"Arya aku bosan"Kaynara berjinjit menciumi bibir Arya membuat Arin replek membalik badan nya
"Kamu di rumah aja nanti kamu dan anak kita terluka"ucap Arya mengelus perut kaynara
"Sayang nya papa jangan nakal ya kalian nanti celaka nurut ya sayang"Arya tersenyum mencium perut Kaynara
"Tapi aku mau menghirup udara baru mau suana baru"ucap Kaynara
"Sayang di rumah aja dulu di luar masih tidak aman kamu tenang saja aku di bantu sama Nugi dan Gavin mencari kejahatan mereka biar bisa menangkap mereka"ucap Arya
"Iya deh "ucap Kaynara
"Ayo temani aku makan siang lapar "ucap Arya merangkul Kaynara mereka segera menuju meja makan
###
Ardo sudah berusaha hampir seminggu menunggu kesempatan tapi kaynara tidak pernah keluar rumah dan keamanan Aron tidak dapat dia tembus meski menyerang dengan anak buah bertarung sampai mati pun mereka tidak akan menang karna anak buah Aron pasti lebih dulu menyerang
"Jadi bagaimana Ardo apa yg harus kita lakukan"ucap Halim menatap Ardo menyusun rencana selanjutnya
"Kaynara sulit untuk di sentuh kita lakukan rencana selanjutnya biarkan Kaynara datang dengan sendirinya"ucap Ardo
"Kita akan menghabisi Arya"ucap Ardo serius
"Menghabisi Arya"ucap Halim dia setuju aja Arya di singkirkan
"Ardo jika seandainya Kaynara datang dengan sendirinya apa yg akan kamu lakukan"tanya Halim
"Tentu membunuh nya"ucap Ardo dia tidak akan menunda membalas dendam
"Tidak bagaimana dengan ku"ucap Halim
"Kamu ingin tubuh Kaynara kan aku izinkan kamu meniduri nya setelah itu aku akan membunuh nya"ucap Ardo
"Oke aku setuju itu"ucap Halim tersenyum puas akhirnya keinginan memiliki Kaynara akan segera tercapai
###
"Arya mau kemana"tanya Bimo melihat Arya siap siap
"Ada paman Albert menelpon minta ketemu seperti nya dia akan pergi jauh"ucap Arya memakai jas nya meraih kunci mobil nya
"Arya ceroboh sekali kamu"ucap Bimo menahan Arya
"Ceroboh apa om Albert meminta maaf"ucap Arya
"Jika om Albert bergabung dengan Ardo bagaimana kamu ngak bisa datang sendiri pikirkan dulu Arya jangan bodoh jika kamu mati mau kamu aku yg menikahi Kaynara jika aku sih ngak apa selain Kaynara cantik dia kaya lagi"ucap Bimo
"Sialan jika aku mati kamu berani menikahi nya aku akan menghantui mu enak saja kamu ingin miliki istri ku ho ho baru menyadari ya jika istri nya Arya itu cantik secara dulu kamu menghina Kaynara cewek tomboy kasar dan dekil"kesal Arya
"Ighh kok kita malah meributkan Kaynara sih pokus pada pembicara awal"ucap Bimo serius Arya tersenyum geli Bimo ini sedikit.aneh dia yg duluan malah dia mengeluh
"Kamu benar juga tapi jika om Albert benar meminta maaf bagaimana"ucap Arya
"Arya jika dia aja berani melenyapkan mu tidak ada alasan untuk dia berubah hati nya sudah di penuhi dendam terhadap om Kalvin lagian Ardo dan yg lain masih belum kita musnahkan aku hanya cemas jika Ardo itu orang yg licik bisa apa saja dia lakukan"ucap Bimo
"Lalu kita harus bagaimana "ucap Arya
__ADS_1
"Hubungi Nugi sama Gavin kita bicara masalah ini"ucap Bimo, lalu Arya menelepon keduanya untuk bertemu di luar
####
"Yang di katakan Bimo itu ada benar nya juga Arya mending kita buat rencana buat jaga jaga aja"ucap Gavin
"Lalu bagaimana rencana nya"tanya Arya
"Kamu datang saja nanti kami mengintai dari luar sekalian kita pakai earphone nanti jika ada yg tidak beres cepat kasih kode biar kami segera membantu "ucap Nugi
"Oke aku ikut saja"ucap Arya lalu mereka keluar
"Mau ngapain"tanya Bimo melihat Arya mengeluar kan ponsel nya
"Menghubungi Kaynara"ucap Arya lalu menelpon istri nya karna Kaynara sudah menghidupkan kembali ponselnya
"Hello Kay"ucap Arya
"Arya ngak pulang aki udah rindu nih"ucap Kaynara terdengar manja
"Maaf ya aku ngak bisa pulang aku ada anji sama om Albert"ucap Arya
"Om Albert ngapain nemuin nya Arya nanti kalian ribut lagi"ucap Kaynara
"Ngak apa sayang aku di temani sama Bimo Nugi dan Gavin"ucap Arya
"Kamu kok senang banget sih panggil aku sayang aku jadi berbunga dan tersipu"ucap Kaynara
"Iya sayang harus manis manis dong biar nanti perkembangan anak kita baik"kekeh Arya
"Ehh ya sudah ya Bimo udah nungguin nanti aku telepon lagi"ucap Arya
"Iya hati hati"ucap Kaynara lalu sambungan telpon terputus.Arya sudah berada di tempat lokasi janjian di rumah Albert sedangkan Bimo Nugi dan Gavin menunggu di luar berusaha mengintai
"Aku yakin om Albert benar minta maaf bukti nya aja bertemu di rumah nya"gumam Arya masuk ke rumah dengan santai rombongan di luar masih mengintai
"Om ada apa"ucap Arya mendekat
"Duduk lah dulu Arya kita bicara"ucap Albert, Arya segera duduk di depan om nya
"Om benar minta maaf"ucap Albert serius
"Tidak masalah om "ucap Arya tersenyum Arya senang jika om nya menyadari kesalahannya karna Alber keluarga Arya yg tersisa
"Om meminta maaf karna harus melakukan sesuatu yg keji untuk tujuan om balas dendam karna kamu alasan Kaynara hancur dan karna Kaynara alasan keluarga Adiwinata hancur"ucap Albert serius
"Maksud om"ucap Arya bingung mendengar perkataan itu dari earphone dengan cepat Nugi menyadari
"Ayo semua masuk Arya dalam bahaya"seru Nugi mengajak anak buah nya masuk
Bugh
Satu pukulan di belakang kepala membuat pandangan Arya sama samar dia berdiri menoleh melihat Ardo yg memukul nya belum sempat bereaksi Arya jatuh pingsan
"Sudah ku bilang jika kita bergabung maka terlihat mudah"ucap Ardo tersenyum
"Berhenti kalian apa kan Arya"seru Gavin mereka lari mendekat
"Sialan kenapa ada mereka serang"teriak Ardo yg juga sudah menyiapkan anak buah nya di segala persembunyian mereka semua berkelahi Albert menatap Arya yg jatuh pingsan
"Arya om bukan tidak memiliki hati tapi sebelum om bisa balas kan dendam om maka om ngak bisa tenang meski om harus korbankan kamu"ucap Albert lalu memampa Arya pergi Nugi melihat itu dengan cepat mengejar
"Berhenti"teriak Nugi saat Albert membawa Arya keluar pintu belakang Albert berbalik ternyata Nugi menodongkan senjatanya
"Letak kan Arya atau saya benar menembak anda"ucap Nugi serius Albert hanya tersenyum dan melayang kan satu tembakan beruntung Nugi dapat menghindar Nugi pun membalas dan tembakannya meleset Albert membawakan Arya lari
Dor
Albert terjatuh bersama Arya saat tembakan Nugi mengenai kaki nya lalu ada beberapa orang datang menembaki Nugi membuat Nugi harus bersembunyi Nugi mengintip dari celah celah
"Ternyata ada Halim "gumam Nugi
"Gavin cepat bantuin aku Arya semakin di bawah pergi "ucap Nugi di earphone
"Oke tunggu sebentar Bimo bukan tandingan Ardo aku akan menyuruh anak buah ku dan Bimo"ucap Gavin, tidak lama anak buah Gavin datang bersama Bimo yg ternyata Arya sudah di bawah pergi oleh Halim seketika anak buah Gavin langsung menembaki anak buah Halim membuat baku tembak lagi tapi Halim sudah keluar duluan
"Om benar tidak punya hati Arya itu keponakan om sendiri"ucap Bimo
"Asal itu untuk kehancuran Kalvin aku rela korban kan Arya tanpa berfikir panjang"ucap Albert
__ADS_1
Sialan"Bimo meraih pistol Nugi siap menembak Albert tapi tangan Bimo gemetar tidak biasa menembang membuat Bimo tidak berdaya menghempas kan pistol menatap asap mobil karna Arya sudah menghilang
"Kita cari informasi dari pria tua ini yg lain bantuin Gavin"ucap Nugi menarik baju Albert dan pergi anak buah Gavin kembali ke rumah membatu Gavin