
"Ada hubungan apa sebenarnya pak Halim sama Kaynara masak iya pria yg di cintai Kaynara itu pak Halim"batin Arya dia merasa hati nya benar terbakar melihat tadi menatap Halim membuat darah Arya benar mendidih
"Tenang Arya tenang jangan membuat kekacauan meski kamu sangat ingin memukul pria bajingan gila ini kamu harus bisa mengendalikan amara mu"batin Arya berusaha menenangkan diri nya yg bergejolak hebat
"Ehh pak Arya duduk la di sini Kaynara lagi mengambil makanan"ujar Halim melihat Arya ingin menyusul Kaynara
"Baiklah "Arya duduk di kursi yg sering Kaynara duduki tapi Arya tidak bicara atau menatap Halim Arya hanya mempokuskan pada Lin yg memperhatikan syuting nya
"Pak Arya saya dengar jika bisnis pak Arya mengalami kesulitan keuangan dan sekarang pun pak Arya dalam masa sulit"ujar Halim menatap Arya
"Tau dari siapa kamu"ujar Arya santai tanpa menatap Halim
"Dari Kaynara "jawab Halim membuat Arya spontan menoleh
"Maksud mu"tanya Arya serius
"Tadi Kaynara bercerita kamu sangat kesulitan keuangan karna bisnis kamu membutuhkan dana yg besar dan Kaynara menyuruh aku memberi kan dana pada mu"Halim mengeluarkan cek nya
"Tidak perlu saya tidak butuh bantuan "ujar Arya tidak suka
"Pak Arya jangan buru-buru mengembalikan ini saya kasih pada pak Arya sebagai bentuk terimakasih karna menjaga Kaynara"ujar Halim
"Kaynara istri saya kamu tidak perlu melakukan apa apa"ucap Arya
"Pak Arya sebenarnya saya dan Kaynara sudah lama kenal kami memiliki hubungan spesial hanya saja Kaynara tidak ingin memberi tau pak Arya tapi saya rasa perlu apa lagi pak Arya dalam kondisi seperti ini Kaynara bisa menderita"ujar Halim
"Jangan memanfaatkan Kaynara ya pak dan jangan halangi kami karna kami saling mencintai "ujar Halim
"Heh berani kamu mengatakan itu saya benar menghajar mu"ujar Arya tajam dia tidak dapat mengendalikan dirinya sendiri
"Pak Arya saya mengatakan hal yg benar jika pak Arya hanya membuat Kaynara menderita dengan ketidak mampuan pak Arya mending cerai kan Kaynara biarkan kami bahagia bersama"ujar Halim
"Tutup mulut mu"ucap Arya berdiri
"Pak Arya marah memang benar jika pak Arya hanya beban untuk Kaynara karna pak Arya sangat jauh berbeda dari Kaynara yg hanya memanfaatkan Kaynara saja Kaynara hanya pantas bersama saya dan saya akan memiliki Kaynara agar bahagia mengambil Kaynara secara paksa dari pak Arya"ujar Halim tegas
Bugh
"Berani kamu melakukan itu saya benar membunuh mu kamu kira saya takut hah"teriak Arya memukul Halim
"Kamu pikir kamu siapa"Halim berdiri memukul wajah Arya karna terlalu emosi Arya memukul Halim dengan keras
"Arya"Kaynara meletakkan mangkuk itu dan menarik tangan Arya
"Ada apa kenapa kalian bertengkar"ujar Kaynara
"Ngak tau Kay aku hanya bertanya baik baik mengenai bisnis dia malah marah suami mu emosi sekali"ujar Halim menyeka darah di bibir nya
"Kamu ingat satu hal"Arya mengcengkram baju Halim
"Arya lepas kan apa yg lakukan "ujar Kaynara
"Kamu benar menyentuh istri saya sedikit pun saya tidak segan menghilangkan nyawa anda kamu berani menyentuh istri saya kamu akan lihat marah nya orang yg diam kamu kira saya takut"ujar Arya tajam mata nya penuh amara
"Arya"Kaynara menarik tangan Arya bahkan tatapan Arya tetap membunuh menatap Halim
"Kamu kira aku takut Arya lihat saja apa yg akan aku lakukan kamu sendiri akan terpaksa melepaskan Kaynara dan di saat itu aku yg akan memiliki nya"ujar Halim tersenyum kemenangan
"Kamu kenapa sih Arya"Kaynara menarik Arya ke ruangan istirahat Kaynara
"Kamu punya hubungan apa sama dia"tanya Arya
"Hubungan apa sih aku dan pak Halim hanya rekan kerja"ujar Kaynara
"Aku tidak menyukai nya sama sekali ini kali terakhir kamu bertemu dengan nya"ujar Arya
"Ngak bisa Arya aku dan pak Halim sudah ada kontrak kerja dan pekerjaan kami masih ada"ujar Kaynara
"Kamu yg pergi jika dia tidak mau"ujar Arya
__ADS_1
"Arya aku rasa kamu mengerti bagaimana kontrak kerja aku ngak bisa"ujar Kaynara
"Kenapa tidak karna kamu tidak ingin berpisah pada nya kamu ingin selalu bermesraan dengan nya atau kamu mau bercumbu mesra dengan nya atau malah kamu tidak ingin sehari tidak tidur bersama nya"ucap Arya cepat
Plak
"Kamu kira aku cewek seperti itu kamu kira aku cewek murahan seperti itu"ucap Kaynara menampar Arya dia kecewa atas ucapan Arya yg tidak berdasar Arya berlalu dengan langkah besar
"Arya"Panggil Kaynara
Brak
Kaynara terdiam saat Arya memukul kaca itu sampai hancur melangkah begitu emosi entah lah Kaynara tidak mengerti apa yg tengah Arya alami
"Apa itu kecemburuan masak dia gitu cemburu nya sampai tega mengatakan seperti itu"ujar Kaynara mengusap wajahnya kasar Kaynara menyerah sudah melayangkan tamparan di wajah Arya
###
🌙🌙🌙
Setelah pertengkaran itu Arya belum juga pulang Kaynara menunggu dengan cemas meminta maaf pada Arya atas apa yg terjadi, sudah pukul 10 malam Arya belum juga pulang Kaynara semakin cemas
Brak
"Apa itu"gumam Kaynara dia segera keluar dari kamar nya melihat rumah berantakan dan ada Arya duduk bersandar di dinding memegang kepalanya bahkan penampilan Arya berantakan
"Arya"Kaynara ragu ragu mendekat
"Jangan sekarang"lirih Arya berdiri
"Aku ingin membahas soal tadi aku tidak bermaksud menampar mu sungguh "ujar Kaynara
"Jangan berbicara pada ku"bentak Arya marah berlalu saja Kaynara terisak baru kali ini Arya membentak nya bahkan meninggikan suaranya Kaynara tidak mengerti kenapa Arya seperti itu
"Kenapa semua ini terjadi"Arya menatap di cermin diri nya sangat sakit hari ini apa yg dia alami mengetahui istri nya mencintai pria lain bahkan melihat istri nya berciuman dan tadi sore tokoh nya yg dia bangun dengan susah payah malah terbakar tidak tersisa padahal Arya sudah mendapatkan klien ada yg ingin membeli barang antik nya tapi itu sia sia semuanya habis terbakar
"Kenapa aghh"Arya memukul kaca itu lagi sampai pecah Arya terduduk menangis dia susah payah mendapatkan Kaynara susah payah membangun tokoh itu tapi semuanya hancur
"Arya kenapa lama sekali di kamar mandi"Kaynara sangat gelisah Arya lama Kaynara menunggu tapi Arya tidak juga keluar Kaynara menuju pintu baru ingin mengetuk Arya keluar dengan handuk nya dengan cepat Kaynara mundur karna malu dengan pemandangan itu Arya menatap Kaynara
"Kenapa mundur takut aku memaksa mu"ucap Arya datar Kaynara mendongak menatap mata Arya yg merah
"Ngak"ucap Kaynara
"Kamu paksa aja aku akan pasrah"ucap Kaynara tersenyum mencair kan suasana tapi Arya tersenyum saja tidak wajah itu datar
"Arya kamu cemburu sama pak Halim ......ucapan Kaynara terhenti saat Arya menepis tangan Kaynara yg memegang lengan nya
"Memang nya kamu peduli dengan perasaan ku Kay tidak kan aku yg terlalu bodoh kamu mencintai orang lain bukan aku karna aku terlalu bodoh mengharapkan mu"ucap Arya
"Apa yg kamu katakan Arya"ujar Kaynara
"Jangan berdebat dengan ku aku muak dengan kehidupan ku ini kamu membohongi ku Kay kamu mencintai orang lain"tatapan Arya tetap datar
"Terserah kamu beranggapan aku mencintai orang lain"kesal Kaynara bahkan Kaynara tidak tau letak kesalahan nya kenapa Arya membicarakan itu Kaynara segera menuju kasur dan memejamkan mata Arya pun memakai baju nya dan berbaring di ujung kasur membelakangi Kaynara
"Nyatanya waktu 3 bulan pernikahan kita tidak mampu melunakkan hati mu yg ternyata hati mu milik orang lain"batin Arya hati nya sangat sakit menerima kenyataan itu tapi kenapa nama Kaynara tidak mampu di hapus dari hati Arya
"Arya ini apa coba kesalahan ku ngomong nya ngawur sampai sampai dia mengatakan aku ingin tidur dengan pria lain apa sih yg di pikir kan emosi nya juga malam ini ngak bagus amat apa ada yg terjadi tapi apa"batin Kaynara mereka berdua saling membelakangi tidak bicara satu sama lain
###
Kaynara bangun kesiangan dan saat bangun tidak ada kehadiran Arya lagi Kaynara segera bersiap ke kantor bahkan rumah nya semalam tetap berantakan yg di berantakan oleh Arya di telpon juga Arya tidak menjawab telepon nya entah kemana Arya dan kapan Arya pergi Kau tidak tau
"Nona Kaynara"seseorang mendekati Kaynara yg datang ke kantor pusat karna ada sesuatu yg ingin Kaynara selesai kan
"Ya kenapa"tanya Arya
"kamu dari media berita kan"tanya Kaynara
__ADS_1
"Iya nona"ujar nya
"Kami ingin meliput pak Arya nona apa boleh"tanya nya hati hati takut Kaynara tersinggung
"Meliput Arya"ujar Kaynara binggun
"Kok nona kayak kebingungan itu memang nya nona tidak tau kabar jika tokoh pak Arya semalam kebakaran menghabiskan semuanya jadi kami ingin meliputi apa boleh"tanya nya
"Apa kebakaran "ucap Kaynara kaget
"Iya nona tidak ada yg tersisa"jelas nya
"Kalian ngak boleh meliput atau memberitakan itu bilang juga sama media lain "ujar Kaynara segera pergi kenapa sampai dia tidak mengetahui kabar sebesar ini
###
Arya berdiri di depan gerbang kediaman Santoso di temani Bimo karna Bimo sudah mendapat kan informasi siapa yg membakar tokoh Arya tokoh itu terbakar bukan tidak sengaja tapi di sengaja pelaku nya siapa lagi jika bukan om Arya sendiri
"Arya kamu yg tenang"ujar Bimo menenangkan Arya segera masuk
"Om Albert"teriak Arya menggelegar
"Ada apa Arya"ujar Albert mendekat
"Biadab om"Arya emosi memukul Albert
"Tega om melakukan ini semua menghancurkan usaha ku apa om tau bagaimana susah nya aku membangun usaha itu dari nol tapi om hancur kan"teriak Arya marah besar emosi nya benar tidak dapat di kendali kan
"Kenapa kamu keberatan itu atas hukuman mu Arya karna sudah berani membantu keluarga Adiwinata om mau kamu benar hancur sehancur hancur nya"ujar Albert tersenyum puas
"Aku menghormati om sebagai om ku dan ayah angkat mu tapi kali ini om benar melewati batas om menghancurkan usaha ku mengusik kehidupan ku aku akan mengusik om Albert menganggu kehidupan om sebagai CEO dan mengambil lagi jabatan itu lihat saja "ucap Arya menendang sofa itu dengan keras dan berlalu pergi
"Bisa marah juga ternyata"gumam Bimo segera mengejar Arya yg marah menaiki mobil Bimo
"Ehh malah berhenti di sini"ujar Bimo binggun Arya menghentikan mobil nya di taman Arya butuh menenangkan pikiran meski begitu Bimo tetap menemani sahabat nya
"Ehh jangan lompat ke danau dong"ucap Bimo menahan tangan Arya
"Apaan sih siapa juga mau loncat ke danau"ujar Arya menepis tangan Bimo lalu duduk di pohon tempat favoritnya
"Siapa tau kamu ingin bunuh diri"ujar Bimo tersenyum lalu duduk di samping Arya
"Aku benar hancur kali ini tidak ada yg tersisa dari ku cinta uang segalanya hancur"ucap Arya mengacak rambutnya
"Aku tau kamu sangat miskin kali ini bahkan akan jadi pengemis dan gembel "ujar Bimo tertawa
"Ehh tunggu ya aku ngerti kamu miskin kehilangan harta tapi cinta apa maksud mu"ucap Bimo menyadari ucapan Arya
"Kaynara tidak sama sekali mencintai ku ternyata dia mencintai pak Halim yg menjadi klien nya sekarang ini bahkan semalam aku bertengkar hebat dengan nya"ucap Arya menatap ke danau itu
"Kaynara yg bilang"ujar Bimo serius
"Pak Halim "ujar Arya menghembuskan nafas kasar sebenarnya Arya tidak peduli soal yg di katakan Halim emosi nya reda hanya saja sekarang Arya butuh menenangkan dirinya karna usaha nya hancur
"Kenapa sih bodoh sekali kamu ini"ucap Bimo
"Siapa tau pak Halim itu yg menyukai Kaynara"ucap Bimo
"Aku tau kesalahan ku berkata kasar pada nya bahkan membentak nya"ucap Arya
"Karna aku kemarin aku melihat mereka berciuman dan pak Halim mengatakan jika mereka menjalin hubungan serius"ujar Arya
"Tidak ada yg mengenal Kaynara melebihi kamu Arya ya meski aku sedikit tidak menyukai Kaynara tapi aku rasa Kaynara bukan wanita seperti itu rendah harga diri nya Kaynara itu wanita berpendidikan dan terhormat ya meski dia bar bar"ujar Bimo
"Kaynara itu memiliki nama baik yg besar dia tidak sebodoh itu melakukan hal menjijikan itu berselingkuh oke jika mereka memiliki hubungan di belakang mu tapi aku rasa Kaynara bukan tipe wanita murahan yg akan menjalin hubungan terlarang bersama pria lain bahkan melewati batas"ucap Bimo
"Ya kamu benar meski Kaynara tidak mencintai ku selama ini dia tidak pernah menjalin hubungan dengan pria lain aku hanya cemburu dan emosi dengan ucapan pak Halim kemarin aku yakin dia kecewa atas ucapan ku"ujar Arya menghembus kan nafas nya dengan kasar
"Kenapa bisa aku tidak mempercayai nya pikiran ku benar kabut saat itu rasa cemburu menguasai hati ku aku akan meminta maaf pada nya karna melakukan kesalahan setidaknya aku masih memiliki cinta meski semua hancur agar aku ada alasan untuk bertahan"ucap Arya menyesal atas apa yg dia lakukan pada Kaynara
__ADS_1
"Bagus itu aku pun senang jika kamu mulai merasa tenang"ucap Bimo tersenyum menepuk pundak Arya memberi semangat