
Saat sampai dirumah, Selly belum membereskan koper suaminya, dia masih sibuk melayani suaminya itu. Keesokan paginya saat Pram masih tidur, Selly sengaja bangun pagi - pagi sekali. Dia ingin menyiapkan sarapan dan lainnya khusus untuk suaminya itu. Dan dia juga tidak lupa membongkar koper suaminya untuk mengambil pakaian kotor untuk dicucinya ke mesin cuci di rumahnya.
Diambilnya koper itu dan dibawanya ke arah dimana tempat ruang mencuci. Saat koper mau di buka, dia menemukan kertas yang masih lengket di koper. Kertas itu di bacanya tanpa sengaja, dan dia langsung terkejut setelah membaca kertas itu.
" Bali, Jakarta...?" Selly langsung ingat saat dia menabrak koper Sumi.
Bacaan di kopernya pun juga sama seperti itu, Selly lalu membuka koper dan melihat isi yang ada disana. Memilah barang dan pakaian, Selly menemukan sebuah kertas yang tertulis tentang menginap untuk dua orang.
Selly pun masih bisa menahan air matanya, tapi tanpa sengaja lagi Selly menemukan sebuah celana yang merupakan milik wanita. Selly langsung menangis, air matanya pun jatuh tak tertahan. Selly sudah mencoba untuk tetap berpikiran positif, tetapi kali ini bendungan air matanya pecah dan tidak bisa ditahannya lagi.
" Mas Pram sudah mengkhianati pernikahan ini." Kamu sudah tidak jujur kepada ku mas.., hiks, hiks.." Selly menangis di depan mesin cuci.
Pram yang masih tidur tiba - tiba terbangun saat mendengar suara ponselnya berdering.
" Hallo.." suara Pram menyapa.
" Hallo mas.., kamu masih tidur ya sayang.." Sumi berkata mesra dari ponsel itu.
" Kapan kita ketemuan lagi mas.., aku sudah merindukan mu." Meski baru empat hari tidak bertemu, tapi aku sangat ingin bersama mu lagi." Sumi meluncurkan kata - kata merayunya.
Terdengar suara pintu terbuka, Pram terkejut lalu dia berpura - pura berbicara tentang pekerjaan.
" Oh, iya pak..." Saya sedang tidak disana, dan mungkin nanti seminggu lagi saya bisa temui bapak.
" Iya pak, nanti akan saya kabarkan ke bapak kalau saya sudah sampai disana." Pram menutup ponselnya dan tidak berbicara lagi.
Pram menyadari istrinya habis menangis namun dia berpura - pura tidak tahu. Pram bangun dari tidurnya dan segera masuk ke kamar mandi untuk segera mandi. Selly masuk ke kamar lalu merapikan tempat tidurnya dan mengganti sprei dengan yang bersih. Dan tidak lupa mengutip pakaian kotor yang lainnya.
Hari ini Selly sangat sibuk mencuci kain dan mbak pelayan nanti akan menyetrikanya. Selly keluar dengan kain kotornya dan sekalian menyiapkan sarapan untuk suaminya.
__ADS_1
Selly tidak mau bertanya pada suaminya prihal tentang Bali dan Sumi. Dia hanya ingin menjalin lebih dekat dengan Pram suaminya. Dia mengakui kekurangannya dan tidak selalu bersama suaminya selama ini.
Jadi Selly akan merebut kembali hati Pram dengan caranya sendiri, tanpa diketahui Sumi dan Pram suaminya.
Pram turun dari lantai atas kamar mereka menuju meja makan dan langsung duduk di kursi makan.
" Mas mau sarapan apa mas..?"
" Selly tadi masak nasi goreng, ada ayam goreng krispi dan sambel serta lalapannya mas."
" Atau mas mau makan roti saja..?" Nanti biar Selly buatkan untuk mas." ucapnya dengan lembut.
Pram merasa senang saat dilayani Selly, masakan Selly juga sangat enak dan lezat semuanya.
Pram seketika menelan ludahnya dan perutnya terasa sangat lapar sekali.
" Selly, mas mau makan nasi goreng saja pagi ini sayang." ucap Pram.
Nasi goreng itu begitu warna - warni, campurannya pakai sosis dan kacang polong. Ada selada dan telur mata sapi setengah matang disana kesukaan Pram suaminya.
Piring yang sudah terisi nasi goreng dan berbagai macam toping pun tersaji di depan Pram. Selly duduk disebelah dan menemani Pram untuk sarapan pagi.
" Silahkan dimakan mas, dan ini jus jeruk segar untuk mas." ujar Selly.
" Kamu tidak sarapan juga Selly..?" tanya Pram.
" Selly nanti saja sarapannya mas, tadi baru minum susu khusus untuk persiapan kehamilan." ucap Selly sambil tersenyum.
Pram sedikit terkejut mendengarnya, dan merasa tidak percaya. Selly perlahan menjelaskan tentang kesiapannya untuk mengandung dan mempunyai anak. Semua diceritakan oleh Selly dan sekarang tujuannya sekarang untuk keluarga kecilnya.
__ADS_1
" Apa benar kamu ingin kita bersama Selly..?"
" Lalu bagaimana dengan bisnis kamu yang disana Selly..?" tanya Pram.
" Mas, Selly sudah menyuruh orang dan hanya memantau saja dari rumah mas." Selly mau melayani suami sebagaimana mestinya." ucap Selly ke Pram suaminya itu.
" Kalau begitu buka mulutnya sayang..., mas akan menyuapi calon ibu anak - anak mas." Aak..., iya dimakan ya sayang." Masakan kamu selalu enak dari dulu." Pram sangat senang dan terharu.
Heru senang karena Selly ingin mempunyai anak bersamanya. Dari dulu Pram sangat ingin sekali mempunyai anak dan hidup bahagia di keluarga kecilnya. Selly sangat senang melihat Pram juga menanggapinya dengan positif. Selly berpikir akan semakin baik kehidupan rumah tangga mereka bila adanya kehadiran seorang buah hati.
***
Linda tiba - tiba datang kerumah Sumi, dia marah - marah kepada mamanya.
" ma, kenapa gak perduli dengan ku sih ma..?"
" Kenapa mama sudah pulang tidak memberi kabar pada ku." Dan sekarang aku lagi sedih karena Yadi tidak perduli lagi." kata Linda.
" Aku memang sudah tidak perduli lagi dengan mu, capek kalau harus memikirkan kamu dan Yadi terus." Kali ini aku ingin bersenang - senang kehidupan ku yang baru." Jadi mama harap kamu jangan mengganggu atau terikat kedalamnya." ucap Sumi yang egois itu.
Linda kemudian pergi dan tidak menoleh lagi ke mamanya, dia tidak tahu mau kemana. Ini mungkin karma itu yang sekarang sudah datang kepadanya, tapi kasihan anak - anaknya yang harus merasakannya juga.
Sementara Nita dan Rian sudah mulai dekat dan sekarang sangat romantis. Malam itu Nita dan Rian menikmati malam yang panjang, mereka berdua saling bermesraan di peraduan.
Nita sudah mengizinkan dan mencoba untuk memulai kehidupan baru dan membuang memori lama yang sangat menyakitkan.
Kini semua sudah tidak ada penghalang lagi di hati untuk lagi berkata tidak. Nita sudah seutuhnya milik Rian dan tak akan Rian sia - siakan. Nita sangat bahagia mendapatkan suami yang tepat di kehidupannya, dan merasa seperti ratu dibuatnya.
Ani dan Aris semakin dekat juga namun mereka tidak memberi tahukan pada siapa pun hal itu.
__ADS_1
Mereka saling telpon dan bahkan video call saat ada waktu yang tepat. Mereka sepertinya jatuh cinta satu sama lain, dan merasa sudah mendapatkan yang pas di kehidupan dalam diri mereka. Aris sangat suka dengan Ani yang periang dan selalu menjadi penyemangat selalu disaat dia sedang capek saat bertugas.