Replacement Lover

Replacement Lover
RiBeth Story : PENGUNTIT


__ADS_3

.


.


.


Di tengah tepukan tangan yang kian bergemuruh, masih di pelataran lobi depan pintu utama gedung Dae-Ho Trip, Rizzi melepaskan Beth dari pelukannya secara perlahan.


"Pulang yuk, Beth! Malu aku lama-lama di sini!" ajak Rizzi sambil menutup wajahnya yang memerah dengan sebelah tangan.


"Haaahhh???!!!" Beth kebingungan.


"Iyaa, buruan pulang sono! Sebelum kantor gue disamperin paparazi gara-gara lo berdua!" sahut Vynt yang tiba-tiba saja sudah ada di dekat mereka berdua.


"Asyiikk ya kalian, udah kaya syuting reality show 'Katakan Cinta' aja!" tambah Fady sambil terkikik geli.


Alhasil muka Rizzi dan Beth makin merah padam karena malu. Keduanya lalu berdiri dengan kikuk sambil melirik ke satu sama lain.


"Hahahahaaaa!!! Konyol banget siih kalian, yang satu garuk-garuk kepala, yang satunya ngipasin muka saking malunya! Lah tadi peluk-pelukan biasa aja! Dasar pasangan labil!!!" Vynt geleng-geleng kepala melihat tingkah kedua sahabatnya yang baru resmi jadian itu.


"Ya udah yuk, Beth, aku anterin kamu pulang sekarang!" Rizzi langsung merangkul pundak Beth dan membimbingnya masuk ke dalam mobil pelan-pelan. Mengingat kondisi kaki Beth yang masih agak bengkak.


"Loohh, buketnya??? Nanti jatuh!" tanya Beth pada Rizzi setelah dirinya sudah duduk di kursi penumpang sebelah kemudi.


"Tenang aja, habis ini aku masukin lagi di belakang!" jawab Rizzi setelah selesai memasangkan sabuk pengaman pada Beth.


Vynt mengambilkan buket bunga jumbo itu dari atas mobil Rizzi lalu menyodorkannya pada lelaki itu sambil berpesan,


"Langsung anterin pulang! Jangan di apa-apain di jalan! Awas lo!" bisik Vynt pada Rizzi.


"Iye-iyeee, gue ngerti!!! Lo nyamain gue ama Tyo aja, Njiirr!" jawab Rizzi sewot.


"Karena semua cowok tuh sama aja! Sama-sama serigala!" sahut Vynt.


"Berarti lo juga sama aja dong???" balas Rizzi tak mau kalah.


"Emaanng, gue nggak mau munafik laahh, tapi gue masih bisa ngerem cuyy...nah elo! Tauk deh!!!" Vynt melipat kedua tangannya.


"Sialan lo!!! Iya deh iyaa, enggak akan gue apa-apain sebelum janur kuning melengkung! Sebelum ada kata SAH!" timpal Rizzi sambil memasukkan buket bunga jumbonya ke dalam kursi belakang.


"Beneran ya!!! Gue pegang omongan lo!!!" ujar Vynt tegas sambil menunjuk ke arah Rizzi.


"Set dah, ni bocah!" Rizzi mulai kesal.


"Stop-Stop!!! UDAH!!! Yuk aahh, Yang! Kita juga pulang deehh!"


Fady mencoba menghentikan suaminya yang terus-terusan mendebat Rizzi. Ditariknya lengan Vynt agar menjauh dari mobil pemilik Kafe Teluse itu.


Sambil berlalu, Fady juga memberikan tanda melalui gerakan tangannya ke arah seluruh karyawan Dae-Ho Trip yang masih betah menonton pasangan Rizzi dan Beth agar mereka semua segera bubar dan pulang ke rumah masing-masing.


Vynt menurut pada istrinya, namun bukannya berbalik badan dan berjalan maju mensejajari sang istri, ia malah berjalan mundur sambil terus menatap lurus memandang ke arah mobil Rizzi.


Dan ketika Rizzi hendak membawa keluar mobilnya dari area perkantoran Dae-Ho Trip, tanpa sengaja tatapan matanya kembali bertemu dengan tatapan mata Vynt. Dengan cepat Vynt memberikan gerakan mengancam dengan pura-pura mencolokkan kedua jari pada matanya dan langsung mengarahkan dua jari itu kepada Rizzi yang sedang menyetir.


Merasa menerima ancaman dari Vynt, Rizzi menjulurkan lidahnya dengan mengejek untuk membalas Vynt yang hanya bisa ngedumel di kejauhan.


"Vynt ngapain sih gitu itu?" tanya Beth heran.


"Sifat bapak-bapaknya lagi kumat tuh!" jawab Rizzi sekenanya. "Enggak ikutan punya anak, ngapain ikutan protektif sih?! Dasar, sontoloyo!!!" gerutu Rizzi.


"Siapa yang protektif ke siapa?" Beth tidak mengerti apa yang sedang digumamkan Rizzi.


"Ituuu, sohib kamu! Ya sama siapa lagi protektifnya kalo nggak sama kamu! Masa' iya sama aku?!" Rizzi mencebikkan mulutnya. "Tapi aku makasih banget sih sama dia, gara-gara info dari Vynt, aku jadi kepikiran bikin suprise buat kamu. Walaupun endingnya bikin malu bangeettt!"


Rizzi cengar cengir sendiri mengingat adegan pernyataan cintanya tadi.


"Laahhh.... emang sebelum bikin kejutan kayak tadi enggak inget malu?" protes Beth dengan memicingkan matanya.


"Jujur yaa, enggak!!!" balas Rizzi dengan tertawa lebar memamerkan deretan giginya yang menawan. "Fokusnya cuman ke kamu siihh, enggak mikirin konsekuensinya. Hehee."


"Issshhh...Kamu mah enak enggak kerja di sana, Nah aku??? Gimana kabarnya nasibku besok???" Beth mengerucutkan bibirnya.


"Maaf-maaf, tapi aku jamin kalo gosip buruk tentang kamu hari ini, besok bakalan berubah jadi gosip yang bagus. Cuman kalo tetep ada yang ngegosipin yang enggak-enggak tentang kamu, langsung laporin ke aku, Oke! Biar aku yang beresin mereka!" timpal Rizzi dengan santai.


Beth menoleh dengan cepat ke arah kekasih barunya itu, "Lho kok kamu tahu?" Beth keheranan.


Tapi Rizzi diam saja. Hanya tersenyum tipis penuh makna. Namun enggan membahas lebih lanjut. Beth memutar otaknya untuk menalar situasi, dan akhirnya ia ingat tentang Fady. Pasti istri Vynt itu yang cerita ke suaminya lalu Vynt yang memberitahu Rizzi tentang gosip yang beredar hari ini. Tebak Beth dalam hati.


"Oia Beth!" panggil Rizzi sambil melirik cepat ke arah gadis yang duduk disebelahnya.


"Hmm? Apa?" Beth menoleh ke arah Rizzi untuk lebih menyimak ucapan kekasihnya itu.


"Aku enggak tahu apa makna bunga-bunga di belakang itu menurut jenis dan warnanya! Tapi kalau ternyata kamu tau ada makna yang kurang baik, tolong jangan dianggep yah! Karena tadi aku cuman milih yang menurutku cocok buat kamu aja!" ucap Rizzi terus terang.


Beth nampak berpikir, tapi akhirnya ia menggeleng sambil mengangkat bahunya, "Sama deh, aku juga enggak ngerti makna bunga. Jadi kamu tenang aja!" jawabnya jujur.


"Ya syukur deh kalo gitu, cuman intinya...bagiku itu, bunga-bunga ini bermakna satu...yaitu mewakili kecantikan kamu di mata dan hati aku!" ucap Rizzi tanpa ragu dengan ekspresi yang nyaris datar.


Beth seketika melongo sambil mengernyitkan keningnya. Menatap lekat pada lelaki yang baru beberapa menit lalu menyatakan perasaan padanya itu.


Nih cowok diluar dugaan bisa juga ngomong begitu dengan ekspresi biasa-biasa aja. Ngakunya nggak romantis tapi omongannya bikin baper setengah mati. Mencurigakan!!!


Beth bermonolog dalam hati. Meski tak bisa dipungkiri jika saat ini hatinya dipenuhi bunga-bunga yang nggak kalah banyaknya daripada yang ada di bagasi mobil Rizzi tapi Beth juga jadi sedikit curiga dengan tingkah Rizzi yang ternyata sedikit flamboyan.


"Btw,...kamu tahu kan kalau aku nembak kamu bukan untuk pacaran biasa???" Rizzi membuka suaranya lagi.


"Maksud kamu dengan nggak pacaran biasa? Kamu mau ngajakin aku pacaran di bulan?" Beth melontarkan pertanyaan konyolnya.


Tampaknya kelewat bahagia yang tengah dirasakan gadis itu membuat ke-oneng-an Beth kambuh lagi.


Rizzi langsung terbahak mendengar ke-absurd-an Beth barusan. Ia jadi sadar bagaimana uniknya karakter gadis yang dicintainya itu.


"Maksud aku, aku nembak kamu hari ini dengan niatan untuk nikahin kamu dalam waktu dekat. Bukan cuman buat pacaran ala-ala anak muda yang kemana-mana berdua tapi enggak ada juntrungannya, Beth!"


"Ooo...." Beth manggut-manggut.


Berhentinya mobil yang mereka tumpangi di lampu merah membuat Rizzi bisa menoleh ke arah Beth dan menunjukkan senyum tulusnya.


"Aku cuman mau mastiin arah tujuan hubungan kita ini. Aku harap kita punya niat yang sama. Jadi bisa saling suport. Karena kalau hubungan kita cuman akan berhenti di tengah jalan, mendingan dari awal kita lewat trotoar!!!" Rizzi menambahi kekonyolan dalam percakapan mereka dengan gurauan lainnya.


"Apaan sih, enggak jelas banget iisshhh!" gerutu Beth sambil memukul lengan Rizzi dengan gemas.


Rizzi terkikik geli melihat ekspresi lucu yang dibuat pacar barunya itu ketika merajuk. Ingin hati memeluk gadis itu lagi, tapi apa daya ia harus kembali fokus menyetir karena lampu merah telah berganti menjadi hijau.


Rizzi mengantarkan Beth pulang sampai kerumah gadis itu. Hatinya yang sedang berbunga-bunga membuatnya tidak sadar bahwa mereka sedang diikuti oleh seseorang.


Tak tanggung-tanggung, orang itu bahkan dengan sabar menunggui Rizzi sekian jam lamanya selama Rizzi bertandang ke rumah Beth untuk memulangkan gadis itu sekaligus menemui Ny.Maria untuk meminta restu atas hubungannya dengan Beth.

__ADS_1


***


@Rumah Keluarga Digdaya


Ibunda Rizzi---Ny.Rukmini, sedang tepekur sendiri di balkon kamarnya setelah sang suami yang sudah tertidur lelap. Ia memang selalu tidur lebih akhir karena ingin memastikan anaknya pulang lebih dulu, barulah ia bisa tidur dengan nyenyak.


Seperti saat ini, ketika Rizzi tak kunjung pulang juga dan tak memberi kabar kemana putra bungsunya itu berada kini, Ny.Rukmini belum dapat mengistirahatkan dirinya. Padahal biasanya Rizzi tidak lupa mengabari jika pulang telat, tapi tidak kali ini. Ny.Rukmini jadi semakin khawatir.


Dan tiba-tiba, ponsel yang ada di pangkuannya pun bergetar. Ny.Rukmini membuka kuncian layar smartphonenya dan menatap lekat-lekat pada benda itu.


🗨️Rozmyta Aji telah membuat grup "GENK RS"


🗨️Rozmyta Aji menambahkan Anda


🗨️Rozmyta Aji menambahkan Reinka Sakti


🗨️Rozmyta Aji menambahkan Sofia Arini


🗨️Rozmyta Aji


Tes...tes...pada idup enggak niihh???


Ny.Rukmini geleng-geleng kepala sambil memegangi keningnya setelah membaca pesan yang dikirim sang putri. Memang Rozmyta ini orangnya rada-rada ngawur kalau ngomong, pikirnya. Ia lalu membalas pesan putrinya itu.


🗨️Rukmini


Bahasamu Roz


🗨️Sofia Arini


Salfok ama nama grupnya 😅😅😅


🗨️Rozmyta Aji


Hehee, maap Mi😋😘


🗨️Rozmyta Aji


Suke-suke eike laahhh mbak💃


🗨️Sofia Arini


Okeehh, suke-suke yeeyy laahh 😪


🗨️Reinka Sakti


😨😌


🗨️Rukmini


Jamu tau kan Roz klo mami gak suka cetingan


🗨️Rozmyta Aji


Tauuu,,,tp bisaa kaannn😋


typo2 dkit gpp koQ mamiQ tayaanng😘😘😘


yg pntg msih kebaca😆


🗨️Rukmini


🗨️Rozmyta Aji


hbisx cuman bgini Qt bisa ngobrol bareng tnpa ktmuan+takut ke gep ama papi


🗨️Sofia Arini


setujuuuuu👍


🗨️Rozmyta Aji


ya kan...ya kan...


🗨️Reinka Sakti


😐😒🙄😔


🗨️Rozmyta Aji


paan si lu bang, gak jelas banget


🗨️Sofia Arini


that's ur brother, GAK JELAS


🗨️Rozmyta Aji


gitu kau nikahi mbak😌


🗨️Sofia Arini


klo bukan aku sapa lg yg mo nikahi dia 🤣🤣🤣


🗨️Rozmyta Aji


bener jugaakk, wkwkwkwk😂


🗨️Reinka Sakti


😬


🗨️Rukmini


ini kalau gak ada faedahnya mami cabut ah


males


🗨️Rozmyta Aji


jangan dulu Miiii


aQ mo ngeshare hasil kerjax mata2 yg Qkirim buat ngintilin si Rizzi niiihh


🗨️Reinka Sakti


😨😱

__ADS_1


🗨️Sofia Arini


Asyiikkk, mana? mna?


🗨️Rukmini


Ngomong daritadi napa


Cepetam Roz


🗨️Rozmyta Aji


Weiiitttss, sabaarrr sodara-sodara😅😂


🗨️Rozmyta Aji


📸


📸


ini foto Rizzi pagi tadi


🗨️Rozmyta Aji


📸


📸


📸


📸


ini foto Rizzi sore tadi


🗨️Rozmyta Aji


silahkan dinikmati 😂


Dan Ny.Rukmini langsung memandangi beberapa foto yang barusaja dikirimkan oleh Roz itu. Ada foto Rizzi nampak sedang menjemput seorang gadis lalu mengantarnya ke sebuah gedung perkantoran pagi tadi.


Ada juga foto Rizzi yang membeli bunga, membeli balon, lalu terlihat seperti sedang melamar gadis yang sama yang dijemputnya pagi tadi dengan sebuah buket bunga berukuran jumbo.


🗨️Rukmini


Apaaa maksudnya ini Roz


🗨️Rozmyta Aji


Maksudnyaaa, anak mami si ganteng kesayangan ituuu, trnyt enggak terjangkit virus corona..tapi kena virus cinta akut


so, alhamdulillah yaa pemirsa😆😘


🗨️Rukmini


serius kamu


🗨️Rozmyta Aji


Iya mamiku sayaaanngg


🗨️Sofia Arini


Horraaaaaiiii, 🎉🎉🎉


🗨️Reinka Sakti


🤔🤔🤔


🗨️Reinka Sakti


💡💡💡


🗨️Reinka Sakti


😱😱😱


🗨️Rozmyta Aji


APAAN SIH LO BAAANGGGG?????


😠😠😠😠😠😠😠😠😠😠😠😠


🗨️Sofia Arini


Obatmu abis, mas??? 🙄


🗨️Reinka Sakti


I think i ever met the girl he propose to


(aku pikir aku pernah ketemu sama cewek yang Rizzi tembak)


🗨️Rozmyta Aji


SERIUUUSSS???? Where???


🗨️Reinka Sakti


😶


🗨️Rozmyta Aji


kutu kupreeeeettttt lo 👾


🗨️Reinka Sakti


🕺🕺🕺


🗨️Sofia Arini


🤣🤣🤣🤣🤣


.


.


.

__ADS_1


To Be Continue....


__ADS_2