Secret Of Werewolf

Secret Of Werewolf
Bab 112: Balas Budi


__ADS_3

Kini kita akan melihat keadaan di Akademi Wolfden, berselang beberapa lama setelah Feronica datang ke Akademi.


JDER!


Hujan deras disertai dengan kilatan cahaya dan guntur masih saja terjadi, memang tidak banyak perubahan yang ada. Karena memang seluruh desa terkena dampaknya.


Kita sudahi pembahasan tentang cuaca. Karena memang secara garis besar tak ada yang berubah, maka kita akan melihat apa yang sebenarnya terjadi di Akademi Wolfden.


Ternyata tidak seperti perkiraan Feronica sebelumnya, soal semua siswa tidak ada yang datang ke tempat ini, padahal ada beberapa perwakilan siswa hadir menghadiri pertemuan dengan tujuan menindaklanjuti kejadian yang kemarin terjadi.


Dan karena pertemuan yang berlangsung itu tertutup maka bukan hal yang aneh jika Feronica tidak menyadarinya.


Dan jika itu begitu bukankah setidaknya Feronica masih bisa merasakan hawa kehadiran dari masing-masing murid yang hadir di tempat ini?


Seperti yang telah dikatakan sebelumnya pertemuan yang diadakan memang tertutup, tidak terlihat dan tidak ada celah bahkan dari energi sihir (singkatnya pertemuan ini disamarkan dan tidak ada yang bisa melihat dan merasakan keberadaan orang-orang yang sedang ikut pertemuan ini).


Dengan sihir penyamaran maka pertemuan rahasia ini bisa semakin rahasia adanya.


Yelena adalah salah satu perwakilan murid dari kelas 3A, dan dia sudah menghadiri pertemuan dengan para guru.


Ia mulai berjalan keluar ruangan khusus dan melihat keadaan di luar seperti apa sekarang. Sedangkan para murid lain tidak mengindahkan apa yang sedang dilakukannya dan lebih memilih untuk meninggalkan tempat ini dengan cepat, seperti kesepakatan mereka sebelumnya.


Tubuhnya tidak basah karena ia memakai energi sihir yang berfungsi seperti jas hujan transparan. Jadi tanpa payung pun tidak masalah di sini.


Hanya sekilas saja, mungkin dari sini ada yang ingat mengapa selama ini Feronica hanya memakai payung dan tidak memakai energi sihir saja agar tidak basah?


Entah apa alasannya, kita pun belum tahu karena Feronica tidak sedang berada di sini sekarang.


Kembali lagi, Yelena tidak begitu peduli dengan perintah dari hasil pertemuan tadi. Ia ingin melihat sendiri apa yang telah terjadi di sini.


Apa yang dilihatnya sekarang memang tidak seperti dugaannya sebelumnya. Yang dimana ia pikir akan ada lebih banyak kehancuran di sini.

__ADS_1


Pasalnya kehadiran tamu tak diundang itu berhasil memojokkan dua guru tingkat akhir, dari situ saja seharusnya tingkat kerusakan pertarungan ini bisa lebih parah lagi dari yang sekarang.


"Sekolah akan ditunda selama beberapa waktu...." gumam Yelena sembari menatap bangunan sekolah. Ia tidak tahu mengapa Akademi memutuskan hal seperti ini.


Padahal bisa saja sesi belajar bisa terus berlangsung bukan? Mengapa harus menunda kelas sampai waktu yang tidak ditentukan?


Apakah demi pencegahan awal agar tidak lagi terjadi kejadian serupa? Untuk menunggu waktu sampai memastikan kondisi sekolah benar-benar aman? Atau untuk membuat para murid yang belajar di sini bisa melupakan kejadian yang mengerikan kemarin?


Terlepas dari hasil keputusan pertemuan antara murid dan guru. Yelena juga tidak bisa berbuat apa-apa untuk mengubah hasil akhirnya.


"Feronica berada di sini kemarin... bukankah begitu Bu?" Yelena berbicara sembari melihat ke depan, seolah tahu ada seseorang yang berada di dekatnya. Dan memang perlahan namun pasti ada yang datang dari belakang.


Tap...


Tap...


Suara langkah kaki terdengar di dekatnya, Yelena tahu dengan pasti siapa yang datang ke sini.


"Benar...." Suara yang lembut kini terdengar di sini. Yelena tidak tahu alasan dari salah seorang guru yang datang kemari, dan bukannya kembali ke ruang guru sama seperti yang lain.


Yelena menghela nafasnya, memikirkan hasil pertemuan tadi membuatnya tidak begitu senang, dan kebetulan ada gurunya sekarang. Mengapa tidak menanyakannya langsung secara empat mata saja?


"Apa yang lain menganggap Feronica sebagai penyelamat?" tanya Yelena dengan nada yang rendah dan juga ada keraguan yang terdengar darinya.


Freiss melihat ke depan, sama seperti Yelena. Untuk beberapa saat terasa hening di sini.


"Kamu memang tahu banyak hal ya Yelena...." Freiss menutup matanya sembari sedikit tersenyum. Ia kagum akan Yelena yang bisa tahu kejadian yang sebenarnya kemarin.


Padahal Freiss tahu Yelena juga ikut dievakuasi bersama dengan para murid yang lain. Seharusnya apa yang bisa ia tahu sama dengan murid yang lain bukan?


Semua mata tertuju pada seorang asing dengan jubah hitam yang membuat mereka tak lama harus diungsikan ke tempat lain. Bahkan mereka juga tidak punya banyak waktu untuk memerhatikan tamu tak diundang itu.

__ADS_1


Keberadaan Feronica tidak menyita banyak perhatian, meski memang tidak semua tidak memerhatikannya. Salah satunya adalah Yelena ini.


Lalu kenapa Yelena bisa tahu Feronica tidak hanya datang ke sekolah namun juga melakukan sesuatu yang penting di sana?


Freiss sendiri tahu Yelena memiliki banyak sumber info di sekolah ini. Entah itu dari para guru lain ataupun dari warga sekolah yang tahu kejadian ini.


Yelena adalah seorang siswi pengumpul informasi yang handal, dia bisa tahu sesuatu yang seharusnya tak diketahuinya atau setidaknya ia bisa tahu sesuatu yang sedikit informasinya.


Freiss pada akhirnya tidak bisa menganggap keberadaan Feronica bukanlah apa-apa kemarin. Pada kenyataannya memang keberadaan Feronica sangat vital adanya.


'....' Udara di sekitar sini terasa lebih terasa. Pembicaraan mereka berdua mulai terasa berbobot sekarang (maksudnya jadi semakin serius).


Yelena masih menunggu jawaban dari gurunya, sementara kaki kanannya menghentak-hentak pelan ke tanah tanda ia tidak sabar untuk mendengar jawaban itu.


Freiss adalah salah satu guru yang juga menghadiri pertemuan terbatas tadi. Ia tidak menyangka akan ada murid yang lain yang menggali lebih dalam masalah yang terjadi.


"Apa ibu sudah bersepakat menyembunyikan ini? Apa yang kemarin terjadi tidak bisa disembunyikan lagi...." Yelena perlahan menoleh ke samping kanan, menatap langsung pada gurunya sendiri.


"...." Freiss sendiri bisa merasakan tatapan yang terarah padanya. Memang tujuannya untuk membuat informasi ini seminim mungkin orang yang tahu adalah hal yang cukup sulit.


Pada kenyataannya memang hampir seluruh murid di akademi tahu dan punya pandangan masing-masing mengenai apa yang terjadi.


Yelena adalah seorang yang pendiam, bahkan hanya peduli soal masalahnya sendiri. Namun semenjak dia bertarung dengan Feronica. Freiss bisa merasakan ada perubahan yang cukup berarti di sini.


Yelena tidak lagi begitu tertutup dan jadi sedikit terbuka. Bahkan lebih banyak bicara dibanding sebelumnya.


Yelena dulu berbicara seperlunya, dan prestasinya di kelas sudah banyak yang tahu di kalangan warga Akademi.


Jika ia sudah serius dalam masalah ini maka....


"Feronica kini tidak diizinkan lagi ke tempat ini." Freiss akhirnya mengatakan sesuatu dengan nada yang tegas, terdengar meyakinkan dan bisa membuat orang yang mendengarnya percaya.

__ADS_1


"...."


"Begitukah caranya membalas budi pada Feronica?" Yelena juga terdengar tegas di sini, jarang ia berekspresi seperti ini. Namun kini ia bahkan menggertakkan giginya dan melangkah meninggalkan gurunya di tempat itu.


__ADS_2