Secret Of Werewolf

Secret Of Werewolf
Bab 88: Pertemuan


__ADS_3

Shhhh....


Stephen mulai merasakan sesuatu yang berbeda, tidak biasanya indranya bisa menangkap hal seperti ini yang berarti memang ada hal tidak biasa yang terjadi di sini.


Stephen memandang langit di atasnya, begitu gelap dan kelam serta bertanya dalam hatinya, apa memang apa yang dikatakan Feronica benar adanya? Ini bukan sekedar pergantian cuaca yang biasanya terjadi?


Melihat hal seperti ini membuat Stephen mengingat kembali kejadian masa lalunya, di mana cuaca gelap seperti ini adalah pertanda buruk, dan itulah sebabnya ia mengatakan ini pada Feronica karena memang ia berusaha untuk tidak berpikir seperti itu lagi.


Namun sekarang memang terjadi seperti ini. Seberapa keras ia menolaknya, tetap saja kenyataan tidak bisa berubah seperti yang ia pikirkan. Stephen termenung menyadari ini.


Bisa jadi juga tanda merah yang muncul pada Feronica ini adalah tanda dia menyadari sesuatu yang aneh di tempat ini? Yang memang belum bisa disadarinya sebelumnya? Tidak menutup kemungkinan bisa terjadi juga, tapi Stephen tidak berencana untuk membuat Feronica bingung dengan memberitahunya soal tanda yang muncul ini, dia juga bisa sadar sendiri 'kan?


DEG!


"Kak!" Feronica kaget karena Stephen lompat dan berlari kencang masuk ke dalam area sekolah, sedang ia malah terjebak di depan pagar dengan sihir penghalang ini.


"Kak Stephen bisa masuk! Lantas mengapa aku tidak bisa sih?!" Feronica frustasi akan mengapa ia malah tertinggal sendiri di sini, setiap kali ia mencoba untuk menyentuh pagar, tangannya langsung disambut dengan panas yang begitu menyakitkan dari sihir penghalang didepannya ini.


*


"Hmmmm...." Orang berjubah hitam itu bersiap melepaskan sihir kegelapan super besar ini, namun terhenti sejenak, mengeluarkan suara seolah sedang memikirkan sesuatu. Dan pertanyaannya adalah apa yang sebenarnya dipikirkan oleh orang asing ini?


Housen pikir ia akan segera menerima serangan dari orang ini, namun ternyata tidak adanya. dalam waktu yang cepat ia pun berusaha mengeluarkan kekuatan sihir yang dimilikinya.


'Aku harus menghentikannya!' Housen mulai serius setelah bimbang sejenak tadi, kini yang ada dalam pikirannya sekarang adalah menghentikan serangan orang itu, apapun cara yang bisa dipakainya sekarang.


"Sihir...."


Drrrtt....


Belum sempat Housen mengumpulkan kekuatannya, seluruh tubuhnya sudah gemetar duluan karena begitu hebatnya tekanan yang ia rasakan saat ini.

__ADS_1


'Kenapa ini?!' Housen tidak mengerti mengapa ia tidak bisa mengeluarkan kekuatannya dengan leluasa, padahal jelas-jelas ia harus memanfaatkan kesempatan yang sekarang ada ini.


Tapi tubuhnya sekarang bergetar tiba-tiba dan kekuatannya pun seolah menghilang dalam dirinya, apa yang sebenarnya terjadi padanya?


Housen tidak pernah mengalami ini sebelumnya, ia sadar tubuhnya kini sedikit basah dan udara sekitar terasa dingin, padahal sebelumnya ia merasa udara sekitar biasa saja.


'....' Keheningan tercipta saat itu juga, batin Housen sedang memproses semua ini dalam dirinya.


'Apa aku takut?!' Housen tidak bisa menerima alasan yang muncul di kepalanya ini, dan seketika itu pula ia mengabaikan perasaannya sendiri dan berusaha untuk menngeluarkan kekuatan miliknya.


Shhhh!


Kini udara kencang muncul juga dari sekitaran Housen, yang menandakan memang sekarang ia mulai bisa mengumpulkan kekuatan seperti biasanya.


Namun seberapa besar pun kekuatan yang bisa dikumpulkannya, Housen merasa kekuatan gelap yang begitu besar di hadapannya ini tidak akan bisa dihentikan dengan mudah.


'Bagaimana mungkin pengguna sihir kegelapan muncul di sini?!' Housen bertanya-tanya dalam hatinya, ia tadinya memang begitu tertarik dengan kemunculan orang asing karena memang kehadirannya itu bisa membuat rasa bosannya mereda.


Namun siapa sangka yang muncul di sini adalah seorang yang bukanlah orang biasa? Housen tidak terpikir sampai ke tahap ini.


SHHHH!


Housen berusaha untuk menahan energi yang sedang berusaha dikumpulkannya itu, instingnya sendiri tidak setuju akan apa yang sedang dilakukannya ini.


'Perbedaan kekuatannya....' Housen merasakan jika dibandingkan maka kekuatannya itu bagaikan benih tanaman yang masih kecil yang disandingkan dengan pohon yang besar disebelahnya. Jauh sekali perbedaannya.


Sebagai seorang ahli sihir yang bisa memprediksi kemungkinan akan apa yang terjadi, mengumpulkan kekuatan sekarang adalah hal yang sia-sia adanya.


Lagipula untuk apa melakukan sesuatu yang bahkan ia sudah tahu tidak akan ada hasilnya? Mau dipikirkan sekeras apapun Housen tahu tindakannya ini benar-benar sia-sia belaka.


Baginya yang adalah seorang yang mengandalkan fakta dan kenyataan yang ada, tetap berusaha menandingi kekuatan sebesar itu tentulah bertentangan dengan idealismenya sendiri.

__ADS_1


'Aku... aku ....' Housen kini bimbang kembali, sudah sejauh ini apa yang seharusnya ia lakukan untuk mengatasi apa yang sekarang terjadi ini?


Housen menatap tajam kembali lawannya, ia yakin kekuatan seperti itu bisa meratakan sekolah dengan mudah, dan mungkin juga desa akan terkena dampaknya. Sungguh kekuatan yang mengerikan.


Housen tidak habis pikir bagaimana mungkin ada seorang manusia dengan kekuatan sihir yang seperti ini, ya... tidak berlebihan juga jika memang ada di dunia ini yang memiliki kekuatan seperti itu, tapi kemungkinannya juga tidak banyak.


'Kekuatannya mungkin setara dengan ahli sihir terkenal....' Housen jadi penasaran akan siapa sebenarnya sosok dibalik jubah hitam ini, mengapa ia bisa memiliki kekuatan yang sebesar ini? Sulit membayangkan dia adalah orang yang tidak terkenal.


Terlepas dari apapun kemungkinannya tetap saja Housen tidak punya banyak waktu untuk mengetahui hal ini, dengan kekuatan besar yang bisa membuat semuanya hancur dalam sekejap ini tentunya.


Lantas apa yang akan terjadi dengan semua murid di tempat ini jika memang ia sendiri tidak bisa menghentikan serangan orang asing itu? Rasanya berat Housen memikirkan tentang ini.


Kemana ahli sihir lain? Apa mereka terlalu sibuk dengan urusan lain sampai-sampai mengabaikan keselamatan mereka sendiri di sini?


Housen tertunduk, jika saja ia tidak bisa menghentikan serangan sihir orang ini? Apa bedanya dengan yang lain? Apalagi ketika sihir perlindungan area sihir ini aktif, yang artinya memang tidak akan ada lagi orang yang bisa masuk ke area lapang ini selain mereka berdua ini.


Tidak ada cara untuk meminta ataupun menerima bantuan di sini, Housen tahu betul cara kerja dari sihir perlindungan ini, semakin kuat kekuatan yang ada di dalamnya, semakin kuat juga sihir perlindungan yang terbentuk yang akan lebih menyulitkan lagi bagi orang agar bisa masuk ke tempat ini.


Mungkin sebagian dari kita juga bertanya, apakah ahli sihir juga termasuk yang sulit untuk menginterupsi pertarungan di area lapang ini? Jawabannya adalah ya.


Tidak peduli akan seberapa kuat seseorang yang berusaha untuk masuk ke area lapang sihir ini tentunya akan semakin sulit juga mereka untuk masuk, seperti yang telah dikatakan sebelumnya. Jadi memang area lapang ini sudah diatur sedemikian rupa agar siapapun yang bertarung di dalamnya bisa menyelesaikan urusannya tanpa gangguan dari luar.


Shhhhhhh....


Udara mulai terasa hangat, Housen menatap tajam tahu waktunya benar-benar sudah dekat, orang asing itu akan segera melancarkan serangan terkuat yang pernah ia lihat sampai sekarang.


SYUT!


ZZZRRR....


ZRASH!

__ADS_1


Seketika itu juga banyak yang terjadi, mulai dari lingkaran sihir besar hilang seketika dan tubuh orang itu yang berubah menjadi es seketika dan langsung hancur seketika juga, semuanya terjadi bersamaan dalam waktu yang singkat.


"Kak... kakak?" Terlihat ada seorang pemuda yang memakai baju putih dan celana hitam berdiri di depan Housen yang sedikit tersungkur itu.


__ADS_2