Secret Of Werewolf

Secret Of Werewolf
Bab 125: Rasakanlah


__ADS_3

Felicia berhenti sejenak untuk berpikir di sini.


Ia memang tidak punya kesempatan untuk menanyakan soal Stephen pada gadis ini, karena tentu akan mengacaukan misinya sendiri.


Terlepas dari betapa inginnya ia tahu soal hubungan mereka berdua, ia harus tetap profesional dalam menjalankan misinya.


'Sekarang kesempatanku untuk membalas Stephen.' Felicia terpikir ide yang bagus kali ini, sebuah hal yang bisa menyalurkan perasaan yang sekarang dialaminya ini.


'Akan kubuat dia merasakan apa yang kurasakan.' Felicia berjalan pelan mendekati Feronica yang tengah tertidur pulas.


Apa yang sebenarnya di rencanakannya? Tidak ada yang tahu kecuali Felicia sendiri. Dan dari gerak-geriknya maka siapapun yang melihatnya pasti akan penasaran juga.


'Stephen akan tahu rasanya tidak bisa melindungi orang yang dikenalnya.' Dan pada akhirnya Felicia mengungkap apa yang jadi idenya saat ini.


'Meski caranya berbeda, aku tidak peduli selama Stephen merasakan apa yang kurasakan.'


Felicia sadar, memang cara 'menyakiti' nya bisa berbeda, namun tetap saja itu tidak akan membuat Stephen baik-baik saja. Bagaimana perasaan pemuda itu setelah gagal melindungi gadis kecil ini? Tentunya bisa dinilai sendiri oleh siapapun.


Inilah saat yang tepat untuknya membalas apa yang telah Stephen lakukan, tidak peduli seberapa lama waktu telah berlalu namun perasaan yang ada padanya tidak banyak berubah.


Dua perasaan yang berlawanan yang dirasakannya selama ini harus diselesaikan dengan satu cara. Dan sekarang ini jalan baginya terbuka lebar untuk melakukan apa yang ia inginkan.


Felicia masih memikirkan hal ini, dan di saat yang bersamaan ia ingat juga akan detil misi yang diberikan padanya.


'Aku akan membawanya pada Tuan Alex, tapi tidak perlu dalam kondisi baik bukan?'


Felicia menatap Feronica, tatapan yang mengisyaratkan bahwa dia seperti memedam amarah di sini.


Bagaimana tatapan yang memedam amarah itu? Siapapun yang melihat tatapan seperti ini pasti tidak akan nyaman. Tidak ada hal baik yang terpancar ketika seseorang sudah seperti ini.


'Asal jangan sampai dia terbunuh... aku bisa....' Felicia mengarahkan tangan kanannya ke arah Feronica yang tengah tertidur itu, sementara ia mulai mengumpulkan kekuatannya.


'Aku hanya ingin dia merasakan perasaan putus asa dan tak berdaya... melalui gadis ini dia akan merasakannya.'


Felicia tidak sabar melihat bagaimana reaksi Stephen yang tak lama lagi akan dilihatnya itu.


Shhhh....


Tangan kanan Felicia yang diarahkan pada Feronica itu mulai menghasilkan asap lembut, yang menandakan ia memang sedang melakukan sesuatu di sana.

__ADS_1


Asap lembut yang keluar dari tangannya itu adalah suatu pertanda ia berhasil mengumpulkan kekuatannya.


'Dengan energi sihir khusus ini, tidak ada seorang pun yang akan sadar kekuatan yang tengah kukumpulkan ini, bahkan Stephen sekalipun.' Felicia begitu yakin dengan apa yang sedang ia lakukan ini.


Melakukan ini seharusnya memang tidak akan membuatnya kesulitan. Ia bahkan bisa menyelinap ke desa sebelumnya dan dalam waktu yang singkat melakukan urusannya.


Memang tak ada jaminan ia tidak ketahuan oleh siapapun tadi, namun pada kenyataannya ia memang punya kemampuan untuk menyembunyikan hawa kekuatannya sendri.


Berbeda dengan Stephen yang punya hawa kehadiran yang rendah dan sulit untuk dideteksi oleh orang lain, Felicia bisa melakukan lebih dari itu, ia bahkan bisa menayamarkan hawa kekuatan tidak peduli seberapa besar yang notabene sulit dilakukan.


Hawa kekuatan yang merupakan representasi dari kekuatan seseorang yang di mana secara alami akan terpancar ketika digunakan, maka untuk meniadakan hawa tersebut tanpa menganggu kekuatan yang tengah digunakan perlu kemampua khusus.


Inilah yang bisa dilakukan oleh Felicia, kemampuannya untuk menyamarkan hawa kekuatan sudah tidak perlu diragukan lagi. Dengan kekuatan yang besar namun tidak disadari oleh musuhnya? Maka itu adalah salah satu keuntungan yang cukup berarti di sini.


Karena dengan begitu musuh tidak akan bisa mengantisipasi lebih awal akan kekuatan yang kita keluarkan, lagipula mereka juga tidak bisa merasakannya juga 'kan?


Dengan mode 'penayamaran' ini Felicia berhasil membuat lawannya lengah dan misi yang diembannya pun jadi tidak sulit untuk dilakukan.


Musuh tidak akan tahu kekuatan kita yang sebenarnya, dan di awal pertahanannya sudah terbuka lebar untuk dikalahkan.


'Tapi mengapa sebelumnya?' Di tengah aksinya ini, Felicia jadi ingat akan kejadian sebelumnya.


Biasanya tidak terjadi seperti itu, tentu saja hal ini bisa membuatnya bertanya-tanya. Mengapa kekuatannya yang 'samar' bisa dideteksi oleh gadis kecil yang sekarang tertidur pulas?


'Mungkin itu hanya kebetulan saja....'


Dan sementara pertanyaan itu belum terjawab, Felicia juga sudah dapat gambaran tentang bagaimana kekuatan dari gadis muda ini.


'Perlawanannya cukup bagus sebelumnya.' Felicia tidak segan untuk berkomentar seperti ini dalam batinnya, yang meski tidak lama mereka beradu kekuatan, namun tetap saja Felicia bisa merasakan semangat yang membara dari Feronica.


'Tapi kekuatannya itu tidak akan berguna di sini.' Felicia bisa tenang melakukan aksinya, karena targetnya sudah tertidur pulas saat ini.


Tidak hanya tertidur pulas biasa, karena seorang yang belajar sihir biasanya bisa mengontrol kekuatannya, bahkan ketika sedang tidur.


Yang berarti insting mereka lebih tajam daripada yang tidak belajar sihir. Indra mereka sudah diasah sedemikian tajam agar bisa tahu apa yang sedang terjadi di sekelilingnya, bahkan ketika tertidur sekalipun.


Mengetaui ini Felicia sama sekali tidak khawatir di sini. 'Minuman andalan buatanku sudah menyelesaikan ini.'


Dengan formula khusus dan juga bahan-bahan yang spesifik, membuat minumannya ini tidak hanya sekedar menyegarkan saja seperti komentar Feronica tadi, melainkan ada efek lain juga.

__ADS_1


'Kini hawa kekuatan Stephen tidak bisa disadari siapapun di sini, dan dia pun jadi tidak bisa melakukan apa-apa ... hihi....'


Felicia berhasil membuat minuman khusus buatannya itu jadi minuman yang menyegarkan sekaligus memberikan efek pada lawan yang bisa menguntungkannya di saat seperti ini.


'Keduanya sudah kulumpuhkan....'


Kita tahu sekarang Felicia bertekad melakukan sesuatu pada Feronica yang sedang tidur pulas saat ini, demi membuat seorang yang telah ia kenal lama tersiksa.


Namun mungkin sebagian dari kita akan berpikir, jika ingin membuat Stephen tersiksa, mengapa tidak melakukan langsung padanya saja? bukankah dia juga tidak bisa melawan setelah meminum minuman khususnya itu?


'Aku tidak berniat memberikan rasa sakit seperti itu....' Felicia tidak menutup kemungkinan ia bisa melakukan ini, namun pada akhirnya ia memilih untuk memberi rasa sakit 'lain' pada Stephen, ketimbang menyakitinya secara langsung.


Sebenarnya rasa sakit bagaimana yang ia maksudkan saat ini? Sementara ia sudah mengumpulkan kekuatan dari tadi, kini siapapun yang melihatnya jadi penasaran akan apa yang akan terjadi selanjutnya.


'Apa yang akan terjadi jika mentalnya hancur dari dalam?'


Felicia sangat tertarik untuk tahu jawabannya, dengan sihirnya ia berencana untuk membuat gadis kecil ini rusak, hanya saja dari dalam.


Dengan mentalnya yang masih labil seharusnya ini jadi pekerjaan yang mudah baginya, terlebih lagi targetnya ini di bawah pengaruh minuman spesial yang dibuatnya.


'Selama aku masih bisa membawanya pada Tuan Alex, dan Stephen bisa merasakan apa yang kurasakan maka itu cukup bagiku.' Felicia akhirnya mantap melakukan ini.


Dan ngomong-ngomong apa yang dimaksud dengan 'menghancurkan mentalnya?' apa artinya? Tentu sebagian dari kita mungkin bertanya-tanya mengenai ini.


Shhh....


Felicia menyentuh kepala dengan tangan kanannya yang sedari tadi ia arahkan pada Feronica, dan seketika itu juga ada angin kecil yang berhembus di sana.


'Dengan ini ia akan tahu rasanya tersiksa dari dalam.'


Felicia menggunakan kekuatan sihirnya dan mengalirkannya pada Feronica, sebuah tindakan yang berisiko jika Feronica masih bisa mengendalikan kekuatan sihirnya.


Karena jika Feronica masih sadar akan kekuatan sihirnya maka tentunya kekuatan Felicia akan langsung bertabrakan dan membuat semuanya tidak sesuai dengan rencananya.


Tapi Felicia tidak perlu khawatir akan hal itu karena ia tahu ia sudah mengatasinya


"Uh...." Dan tak lama Felicia menaruh tangannya ke kepala Feronica, gadis kecil itu terlihat sedikit mengerang, ekspresi wajahnya berubah dari yang tadinya tertidur jadi seperti menahan rasa sakit.


'Lihat Stephen? Kau membuat orang lain kesakitan... itu semua karena ulahmu....'

__ADS_1


__ADS_2