Sembilan Pusaka Nusantara

Sembilan Pusaka Nusantara
Bab 103 - Pertemuan Kembali (Narapati Mulai Bergerak 1)


__ADS_3

Mereka bergegas berjalan menuju pintu gerbang kelima, dan ketika pintu terbuka disana mereka telah disambut oleh semuanya.


Tak banyak kata dari mereka, Deni dan Asep langsung menemui Dewi Ninda.


Selamat datang kembali penguasa air dan penguasa tanah, selamat kalian telah lulus ujian di semua gerbang.


"Selanjutnya apa yang harus kami lakukan?"


Tenangkan dulu diri kalian, temuilah mereka yang telah menunggu kalian dan bersantailah sejenak.


"Bersantai? Apa Dewi tidak salah bicara, ditengah situasi seperti ini malah bersantai, jangan sampai nanti ada yang mengatakan kau itu Dewi bodoh dan tidak berguna, kata Asep dingin".


Ki sebaiknya kita balik, entah sudah berapa lama kita disini, tambahnya.


'Ok Bos, inget yang sabar bos, tambah Asep'.


Iya ki, gua gak mau aja ada Dewi yang terhormat dibilang bodoh dan tidak berguna sama mahluk langit, dan seperti yang gua bilang ke lo, kita harus buktiin, kalo drajat manusia itu lebih tinggi bahkan dari malaikat sekalipun, apa lagi hanya mahluk langit seperti itu.


Deni menunduk kepada Dewi Ninda dan mohon izin untuk pergi, yang diikuti oleh Putonia, Ni Sumbaga, Mayang dan yang lainnya.


June masih mematung disisi Dewi Ninda.


"Sepertinya aku sudah membuat kesalahan besar, ditambah melihat aura mereka saat ini sepertinya kemampuannya berada jauh di atasku, tambah June".


Bukan hanya di atasmu, tapi juga di ku, mereka yang telah lulus mandi ditelaga suci dan meminum air suci memiliki setengah kemampuan manusia - manusia yang memiliki karomah, saat ini penghuni surgapun tunduk pada mereka tambah Dewi Ninda.


June semakin tercengang, ia tidak menyangka orang yang dianggapnya bodoh telah jauh melampauinya bahkan hampir setara dengan para dewa.


*****


Mayang dan Asep melepas rindu dengan menghabiskan waktu di Mall Casablanca, begitu juga dengan Deni ia membawa Ni Sumbaga berkeliling dan memperkenalkan bahwa Jasmine adalah tunangannya.


Mereka berempat sontak kembali menjadi tranding, dimana June sudah tidak terlihat bersama mereka dan digantikan wanita yang jauh lebih cantik layaknya seorang dewi.


Deni juga memberi Jasmine sebuah hand phone, dan memberi tahu bahwa ini adalah alat komunikasi di zaman ini, boleh dibilang seperti telpatilah katanya memberi contoh yang mudah dimengerti oleh Jasmine.


Setelah hampir sehari berbelanja disana, mereka bertemu dengan Batara Kala dan Giyana


*****


Halo brother Deni, Brother Asep wuuiihh belanja gak bilang - bilang nih, oh iya kami sudah dengar beritanya dari Putonia, semoga lo gak salah pilih ya Bro sambil menepuk bahu Deni.

__ADS_1


Deni hanya mengangguk, lalu mereka mengambil tempat diarea terbuka, saat para gadis memesan makanan, mereka menyalakan sebatang rokok sambil bertukar informasi dan pengalaman selama berada di gerbang pertama hingga terakhir.


Mendengar cerita mereka, Batara Kala hampir tidak percaya, namun selama bersama mereka, Deni dan Asep tidak pernah berbohong padanya


Meminum air suci dan mandi air suci adalah suatu anugrah karena bisa meningkatkan kemampuan setara dengan Dewa, mereka benar - benar beruntung katanya dalam hati.


Suasana disana cukup tenang, hingga akhirnya mereka mendengar jika kawasan jalan Thamrin diserang kelompok tidak dikenal, dua bom meledak dan membuat kerusakan cukup parah.


*****


Sejumlah personil polisi dan tentara sudah bersiaga ditempat tersebut, mereka mendapat informasi akan adanya ancaman ledakan susulan.


Sejumlah anggota Densus 88, dan marinir langsung menyisir tempat tersebut, mereka masuk kedalam kawasan perkantoran dikawasan tersebut.


Sejumlah pengunjung di mall Plaza Indoensia mulai dievakuasi menuju tempat yang aman.


Saat sedang menyisir tempat tersebut terdengar kembali ledakan susulan dan muncullah lima orang yang menggunakan rompi bom dan siap meledakkan diri kapan saja.


Para anggota Densus dan Marinir berusaha menjauhkan kelima orang itu dari keramaian, mereka mempersempit ruang gerak kelimanya, sejumlah pasukan penjinak bom langsung bergerak ketempat kejadian.


Melihat situasinya Deni dan Asep kembali beraksi, mereka kembali menggunakan topeng emas dan topeng perak, namun karena kemampuan mereka telah meningkat pesat mereka melakukannya dari jarak yang cukup jauh.


Mereka menarik kelima orang itu kedalam ruang dimensinya, lalu memindahkan mereka ke ruang hampa di bulan, seketika kelima orang itu mati karena tidak ada udara, dan mereka melepas rompi bom dan melemparkannya ke luar angkasa.


*****


Kapten Densus mencoba berkodinasi denga kapten marinir.


"Hilang kemana mereka, cepat sisir semua tempat ini, amankan warga buat jarak hingga lima ratus meter, kata Kapten Densus yang terus mencari keberadaan kelima orang itu."


Kapten Marinir juga berusaha mencari mereka berlima, namun sepertinya kelima orang itu seperti ditelan bumi.


Tak sampai sepuluh menit, kapten densus mendapat telpon dari Deni, ia mengatakan kelima orang itu akan segera dikembalikan.


Tiba - tiba entah dari mana, muncul empat orang kembali ketempat tersebut namun dalam keadaan tidak bernyawa, keempatnya mati tanpa bisa lakuakan saat in, kata Deni diujung Telpon.


Semoga masalahnya bisa terselesaikan, untuk yang seorang pingsan dimobil polisi, mohon jangan di ekspose seperetinya mereka orang yang sama dengan orang yang menyerang Casablanca dan juga sejumlah daerag lain.


Kapten Densus hanya mengangguk, ia segera berkordinasi dengan kapten marinir dan memerikasa semua jasat anggota yang mati


*****

__ADS_1


Tak butuh waktu lama teror pun segera teratasi, sesuai instruksi Deni Kapten Densus mencoba mengecoh bahwa mereka sedang memburu seorang tersangka peledakan yang mencoba bunuh diri dilokas.


"Kami dari pihak kepolisian dan TNI menginformasikan bahwa rencana teror di Plaza Indonesia berhasil kita gagalkan, namun kami masih mengejar satu pelaku yang meloloskan diri, sepertinya ia takut utuk bunuh diri, katanya singkat".


Jadi pihak polisi dan TNI masih memburu tesangka ******* ini ya pak, kata wartawan media yang meliput konfrnsi pers.


"Benar mohon doaya semoga pelaku bisa segera tertangkap".


*****


Dikediaman Narapati.


Mendengar hal tersebut Terawan semakin murka, apa lagi ia yakin telah mencuci otak mereka semua, kenapa masih ada yang lolos katanya kesal.


"Sial aku yakin mereka telah aku cuci otaknya, kenapa masih ada yang lolos".


Bersabarlah cah bagus, sepetinya upaya kita memang mendapat sedikit kendala, sebaiknya persiapan dikeraton Majapahit kita percepat kata Gayatri singkat.


Terawan hanya bisa mengangguk, ia sangat pahan jika wanita lembut disisinya itu bisa berubah menjadi wanita yang sangat kejam.


Ia mencoba mengatur emosinya dan berusaha meminta beberapa orang untuk mencari tau orang - orang untuk mencari tau keberadaan seorang lagi, sambil melkukan persiapan dikeraton Majapahit guna menyambut purnama emas.


Asep yang menangkap bidadari kuning mencoba bernegosiasi agar ia mau membantunya membaca pikiran orang tersebut.


Bidadari Kuning itu setuju namun dengan syarat ia bisa menjadi tawanan luar dan menjadi pendamping bagi kelompok Asep.


Mereka setuju namun bidadari kuning itu harus berubah menjadi sosok yang berbeda, sesuai petunjuk Amir mereka melindungi Amabilis dengan doa - doa khusus dari alam karomah sehingga tri netra kebenaran sekalipun tidak akan mampu menembusnya kecuali atas izin sang pencipta.


Melihat kemapuan Asep Amabilis sangat kagum, ia mulai tertarik pada pemuda bernama Aseo itu, ternya orang yang pandang sebelah mata itu, memiliki kemampuan sehaebat itu.


*****


Setelah mengikuti kelompok Deni, Amabilis cukup terkejut, mereka melihat pemandangan yang jauh berbeda dengan apa yang sering diceritakan oleh suaminya.


Deni dan kelompoknya adalah orang baik yang bekerjasama dengan pemerintah untuk mengembalikan kedamaian, ia malah melihat kelompok terawanlah yang berambisi menguasai dunia dan dibantu suaminya.


Melihat hal tersebut timbul keraguan dari hati Amabilis, ia merasa telah melakukan kesalahan besar, hal tersebut ia ketahui setelah membaca pikiran orang tadi, ia juga mengatakan mereka sedang mempersiapkan sesuatu di keraton majapahit yaananmmmm


Mohon dukungannya pada para pembaca dengan memberikan


Vote, Like, Komen dan

__ADS_1


Tambahkan ke favorite, jika berkenan silakan bagikan juga cerita ini agar orang lain bisa ikut terhibur dan Author lebih semangat lagi, terima kasih...


__ADS_2