Sembilan Pusaka Nusantara

Sembilan Pusaka Nusantara
Bab 78 - Terawan Bertemu Dewasrani


__ADS_3

Kami masih belum tau ia ada dimana, tapi kami akan terus mencari tau dimana Musa berada.


Baiklah teruskan pencarian kata Terawan sembari menutup telpon.


*****


Disisi lain setelah dilakukan konprensi pers oleh pimpinan lima matra, sontak hal tersebut membuat publik sedikit tenang, setidaknya mereka bisa tenang.


Deni dan kelompoknya juga merasa tenang karena tidak perlu khawatir lagi akan dimata - matai oleh kelompok Naratapati, namun mereka salah karena bukan Terawan namanya jika tidak punya rencana cadangan.


*****


Kembali kesisi Terawan


Persiapkan pertemuan malam ini dengan baik, dengan atau tanpa Musa kita tidak boleh mengabaikan yang mulia Dewasrani setidaknya kita telah mempersiapkan tempat lain karena yakin polisi pasti punya sejuta cara untuk membuat Musa bicara, segera cari dan singkirkan Musa bagaimanapun caranya.


Malam itu sesuai dengan rencana keluarga Narapati akan bertemu dengan Dewasrani, ia juga menghimpun kerajaan gaib lain karena Kerajaan Dasar Bumi dan Kerajaan Laut Selatan telah resmi mendukung Deni dan kelompoknya.


*****


Malam pertemuan tiba, Dewasrani membawa ketujuh istri terkuatnya para bidadari dengan anugrah warna



Asoka (Bidadari merah)


Amabilis (Bidadari kuning)


Cosmos (Bidadari pink)


Aster (Bidadari Biru)


Daisy (Bidadari Hijau)


Lily (Bidadari Jingga)


Viola (Bidadari Ungu)


__ADS_1


Disisi terawan selain Gayatri Rajapatni juga hadir jhon dan Joshep meraka adalah orang - orang kepercayaan Terawan yang punya talenta tinggi dibidangnya masing - masing Jhon dan Joshep selain sebagai pengawal Terawan mereka juga adalah ahli IT dan ahli Gendam.


Dalam pertemuan tersebut Dewasrani akan memberikan bantuan penuh kepada keluarga Narapati dan juga kelompoknya.


"Bagaimana persiapan membangkitkan Raja Hayam Wuruk, dan Ratu Tribuana Tungga Dewi apakah bisa dimulai sesuai rencana, mengingat sebentar lagi akan terjadi Purnama Emas yang hanya akan terjadi sejuta tahun sekali kata Dewasrani singkat."


'Sudah yang mulia, kami sudah melakukan semua instruksi yang diberikan oleh yang mulia, lebih kurang delapan puluh lima persen, tinggal menyeterilkan daerah Mojokerto dan juga puncak Tidar, hamba pastikan semua akan berjalan sesuai rencana, kata Terawan dengan penuh percaya diri.'


"Bagus teruskan seperti itu, dan pastikan tidak ada mata - mata dari pihak lawan kita, ingat yang bersama mereka adalah Batara Kala adikku, biarpun terlihat bodoh tapi kecerdasannya ada di atas rata - rata para dewa, bahkan setingkat dengan Ganesha."


'Baik yang mulia kami akan selalu hati - hati, namun ada masalah yang kami hadapi, mohon petunjuk dari yang mulia.'


"Masalah? Aku sangat tidak suka mendengar kata masalah."


'Ampun yang mulia, tapi semua diluar perhitungan hamba, kelompok mereka saat ini dibantu oleh dua orang ustad yang terkemal cerdas, mereka terang - terangan membantu mereka, ditambah lagi sekarang mereka mendapat dukungan penuh pemerintah Indonesia, dan di tangkapnya Musa yang menjadi kunci semua rencana hamba semakin membuat kami sulit bergerak bebas.'


"Hanya masalah kecil kau tidak perlu cemas Narapati, lakukan saja sesuai perintahku, dan untuk itu aku membawa bala bantuan.


Kalian akan mendapat bantuan langsung dari ketujuh istri terkuatku, mereka akan membaur dengan para manusia itu, aku punya rencana menyusupkan dua istriku yaitu Asoka (Bidadari merah - ia adalah kepala militer di khayangan) dan juga Amabilis (Bidadari Kuning ia adalah kepala riset teknologi khayangan) bisakahbkau atur mereka membaur di pemerintahan?"


'Itu bukan hal sulit yang mulia, hamba masih memiliki beberapa koneksi dipemerintahan yang bisa hamba suapndengan uang dan juga wanita, sedikit hadiah dari rumah bordil hamba akan memuluskan bergabungnya dua istri yang mulia di pemerintahan.'


'Baik yang mulia.'


"Bagus mulai saat ini para istriku akan tinggal bersamamu, perlakukan mereka dengan baik, aku masih ada urusan ditempat lain, ingat jangan sampai purnama emas terlewatkan, karena jika tidak kita harus menunggu sejuta tahun lagi."


'Baik yang mulia, sesuai perintah anda.'


Setelah memberi hormat pada Dewasrani, Terawan membawa para istri Dewasrani untuk mempersiapkan diri, terutama Asoka dan Amabilis yang akan bertugas mencari informasi.


*****


Disisi Deni


Batara Kala merasakan kehadiran para penghuni langit, dan bukan penghuni langit biasa, aura mereka sangat kuat dan berkarakter, ia sangat gelisah sehingga beberapa kali seperti berbicara sendiri.


"Semoga saja aku salah, tapi jika benar maka akan sangat merepotkan."


Ia terus mengulang kata - katanya tersebut.

__ADS_1


Ustad Hadi yang peka memberanikan diri berbicara.


"Maaf babang Barra, sepertinya ente gelisah amat, ada apa ya, kita semua disini satu tim, jika ada yang kurang berkenan dinhati Babang Barra ada baiknya kita bicarakan dan cari solusinya, jangan sampai rencana yang sudah kita susun jadi berantakan."


'Maaf kyai, gua merasa ada aura penghuni langit didekat sini, mereka adalah para kakak ipar gua yaitu tujuh bidadari terkuat, kalo sampe mereka membantu akan jadi masalah baru buat kita semua, semoga aja sih gua salah.'


Ustad Hadi yang telah melihat sendiri bagaimana kemampuan mereka mulai ikut berpikir.


"Sekuat apa mereka?"


'Mereka adalah pemimpin di khayangan, ada Asoka pemimpin militer, ya seperti jendral perangnya khayangan lah, terus Amabilis pemimpin riset dab teknologi, ada Cosmos bidadari cinta yang mengatur percintaan didunia, lalu Aster ahli negosiasi khayangan, Daisy yang mengatur alam semesta, lily yang mengatur siang dan malam, dan Viola si pengatur waktu.'


"Pengatur waktu, lah entekan dewa Waktu, tapi kok masih ada bidadari pengatur waktu?"


'Iya kemampuannya ada dibawah gua tapi tetep aja kalo Dewasrani yang minta dia akan dspat kemampuan khusus yang setara dengan gua, pusing gua Kyai.'


Mereka yang mendengar percakapan Ustad Hadi dan Batara Kala mulai sedikit khawatir, termasuk pimpinan tertinggi lima matra.


Jendral Edi dari angkatan laut mulai buka suara.


^Lalu langkah apa yang harus kita lakukan, sementara Asep belum menemukan batu tanah suci, kita harus membuat rencana yang lebih baik katanya sambil menatap Ustad Hadi dan Ustad Lee.^


"Sebaiknya saya sholat dulu, ayo Ustad Lee kita minta petunjuk dari yang memiliki hidup, semoga perang besar tiga dunia bisa kita cegah, katanya sambil menggeleng."


•Bagaimana dengan latihan para DENHARIN dibawah bimbingan June dan para bangsawan langit tambah pemimpin AU, sepertinya waktu yang diberikan oleh nak Deni tidak akan cukup.•


"Masalah itu kalian tidak perlu khawatir, satu jam di dunia nyata sama dengan satu tahun di ruang dimensi saya, kita berdoa saja agar para pasukan yang ditakuti itu benar - benar menjadi momok bukan hanya bagi manusia, tapi bagi para setan dan dewa sekalipun."


'Sepertinya gua juga harus kasih mereka pusaka, nanti gua akan bilang ke nyokap untuk membawa mereka keruang pusaka dimana lo pada dapatin pusaka Sono dan Waru.'


"Ok sekarang biarkan ustad Hadi dan Le ibadah dulu, ada baiknya kita juga istirahat karena kalo terlalu dipaksa dan kecapeaan yang ada kita semua bisa dikalahkan dengan mudah."


Baiklah kita akan rehat sejenak sambil memikirkan cara terbaik dan mempersiapkan segala kemungkinan terburuk.


Bersambung....


Mohon dukungannya pada para pembaca dengan memberikan


Vote, Like, Komen dan

__ADS_1


Tambahkan ke favorite, jika berkenan silakan bagikan juga cerita ini agar orang lain bisa ikut terhibur dan Author lebih semangat lagi, terima kasih...


__ADS_2