Sembilan Pusaka Nusantara

Sembilan Pusaka Nusantara
Bab 106 - Sepuluh Iblis Terkuat


__ADS_3

Biarkan saja, biarkan mereka mencari apa yang mereka cari karena mereka tidak akan pernah mendapatkan apa yang mereka cari.


"Baik tuan, lalu apa yang harus kami lakukan, karena pergerakan kita semakin lama semakin terbatas, hampir semua sumber informasi kita terputus dan praktis kita hanya tinggal memiliki sekitar seratus orang saja sumber informasi kita, tambah Respati".


Separah itukah? Aku tidak menyangka mendapat tambahan satu orang bisa membuat perubahan yang sangat besar pada kubu mereka, ditambah pemerintah telah menurunkan semua kekuatannya secara bertahab membuat kita semakin terdesak kata Terawan dalam hati


Tunggulah dulu dan jangan lakukan apapun, kita tunggu hingga nenek menyelsaikan tapa bratanya.


"Baiklah tuan sementara kami akan menarik diri hingga ada perintah dari tuan."


Respati meninggalkan Terawan di aula utama kediamana Narapati.


Padahal kami sudah mendapat bantuan langsung dari Dewasrani melalui istri - istrinya, tapi kenapa pergerakan kami selalu dibawah mereka, siapa sebenar ya ahli strategi mereka?


Aku tau betul orang - orang yang ada dipemerintahan negara ini, tidak pernah ada yang bisa membaca rencana rumitku dengan cermat, apa lagi dengan hadirnya nenek Gayatri semakin menyempurnakan rencanaku, tapi kenapa, aku harus segera mendapatkan informasi tentang ahli siasat mereka, Terawan larut dalam lamunnya?


Aku harus segera mencari tau siapa otak dibalik strategi pemerintah ini, orang ini benar - benar membuatku kesal.


*****


Kembali kesisi pimpinan lima matra.


Deni dan semuanya berkumpul bersama pimpinan tertinggi lima matra, mereka benar - benar habis menekan pergerakan Narapati, selain memutus semua sumber informasi, dan sumber dayaa mereka juga tidak memberi ruang sedikitpun pada Narapati untuk bergerak.


Akses yang dimiliki Narapati untuk memantau pergerakan, telah disabotase berkat bantuan Amabilis, praktis saat ini Terawan sudah tidak bisa berbuat apa -apa.


"Bagaimana perkembangannya, apakah tubuh sepuluh iblis terkuat itu sudah ditemukan, kata Ustad Hadi pada para anggota DENHARIN?"


Belum kyai, tapi dari beberapa tempat yang kyai katakan ada enam tempat yang memiliki aura aneh, kami belum bisa menembusnya karena semua diluar jangkauan kemampuan kami.


"Dimana tempat itu?"


Trowulan - Mojokerto, Situs Gunung Padang - Cianjur, Puncak Gunung Tidar - Magelang, Gunung Cermai - Majalengka, Rawa Pening - Semarang dan Alas Purwo - Banyuwangi. dibanding tempat yang lain yang angker atau wingit enam tempat itu benar - benar ada diluar nalar.


'Gunung Tidar yang ada di Magelang adalah istana tuan Ismaya, wajar kalian tidak bisa menembusnya, tapi menurutku yang paling memungkinkan ada tiga tempat, pertama Trowulan - Mojokerto, Situs Gunung Padang - Cianjur dan Alas Purwo - Banyuwangi, kata Viola'.


Bagaimana nona bisa yakin tanya Ustad Hadi?

__ADS_1


'Trowulan - Mojokerto, seperti yang kita semua tau, tempat itu adalah tempat berdirinya lokasi keraton Majapahit, Gayatri adalah ahli siasat Majapahit, ia pasti atu betul situasi dan kondisi didalam keraton, termasuk ruang - ruang rahasia yang mungkin kita belum temukan, lalu Situs Gunung Padang di Cianjur adalah tempat bertemunya kakang Dewasrani dan pemuda Narapati itu,


Sementara di Alas Purwo - Banyuwangi sudah menjadi rahasia umum jika ditempat itu terdapat kerajan Jin terbesar Alas Ketonggo, kami sendiri para penghuni langit masih berpikir jika harus berurusan dengan penghuni Kerajaan Alas Ketonggo, tambahnya'.


Ustad Hadi dan Lee kembali merenung, mereka memikirkan dimana kemungkinan yang bisa digunakan menyimpan tubuh para iblis terkuat. Keenam tempat itu sangat beresiko untuk didatangi oleh manusia biasa, menurunkan pasukan tanpa bekal ilmu kebatinan yang cukup, sama saja menyuruh mereka bunuh diri.


^Tapi jika melihat kasus Musa ada kemungkinan jasad mereka tidak disimpan, bisa jadi berbaur bersama kita, tambah Ustad Lee^.


Pemimpin Lima matra juga berpikir begitu.


Benar Ustad, ada kemungkinan seperti itu, kata komandan AD, tapi saran nona bidadari ungu tidak bisa dianggap remeh, tapi mengirim orang kesana sepertinya sangat beresiko, terutama ke Alas Purwo, kami pernah mencoba menembus hutan itu tapi satu pleton pasukan yang kami kirim tidak pernah kembali dan kami tidak tau kabarnya dimana.


Kita akan membagi dua tim pertama kita harus mencari kemungkinan orang - orang yang bisa disusupi oleh iblis terkuat, kedua tidak ada pilihan lain kita seleksi pasukan kita terutama yang memiliki bekal ilmu kebatinan untuk memeriksa tiga tempat itu jika boleh kami minta bantuan nona bidadari untuk mendampingi pasukan kami, tambah Ustad Hadi.


'Kami akan membantu sebaik kami bisa Kyai, lalu bagaimana apakah formasi bangsawan langit utama sudah bisa dikuasai oleh pemuda - pemuda itu, tanya Asoka'.


Mereka masih terus berlatih, setelah rapat ini selesai kita akan kembali kepada tugas kita masing - masing. Baiklah sebaiknya kita tetap bergerak senyap tutup Ustad Hadi.


*****


Setelah rapat dengan Ustad Hadi dan para petinggi lima matra, Deni dan semuanya menemui para bidadari itu.


"Iblis itu ada tingktannya, nah sepuluh iblis terkuat adalah sepuluh raja iblis yang hampir mendekati tingkat Dewa iblis, kata Viola".


Ribuan tahun lalu saat dua belas bangsawan langit utama berperang bersama melawan sepuluh iblis terkuat, saat itu di Alas Purwo terjadi fenomena alam yang tidak biasa, kaisar langit memberi perintah langsung kepada para bangsawan langit dan kami tujuh bidadari terkuat untuk memeriksa Alas Purwo.


Karena fenomena alam yang tidak wajar, tapi kami dibagi dua tim, satu tim memeriksa sisi utara, sementara sisanya ke sisi selatan, kaisar langit tidak mau jika segel khusus yang digunakan untuk menutup tempat itu rusak


Dua belas bangsawan langit utama turun ke Alas Purwo mereka langsung memeriksa tempat terjadinya fenomena alam yang dimaksud.


Disana sepuluh raja iblis terkuat sedang berlatih ilmu terlarang, mereka bermaksud menyatukan semua unsur element dari tiga dunia menjadi satu, melihat hal tersebut June sebagai pemimpin baru para bangsawan langit mencoba bernegosiasi pada para raja iblis terkuat.


Sepuluh iblis terkuat dipimpin oleh iblis merah, entah berapa lama mereka bernegosiasi, namun karena proses negosiasi gagal mereka meminta izin untuk menyerang, perintah kaisar turun dua belas bangsawan langit utama berperang melawan sepuluh raja iblis terkuat, kami yang berada disisi utara diminta segera bergerak membantu para bangsawan langit


Pertarungan berlangsung cukup lama, efek peperangan itu bukan hanya berpengaruh pada dunia manusia tapi juga dunia langit dan dunia bawah.


Kami tujuh bidadari terkuat yang diminta untuk membantu mereka langsung bergerak kesisi selatan, namun kami terlambat, saat kami datang kami melihat mereka sudah terluka sangat parah, begitu juga dengan para iblis terkuat, dan untuk menyegel kekuatan sepuluh iblis terkuat hanya bisa menggunakan elemen air dan tanah, dan disanalah Waru dan Sono mengorbankan diri, sejak saat itu June menjadi sangat dingin, ia merasa gagal sebagai pemimpin, ia mendapat pujian dan mendapatkan hadiah dari kaisar langit atas prestasinya karena berhasil menyegel sepuluh iblis terkuat,

__ADS_1


Namun semua ia tolaknya, bahkan ia ingin mengundurkan diri dari jabatan pimpinan bangsawan langit, namun setelah mendapat banyak masukan ia bisa menerimanya namun semua hadiah yang diberikan kepadanya ia bagikan kepada seluruh pasukannya.


Hari berganti waktu berlalu, June terus berusaha meningkatkan kemampuannya, semua misi yang diberikan kepada mereka selalu berhasil, hingga akhirnya ia bertemu kalian ditempat Dewi Durga, yah singkatnya seperti itu.


"Kenapa Alas Purwo Disegel oleh kaisar langit".


Disana terdapat kerajaan besar bangsa jin di tanah jawa bernama Alas Ketonggo, orang - orang juga menyebutnya sebagai ujung sedo atau ujung dunia. Dulu pernah terjadi masalah besar yang mengguncang tiga dunia, dan hal tersebut terjadi disana.


Untuk menengahi masalah tersebut, Raja Kerajaan Alas Ketonggo akhirnya menarik diri dan menyegel tempat itu, kaisar langit juga memberikan segel khusus yang menjadi pembatas antara dunia manusia dan dunia bawah.


Cerita ini sudah lama terjadi tapi kami para penghuni langit masih merasa baru kemarin hal tersebut terjadi, terutama para bangsawan langit, itulah mengapa kami para penghuni langit sangat menjauhi Alas Purwo.


Viola berlalu meninggalkan Deni dan Kelompoknya, sesekali ia menatap June dan juga para bangsawan langit.


Ia langsung berlalu, diikuti Ni Sumbaga, Asep dan Mayang, sementara bangsawan Langit Utama masih terdiam dan menunggu perintah dari June.


*****


Didalam hati Deni mulai paham mengapa June bersikap seperti itu, rasa takut kehilangan pada anggotanya membuat ia berusaha ingin selalu menjadi pelindung bagi para anggotanya, wanita itu memang sulit dimengerti ya.


Mereka langsung masuk kedalam ruang dimensi Deni dan kembali berlatih formasi bangsawan langit utama.


Karena perbedaan waktu yang cukup lama membuat Deni dan Asep bisa menguasai formasi itu dengan cepat.


*****


Sore itu suasana di mall Casablanca cukup ramai, dimana bertepatan dengan malam minggu, malam panjang bagi para muda - mudi ibu kota, hampir seluruh tenant makanan disana penuh sesak oleh muda - mudi.


Deni, Asep dan para gadisnya duduk disalah satu tenant masakan khas nasi goreng, Giyana, June, dan para bangsawan langit mendekati mereka.


"Bagaimana latihan kalian kata June dengan sedikit canggung".


Semua berjalan baik, kami mungkin tidak sebaik Sono dan Waru, tapi kami akan berusaha sebaik kami bisa, Kata Deni singkat.


"Semoga saja formasi utama tidak pernah kita gunakan, baiklah silahkan dilanjutkan, aku masih akan berkeliling".


June, Giyana, dan para bangsawan langit pergi meninggalkan mereka.

__ADS_1


Bersambung....


Selamat malam para pembaca, semoga kalian selalu sehat ya, Sembilan Pusaka Nusantara kembali Up date nih, selamat membaca...


__ADS_2