Sembilan Pusaka Nusantara

Sembilan Pusaka Nusantara
Bab 55 - Jakarta End (Putusnya Hubungan Persahabatan)


__ADS_3

Cerita ini hanya karangan fiksi belaka, semua isi cerita murni hasil imajinasi penulis saja, jika terdapat kesamaan nama, tempat atau tokoh semua hanyalah sebuah kebetulan tanpa ada unsur kesengajaan.


"Halah supir doang belagu lo Sep."


Yah gak apa - apa yang penting kan gua kerja, dan kerjaan gua halal.


Mayang yang tidak lagi bisa menahan diri langsung berusaha memukul Musa, untung saja Asep sigap menangkap dan membawanya menjauh.


Deni pun mulai buka suara, lo pinter Cep, dia cuman iri sama lo, jadi gak perlu lo ambil pusing, orang begitu nanti juga mati sendiri tambahnya dingin.


Tapi kanda mulutnya sangat berbisa, ingin sekali dinda menghajarnya.


Sudah dinda orang sirik tanda tak mampu, lagian kita kesini buat ngopi bukan buat berantem kan, disini menu nya mantab lho apa lagi nasi gorengnya Te Op Pe Be Ge Te dah, percaya sama kanda.


Iya deh untung saja tangan dinda tidak jadi kotor dengan darah manusia rendah itu.


Mereka semua berjalan dan meninggalkan Musa seorang diri.


*****


Wah ada bos Kasablanca ke warung gua, jangan diborong ya bos, nanti gua bingung mau kerja apaan lagi kata kang Ujang pemilik warung.


Kagak kang, kalo gua borong kagak ada yang mau ngopi dimari kang, kan yang bisa buat kopi mantab cuma kang Ujang tea seru Asep sambil tertawa.


Riuh tawa mereka membuat Musa semakin jengah, ia benar - benar tidak menyangka Asep yang sering dihinanya kini menjadi pemilik mall Kasablanca.


Setelah menyelsaikan makannya ia langsung membayar dan keluar tanpa bicara terlihat tatapan kebencian terpancar dari matanya.


Tapi mereka semua mengacuhkannya, mereka memesan aneka makanan dan minuman, hingga tanpa terasa mereka telah menghabiskan waktu lebih dari dua jam.


Waktu telah memunjukan pukul dua siang, mereka memutuskan untuk pulang dan mempersiapkan diri untuk berangkat besok.


Barra menyerahkan uang sepuluh juta rupiah kepada kang Ujang.


"Ini dari ki Encep untuk lo kang, semoga berkah ya kang, doain ki Encep lancar hubungannya sama Mayang."


Encep?


Lupa gua kang, itu lho bos Asep, diluar dia dikenal sebagai ki Encep si dukun cabul yang sakti makanya tu ceweknya cantik banget, kalah ilmu gua kang sama ki Encep, nih gua masih belajar sama dia kata Barra sambil tertawa hehehe.

__ADS_1


Wah boleh atu Ki kang Ujang di kasih penglaris biar tambah rame ki, kata - kata Barra ditanggapi serius oleh kang Ujang.


Syaratnya berat ki, betapa dulu empat puluh hari empat puluh malem, kagak makan satu minggu terus nyebur di kali jodoh tiga hari tiga malem hehehe, berat kan kang.


Kalo sudah gitu pasti hasil gan?


Eiit tunggu dulu kang, masih ada tambahan kata Deni, harus dipendem sampe sebates leher dikuburan tanah kusir, selama satu minggu kang.


Ih akang mah takut atu Gan, ketemu jurig meni gagal pisam atu, ya sudahlah akang mah begini saja yang penting barokah.


"Jangan didenger kang itu omongan orang - orang somplak, banyak - banyak ibadah aja kang, yakin rizky gak akan ketuker."


Wuiiih dukun cabul nyuruh ibadah bang, atut gua bang, kata Deni yang disusul tawa riuh semuanya.


"Ya STMJ lah bos" hihihi


(Kang Ujang kudu jual STMJ gitu ki? kalo itu mah sudah atu ki, kan STMJ akang mah jadi idola disini)


Haduh kang Ujang ini mainnya kurang jauh sih tambah Barra, STMJ itu singkatan doang kang (Sholat Terus Maksiat Jalan) hahaha tawa riuh kembali memecah suasana.


Wah kalo itu kang Ujang takut ki, takut sama Allah bahaya itu mah ki, sudahlah begini saja kang ujang mah


"Biar sarap yang penting ganteng, dan KAYA tambah Deni dan Barra bersamaan."


Serah lo dah.


Ya sudah sok atuh ya, kang Ujang mau beres - beres dulu yang berlalu pergi meninggalkan semuanya


Oh iya bang gua mau tanya boleh, kok lo kasih Asep lima puluh persen sahamnya, maaf nih bang kalo gua kurang sopan.


Kenape lo, kurang ya?


Bukan gitu sih bang, kata Deni yang jadi salah tingkah. Bukan bang kan lo belum kenal sama kita kok bisa percaya gitu aja.


Deden... Deden lo lupa ya gua ini siapa?


Pan dari awal gua sudah bilang gua paham sama kalian, gua tau dan gua suka sama kalian, kenapa lima puluh persen buat Asep, ya itu karena dia bukan orang tajir kaya lo bos, jadi anggep aja itu hadiah buat dia biar bisa merubah hidup,


Nah kenapa lo dan Ratna cuma gua bagi sepuluh persen, nyokap lo sudah menyiapkan kebon teh seluar dua puluh hektar buat lo kebon itu gak ada didaftar kekayaan keluarga lo, mereka sengaja gak bilang semuanya biar lo dan adek lo mau usaha, secara hitung - hitungan masih lebih tajir lo lah bos, itu belum termasuk saham di tiga rumah sakit lain dan juga usaha proferti bokap lo yang juga diluar hitungan.

__ADS_1


Sebenernya gua gak boleh bilang ini sih karena sama aja ngelanggar hukum langit, tapi gua percaya lo pada bisa jaga rahasia.


Dan kenapa sepuluh persen gua kasih ke lo sama adek lo, agar hubungan lo dan Asep tetep kejaga, Asep itu belum bisa kelola bisnis biar dia belajar dari lo dan adek lo, secara bokap lo itu jagonya kelola bisnis.


Paham sampe disini.


Deni langsung terdiam ternyata orang tuanya telah mempersiapkan semuanya, ibu yang dikenalnya sangat berlawanan ternyata masih memikirkan dirinya biarpun dirinya selalu membuat kecewa ibunya.


*****


Belajar bersyukur dengan apa yang kita punya, dan belajar menilai dari banyak sisi, kenapa orang sampai melakukan hal itu pasti sudah memiliki pertimbangan sendiri.


Kita hidup berdampingan pandai - pandailah memilih teman, jangan sampai kalian bertemu orang seperti Musa lagi, orang seperti dia hanya akan menjadi penghancur sebuah hubungan.


Mereka semua merenungi kata - kata Batara Kala, dibalik sikap bodohnya ternyata ia cukup bijak dalam mengambil keputusan.


Kalian pikir julukan Dewa waktu gua dapet gitu aja, ngeliat Asep sekarang gua jadi inget diri gua yang dulu kakak Gua Batara Dewasrani adalah anak kesayangan bokap gua, sampe - sampe tri netra kebenaran diberikan gitu aja, sikap yang semaunya selalu dimaklumi sama bokap gua yang nota bane penguasa Tri Tunggal Tri Buana.


Semua dewa dan iblis tunduk sama bokap gua, nah sikap itulah yang buat kakak gua Dewasrani semena - mena, bahkan sampe memiliki banyak istri cuma untuk kesenangannya, dia anggap perempuan hanya pelampiasan awalnya cuma tujuh tapi sekarang sudah tujuh puluh atau lebih mungkin, gua gak terlalu ngitungin jumlah istri orang biarpun itu sodara gua sendiri, gua asik sama siapa aja, selama dia juga asik, tapi kalo semena - mena gua bisa berbuat lebih buruk.


Setiap penguasa kayangan yang anaknya dilirik sama kakak gua gak berani nolak karena takut dengan sikap kakak gua yang bisa berubah kapan aja, lo bayangin tujuh puluh istri dari kalangan bidadari.


Sementara gua yang dianggap sebagai sebuah kesalahan terlahir dengan tampang buruk rupa, dan menjijikan hanya dipandang sebelah mata.


Beruntung otak gua cerdas, jadi masih adalah yang dibanggakan hingga suatu ketika bencana besar terjadi, pertarungan sembilan pusaka terkuat dan ruh batu langit pertama kali mengguncang tiga dunia, semua karena ambisi kakak gua yang mau mengambil alih tribuana.


Tapi karena itu dilakukan anak emasnya bokap gua cuma kasih hukuman ringan itu pun setelah didesak sama petinggi dan para dewan dewa tertinggi khayangan dan delapan kaisar langit dari delapan penjuru.


Hukumannya cuma disuruh diem gak bisa keluar dari area kediamannya tapi dia masih bisa happy dengan tujuh puluh istrinya, gila kan, emang bangsat tu Dewa satu itu.


Sementara gua karena satu kesalahan yang gak gua lakukan harus menjalani gukuman pengasingan dan dibuang kedasar inti bumi, karena kasihan sama gua nyokap ikut gua dan meminta tinggal di inti bumi akhirnya nyokap gua jadi penguasa dikerajaan dasar bumi.


Bersambung ....


Mohon dukungannya pada para pembaca dengan memberikan


Vote, Like, Komen dan


Tambahkan ke favorite, jika berkenan silakan bagikan juga cerita ini agar orang lain bisa ikut terhibur dan Author lebih semangat lagi, terima kasih...

__ADS_1


__ADS_2