Sembilan Pusaka Nusantara

Sembilan Pusaka Nusantara
Bab 112 - Munculnya Pancaka Si Iblis Air


__ADS_3

Perlahan tapi pasti kedua buah benda terbang itu semakin menjauh, mbah Suyut tersenyum menatap kepergian mereka, semoga mereka bisa menghentikan perang katanya dalam hati.


Mbah Suyut masih menatap kepergian mereka, Rina mendekati mbah Suyut. Tiba - tiba sosok Rina berubah menjadi Dewi Penguasa Alas Ketonggo


"Aku berharap bisa bertemu dengan para bangsawan langit itu, tapi sepertinya aku harus menunggu lagi pula zaman sudah berubah, keterlibatan orang - orang seperti Faiq semakin membuat dunia menarik, semoga saja mereka bisa menghentikan perang, tambahnya lalu menghilang".


*****


Kembali Ke Jakarta


Setelah mengetahui kebenaran tentang iblis terkuat, mereka semua memikirkan cara dan mencoba berpikir dengan sudut pandang berbeda, Deni Asep dan Para Bangsawan Langit mencoba berpikir dari sisi fakir manusia, saat manusia dihadapkan pada kefakiran apa yang terlintas dipikiran mereka.


Sementara Giyana, Barra dan pemimpin lima matra mencoba berpikir dari sisi kaya manusia, jika mereka punya kuasa peneuh atas dunia apa yang akan mereka lakukan, lalu mereka bertukar posisi.


Semua mencoba mencari dimana Iblis terkuat itu disembunyikan, sesekali Deni, Asep, dan para bangsawan langit menggunakan mata Halimun mereka untuk melihat kesekitar, mereka mencoba menggunakan mata halimun mereka hingga tahap maksimal, namun semua tetap ada batasnya.


Ketika mereka sedang larut dalam pikirannya masing - masing, Santri Songo dan para DENHARIN tiba dan langsung menghadap, mereka terkejut karena orang - orang yang ada di Jakarta telah mengetahui kebenaran tentang iblis terkuat dan saat ini sedang berusaha mencari solusinya.


Ustad Faiq meminta para santrinya beristirahat begitu juga para petinggi lima matra, mereka memberi ruang untuk para pasukannya rehat sejenak.


*****


Pagi itu suasana ibu kota diguyur hujan, hujan mengguyur hampir semua sudut ibu kota, debit air terus meningkat karena intensitas hujan semakin tinggi, hal ini tentu memberikan dampak bagi sebagian besar wilayah ibu kota, banjir terjadi hampir disetiap sudut namun terjadi keanehan, hujan dan air tersebutbseperti dikendalikan oleh sesuatu.


Cakupan wilayah banjir terus meluas bahkan didepan Istana Negara debit air telah mencapai betis orang dewasa, ditambah curah hujan di Kota Bogor juga ikut meningkat praktis membuat sebagian besar wilayah ibu kota lumpuh karena genangan banjir.


Semua sumber daya dikerahkan, petugas PMK, BASARNAS, dan juga TNI - POLRI semua disibukan mengevakuasi warga ketempat aman, beberapa tempat tinggi di ibu kota dijadikan posko banjir baik sekolah, rumah ibadah dan temapt - tempat yang tidak terjangkau air, ketinghian air terus meningkat namun air banjir yang biasanya tenang kini bergejolak.


Air seperti bergerak menerjang semua yang ada didepannya, antrian kendaraan yang berusaha menyelamatkan diri membuat suasana ibu kota semakin tidak kondusif, terbatasnya jumlah perosnil dan banyaknya warga yang di evakuasi membuat konsentrasi mereka terpecah.

__ADS_1


Hingga akhirnya mereka terpaksa mengunci Musa Di bagian paling atas Mall kasablanka dengan penjagaan seadanya, sebagian santri songo dan santri pitu juga diperbantukan untuk membantu proses evakuasi namun tetap tidak mencukupi.


Sudah hampir empat jam hujan dan banjir menyerang ibu kota, membuat semua para petinggi lima matra mengeluarkan kode merah, ustad Hadi dan Faiq merasa aneh, mereka merasa ada sesuatu dibalik hujan dan banjir yang terjadi, karena hujan yang terjadi tidak seperti biasanya.


Seluruh petinggi BMKG mendapat teguran keras dari presiden yang langsung turun mengevakuasi warga ibu kota.


"Apa saja kerja kalian, mengapa hal ini yidak bisa terpantau dari awal, jika bisa terpantau setidaknya kita bisa mengevakuasi warga secara bertahap tapi kini semua sudah terlambat.


Tolong untuk mengerahkan semua sumber saya kitaz pantau terus pergerakan angin dan juga awan, kordinasi juga dengan kota Bogor karena hujan deras di kota Bogor semakin memperburuk keadaan kita disini, tambahnya".


Para petinggi BMKG juga bingun berdasarkan pantauan mereka tidak akan ada hujan sampai satu minggu kedepan, begitu juga laporan dari BMKG kota Bogor, mengingat saat ini adalah musim kemarau jadi sangat mustahil terjadi hujan.


Namun pada kenyataanya Hujan deras yang terjadi hampir empat jam membuat ibu kota lumpuh total, gubernur Jakarta juga dibuat pusing dengan hujan yang tak biasa, begitu juga wali kota Bogor, mereka semua seperti kecolongan.


Beberapa menggunakan pesawat untuk terbang mengitari awan hujan, dan satu fenomena aneh terjadi, mereka melihat seorang pemuda sedang berjalan di atas awan.


Pemuda tersebut menarik dan mengumpulkan awan dengan tangannya, sesekali ia tertawa dan menjayuhkan puntung rokok untuk merubah awan menjadi hitam, sesekali ia mepambaikan tangan dan tersenyum kearah tim yang memeriksa langit ibu kota, ia tidak terganggu sama sekali akan kehadiran tim yang mendekat kearahnya.


("Fenomena aneh di atas langit ibu kota, Seorang Pemuda Asik Menenun Hujan", "Malaikat Pembuat Hujan Marah, Apakah Ini Tanda Kiamat Akan Terjadi", "dan masih banyak lagi judul - judul yang dibuat oleh kanal media baik online ataupun offline)


Berbagai tanggapan dari Nitizen juga beragam.


"Malaikat gabutnya ngeri ya, buat hujan gak berhenti - berhenti, sudah dong maianan awannya", "itu orang lagi ngetes ilmu apa gimana sih, jangan mainan awan gitu mainan yang lain aja", "Wah ini karena banyak maksiat nih, malaikat sampe marah" dan masih banyak lagi tanggapan para Nitizen dari berbagai sudut pandang.


Sontak berita itu juga sampai kepada Deni dan Kelompoknya, mereka mencoba membantu untuk menghentikannya.


Ini ujian pertama kalian berperang bersama bangsawan langit, mereka bersiap menuju sumber masalah.


Deni dan Asep kembali menggunakan topeng emas dan topeng perak, dengan Zirah masing - masing mereka semua terbang kesumber masalah. Tapi kali ini

__ADS_1


*****


Deni dan Asep meminta untuk menghadapinya berdua, sambil meminta mereka memgamati situasinya.


Deni dan Asep langsung terbang kesumber masalah, dua pendekar legendaris yang pernah memggemparkan ibu kota tiba - tiba datang mengganggu keseruan sang pembuat awan.


Mereka berdua tiba disaat pemuda itu semakin mereka mendekat, mereka mengenali siapa pemuda itu.


Sudar? Kenapa bisa kata Asep?


Sudaryanto adalah pemuda paling culun di dikampus, ia terkenal sebagai seorang kutu buku yang selalu menyendiri.


Lama amat lo pada datengnya, hampir aja gua mati karena bosen, gua kira lo sudah pada dibunuh sama Musa hehehe, katanya sambil terkekeh


"Kita kan gak buka topeng, kok dia tau siapa kita, kata Asep didalam pikiran Deni?"


'Jangan terkecoh ki, siapa tau dia asal tebak'.


Pemuda itu menghentikan aksinya hujan sempat berhenti sementara waktu, mereka berdua mencoba untuk semakin mendekat, dan ketika mereka menggunakan mata Halimunnya, mereka melihat rantai dan paku hitam terpaku di hatinya.


Deno dan Asep saling memgangguk, mereka mengerti yang ada dihadapannya bukan lagi Sudar, tapi salahbsatu dari sepuluh iblis terkuat, kini mereka lebih berhati - hati, karena menurut informasi iblis terkuat adalah kumpulan dari semua energi jahat.


Tiba - tiba mereka mendapat telepati dwri June.


^Hati - hatilah, yang ada dihadapan kalian adalah Pancaka si Iblis airz dia termasuk dalam lima iblis terkuat dalam susunan sepuluh iblis terkuat^.


Bersambung....


Mohon dukungannya pada para pembaca dengan memberikan

__ADS_1


Vote, Like, Komen dan


Tambahkan ke favorite, jika berkenan silakan bagikan juga cerita ini agar orang lain bisa ikut terhibur dan Author lebih semangat lagi, terima kasih...


__ADS_2