
****
Disisi Deni
Aura hitam pekat terus keeluar dan aura tersebut menyelimuti tubuh ki Bogel.
Apa lo punya permintaan lo memaksa gua menggunakan senjata rahasia yang merupakan kekuatan gua yang sebenernya.
Gua kasih lo tiket istimewa pergi keneraka..
"Lo terlalu yakin tua bangka, kita lihat saja siapa yang akan keneraka kata Deni."
Perlahan ki Bogel berubah wujud menjadi Genderuwo berbulu lebat dengan golok setan ditangannya, cakarnya yang panjang dan taring - taringnya yang menyeramkan menambah aura jahatnya, auranya tersebut benar - benar menekan dan mengintimidasi siapapun yang melihatnya, namun hal tersebut tidak berlaku bagi Deni.
*****
Disisi Polisi dan TNI
Apa itu, Bogel berubah wujud menjadi setan atau apalah, kata mereka sedikit cemas.
"Itu Genderuwo kapten kata salah satu anggota marinir, itu setan yang menggoda manusia dan kadang bisa memperkosa perempuan, di kampung saya pernah ada cerita prempuan diperkosa Genderuwo, sampai sekarang nasibnya tidak diketahui katanya menambahkan."
Apa Genderuwo, jadi seperti ini wujudnya, kata kapten marinir, saya sering mendengar cerita tentang Genderuwo, tapi baru kali ini melihat wujudnya, kata kapten marinir menambahkan..
Bahkan salah satu drone yang terlalu dekat dengan tempat ki Bogel dan Deni sampai pecah karena tidak kuat menahan kekuatannya.
"Apa - apaan ini, ini benar - benar diluar nalar akal manusia kata kapten kopasus menatap kagum dan juga ngeri ke arah Genderuwo Ki Bogel, semoga saja pemuda itu baik - baik saja, katanya dalam hati."
***
Kembali ke sisi Deni
Jadi wujud lo jelek begini bro, gua kira berubah jadi keren kaya power ranger, atau satria baja hitam, lah ini malah jadi Genderuwo, lu berubah bukannya makim baek malah makin berantakan bro, kata Deni sambil menggeleng dan mengejek ki Bogel, Deni tidak mau kalah, dia mengeluarkan aura biru yang semakin terang, armor merak terlihat melindungi tubuh Deni, paduan sinar merah dan biru membiatnya semakin gagah dsn berwibawa, sinar tersebut melindungi seluruh tubuh Deni dan menjadi jirah perang yang indah tapi juga menekan.
__ADS_1
"Nah ini baru berubah bro, keren kan kata Deni yang kembali mengejek ki Bogel."
Ki Bogel yang tersulut emosinya langsung bergerak menyerang Deni dengan kekuatan penuh.
Deni terus menghindari serangan - serangan Ki Bogel bahkan keduanya kembali bertukar jurus. Setelah berubah wujud kekuatan mereka semakin meningkat, keduanya tidak mau mengalah dan saling menekan, sesekali serangan ki Bogel berhasil memukul Deni, dan tebasan golok setan juga membuat beberapa goresan ditubuh Deni.
Ki Bogel tersenyum puas, melihat serangannya mampu melukai lawannya, ki Bogel tidak menyia -nyiakannya, dan membuat ki Bogel tidak mau berhenti, ia terus menyerang Deni tanpa ampun, dan semakin meningkatkan kekuatannya, tapi keadaan ki Bogel tidak jauh lebih baik, Ki Bogel juga mendapatkan luka disekujur tubuhnya, beberapa luka sama parahnya namun ia mencoba menahannya dengan mengalirkan tenaga dalam untuk menahan rasa sakitnya, beberapa serangan Deni berhasil mendarat mulus, beberapa goresan pedang menghiasi tubuhnya dan 3 diantaranya adalah luka dalam yang sangat serius, luka tersebut tidak terlihat karena tertutup oleh bulu-bulu lebatnya.
****
Disisi polisi
Diluar dugaan, ternyata pemuda tersebut ternyata benar - benar diluar dugaan kita, lihatlah cahaya merah dan biru yang membentuk jubah perang itu, sangat kontras dengab topeng yang di gunakannya
Semog anak itu benar - benar bisa mengalahkan ki Bogel.
****
Dirumah Deni
'Kyai Jabat hanya tersenyum penuh makna, melihat jawaban kyai Jabat, Gayatri angkat bicara, mohon maaf kyai, kyai tidak sedang bercandakan kata Gayatri?'
"Untuk apa aku bercanda, ia dialah Deni Mahesa Wijaya, anak kalian, ia telah berevolusi dan berada ditingkatan kalian, biarpun tingkat sesungguhnya barulah tahap raja jin puncak, tapi ia mempunyai kekuatan yang setara denganmu Susilo kata kyai Jabat menambahkan."
'Tidak mungkin kyai, hanya tubuh naga bintang sempurna yang bisa mendapatkan kekuatan tersebut, aku sudah memeriksa tubuh anakku berkali - kali, dan aku yakin ia hanya memiliki tubuh Naga, kata susilo.'
"Sedang tubuh bintang ada pada Ratna, anak perempuan kami kata Gayatri menambahkan."
Nanti kalian akan paham, dan biar bagaimanapun aku sudah mengatakannya pada kalian, ada takdir yang bisa diubah dan ada yang tidak bisa, pahami itu kalian pasti akan mengerti, kedatangan datuk panglima kumbang adalah salah satu garis takdir yang sudah digariskan, kata kyai Jabat menambahkan.
"Seketika Gayatri dan Susilo larut kedalam lamunannya"
*****
__ADS_1
Kembali ke sisi Deni
Kini Deni kembali meningkatkan auranya, seketika aura biru terang membentuk baju perang yang lebih megah dengan pamor yang indah , tapi auranya yang kuat membuat tekanan yang luar biasa, berbeda dengan ki Bogel yang sudah mulai lelah, Deni masih terlihat segar, bahkan luka - luka ditubuhnya sembuh dengan cepat, kita akhiri disini seru Deni.
"Ki Bogel yang merasa telah mencapai batasnya, menatap kagum pada Deni, sebenarnya apa yang sudah dilewati anak ini, katanya dalam hati."
Deni bergerak cepat dan pegangan pedangnya sedikit digeser, pedang cahaya tingkat 7, cahaya surga pemusnah iblis, sinar biru menyilaukan terpancar dari pedang cahaya langit, dengan dua gerakan mampu menghantam telak tubuh ki Bogel, ki Bogel yang tidak siap hanya mampu membentuk prisai tenaga dalam, namun prisai kebanggaannya pecah dan tubuhnya terpental beberapa meter, lalu berhenti dan seketika tubuhnya terbelah menjadi tiga bagian, ya salah satu ketua tapak sakti mati dengan cara mengenaskan, semua orang menatap kagum pada pemuda bertopeng emas tersebut, para polisi dan tentara ikut mematung, melihat pemandangan tersebut, bau anyir darah membuat suasana didepan parkiran warkop menjadi mencekam dan mengerikan, pemilik warkop bahkan sampai terdiam dan tidak dapat berkata apa-apa, beberapa kendaraan yang terparkir baik motor ataupun mobil rusak parah terkena efek pertarungan tersebut. Deni melangkah santai mendekati satu anggota kelompok tapak sakti yang tersadar sejak tadi tapi tidak mampu bergerak, sekarang tunjukan dimana markas kelompok tapak sakti, atau kamu akan bernasip sama dengan mereka, kata Deni menatap dingin ke orang tersebut.
Tak lama Asep yang dari tadi ditahan polisi untuk tidak mendekat, berhasil menyelinap dan mendekati Deni.
"Wuih hebat bos gua, kenapa gak dari dulu aja bos, lo bantai tu cecunguk-cecunguk ini, seru Asep dengan sombongnya, Deni yang dari tadi menyadari menjadi pusat perhatian merasa tenang karena wajahnya tertutup dengan topeng emas, tapi gua bingung, kok lo bisa kenali gua sih, wah jadi gak keren gua bro lata Deni menambahkan."
Kejadian ini menghebohkan seantero kota, para polisi dan tentara yang berjaga mendekati Deni, nak bisa kamu jelaskan apa yang terjadi seru kapten Jepri, salah satu dari komandan pasukan dari pihak tentara, kapten Eko juga menimpalinya, kami sangat bersyukur akhirnya ki Bogel bisa tewas, setidaknya tempat ini pasti aman, tapi hal tersebut tidak akan bertahan lama, semua anggota kelompok tapak sakti pasti akan mencari siapa pelakunya, dan kami takut akan banyak korban warga sipil jika masalah ini tidak segera ditangani.
"Bapak - bapak polisi dan bapak - bapak tentara tenang saja, saya pasti akan bertanggung jawab, tapi saya mohon untuk merahasiakan identitas saya, dan saya berjanji mulai besok kelompok tapak sakti tidak akan pernah lagi mengganggu warga."
Katakan saja pendekar topeng emas yang bertanggung jawab, dan saya mohon untuk membawa orang ini karena ada hal pribadi yang ingin saya tanyakan, setelahnya saya berjanji akan menyerahkannya kepada pihak polisi, sambil menunduk hormat kepada kapten Jepri dan kapten Eko, Deni pamit untuk pergi.
Boleh saya tau nama kamu anak muda, saya Kapten Jepri dari satuan Angkatan Darat sangat berterima kasih, begitu juga dengan saya, nama saya kapten Eko dari polda metro jaya, juga mengucapkan terima kasih, seru kedua kapten tersebut.
Nama saya Mahesa, seru Deni sambil.membungkuk hormat dan pergi, Asep bawa orang itu, hari ini akan jadi hari yang panjang, kita harus bergerak cepat mengurus mereka bro.
"Siap bos, laksanakan, seru Asep sambil membawa orang tersebut dan mendekat kearah Deni, dalam sekejap Deni, Asep dan salah satu anggota tapak sakti lenyap entah kemana, Deni lalu membuka topengnya, dan memberikan dua pil kepada Asep, karena lo mau ikut gua, gua kasih harta berharga buat lo bro, pil merah darah itu adalah pil penyembuhan, luka lo masih belum sembuh total, dan pil biru itu adalah pil penguat tenaga dalam, minum secara bertahap, di mulai dari yang merah itu setelah tenaga lo pulih baru minum pil biru itu dari warna yang paling terang sampai yang paling gelap, lakukan berjeda 15 menit ok, gua mau introgasi dulu orang ini.
Asep mendengarkan semua arahan dari Deni, dan mengikuti semua petunjuknya, ia tau bahwa Deni tidak akan berbohong padanya, dan Asep sangat senang mendapat hadiah dari Deni, dan langung mengikuti arahan yang telah diberikan oleh Deni dan langsung mencari tempat yang nyaman agar ia bisa mengkonsumsi pil ajaibnya dengan tenang, sebenarnya Asep masih bingung dengan tempat yang saat ini ia datangi, namun yang menjadi prioritasnya adalah memulihkan dulu seluruh tenaganya dan mengobati luka dalamnya...
****
Mohon dukungannya pada para pembaca dengan memberikan
Like
Komen,
__ADS_1
Vote dan
Tambahkan ke favorite dan bagikan cerita ini keteman - teman agar Author lebih semangat lagi, terima kasih...