
June, Giyana, dan para bangsawan langit pergi meninggalkan mereka.
Kini mereka sibuk dengan urusan masing - masing
Ketua apakah tidak perlu memberi tau mereka?
"Kita bicarakan dulu dengan Kyai Hadi jangan sampai kita salah bertindak, jika perlu minta empu Jatmiko hadir dalam pertemuan, kita sudah pernah menghadapi ini, kemampuan kita juga sudah tidak seperti dulu, saat ini kita harus bisa berpikir jernih dan jangan sampai kesalahan lama terulang kembali, kata June singkat".
Para bangsawan langit hanya mengangguk, mereka bergegas membagi tugas, sebagian menemui empu Jatmiko, dan sebagian lagi bertemu dengan batara Ismaya, mereka semua segera melaporkan semua hasilnya kepada June.
"Semua persiapannya sudah selesai Ketua, kata Bima".
Baiklah kita tinggal menunggu mereka, aku selalu berharap agar formasi utama tidak digunakan, sekarang istirahatlah, namun tetap waspada.
Baik ketua, seluruh bangsawan langit meninggalkan June, dan Giyana.
*****
Sore itu June dan Giyana duduk santai disalah satu tenant kopi di mall Casablanca, mereka ngobrol santai sambil menikmati secangkir kopi.
"Ternyata jadi manusia itu sulit juga ya, tidak semudah yang kita pikirkan, awalnya gua pikir dengan keistimewaan kita sebagai penghuni langit kita bisa melakukan apapun pada manusia, tapi ternyata gua salah".
Manusia ya, gua banyak belajar dari Ratna adiknya Deni, setelah gua pelajari ternyata manusia itu unik, dan menarik.
"Terus gimana hubungan lo dengan Barra?"
Gimana apanya, dia itu dewa, gua cuma mahapatih, dan gua gak mau terlalu baper kaya lo.
"Baper apaan?"
Terlalu dibawa perasaan, terlalu dimasukan kehati, kalo gua sih ya kalo dia mau ya syukur naik drajad gua, kalo gak ya sudah, lagian gua sadar diri aja, kata Giyana santai.
"Istilah dari mana itu, karangan lo ya? Tapi iya juga sih gua kira karena gua lebih tinggi dari Deni, tapi ternyata manusia bisa melakukan lebih".
Sudah berapa lama lo didunia manusia, itu istilah anak zaman ini, ya gua taunya juga dari Ratna, bocah itu ternyata punya banyak informasi yang bagus untuk dipake, kata Giayana sambil tersenyum.
"Zaman benar - benar sudah berubah ya, dunia manusia juga berkembang dengan peradabannya sendiri, dengan aturan sendiri berbeda dengan kita yang terikat aturan tiga dunia, ingin rasanya diriku menjadi Mayang atau Ni Sumbaga yang bisa menjadi manusia seutuhnya dan bisa mencoba hal - hal menyenangkan dari dunia manusia, katanya sambil menerawang".
Apa karena pemuda itu? Pemuda yang selalu kau remehkan ternyata tidak seremeh yang dibayangkan, para pemuda itu benar - benar banyak kejutan ya, kata Giyana singkat.
"Semoga saja merekalah pemuda dalam ramalan, aku sudah lelah jika jarus berperang lagi, jujur aku takut jika kejadian Sono dan Waru harus terulang, mereka sangat berbakat tapi harus mati diusia muda".
Maaf kalo gua jadi buat lo sedih ya.
"Gak apa - apa, gua juga masih terus belajar buat melupakan kejadian itu, tapi sikap mereka sama seperti Sono dan Waru, seenaknya sendiri dan kadang bersikap bodoh, tapi sebenarnya mereka sangat perduli dan sangat berbakat, namun mereka menyembunyikan semuanya".
__ADS_1
Manusia - manusia itu memang unik ya.
Perbincangan mereka terhentinsaat Ratna datang.
'Manusia - manusia? Kak Giyana dan ka June bilang gitu seperti bukan manusia aja'.
Eh ada anak cantik, lagi apa dek?
'Aku iseng aja keliling cari - cari baju, lumayan sekarang belanja gak perlu bayar hehehe, katanya sambil tertawa, lagi pada ngapain nih?'
Lagi ngopi cantik, wah seneng ya sekarang pasti sering belanja dong kata Giyana.
'Gak terlalu sih lagian ibu gak suka kalo kami terlalu boros, oh iya kak maaf, tadi Mas Deni pulang katanya mau nikah sama Jasmine, lah hubungan dengan kak June kenapa kak?'
Jasmine? Iya kak lah aku bingung ini kak June tau gak ya, Ratna sempet bilang sama Mas Deni, kok nikahnya sama orang lain, kak June gimana?
"Kakak gak apa - apa dek, lagian kakak yang salah, dan mas Deni bukan jodoh kakak, namanya jodoh rahasia sang pencipta kan dek"
'Oh gitu, maaf ya kak Ratna kepo, semoga hubungan silaturahmi kita gak putus ya kak dan kita masih bisa jadi kakak adik, nanti Ratna kenalin deh sama kakaknya temen Ratna, ganteng kak, katanya bersemangat'.
"Sementara kakak mau perbaiki diri dulu dek, masalah pacar nanti dulu deh katanya tersenyum".
Hampir dua jam para gadis itu bercengkrama, hingga akhirnya Ratna mendapat telpon dari ibunya.
'Kak Ratna pulang dulu ya, nanti kita sambung lagi, kakak juga main - main ke rumah ya kak, see you kakak - kakak cantik.'
*****
Disisi Terawan
Sore itu Gayatri baru selesai melakukan tapa bratanya, ia mulai menyusun rencana menyerang
Terawan dan Respati yang memang telah menunggunya menjadi sangat bersemangat, setelah mendapat laporan dari keturunannya Gayatri memiliki sebuah ide gila.
Sebelumnya ia meminta wadah iblis terkuat untuk dikumpulkan, ia memeriksa sendiri sampai dimana kesiapannya.
Mereka menuju ruang rahasia keluarga Narapati, dimana ia telah membangkitkan seluruh pasukan Majapahit untuk berperang bersamanya.
Ratusan peti giok es abadi tersusun rapi, mereka melihat sendiri pasukan yang dibangkitkan dari neraka.
Sesuai peralatan disini persiapannya sudah delapan puluh persen, artinya itu sebentar lagi nek, kata Terawan menjelaskan.
"Berapa lama lagi waktu yang dibutuhkan sampai pasukan kita benar - benar siap?"
Lebih kurang dua sampai tiga bulan, untuk pasukan disini aku pastikan dua bulan siap, tapi untuk rumah lainnya anatara dua atau tiga bulan lagi, jadi aku pastikan sebelum purnama emas, semua sudah siap.
__ADS_1
"Bagus untuk sembilan iblis terkuat lainnya bagaimana?"
Musa tidak bisa diharapkan, tapi aku yakin iblis merah tidak mungkin mudah dideteksi apa lagi dikalahkan.
Empat orang yang kita coba tanamkan kekuatan iblis terkuat benar - benar manusia pilihan, karena banyak tubuh sukarelawan yang tidak kuat menahan kekuatan iblis terkuat dan akhirnya mati.
Tapi tenang nek, kita masih bisa memberdayakan jasad - jasad para manusia itu, lalu lima peti giok es utama tersimpan di lima rumah berbeda salah satunya ada disini mari nek, kata Terawan membawa Gayatri masuk jauh kedalam lagi, ia tidak menyangka keturunannya itu bisa mengerti dan menggunakan kekuatan dan kecerdasannya dengan baik
*****
Saat Terawan menggeser sebuah buku, perlahan tanah disekitar mereka bergerak, dan lemari tempat mereka berdiri berputar ke arah sebaliknya.
Mereka menuju sebuah peti giok es abadi, suasana didekat dalam tempat itu cukup lembab, semakin jauh menuju pusat peti tersebut suasananya jadi semakin dingin.
"Kenapa ditempat ini suhunya semakin dingin, setauku suhu peti giok es tidak sedingin ini, dan ada aura berbeda, kata Gayatri?"
Kami menyebutnya proses Vyronicy (Veroisika), aku terinsfirasi dari Dr Jhon Parker salah satu ilmuan Jenius ahli sains dari salah satu universitas terkenal didunia barat
(Catatan proses pembekuan mayat terinsfirasi dari Dr James Bedford universiatas California dimana proses sesungguhnya bernama Cryonic atau Krionika)
Didalam peti giok es yang sudah terbaring sesosok jasad manusia itu aku tambahkan dengan rendaman cairan nitrogen bersuhu 259 derajad ceslsius yang membuat jasad itu tetap terjaga dan membuat semua sel tidak rusak, kata Terawan menjelaskan.
"Pantas saja aura dinginnya berbeda, mungkin itu juga bisa kita gunakan untuk para pasukan Majapahit kata Gayatri".
Untuk pasukan nenek, aku sudah menyiapkan metode khusus yang jauh lebih baik, mari kita lihat dulu jasad wadah iblis terkuat.
Terawan menerangkan indikator pada alat - alat zaman modern pada Gayatri, ia memberi tau indikator angka menunjukan proses berjalan sudah sampai tahap mana, Terawan berusaha menyederhanakan penjelasannya.
Lalu mereka berjalan melihat puluhan peti atau mungkin ratusan peti mati giok es yang berisi jasad cloning pasukan Majapahit.
Melihat perkembangan san kemajuan pasukannya Gayatri tersenyum puas.
"Artinya kita hanya menunggu semua lampu - lampu itu berwarna hijau, maka semua pasukan ini akan siap tempur".
Benar nek, jika perhitunganku tidak meleset dua bulan lagi pasukan kita siap, jadi kita punya waktu menyusun pasukan di Trowulan, dan Gunung Tidar.
"Bagus artinya sebelum Purnama Emas pasukan kita sudah siap, baiklah laporkan terus perkembangannya padaku, agar aku bisa membuat penyesuaian".
Baik nek, aku akan terus melaporkan perkembangannya.
Dimarkas rahasia Narapati terdapat ratusan peti mati giok es yang berisi pasukan dari masa lampau, apakah mereka akan berhasil melawan pasukan hantu ini ikuti terus ceritanya ya
Bersambung...
Mohon dukungannya pada para pembaca dengan memberikan
__ADS_1
Vote, Like, Komen dan
Tambahkan ke favorite, jika berkenan silakan bagikan juga cerita ini agar orang lain bisa ikut terhibur dan Author lebih semangat lagi, terima kasih...