
Catatan
"MOHON MAAF JIKA DIDALAM BAB INI TERDAPAT DIALOG YANG KURANG BERKENAN DAN KURANG PANTAS, SEMUA HANYALAH PELENGKAP CERITA, MOHON BIJAKLAH DALAM MENYINGKAPI KARENA CERITA INI DIBUAT UNTUK HIBURAN TANPA ADA NIATAN LAIN. SELAMAT MEMBACA."
****
Ruh pusaka suci membuat mereka tidak terpengaruh dengan keadaan dunia bawah, dunia manusia atau dunia langit.
Ayo Boa kau adalah penguasa angin, apa hanya seperti ini kemampuan penguasa angin.
Kalian harus bisa menggabungkan dua elemen agar serangan semakin kuat, tambah Panglima Kumbang.
*****
Kembali kesisi Deni
Terawan datang ke markas polda metro jaya tepat pukul dua siang, ia menemui Musa.
"Aku merubah pikiranku sepetinya kita memang harus saling membantu, tapi aku ada pekerjaan lain untukmu, jika kau bersedia kau bisa langsung menikmati udara bebas, namun jika tidak kau tidak bersedia kau bisa tetap disini."
Pekerjaan apa tuan muda?
"Aku hanya ingin kau membuat kekacauan di acara yang sedang berlangsung di mall Kasablanca, kirim orang untuk membuat onar disana, kau tidak perlu terlibat cukup menunggu dimobil dan laporkan semuanya padaku, namun jika kau tidak bersedia aku tidak akan memaksa, kau bisa melanjutkan istirahatmu didalam sel.
Aku akan menunggu diluar lebih kurang satu jam, pikirkanlah dengan bijak, atau kau bisa memilih beristirahat didalam sel lebih kurang lima tahun atau lebih, karena aku dengar korban dibantu oleh Hotman Paris, kau tau pengacara menyebalkan itu tidak pernah mau bekerja untukku dan ia selalu berpihak kepada yang lemah,
Kau sendiri mengerti seperti seperti apa reputasinya dibidang hukum, ia salah satu pengacara terbaik dinegeri ini, tapi ia terlalu naif dengan membantu orang - orang lemah dengan alasan kemanusiaan, sungguh naif bukan, seandainya ia mau bekerja untukku kekayaannya bisa bertambah sepuluh kali lipat, tapi nuraninya terlalu naif hingga ia tidak bisa berpikir bijak, dan aku sangat benci orang - orang seperti itu.
Aku adalah orang yang berpikir secara realistis, tujuan orang bekerja adalah mendapatkan uang, tuhan memberikan banyak cara begitu juga dengan hasilnya ada yang besar ada yang sedikit, semua adalah pilihan kita, jika bisa mendapatkan banyak kenapa harus memilih yang sedikit dengan alasan takut dosa,
Orang mati ya masuk kuburan atau di kremasi, memang kau bisa membuktikan hal - hal konyol seperti surga dan neraka, jika para malaikat tidak mau dia ajak kerja sama, kenapa masih memohon kepada tuhan, jelas ia tidak mau membantumu itu hanya akal - akalan para pemuka agama saja, jadi berpikirlah secara realistis.
"Tapi aturan agama tidak seperti itu tuan?"
__ADS_1
Kau juga sudah mulai naif Musa, sekarang kau pikir saja, jika kau lapar apa yang harus kau perbuat? Pergi sholat di masjid, ikut kebaktian di greja, pergi berdoa ke pura atau apalah namanya atau kau bekerja untuk mendapatkan uang?
"Aku akan bekerja untuk mendapatkan uang."
Lalu coba kau pikir lagi, jika kau tidak punya pakaian, tidak punya rumah apa kau akan terus berdoa? Atau bekerja.
"Aku akan bekerja."
Lalu kau pikir lagi jika kau berjualan untung seratus ribu, dengan untung seratus juta mana yang kau pilih.
"Untung seratus juta."
Nah pintar aku suka cara berpikirmu, aku menjual narkoba karena untungnya lebih banyak, aku ini berjualan dan tidak merugikan orang lain, aku juga membantu para pecandu untuk membebaskan mereka dari rasa sakit, mereka yang stres dengan berbagai aktivitasnya harus dibantu, hanya saja polisi dinegeri ini terlalu naif.
Mereka banyak mengganggu bisnisku padahal aku berjualan sama seperti yang lain aku bekerja keras untuk bisa hidup enak, jadi sekarang kau pikir siapa yang bersalah?"
Polisi - polisi itu tuan, pikiran Musa mulai dicuci oleh terawan ia menanamkan bahhwa apapun caranya yang penting menghasilkan uang, tak perduli cara itu salah dan merugikan orang lain.
"Sekarang kau renungkan anak buahku yang ditangkap punya keluarga siapa yang jarus menanggungnya, lalu barang - barangku yan disita mereka juga masih dipermalukan mereka didepan umum oleh polisi - polisi itu, sama sepeti dirimu, sebenarnya kau tidak salah kau hanya memberikan nasihat pada bocah gembel itu agar orang tuanya bertanggung jawab, sekalipun orang tuanya sudah meninggal pasti ia masih punya keluarga benar atau tidak?"
Kau masih terlalu hijau Musa, itu hanya akal - akalan saja agar orang jadi kasihan, orang yang mengupload videomu dengan alasan membantu orang, naif ia hanya mencari keuntungan dari kontennya.
Sekarang kau beragama bukan, mintalah pada tuhanmu untuk membebaskanmu, ayo aku menantang dirimu, jika dalam waktu lima menit kau tidak bebas maukah kau lepas dari keyakinanmu dan bekerja untukku tanpa memikirkan dosa atau pahala?
Jika tuhan mu benar - benar ada harusnya ia datang membantumu yang terzolimi, sekarang kau lihat siapa yang datang tuhanmu atau aku?
Pikirkanlah dan berdoalah aku tunggu diluar. Lalu berjalan keluar meninggalkan Musa.
*****
Hati Musa mulai goyah, ia kembali merenung dan menimbang semua perkataan Terawan, semua yang dikatakannya masuk akal, bagaimana mau sapat uang jika tidak bekerja? Toh para ustad, kyai, pendeta atau apalah namanya juga bekerja, jika jemaahnya tidak ada mereka juga tidak dapat uang.
Hatinya benar - benar goyah keimanannya telah tergadai hanya karena ingin bebas dan mendapatkan uang banyak. Terawan Narapati benar - benar bersikap seperti firaun di zaman modern.
__ADS_1
Hampir satu jam Musa berpikir, akhirnya ia meminta bertemu Terawan Narapati.
Jika aku menerima tawaran anda aku akan mendapatkan apa?
Selain bebas aku juga akan memberikanmu bonus dua ratus jura rupiah, kau juga boleh memilih wanita yang kau sukai dirumah bordilku pilih mana yang kau suka, kau bebas masuk kapan saja kau mau kecuali saat kau menjalankan tugas dariku, selama tidak ada tugas kau bebas.
Satu lagi setiap manusia diberi kemampuan masing - masing, kau tau aku memiliki banyak rumah pemuas nafsu bagi lelaki atau perempuan?
Iya tuan hampir disetiap kota.
Nah wanita yang disebut ***** atau pria yang disebut gigolo adalah orang dengan kemampuan memuaskan nafsu birahi, karena ada banyak kemampuan manusia, seperti mengemudi, berniaga dan lain - lain kita harus tau apa kemampuan kita, benar bukan dan memuaskan nafsu birahi adalah kemampuan khusus.
Lalu rumah judiku, mereka hanya bertaruh sama seperti para atlit dengan dalih lomba, semua juga bertaruh hanya bahasanya lebih halus mereka juga bertaruh dan menjadi yang terbaik dan menjadi pemenang ayo coba kau pikir lagi?
Judi adalah sebuah keahlian tapi balik lagi dengan dalih agama semua jadi salah, lalu apa yang dilakukan temanmu, lomba mirip mereka itu hal paling konyol yang pernah kudengar, karena sejatinya manusia diciptakan berbeda, tapi coba kau lihat apa polisi - polisi itu membubarkan mereka, mereka malah mendapat pengamanan dari para polisi, aku sendiri tidak habis pikir apa kau paham sampai disini.
"Anda benar tuan, mereka itu memang orang - orang bodoh terima kasih sudah menyadarkanku selama ini."
Nah disini aku membantumu, memberimu pekerjaan dan memberimu kebebasan jadi apa keputusanmu.
"Aku akan mengikutimu tuan dan aku ingin belajar lebih banyak dari anda aku juga akan keluar dari agamaku tenang saja tuan."
Pilihan yang bijak, aku suka pemuda penuh potensi sepertimu, bekerjalah sebaik mungkin maka kau akan mensapat hasil, ingat kata pepatah usaha tidak akan menghianati hasil, hanya saja kau harus siap berhadapan dengan orang - orang naif.
Baik tuan saya mengerti.
*****
Setelah percakapan panjang yang telah merubahnya Musa memimpin puluhan orang datang ke acara dan menyerang setiap orang dengan membabi buta, para polisi berusaha mengatasi orang - orang itu tapi jumlahnya terlalu banyak.
Bersambung....
Mohon dukungannya pada para pembaca dengan memberikan
__ADS_1
Vote, Like, Komen dan
Tambahkan ke favorite, jika berkenan silakan bagikan juga cerita ini agar orang lain bisa ikut terhibur dan Author lebih semangat lagi, terima kasih...