Sembilan Pusaka Nusantara

Sembilan Pusaka Nusantara
Bab 83 - Bantuan Para Dewa 1


__ADS_3

Cerita ini hanyalah karangan fiksi, semua yang ada dalam cerita hanyalah hasil imajinasi penulis saja, jika terdapat kesamaan nama dan tempat kejadian semua hanyalah sebuah kebetulan, selamat membaca..


Semua sudah siap, Asoka dan Amabilis telah diduplikasi sekarang tinggal menjalankan rencana berikutnya.


Mereka memenjarakan Amabilis dan Asoka didalam penjara khusus, selain segel jiwa, segel dewa krisna milik batara Ghanesa dan juga segel Cakra Buana milik Batara Ismaya praktis membuat aura para istri Dewasrani tidak bisa di deteksi oleh siapapun.


Dengan ditangkapnya Amabilis dan Asoka mebuat mereka semakin yakin akan mendapatkan lebih banyak informasi, sementara sesuai instruksi ustad Hadi, Musa di pindahkan secara bertahap dari penjara satu ke penjara lain, sementara tempat di tahannya Musa tetap dijaga ketat oleh pasukan bersenjata lengkap yang selalu dalam posisi siap tempur.


*****


Disisi lain keluarga Narapati juga mengatur rencana untuk bisa membebaskan Musa, mereka mencari cara untuk bisa masuk kedalam penjara Nusa Kambangan.


"Bagaimana situasi di Nusa Kambangan, tanya Terawan kepada Respati salah satu orang kepercayaannya."


Sulit tuan, penjagaan sangat ketat tuan, bahkan penjanya sudah diatur dan di cek sendiri kelengkapannya oleh pemimpin tertinggi lima matra, menurut sumber saya disitu, sejak Musa ditahan disana mereka benar - benar tidak bebas, segala gerakan mereka yang selama ini santai di awasi petugas, CCTV disana ditambah dan banyak CCTV tersembunyi.


Itu di ketahui setelah beberapa kali gerakan mereka ditempat yang jauh dari jangkauan CCTV bisa langsung didatangi petugas, lalu yang menjaganya bukanlah petugas sipir, sejak Musa di tawan, penjaga disana adalah para anggota pasukan elit yang telah diseleksi secara khusus dan ketat.


Minim sekali informasi siapa perekrutnya yang jelas no anggota mereka semua dirahasiakan, total penjaga yang berganti setiap sip ada dua ratus anggota, itu merupakan tentara gabungan dari lima matra, KOPASUS, PHASKAS, MARINIR, KOPASKA, dan hampir semua pasukan elit terlibat.


"Apa sial orang - orang itu benar - benar membuaku muak, bagaimana nenek Gayatri?"


'Pasti ada celahnya, aku akan pikirkan caranya.'


"Maaf tuan, nyonya setiap ada yang bertanya tentang Musa entah itu di mana dia, atau seperti apa orangnya, ia akan langsung ditangkap dan di introgasi.


satu lagi tuan menurut sumberku di pemerintahan sejak kekacauan yang dibuat Musa, semua pasukan elit dikerahkan, bahkan kabarnya para DENHARIN juga sudah dilibatkan, tapi aku masih mencari informasinya, karena sumberku tersebut juga sudah tidak bisa di hubungi lagi, semua sumber informasi kita terputus tuan, mereka sepertinya sangat hati - hati.


"Aaahhhhh bangsat, kenapa jadi seperti ini, bangsat, awas kalian semua akan aku tunjukan seperti apa itu keluarga Narapati, akan aku hancurkan negara ini."


Saya masih berusaha menggali informasi tuan, mohon bersabar ini adalah no hp saya yang lain, untuk jaga - jaga jika aku sampai tertangkap disitu adalah orang kepercayaan saya tuan, saya sendiri tidak yakin bisa lepas dari pemerintah, karena sejak tadi pagi saya sudah di awasi.


"Sial bangsat sekali pengatur rencana ini, dia benar - benar mengibarkan bendera perang, Respati hentikan dulu semua kegiatanmu, aku akan lebih susah jika sampai kau tertangkap, kehilangan Musa saja sudah membuatku pusing, jika sampai kau tertangkap ada kemungkinan aku akan langsung menyerang mereka semua."

__ADS_1


'Tenangkan dirimu ngger, jangan sampai emosi menguasi pikiranmu, nenek tau kita di posisi yang sulit, tapi jika kita gegabah, rencana yang sudah kita susun akan sia - sia.


Bukankah para bidadari istri tuan Batara Dewasrani sedang berusaha menyelidiki mereka, mungkin orang - orangmu bisa gagal, tapi menghadapi para bidadari pemimpin khayangan bukanlah perkara mudah, kita tunggu saja laporannya, sambil pikirkan cara untuk bisa menjemut Musa.'


"Aku kesal nek, semuanya sudah sempurna, tapi kenapa sekarang situasinya malah berbalik."


'Sabar, tenangkan dirimu, kita harus menunggu sampai purnama emas dan itu masih lima purnama dari saat ini, jika kau gegabah bisa - bisa rencana kita gagal sebelum purnama emas terjadi, dan membangkitkan yang mulia Hayam Wuruk hanya tinggal isapan jempol.'


"Baiklah nek, aku akan menenangkan diri bersama Respati, kau temani aku mengunjungi rumah bordirku, aku mau bersenang - senang dengab para selirku."


Baik tuan sesuai perintah tuan, Respati hanya membungkuk.


*****


Disisi lain semua informasi tentang Musa telah di putuas, siapapun yang berbicara sembarangan dan menanyakan keadaannya akan langsung di introgasi, ini semua sesuai perintah ustad Hadi, lalu penjagaan di Penjara Nusa Kambangan semakin diperketat, sementara Musa sendiri saat ini telah dikembalika di penjara Istana laut selatan.


Batara Ghanesa meminta bertemu Musa, ia ingin melihat langsung apa yang ada dipikiran Musa.


Perlahan ia mendekati Musa, lalu menyentuh kepalanya, ia mulai menjelajahi satu persatu pintu pikiran yang ada dikepala Musa, ia mencari pintu kenangan, karena disanalah sesuatu yang berharga bagi manusia disimpan dan akan menjadi kunci dibukanya pikiran yang lain.


Perlahan tapi pasti ia melihat pintu berbeda dari yang lainnya, ia membuat segel pelindung guna mengantisipasi serangan dadakan.


*****


Akhirnya aku menemukan tempatnya, ia mendekati pintu besi berwarna hitam pekat, pintu itu disegel dengan kunci pikiran, sebagai dewa pengendali pikiran bukan hal sulit membuka pintu tersebut, namun...


Didalam pikirannya Musa mencoba menghalangi Batara Ghanesa.


"Heh Manusia gajah, ngapain lo disini."


'Sepertinya anak muda di zaman ini memang sudah hilang sopan santunya.'


"Halah songong banget lu, pake pakean gitu lo pikir gua percaya lo Batara Ghanesa hah."

__ADS_1


Musa mulai memasang kuda - kudanya dan langsung menyerang Batara Ghanesa, namun serangan tersebut dengan mudah ditepis dan Musa ditangkap dalam penjara pikiran.


'Aku memang Batara Ghanesa, sang penguasa pikiran dan alam bawah sadar, akulah yang melatih para bidadari kuning mengembangkan bakatnya dalam mengendalikan pikiran, sekarang apa kau masih belum percaya?'


"Apa bagaiman bisa, bukankah seharusnya anda ada di khayangan?"


Musa berusaha melepaskan diri dari penjara pikiran namun usahanya gagal, seluruh tubuhnya seperti di iris - iris oleh silet.


"Percuma kau melawan, aku datang kemari hanya ingin mencari tau apa yang sudah direncanakan oleh Narapati itu."


Tahanlah ini akan sedikit sakit, Batara Ghanesa mendekati Musa yang tubuhnya terikat rantai pikiran dan rantai jiwa, lalu ia menempelkan tangannya ke kepala Musa.


Musa mulai berteriak kyaaaaaakkk, saaaakitttt bangsat, lepasin gua sakitttt...


Kyaaakkkk dewa brengsek, lawan gua, ia terus berontak hingga akhirnya pingsan.


Batara Ghanesa mulai melakukan tugasnya, ia mulai melihat pikiran Musa mulai masa masuk kuliah, pertemuannya dengan Deni dan Asep, lalu hingga penghianatan yang dilakukannya.


Semuanya detail tanpa terlewat sedikitpun, semua ingatan dalam pikiran Musa di lihatnya, ia pun hampir tidak percaya, ia sangat terkejut dengan apa yang dilihatnya, ternyata benar Dewasrani terlibat didalam rencana besar keluarga Narapati.


Mulai ditemukannya keris Kyai Gajah hingga akhirnya membuat Terawan Narapati berambisi menguasai dunia, ia tidak sengaja bertemu Musa yang sejalan dengannya, dan akhirnya mencari cara untuk memanggil Dewasrani dan mengajarkan cara membangkitkan orang mati hingga akhirnya mereka bisa membangkitkan Gayatri Rajapatni salah satu ahli strategi terbaik milik Nusantara.


Setelah melihat semua detailnya, hingga rencana mereka menyatukan semua pusaka dan memulai kekacawan saat purnama emas, membuat ia mulai memainkan perannya, ia menghapus ingatan tentang siapa Deni dan Asep.


Batara Ghanesa sengaja mengacaukan pikiran Musa dengan menanamkan pikiran jika Deni dan Asep setara dengan Dewasrani, selesai kini saatnya kita bermain peran katanya dalam hati.


Bersambung....


Mohon dukungannya pada para pembaca dengan memberikan


Vote, Like, Komen dan


Tambahkan ke favorite, jika berkenan silakan bagikan juga cerita ini agar orang lain bisa ikut terhibur dan Author lebih semangat lagi, terima kasih...

__ADS_1


__ADS_2