Sembilan Pusaka Nusantara

Sembilan Pusaka Nusantara
Bab 76 - Hilangnya Musa 2


__ADS_3

Musa makin terdiam, ia lupa jika keraton Jogja ada di dalam perlindungan penguasa laut selatan, kali ini ia benar - benar tidak bisa mengelak.


Seharusnya aku bisa lebih hati - hati sial, ratu brengsek ini diluar perhitunganku, jika saja aku ada ditahap bangsawan iblis sepuluh Ratu Kidul bukanlah masalah, tapu saat ini kemampuanku masih belum apa - apa, aku harus mencari cara agar bisa lepas dari penjara ini.


*****


Berita hilangnya Musa belum diketahui oleh terawan, karena Musa masih mengirim chat kepada Terawan, yah Musa palsu yang di utus langsung oleh Batara Kala.


Secara garis besar mereka mengetahui semua rencana mereka termasuk dukungan penuh dari Batara Dewasrani membuat semua jelas, dimana orang - orang yang melakukan penyerang adalah orang yang otaknya telah di cuci oleh bidadari dan bidadara kuning sang penguasa pikiran.


Musa palsu terus memberikan laporan kepada Terawan, ia membuat seolah - olah mereka semakin mendekati apa yang mereka mau.


*****


Disisi lain Deni dan kelompoknya mulai mempersiapkan diri menuju Gunung Tambora, mereka bersiap untuk mengambil Batu Tanah Suci guna meningkatkan pengendalian tahan milik Asep.


Di sisi lain, ustad Hadi dan Ustad Lee beserta pemimpin tertinggi lima matra terus memperkuat pertahanan di tiap kota, mereka melakukan gerakan senyap terutama di Mojokerto dan Gunung Tidar.


Mereka membuat tempat itu seakan terkepung dengan membuat pertahana hingga lima lapis. Penempatan pasukan didalam ruang dimensi benar - benar efektif dan bisa membuat mereka semakin terlatih.


Setelah urusan di Surabaya selesai, mereka semua kembali ke Jakarta dan langsunh bergabung dengan pimpinan tertinggi lima matra.


"Kami ingin bertemu dengan sepuluh anggota DENHARIN yang kemarin dikirim kesini."


Para pemimpin lima matra menyetujui permintaan tersebut, sekarang kalian semua ikutlah dengan kami, Deni, Asep, Barra, dan pemimpin tertinggi lima matra ustad Hadi dan Ustad Lee serta sepuluh anggota DENHARIN masuk kedalam ruang dimensi milik Deni.


Ia langsung mengajak para tamunya menuju pendopo, para tamu yang datang cukup kagum dengan pemandangan yang ada diruang dimensinya.


Deni lalu menyerahkan pil peningkat tenaga dalam level tujuh pada para anggota DENHARIN, setelah meminumnya sepuluh orang itu merasakan tenaga dalam yang meledak - ledak.


Kini kalian ada ditahap bangsawan langit tingkat satu, nanti akan aku pertemukan kalian dengan pemimpin para bangsawan langit agar bisa menerima dan melatih kalian lebih keras.

__ADS_1


Tak lama June pemimpin para bangsawan langit datang ketempat mereka, melihat penampilan June para anggota DENHARIN sedikit ragu, pemimpin bangsawan langit adalah seorang wanita.


Tapi perkataan ustad Hadi membuat mereka terkejut, ini semua membuat saya hampir gila, semua ada diluar nalar akal sehat, dan buat kalian jangan tertipu dengan penampilan wanita ini, cantik menggoda tapi saya merasakan kekuatan lain ditubuhnya entah itu apa.


Deni langsung memperkenalkan June, ini adalah June pemimpin tertinggi para bangsawan langit, disini juga ada Boa dan Nun yang sudah menyelsaikan latihannya, mereka bertiga akan membimbing kalian untuk menggunakan kekuatan kalian.


Sepuluh orang itu saling memandang, tiga wanita cantik ini akan membimbing kita.


Maaf bapak - bapak tentara bukan saya meremehkan bapak - bapak semua, tapi jujur saya dan Asep hampir mati waktu melawan June, atau begini saja pilih saja dsri ketiga wanita ini siapa yang kira - kira menurut kalian paling lemah lalu lawanlah, lakukan dengan serius, karena seperti yang ustad Hadi sampaikan penampilan mereka sangat bertolak belakang dengan kekuatannya, pilihlah dengan bijak.


Jaka pemimpin anggota DENHARIN tertarik dengan usul Deni, sebagai pemimpin ia meminta June untuk melawannya.


"Jika di izinkan saya meminta nona June selaku pemimpin bangsawan langit untuk berlatih tanding denganku, jika saya kalah kami anggota DENHARIN bersedia dilatih oleh kalian, tapi jika kami menang maka kami minta Batara Kala sendiri yang harus melatih kami."


Sepakat, sesuai instruksi Barra Deni membawa mereka ke Kerajaan Dasar Bumi, ini adalah arena dimana saya dan June bertarung, selain para bangsawan langit dan DENHARIN tidak di izinkan untuk berada didalam arena.


Deni dan yang lainnya langsung duduk ditribun disana mereka telah disambut oleh Dewi Durga, Dewi Durga tidak habis pikir kenapa June yang melawan anghota DENHARIN, apakah tidak apa - apa.


"Deni ngger, apa kau yakin orang itu akan melawan June?"


Memang sekuat apa June itu?


"June dan maha patihku pernah bertarung bersama Deni dan Asep disini, mereka bertarung habis - habisan, sampai - sampai hampir seluruh tempat ini hancur, tempat ini baru kami perbaiki lebih kurang satu bulan, semoga kali ini kerusakannya tidak terlalu parah."


Para petinggi lima matra menatap kearah Deni dan Asep, dua pemuda yang terlihat bodoh itu bisa merusak tempat ini.


Lalu mereka menatap June dan Jaka yang siap dalam posisi bertarung.


"Sepertinya aku belum terlambat, salam hormat kepada Gusti Ratu, salam Tuan Deni, Tuan Asep, salam hormat kepada pemimpin tertinggi lima matra."


Perkenalkan ia adalah komandan perang utamaku, Komandan Singa ia juga pernah menjadi lawan latih tanding Deni dan Asep.

__ADS_1


Para pemimpin lima matra semakin terkejut, komandan perang utama kerajaan Dasar Bumi sangat menghormati Deni dan Asep, sebenarnya siapa pemuda - pemuda ini kata mereka dalam hati.


*****


June dan Jaka mulai menyerang, mereka saling pukul dan tendang tanpa ampun, sesuai peraturan bebas melakukan apa saja, pukulan - pukulan Jaka terlihat beberapa kali meleset, dan tidak bisa mengenai June.


"Ayo kau kan pemimpin DENHARIN, jangan buat aku tertawa, apa hanya segini kemampuan pasukan yang ditakuti itu, kata June sedikit memprovokasi Jaka."


Jaka terlihat sangat tenang, biarpun ia masih mencari celah untuk bisa memukul June, ia terus meningkatkan serangan - serangannya, dan Buuggg.... buuaaghhhh... beberapa pukulan telaknya mendarat mulus di tubuh June.


"Lumayan buat pemanasan, sekarang giliran wanita lemah ini yang menyerangmu, bersiaplah."


June mulai meningkatkan serangannya, ia bergerak dengan kecepatan tinggi, ia seolah menari bersama Jaka.


Semua mata yang menyaksikan pertempuran itu seakan terpana, hanya Deni, Asep dan Barra yang terlihat santai sambil menikmati sebatang rokok.


Eh demit langit lama banget dah, gua laper nih bisa di percepat gak?


Mendengar keluhan Deni membuat June jadi naik pitam, ia melampiaskannya dengan memberi tiga pukulan telak lepada Jaka, buuuggghhh...., bbaaammmm.... buuaaagggghhh... Jaka sampai terpental beberapa meter.


Kau sudah membuat sibodoh itu jadi mengeluh, ayo kita selesaikan, Jaka yang tidak siap dengan serangannya terus berusaha menghindar.


"Sial gerakan wanita ini cepat sekali, ternyata dari tadi ia berusaha menutupi kekurangannya."


Tapi perbedaan kekuatan diantara mereka langsung membuat jarak pada Jaka dan June.


Para pemimpin lima matra sampai terkejut, karena selama ini belum pernah ada orang yang bisa mendesak Jaka, namun disini semua berbeda.


Bersambung....


Mohon dukungannya pada para pembaca dengan memberikan

__ADS_1


Vote, Like, Komen dan


Tambahkan ke favorite, jika berkenan silakan bagikan juga cerita ini agar orang lain bisa ikut terhibur dan Author lebih semangat lagi, terima kasih...


__ADS_2