Sembilan Pusaka Nusantara

Sembilan Pusaka Nusantara
Bab 7 - Tubuh Naga Bintang Sempurna


__ADS_3

SPN Kembali Update nih, selamat menikmati


Baiklah ada satu hal lagi yang perlu aku sampikan, kata Astagina.


Astagina menambahkan, bukan hanya tubuh naga bintang biasa, tapi ini adalah tubuh naga bintang sempurna, dimana dia bisa meniru seluruh ilmu, jurus dan pengetahuan hanya dengan sekali melihat, tapi ini semua permulaan, kita harus memperkuat pondasinya, dimana selama ini Deni hanya berlatih bela diri biasa, belum pernah melatih kanuragan seperti layaknya pendekar.


Mata kakek Jatmiko semakin melebar dan tidak bisa berkata - kata lagi, jadi inikah tubuh sempurna dari keluarga wijaya, mendaptkan tubuh naga bintang saja adalah sebuah anugrah yang besar, ini... empu Jatmiko semakin tidak dapat berkata - kata?


Tubuh ini juga kebal racun dan alkohol, sehingga racun dan sejenisnya tidak akan berpengaruh pada anak ini, astagina lalu mendekati Deni dan membuka cakra mahkota deni, melakukan totokan pada aliran merediannya...


"Seketika tubuh Deni terasa hangat dan lonjakan tenaga ditubuhnya terasa semakin kuat, dan Deni merasa sangat ringan. Beberapa jurus terbayang diingatan Deni, dan Astagina menyatu kedalam pikiran Deni, peragakanlah beberapa jurus yang sudah tergambar dipikiranmu...


Deni mengambil pedang cahaya langit, lalu memperagakan jurus Naga Air, tingkat 1, Deni melompat dan melakukan gerakan yang cepat, jurus Naga air Tingkat 1 tarian naga air...


Seketika udara disekitar turun drastis, dan terbentuk pusaran air besar disekitar tubuh Deni, dan mengarahkan pedang cahaya langit kearah batu besar dan seketika membentuk riak gelombang air yang cukup besar dan menghancurkan batu tersebut.


Kakek Jatmiko bergedik ngeri, melihat kekuatan Deni..


Astagina berkata ini hanya 30 persen dari kekuatannya, karena anak ini belum pernah mengolah tubuhnya, beruntung latihan fisiknya selama ini mampu menahan energi yang besar ini, baiklah cukup sekarang kita harus kembali.


Benar kata kakek Jatmiko, mereka sudah lebih dari tujuh hari berada di tempat tersebut.


Tenang saja Jatmiko, ruang dimensi milik tubuh naga bintang agak unik, satu bulan diruangan ini, hanya satu jam didunia nyata, jadi kau tidak perlu cemas, ditambah ia bisa keluar dimanapun selagi ia tau tempat tersebut, seperti teleportasi lintas waktu, tempat dan dimensi, selebihnya aku yang akan membimbing Deni untuk lebih mengenal ruang dimensinya.


Apa? Jadi kabar itu benar, hanya ruang dimensi tubuh naga bintang sempurna yang memiliki perbedaan waktu tersebut, dan tubuh ini bisa berpindah ruang dan waktu sesukanya, benar-benar tubuh yang mengerikan, kata kakek Jatmiko dalam hati


(Di dalam Dipa Serra Corporate)


Apakah mereka belum keluar Sandi, kata pak Jaya?


"Belum pak, ini sudah hampir 20 menit, apa sebaiknya saya menjemputnya pak, kata sandi?"


Biarkan saja, sebaiknya kita tunggu saja.


Tidak lama pintu ruangan terbuka,

__ADS_1


Setelah keluar dari ruang Dimensinya, Deni dan kakeknya kembali keruangan Dipa Serra corporate, tidak lebih dari tiga puluh menit dan Sandi telah menyambut merek dipintu keluar


Mari emou Jatmiko saya telah menyiapkan makanan.


Bapal Jaya Sudah menunggu kalian kata Sandi.


Baiklah kita harus menghormati yuan rumah, mari kata empu Jatmiko


Selama perjalanan kakek Jatmiko masih menatap Deni, ada perasaan bangga dan juga takut, karena kabarnya jika sampai salah jalan tubuh naga bintang sempurna hanya akan menjadi petaka bagi dunia, pikiran Jatmiko terbang kemana- mana, dirinya pun masih bergumam dalam hati, apakah ramalan itu benar, dan apakah Deni anak dalam ramalan yang akan membawa perubahan bersar terhadap dunia?, entahlah semoga Deni bukan menjadi petaka, lagi pula selama ini Deni adalah anak yang rajin beribadah...


"Pak sandi, apa disini ada musolah atau masjid? Saya ingin melaksanakan sholat Dhuha, seru Deni, yang membuyarkan lamunan Jatmiko.


(Dirumah Deni)


Karena ada dirumah Gayatri mengambil alih dapur, hal tersebut ia lakukan jika ada masalah berat yang menimpanya, segala jenis makanan ia masak, hingg bau harumnya tercium oleh Ratna.


"Wuih - wuih ibu Ratu masak apa nih, sekalinya dirumah ngacak - ngacak dapur kata Ratna sambil terkekeh."


Hei anak muda, jika niatmu hanya membuli sebaiknya kau pergi saja dari sini, atau aku akan mengadukanmu pada suamiku tersayang, kata Gayatri diselingi tawa.


Heem aku tidak melihat suamimu itu, maka aku akan terus membulimu hehehe.


Sikapnya yang berubah drastis membuat Ratna merasa menjadi senang, tiba - tiba ia dikejutkan suara bapak yang datang dari arah belakangnya.


'Ada apa ini, kata bapak?'


"Kanda anak dibawah umur ini membuli istrimu yang cantik dan lemah ini, aku yang hanya wanita lemah ini menjadi tidak berdaya menghadapi bulianya kanda kata Gayatri langsung bergelayut manja kepada Jatmiko."


Haruskah kanda menghukumnya dinda.


Jangan deh kanda, kasihan kan dia masih jomblo hehehe kata Gayatri terkekeh, "Ratna ayo makan, ibu mau tunggu masmu pulang, satu minggu ini ibu akan diam dirumah dan memasak sampai puas, ayo pak kita pergi saja, nanti ada yang cemburu bisa bahaya nanti, habis dapurku diacak - acak ABG labil kata Gayatri sambil terkekeh yang kembali menggoda anak gadisnya...


(Kembali ke Dipa serra corporate)


Oh iya tentu saja ada, hampir disetiap lantai terdapat tempat sholat, karena 80 persen karyawan Dipa Serra Corporate adalah muslim, dan bapak Jaya Serra adalah orang yang sangat taat pada agamanya, tapi beliau juga sangat toleran, ditempat ini juga da gereja, dan pura, mari ikuti saya, baik pak seru Deni.

__ADS_1


'Sandi membawa Deni dan empu Jatmiko keruang sholat karyawan dilantai tersebut, ruangnya sangat nyaman, dan juga sejuk, pemandangan kaligrafi menghiasi dinding - dinding musolah, dan arah kiblat juga tercetak dalam bahasa arab menambah kesan religius yang semakin kental.


"Disitu tempat wudhunya, disebelah sana toiletnya, pak Jaya sengaja memisah tempatnya sengaja agar tempat wudhunya tidak terkena najis tambah Sandi kepada tamunya.


Mereka lalu menjalankan sholat dhuha bersama.


Beralih ke pak Jaya, pak Jaya menatap kagum kepada Deni, dia terus memantau pergerakan Deni dari CCTV, kebetulan CCTV Dipa Serra Corporate bisa menangkap suara, jadi semua obrolan mereka terdengar jelas oleh bapak Jaya, pak Jaya juga sedikit heran, ia menatap aura dari tubuh Deni, untuk orang biasa mungkin tidak akan melihatnya, tapi bagi pak Jaya yang telah lama bergerak didunia supra natural, bisa melihat jelas aura biru naga air dan juga burung merak didalam tubuh Deni.


Pak Jaya hanya bergumam, apa yang telah dilakukan Kusuma, kenapa sekarang, ada aura naga air, dan juga burung merak, pak Jaya masih terus mengamati pergerakan mereka dari CCTV yang terpasang...


Aku ingin membuat pertaruhan, dan juga uji coba jika memang benar itu aura naga air, pasti akan berpengaruh dengan benda itu...


Dia menuju ruang pusakanya, dan membuka segel pelindungnya, seketika aura kuat terpancar dari ruang pusaka, sebuah pedang berbentuk tanduk terlihat setelah pak Jaya memecahkan segel Dewa Krisna, pedang itu terus berputar dan memancarkan aura menekan.


Pedang Antaboga? Kenapa bisa, apa benar dia bereaksii dengan Tubuh anak itu serunya dalam hati?


Belum lepas keterkejutan Jaya serra, pedang tersebut terbang dan langsung keluar menembus dinding...


Apa karena aku menggunakan segel dewa krisna sehingga tidak ada reaksi sebelumnya...


Pak Jaya terus mengamati CCTVnya, pedang tersebut terbang menembus dinding - dinding kantor dan menuju tepat kearah Deni, "ini benar - benar menarik, sepertinya ramalan itu benar adanya."


Semoga saja pertaruhanku tidak salah, katanya sambil terus mengamati pedang yang akhirnya berhenti tepat diruang tempat Deni dan yang lainnya berada...


Catatan


Antaboga adalah sosok naga dalam pewayangan Jawa.


Segel dewa krisna adalah salah satu dari 5 segel terkuat, yang mampu menekan aura agar tidak keluar dari area yang disegelnya.


Mohon dukungannya pada para pembaca dengan memberikan


Like


Komen,

__ADS_1


Vote dan


Tambahkan ke favorite dan bagikan cerita ini keteman - teman agar Author lebih semangat lagi, terima kasih...


__ADS_2