
Setelah membuat kesepakatan pak Erwin pamit pulang, ia segera bergegas mempersiapkan kendaraannya untuk perjalanan bersama kelompok Deni besok.
*****
Kembali ke Jakarta
Diruang khusus mall Kasablanca Demon, Boni, dan pimpinan lima matra kembali berdiskusi, mereka kembali mendiskusikan siapa kira - kira lawan yang tepat untuk menjadi saiangan ahli siasat masa lalu.
Demon dan Boni merasa terpanggil nuraninya, bukan karena label orang terkaya di Indonesia tapi lebih kepada panggilan sebagai warga negara.
Ditengah diskusi Dhani teringat satu nama, seorang ulama muallaf yang bermarga Shiaw.
Sebentar kayanya gua ada kenal orang jenius deh Mon, dan gua yakin ini orang bisa ngalahin si Gayatri itu, namanya ustad Lee Jun Shiaw.
"Maksud lo yang sering kupas sejarah dan pernah lo undang kerumah lo itu, Yang bahas cara menjatuhkan konstatinopel?"
Nah pinter lo Demon, gak percuma gelar lo PHD hahaha.
"Sue lo, tapi apa dia mau bantu kita?"
Coba gua telpon deh. Boni langsung mengambil hand phonenya tak lama telpon itu langsung di jawab, sesuai instruksi dari pimpinan lima matra ia mengaktivkan vitur load speaker.
Assalammualaikum Ustad Lee, apa kabarnya nih.
"Waalaikumsalam, wuiih ada apa nih presiden Republik Kasih Sayang menghubungi saya yang rakyat jelata ini, disambut tawa oleh keduanya hehehe."
Jadi gini ustad, seperti yang sudah santer disemua media tentang serangan yang terjadi di semua kota termasuk gedung dewan.
"Ya saya dengar itu, heboh dimana - mana, tapi saya belum berani berargument biarpun sudah banyak juga yang tanya, nah kalo mas Boni mau menanyakan hal yang sama, saya jawaab maaf saya belum tau apa - apa.
Bukan ustad, saya mau tanya lagi, percaya gak kalo ada orang mati bisa di hidupkan lagi?
"Percaya biarpun mustahil tapi nabi Isa pernah melakukannya."
Nah itu dia ada kemungkinan pelakunya adalah ahli siasat masa lalu ustad, jadi gini ustad detailnya gak bisa kita bicara ditelpon, bisa gak kalo ustad kami undang datang ke Mall Kasablanca, nanti kita diskusi.
Banyak hal yang gak masuk akal disini ustad, biar nanti ustad nilai sendiri, tapi saya dan seluruh negara ini membutuhkan kecerdasan ustad agar kita bisa keluar dari masalah ini.
"Wah berat ini kayanya, padahal saya sendiri masih belajar lho, tapi boleh deh nanti saya kesana."
__ADS_1
Sekarang ustad, nanti ada yang jemput ustad, keadaan siaga satu ini ustad, saya minta tolong atas nama negara saya mohon bantuan ustad.
"Jika itu untuk Indonesia tanpa mas Boni yang minta pasti saya bantu mas, yang jadi masalahnya adalah saya gak tau harus ngapain."
Lima menit lagi jemputan ustad datang.
Mbah semar meminta petruk anaknya menjemput ustad Lee.
"Siapa yang jemput saya, dari mall Kasablanca ke rumah saya itu jauh..."
Belum sempat menyelsaikan kata - katanya tak sampai lima menit petruk sudah berada di samping ustad Lee.
Assaalammualaikum pak kyai, saya diminta tuan Dhani menjemput pak Kyai.
"Eh mas Boni ini bukan konten kan, sejak kapan ada cosplay Petruk bisa ada disini?"
Masih banyak hal - hal yang gak masuk akal ada disini ustad, saya sama Demon sudah hampir gila dibuatnya.
Dan dalam waktu sekejap ustad Lee sudah berada di ruang khusus mall Kasablanca.
Ia langsung disambut oleh para pemimpin tertinggi lima matra, mbah semar dan para punakawan.
Serta para bangsawan langit dan yang lainnya.
Ustad Lee menatap lekat sosok dihadapannya, ia perhatikan juga para Punakawan dan para Bangsawan Langit.
"Ini beneran nyata nih, mas Boni bisa tolong jelasin ini, dan wanita berbusana hijau ini jangan bilang jika dia adalah Kanjeng Ratu Kidul?"
Kami semua nyata kyai Lee kami butuh bantuan kyai karena masalah ini bukan hanya mengusik dunia manusia tapi bisa memicu perang tiga dunia.
Tujuan mereka adalah mencabut Paku Pulau Jawa, sementara kita semua tau, jika sampai Paku Pulau Jawa dicabut paksa, bencana besar bukan hanya terjadi di pulau Jawa, tapi diseluruh tanah Nusantara, jadi mohon petunjuk dari kyai kata Kanjeng Ratu dengan penuh hormat.
"Kan gua sudah bilang ustad, gua sama Deddy disini sudah hampir gila, tapi setelah penjelasan masuk akal yang dikasih kita sudah gak bisa ngomong, yang bisa kita lakukan adalah membantu dengan semua yang kita bisa, sekarang semua terserah pada ustad Lee."
Ustad Lee berpikir sejenak, ia tidak mau percaya begitu saja, ia menanyakan beberapa pertanyaan kepada semua yang bukan manusia, dan jawabannya membuat ia sangat terkejut.
Ia kembali terdiam, hampir tiga puluh menit ia terdiam dan akhirnya membuka suara, baik sekarang jelaskan secara singkat dulu karena saya perlu partner.
Pemimpin lima matra memberi penjelasan melalui notulen rapat yang telah dicatat, semuanya rinci disitu mulai dari awal hingga akhir.
__ADS_1
Ia membaca semua dengan seksama, lalu kembali merenung...
"Saya akan menelpon satu orang dan tolong bawa ia segera bersama kita, dia ahli Al - Qur'an dan punya otak di atas rata - rata kita semua, saya yakin dia akan memberi bantuan yang sangat berarti meskipun ia tidak mahir berperang, tapi kami akan mencoba meramu strategi terbaik untuk melawan ahli strategi dari masa lalu."
*****
Assalammualikum ustad Hadi, ana langsung saja ya, ini darurat, antum akan dijemput ketempat ana, ana butuh kecerdasan antum, bahkan negara butuh itu, tolong ya ustad.
"Waalaikumsalam, MasyaAllah antum bicara kok cepat sekali, ana baru selsai isi ceramah ini, coba di ulang pointnya dulu."
Intinya kita bisa ketemu gak sekarang, kalo bisa antum akan dijemput sekarang.
"Baik ustad Lee, ana sudah tidak ada kajian lagi, ana pamit dulu dengan tim ya ustad."
Kelamaan ustad yang jemput antum sudah disitu.
"Antum ini becanda kelewatan ustad, ini yang datang tokoh Petruk anak ki Semar setau ana sih gitu."
*****
Assalammualaikum Kyai, saya Petruk yang diminta Kyai Lee menjemput Kyai Hadi, Petruk lalu memegang pundak Ustad Hadi dan mereka langsung berada di ruangan khusus mall Kasablanca.
Ustad Hadi masih mencerna semuanya, ia melihat para petinggi lima matra dan para mahluk bukan dari kalangan manusia lain yang dikiranya hanyalah cosplay.
"Wah belajar dimana antum ilmu sulap, atau sihir jin nih? Ana lapor ustad Faizar biar di ruqiah ente ustad katanya sambil terkekeh."
Ini semua bukan sulap Ustad kita dihadapkan perang tiga dunia, lalu ia menyerahkan catatan Notulen para petinggi lima matra.
Pahami semuanya lalu berikan masukan, ana serius lho ustad.
Ustad Hadi lalu mengambil catatan notulen rapat, ia minta waktu sejenak untuk melihat detailnya, kasih ana waktu lebih kurang satu jam, ana butuh ruang khusus ada?
Ada Kyai, Petruk lalu memegang pundak ustad Hadi dan ia langsung membawa ustad Hadi keruang lain yang lebih tenang.
"Nanti jika ustad sudah selesai, atau kyai merasa dalam bahaya, buka saja kertas ini, saya akan langsung datang ketempat Kyai, Petruk membungkuk hormat lalu pergi."
Bersambung....
Mohon dukungannya pada para pembaca dengan memberikan
__ADS_1
Vote, Like, Komen dan
Tambahkan ke favorite, jika berkenan silakan bagikan juga cerita ini agar orang lain bisa ikut terhibur dan Author lebih semangat lagi, terima kasih...