
Bab 66 Jakarta Bergejolak (Serangan Musa 3)
Ia memang tidak memiliki kemampuan fisik atau kesaktian, tapi otaknya lah yang membuat ia ditakuti, jujur saja jika boleh memilih aku lebih memilih melawan sepuluh orang kakakku Batara Dewasrani dari pada harus berhadapan dengan orang seperti Terawan Narapati itu.
Hal ini sudah ditingkat yang berbeda, kita harus mencari bantuan lain. Bagaimana apa kalian sudah menemukan cara bertukar dengan pasukan elitku, tanya Batara Kala.
Yah ada toilet khusus didekat sini toilet itu jarang digunakan karena hanya untuk tamu VVIP. Baiklah kita akan mulai dari para gadis, namun jangan terlalu mencolok ya lakukan berjeda setelah tiga puluh menit, kata Deni.
Ia juga merinci dan menanamkan lokasi tempat pertukaran didalam pikiran mereka, mereka patut khawatir karena mereka tidak bisa sembarangan bertindak mengingat tempat itu menjadi ramai dan padat setelah tragedi penyerangan mall Kasablanca.
Tempat ini jadi lebih ramai dari biasanya, jadi berhati - hatilah jika mereka melihat kita masuk kedalam cermin, akan jadi masalah buat kita semua dan pasti tidak akan ada lagi yang mau berkunjung ke mall ini.
*****
June Giyana dan Mayang pergi lebih dulu.
"June temenin gue ke toilet yuk?
Yuk lah cus, pak kami izin ketoilet ya, kalo boleh tau dimana ya?
Disebelah sana lurus lalu diujung jalan itu belok kiri.
"Baik terima kasih ya pak."
^butuh pengawal gak nih, tanya Deni sambil cengengesan, di jawab anggukan oleh Asep dan Barra.^
Mau apa kanda, boleh nemenin tapi nanti kanda dinda lempar dari lantai tiga ya, ini prempuan semua tau.
Tanpa menjawab Giyana langsung memukul Barra dan Deni mendapat tamparan dari June.
Situasi sedang gawat masih saja bercanda dasar mesum. Buset guakan nawarin jasa kok di tabok, ampun dah ini cewek - cewek sakti beneran dah.
*****
Bon emang mereka ini natural ya koplaknya, kata Demon dengan sedikit tawa yang tertahan.
Lah ini juga bocah pada koplak, situasi lagi gini cari penyakit aja, tapi seru sih seneng gua lihat tangan ni cewek - cewek enteng banget hahaha, disusul tawa lepas Boni
Tapi memang perlu nih, jadi kita terhibur dan biar gak tegang.
__ADS_1
Eh lo kenapa gak jadi standup comedy aja, seru pasti kata Deddy dengan senyum yang akhirnya pecah menjadi tawa.
Akhirnya para gadis pergi ketoilet dan meninggalkan mereka yang jadi bahan bulian Demon dan Boni.
*****
Melihat situasinya polisi masih belum memperbolehkan para korban keluar dari dalam mall, bantuan dari Marinir dan pasukan TNI lainnya membuat penangkapan orang - orang itu berjalan lancar, mereka masih terus menangkap orang - orang yang menjadi penyerang mall Kasablanca dan membawanya ke truk. Petugas medis masih berjibaku dan membantu para korban yang terluka
Mereka semua terus mencari kemungkinan korban lain, melihat jumlah perusuh sangat banyak ini membuat para aparat negara semakin sibuk, ditengah kekacauan yang baru saja ditangani, mereka mendapat laporan bawah ada serangan digedung Senayan tempat oara wakil rakyat memperjuangkan aspirasi rakyat.
Duuuuaaarr.... jhhaaaarrr.....
Suara ledakan terjadi digedung komisi tiga dan gedung komisi sembilan, terikan kepanikan pecah dimana - mana, kyaaaa.... kyaaaa...
Orang - orang berlari menyelamatkan diri belum sempat mereka berpikir, ratusan orang bertelanjang dada kembali meringsek menyerang membabi buta, personil polisi, dan TNI kembali dibuat sibuk, sama seperti di mall Kasablanca mereka terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas.
Mereka seperti tidak mengenal takut kata kapten Jono dari kepolisian pusat.
Serangan ini sepertinya dilakukan orang yang sama, kita harus bergerak cepat puluhan anggota Marinir dan Kopaska dikerahkan untuk membantu mengatasi orang - orang tersebut.
Situasi digedung dewan berubah mencekam, beberapa ledakan susulan kembali terdengar. Amankan semuanya jika perlu tembak mati saja mereka seperti tidak ada habisnya.
"Ibu kota siaga satu, ratusan orang menyerang gedung dewan"
"Senayan siaga satu, Ibu Kota siaga Satu"
Dan masih banyak judul berita diberbagai kanal media, banyak masyarakat sibuk merekam suasana digedung dewan, hal tersebut membuat para aparat semakin kesulitan, barikade kawat berduri dipasang.
Untung saja Indonesia memiliki tentara yang mumpuni, hingga hal tersebut bisa cepat teratasi, namun serangan di gedung dewan benar - benar sukses membuat para petinggi dari lima matra harus bekerja ekstra, mereka masih mengantisipasi serangan susulan.
"Laporkan situasinya."
Sama seperti kejadian di Mall Kasablanca mereka semua.seperti di cuci otaknya, mereka seakan linglung saat sudah ditangkap, ini benar - benar membuat pusing karena para penyerang mengatakan hal yang sama.
"Apa itu?"
Mereka ditawari bekerja dilahan sawit milik keluarga Narapati, saya jadi curiga keluarga Narapati ada dibalik semua ini.
"Tapi keluarga Narapati merupakan salah satu penyumbang devisa terbesar bagi negara ini, atau mungkin ada yang memfitnah mereka dengan menyebarkan berita hoax?"
__ADS_1
Hal itu masih diselidiki, namun seorang peria yang mengaku bernama (Manusia Pembelah Lautan) telah mengakui bahwa penyerangan di Mall Kasablanca adalah tanggunh jawabnya, motifnya adalah dendam dengan pemilik baru tempat tersebut.
Tapi melihat situasinya sepertinya ini berbeda, kami juga masih terus berupaya mencocokan pola serangan apakah orang - orang yang menyerang gedung dewan dan mall tersebut adalah satu orang.
*****
Ditengah kebingungan semuanya, mereka kembali dikejutkan oleh salah satu video dikanal media sosial.
"Halo mantan bestie, gimana kabar lo pada, satu hadiah kecil gua kasih lagi buat kalian, semoga kalian tidak bisa tidur dengan tenang ya, sekali - sekali lah mikirin negara, kan lo pada orang - orang tajir, ok tunggu kejutan berikutnya ya, salam (Manusia Pembelah Lautan)"
Sontak hal tersebut kembali viral, manusia pembelah lautan jelas memberikan tantangan terbuka pada Deni dan kelompoknya, namun bukan hanya Deni, tapi juga pada kekuatan lima matra pelindung Indonesia.
*****
Berita viralnya Manusia Pembelah Lautan sampai ketelinga para petinggi lima matra.
Segera kordinasikan masalah ini dengan pemilik Mall Kasablanca, sepertinya dendam ini berdampak bukan hanya pada Mall tersebut tapi telah mengancam kedaulatan negara ini.
"Baik pak kami akan segera berkordinasi dengan para anggota yang masih berjaga disana dan segera minta rapat darurat dengan para petinggi Mall Kasablanca."
*****
Deni dan kelompoknya bukan tidak mendengar berita tersebut, tapi mereka masih belum.bisa bertindak karena mereka tidak ingin keberadaan Batara Kala sampai diketahui.
Barra kembali berbicara didalam pikiran mereka.
"Kita tidak bisa terus begini, hal ini benar - benar telah membuat tertampar, Narapati itu benar - benar orang yang menyebalkan."
Disaat mereka sedang berdiskusi June, Giayan dan Mayang yang merupakan pasukan elit ahli penyamaran datang dan memberi laporan, mereka telah sukses masuk kedalam dimensi lain.
"Bagus kini giliran kita, tapi kita harus menunggu sebab aku merasa masalah ini tidak sesederhana yang dikita bayangkan apa lagi ini sudah mengusik kedaulatan negara."
Bersambung....
Mohon dukungannya pada para pembaca dengan memberikan
Vote, Like, Komen dan
Tambahkan ke favorite, jika berkenan silakan bagikan juga cerita ini agar orang lain bisa ikut terhibur dan Author lebih semangat lagi, terima kasih...
__ADS_1