
Setelah mengikuti arahan Deni, Asep merasa kekuatanya berlipat, Astagina hanya menggelengkan kepalanya, dengan mudahnya Deni memberikan pil-pil tersebut kepada Asep.
****
Dirumah Deni, kemana perginya Deni kata Susilo bertanya kepada kyai Jabat, ia ada diruang dimensinya, seprti yang kalian tau ruang dimensi seseorang akan sulit ditembus tanpa seizin pemiliknya kata kyai Jabat.
"Apa anaku memiliki ruang Dimensinya sendiri, kata Gayatri tidak percaya."
Ya nduj, anakmu sudah melampaui kalian, diusianya yang masih sangat muda ia sudah mencapai tahap raja jin puncak, dan itu masih akan terus berkembang kata Kyai Jabat, dan kalian tidak perlu takut karena ank itu sudah berada ditangan yang tepat.
"Maksud kyai akan terus berkembang apakah Deniku akan terus menjadi kuat, dan maksud kyai ada ditangan yang tepat?"
Yah karena tubuhnya adalah tubuh naga bintang sempurna, jadi apa yang didapat saat ini belumlah kekuatan maksimalnya, dia masih akan terus menjadi kuat bahkan tanpa batas yang hanya Allah yang tau kata kyai Jabat, lalu ditangan yang tepat, karena ia adalah anak kalian dan aku sangat memahami kalian sambung kyai Jabat menambahkan.
****
Ditempat para polisi gabungan TNI
"Sisa - sisa mayat anggota tapak sakti yang bergeletakan diambil oleh tim forensik, mereka meneliti bagaiman caranya tubuh itu bisa menjadi kuat, terutama tubuh ki Bogel dan ki Warta, musuh utama dinegara ini, mereka mencari tau apa yang menyebabkan tubuh mereka bisa menjadi kuat san tahan semua jenis senjata manusi."
Beberapa ahli supranatural juga diminta membantu aparat pemerintah, hal ini mereka lakukan karena memang apa yang mereka hadapi berada diluar jangkauan otak manusia, dan beberapa wartawan sudah mulai meliput puing - puing bekas pertarungan Deni dan kelompok tapak sakti.
(Berita kali ini datang dari dunia kriminal, kelompok tapak sakti yang selama ini ditakuti, sekarang hancur oleh seorang pemuda bertopeng emas, ki Bogel dan ki Warta yang termasuk kedalam salah satu ketua tapak sakti mati dengan cara yang sangat mengenaskan, menurut para saksi sebelum meninggal ki Bogel sempat berubah menjadi sosok Genderuwo, hingga berita ini diturunkan pihak kepolisian masih belum mau memberikan keterangan resmi, tapi dari apa yang para pemirsa lihat, mayat - mayat anggota tapak sakti semuanya mati dengan cara yang sama dengan ki Bogel, yaitu dengan bagian tubuh yang tidak utuh, menurut keterangan beberapa saksi, pemuda bertopeng emas itulah yang bertanggung jawab, dan ia berpesan bahwa pendekar topeng emaslah yang bertanggung jawab dan akan segera menyelsaikan semuanya, demikian laporan sinta News Tv kembali ke studio)
****
Kembali kesisi Deni
Deni sudah mendapat semua informasi tentang kelompok tapak sakti. Bagaimana cara mereka bergerak, apa yang membuat mereka menjadi kuat hingga ritual persembahan nyawa orang yang mereka tumbalkan untuk menambah kesaktian, hal teramsebut membuat Deni semakin yakin untuk menghancurkan kelompok tapak sakti, ia sudah menyerap semua kemampuan anggota tapak sakti yang ditangkapnya.
"Gimana bro, badan lo uda baek," 'alhamdulillah bos, badan gua ringan banget, sebenarnya ini pil apa ya bos, tanya Asep?'
"Lo itu cerewet kaya nyokap gua Sep, tapi karena gua baek, gua kasih tau lo, itu pil Dewa tingkat 5, pil penyembuh itu bukan hanya meregenerasi badan lo dengan cepet, tapi juga menambah stamina lo, terus pil biru itu adalah pil peningkat kekuatan itu juga tingkat 5, selain meningkatkam kekuatan fisik, kanuragan, dan batin lo, sekarang lo ada ditingkat raja jin tingkat 2, baek kan gua sama lo, hehehe
"Asep tidak percaya dengan apa yang dikatakan Deni, tapi dirinya memang merasakan aliran tenaga dalam yang meledak - ledak, tapi sekarang sudah bisa ditekan dan distabilkan. Pantas saja tubuhku terasa berbeda kata Asep didalam hatinya, ia terus tersnyum mendapat anugrah yang besar ini"
Lo harus terbiasa dengan kekuatan baru lo, sekarang gua akan kasih tau lo cara untuk menyerap kekuatan lawan, lawan yang mau lo ambil kekuatannya jangan sampe mati bro, tapi kali terpaksa mati, ya lo harus makan otak atau jantungnya, dan gua yakin lo gak akan mau, nah cara yang aman oaling gak buat mereka setengah mati aja, kalo perkiraan gua bener, lo bisa sampe ditahap raja jin puncak dalam waktu singkat kalo lo serep semua kemampuan orang - orang dikelompok tapak sakti, nanti gua akan buat mereka setengah mati, lo urus sisanya ok.
Dan bukan tanpa alasan gua kasih pil tingkat 5 itu, lo sahabat gua Sep, dan kedepannya gua akan butuh banyak bantuan lo, nah sebagai tambahan ini kitab golok dewa, dan golok ini akan jadi senjata baru lo, ini golok setan punya si Bogel yg sudah gua murnikan dan gua tambahin sedikit kekuatan bintang, jadi sekarang senjata ini naik jadi senjata tingkat 5, karena kitab golok dewa cuma cocok dengan senjata tingkat 5. Gua kasih waktunlo seminggu untuk pelajari semuanya, sisanya gua yang atur ok.
Asep semakin senang, tapi ia kembali bertanya, bos maaf ini mah kalo gua cerewet, ini tempat apa sih, kok suasananya lebih enak, adem, dan sehat aja kayanya, tapi kalo lmbos gak mau bilang ya gak masksa gua mah, sekali lagi terima kasih ya bos buat semuanya kata Asep menundukan kepalanya.
"Kalo kita berhasil membantai semua kelompok tapak sakti, gua akan kasih tau lo semuanya, gua janji, sekarang fokus dulu ok bro."
"Siaplah kalo gitu, lagian lo orang baek bos, gak pernah bohong, ya sudah gua latihan dulu ya bos, terima kasih."
Deni meninggalkan Asep untuk berlatih, sementara dirinya juga berlatih dan membuat beberapa pil ajaib tingkat lima dengan bantuan Astagina.
****
Kembali kedunia luar, kabar tentang kehebatan pendekar topeng emas menyebar dengan cepat, laporan berita, unggahan kanal media sosial dan banyak portal berita online atau nasional terus memberikan kabar jatuhnya ki Bogel salah satu ketua tapak saktu, bahkan kabar tersebut telah sampai kemarkas kelompok tapak sakti dan membuat mereka semua marah, mereka masih menunggu ketua untuk bergerak, kelompok tapak sakti belum mau membuat gerakan, mengingat ki Bogel bukan sembarang orang, jika sampai bisa membunuh ki Bogel pastinya orang tersebut berada di tingkat raja jin empat atau lima.
Mereka belum bisa mengambik keputusan, dan akan menggelar rapat nanti malam menunggu ketua mereka datang.
****
Kembali kesisi Deni
"Gimana bro sudah lebih baik?
__ADS_1
Alhamdulillah bos siap gua mah, terima kasih banyak ya bos, oh iya bos apa sekarang saatnya untuk menyerbu kelompok tapak sakti, sekalian uji kemampuan bos hasil didikan bos Deni, kata Asep dengan bangganya..
"Lo itu kagak ada berubahnya, tapi gua bersyukur lo temen setia gua, sebelum kita pergi, ini pakaian buat lo, gua topeng emas lo topeng perak ok, dan satu lagi, gua mohon banget sama lo bro, jangan berika informasi apapun lagi tentang gua sekecil apapun sama Musa, sekarang kita pergi dulu banyak yang harus gua ceritain ke lo bro, tapi tugas kita diselsain dulu ya ok."
Gua selalu percaya sama lo bos, gua ganti baju dulu ya, tapi janji lo akam cerita semuanya, karena biar bagaimanapun Musa kan sohib kita menentang dunia bos, jangan sampe buat hubungan kita jadi gak enak.
Ok siap gua paham bro, buruan ganti gih.
Setelah berganti pakaian Deni, Asep dan anggota kelompok tapak sakti keluar dari ruang dimensi Denu dan keluar tepat didepan gerbang kelompok tapak sakti.
****
Tiba didepan Gerbang Kelompok Tapak Sakti....
Ini tempatnya bang, abang berdua bisa langsung masuk dari sini, tapi tolong lah bang gua jangan dibunuh ya, anggota kelompok tapak sakti yang ditangkap Deni sangat ketakutan, setelah menjadi bahan praktek Deni, separuh kekuatannya diambil Asep dan cakra mahkotanya dikunci, hal itu membuatnya menghadapi siksaan yang luar biasa, beruntung ia masih hidup, ia lalu undur diri dan bersembunyi didalam got jalan menuju kelompok tapak sakti.
*Bagus juga ya tempatnya, penjaga gerbang kelompok tapak sakti bersiaga karena ada dua orang tak dikenal mendekati markas mereka*
"Ngapain lo disinu kata dua penjaga gerbang yang tiba - tiba berada didepan mereka, Asep dan Deni bukan tidak menyadari kehadirannya tapi sengaja memancing mereka keluar"
Eh ngapain tadi kita kesini bos, lo salah jalan gak bos kata Asep bertanya seenaknya kepada Deni.
'Lah guakan ngajak lo nganter paket bro, gak salah kok alamatnya, sudah sesuai aplikasi, atas nama ki Bogel kata Deni menyerahkan kotak yang berisi kepala Bajul yang sebelumbya sempat Deni sembunyikan diruang dimensinya.'
Jangan bercanda kalian, tidak mungkin tetua Bogel melakukan belanja online, jangan membuat kami marah, kata salah seorang penjaga yang mulai tepancing amarahnya.
'Galak amat bang kata Deni, ya sudah paketnya gua taro sini ya, sudah dibayar kok tenang aja.'
"Oh mungkin dia marah karena takut disuruh bayar bos kata Asep sedikit mengejek, ki Bogel itu gak punya duit paling bos, nanti marah - marah biar viral kaya di sosmed itu."
Hus jangan asal ngomong lo bro, bisa bahaya, ki Bogel itu katanya sakti, mau lo dikutuk jadi babu hahahha kata Deni sambil tertawa cekikikan
"Nah makanya kalo sayang nyawa mending kita cabut aja sekarang sebelum algojo - algojo jelek ini berubah pikiran, di culik Bogel selesai hidup lo bro."
Ih takut ah gua bos, mending di culik bidadari dah dari pada diculik si Bogel.
(Sikap mereka yang menghina dan merendahkan salah satu ketua tapak sakti membuat para penjaga yang lain menjadi marah)
"Eh bangsat, lo pada bener - bener sudah keterlaluan, gua pastiin lo berdua mati sekarang juga. Empat penjag langsung menyerang Asep dan Deni bersamaan."
Tapi saat jarak mereka semakin dekat denga Deni dan Asep, keanehan terjadi, tepat pada jarak lima meter tubuh mereka seakan kaku., Deni dan Aseppun berbalik, lo si bos marah tu kan algojonya, para penjaga gerbang tersebut adalah mereka yang telah sampai pada tahap kesatria jin, Asep dan Deni mendekati mereka dan melakukan segel tangan, Deni mengunci mereka dengan segel Dewa Krisna, sementara Asep mulai menyentuh titik mahkota salah satu penjaga dan menempelkan kedua tanganya dikepala penjaga tersebut, seketika seluruh energi kehidupan penjaga tersebut seperti dihisap, teriakanya terkunci didalam.segel dewa krisna, namun teman - temannya yang berada dalam segel tersebut terlihat ketakutan, mereka mendengar jeritan pilu dari teman mereka yang asmanya dipaksa keluar, dan kekuatanya diserap oleh Asep, tidak sampai dua menit tubuh penjaga tersebut langsung menjadi kering, dan tubuh Asep menjadi semakin kuat, hal tersebut juga dilakukan pada empat penjaga yang lain, mereka semua mati dengan tubuh mengering seperti tengkorak terbungkus kulit, sesaat setelah selsai segel dewa krisna dibatalkan dan merek bergerak menyerang kelompom tapak sakti...
*****
Didalam ruang kelompok tapak sakti
Apa yang akan kita lakukan kakang, kata salah satu dari mereka, kapan tetua inti akan datang, berita di media sudah sangat membuat aku muak, jika saja kakang tidak menahanku, sudah aku bunuh semua penyebar beritanya, katanya penuh amarah...
"Bersabarlah, benar yang dikatakan kakang Sudar, kita tidak bisa gegabah, bisa - bisa malah menghantar nyawa, kang Ajiz tau sendiri kekuatan kakang Bogel itu seperti apa, diantara kita siapa yang berhasil menang melawan kakang bogel, hanya cak Bud saja yang bisa itupun cak Bud hampir mati, dan sekarang kakang Bogel sudah jadi mayat, yakin lo bisa menang lawan orang yang membunuh kakang Bogel? Kata cak Narto salah satu tetua tapak sakti."
Benar yang dikatakannya kakang Mujiyono, jika kita menggunakan emosi yang ada kita mati konyol kata Mujianto menambahkan.
Saat ini kita harus memikirkan cara terbaik mengatasi masalah inu karena lambat atau cepat, pendekar topeng emas itu pasti akan menyerang kemarkas kita, mengingat ia telah menangkap Siswanto, seperti yang kalian tau Siswanto itu sangat licik dan hanya memikirkan dirinya sendiri. Belum selsai kata katanya selsai seorang penjaga berlari menerobos masuk kedalam ruang pertemuan.
Lancang sekali kau menerobos masuk seru mujiyono yang sejak awal telah naik pitam, tapi ia sejenak merubah sikapnya setelah tau penjaga tersebut babak belur dan membawa sebuah kotak...
****
kita diserang, tubuh penjaga tersebut sudah babak belur dengan wajah yang sudah tidak bisa dikenali, penjaaga tersebut menyerahkan kotak yang bertuliskan pesanan ki Bogel kepada para tetua kelompok tapak sakti,
__ADS_1
Ini dari pendekar topeng emas, aku diminta menyerahkannya pada tetau, Mujiyoni mengambil kotak itu san membukanya, seketika pemandangan orang - orang yang melihat isi kotak tersebut menjadi merah padam, kotak itu berisi kepala Bajul dan didalamnya terdapat tulisan, Hari ini kelompok tapak sakit hanya akan jadi kenangan...
Seketika suasana diruangan tersebut menjadi panas, pendekar topeng emas telah menghina kita, hari ini aku pastikan ia mati dengan cara yang mengenaskan, salah satu wakil ketua yang berdiskusi meminta Janar dan Jabrik membawa pasukannya memeriksa gerbang, baik ketua, Jabrik , Janar, dan pasukannya pergi menuju gerbang utama namun ketika sampai dihalaman kelompok tapak sakti, mereka dikejutkan oleh pemandangan yang mengerikan, dua orang pemuda berdiri ditumpukan mayat kelompok tapak sakti, sambil menikmati sebatang rokok, mereka berdua seolah tidak terganggu dengan kedatangan Jabrik, Janar sempat bergedik ngeri melihat pemandangan halaman kelompok tapak sakti, hampir sebagian anggota kelompok mati dengan tubuh mengering, terutama mereka yang berada pada tingkatan kesatria jin ke atas,
Heh bangsat apa yang sudah lo lakuin sama anak buah gua, Jabrik berteriak menahan amarahnya.
"Bukan gua bang, ini nih, pendekar topeng emas, gua disuruh latihan sama mereka, gua gak mau bang, karena anak buah lo tu ka lemah, lah gua gak mau melawan orang yang lemah, secara guakan pria sejati bang, tapi gua dipaksa bang, ni dia bang orangnya, seru Asep menunjuk ke arah pendekar topeng emas yang tak lain adalah Deni."
'Kan gua uda bilang, jangan terlalu semangat, lo sama anak kecil kejemnya kaya lawan monster, seru Deni dengan santainya,'
Bangsat gua akhirnya ketemu juga dengan lo Topeng Emas, lo harus membayar mahal atas kematian kakang bogel dan sodara - sodara gua yang lain kata Jabrik penuh amarah Jabrik semakin tinggi mendengar jawaban nyeleneh dari dua pemuda tersebut,
Lah disuruh bayar, makan juga belom bang, lagian kagak ada uang cash gua bang, bayarnya bisa trasnfer gak kata Deni sedikit terkekeh
Merasa diremehkan membuat Jabrik dan Janar semakin marah, lalu pandangan Jabrik tertuju pada Asep ketika mengenali Golok Setan milik Ki Bogel.
"Jadi lo yang sudah bunuh kakang Bogel, seru Jabrik menunjuk Asep denga tatapan dingin."
"Kok bisa nuduh orang sembarangan bang, ini negara hukum bang, bisa kena pasal pencemaran nama baik lho, jawab Asep singkat."
'Gimana golok setan bisa ada ditangan lo bangsat,'
"Oh golok ini, gua dapet dikasih bang, sama ni orang Asep kembali menunjuk Deni, katanya hadiah ulang tahun bang, ya namanya rizky bang kan gak boleh ditolak, kata Asep sambil mengamati golok setan, oh iya ini golok lu dapat nyuri ya, kok abang itu marah sama gua ya."
'Oh golok itu, dapet dikasih gua, sumpah dah, orangnya gak perlu lagi katanya, awalnya gua nolak, tapi karena dipaksa terus, jadi ya gua gak enak, apa lagi orangnys sudah tua bro, kasian gua sudah mau mati orangnga, kata Deni menjawab sekenanya, gua takut matinya penasaran kalo goloknya gak gua terima, nah berhubung sama gua gak kepake, ya gua kasih lo bro, jawab Deni santai sambil cekikikan.'
Kalian benar-benar membuat aku marah, bentuk formasi tingkat ketiga, serang dengan formasi tingkat tiga seketika anak buah Jabrik dan Janarmenyerang Deni dan Asep yang sedang asik berdebat...
Wuih main keroyok, gak adil itu namanya, lah kita cuma berdua lawan, sebentar satu, dua, tiga eh... abis tiga berapa ya bro?, lupa gua, seru Asep cekikikan...
"Lah elo, makanya waktu pelajaran berhitung jangan kekantin, nah, gak bisa ngitung kan lo, nyesel gak sekarang?"
'Iya nyesel gua bro, tambah Asep sambil menjulurkan lidahnya ke arah Deni.
Mereka berdua mampu menghindari formasi tingkat tiga dengan mudah, mereka seolah menari diantara formasi kelompok tapak sakti, sontak hal tersebut membuat Jabrik semakin marah, gunakan formasi tingat akhir, serang dengan kekuatan penuh...
Seketika Asep dan Deni keluar dari formasi dan mundur beberapa langkah, jabrik sedikit khawatir, karena para pengawalnya sudah sampai ditingkat jin tingkat 2 dan 3, tapi seolah mereka dipermainkan oleh dua pemuda itu, kini Jabrik ikut menyerang, jabrik yang telah sampai pada tahap bangsawan jin tingkat tigapun sedikit kewalahan menghadapi dua pemuda tersebut. Dan seketika ia melihat Janar ditarik oleh sesuatu kehadapan pendekar topeng emas dan topeng perak,
Janar berusaha melepaskan diri apa yang megikatnya, tapi sekuat apapun ia berusaha tidak pernah bisa, ia tidak bisa lepas dari perangkap mereka, tak lama Asep mendekatinya, dan kembali membuat segel tangan, kini semua tanpa segel dewa krisna, hal memilukan terjadi ketika Asep menempelkan kedua telapak tangannya kekepala Janar, Janar berteriak sekeras - kerasnya, ia merasakan sakit luar biasa ketika Asmanya dicabut paksa, seluruh tubuhnya seakan dipreteli, auara teriakannya bahkan terdengar hingga ruang pertemuan kelompok tapak sakti
*****
Jabrik mengeluarkan pedang batu meteornya, seketika aura hitam pekat menyelimuti tubuh jabrik.
Asep dan Deni tidak mau kalah, seketika mereka juga mengeluarkan aura yang kuat dan menekan, aura biru dari tubuh Deni sangat menekan para pengawal Jabrik, ditambah aura kuning dari tubuh Asep menambah keadaan kelompok tapak sakti semakin tersudut.
Kita bagi tugas bro, lo lawan tu prajuri-prajuritnya orang jelek itu, biar orang jelek itu bagian gua, "siap bos laksanalan, yang penting bayaran kagak dipotong, celetuk Asep sambil langsung menyerang Formasi kelompok tapak sakti...
Bersambung
****
Mohon dukungannya pada para pembaca dengan memberikan
Like
Komen,
Vote dan
__ADS_1
Tambahkan ke favorite dan bagikan cerita ini keteman - teman agar Author lebih semangat lagi, terima kasih...