
Amabilis kembali larut dalam lamunannya, ia tidak menyangka dengan apa yang dilihatnya didalam pikiran Musa. Ia tidak menyangka bahwa suaminya dan Narapati benar - benar ingin merubah sejarah Nusantara.
Ia masih berusaha memulihkan tenaganya, sesuai kesepakatannya dengan para istri Dewasrani, mereka akan berubah pikiran jika ternyata suami mereka bersalah, namun yang ia lihat justru lebih mengerikan.
Narapati dan Suaminya berencana menggabungkan kekuatan Sembilan Pusaka Nusantara dengan kekuatan Tujuh Bidadari, jika itu sampai terjadi maka para bidadari itu hanyalah sebagai alat, karena jiwa mereka telah dijual kepada iblis dan itu akan menjadi bencana besar.
Mereka paham cerita tentang Nyi Roro Kidul yang merupakan jelmaan dari Bidadari Nawang Wulan yang menjual jiwanya dengan iblis menghasilkan kekuatan yang sangat besar, apa lagi ini tujuh kekuatan terbesar para bidadari, maka hal yang lebih buruk pasti akan terjadi.
Ia bahkan telah melihat segel dewa krisna yang ditanam ditubuh Musa, jiwanya hilang, kini Musa tak lebih dari seonggok mayat hidup, untung saja segel itu masih aktiv dan ia berusaha memperbaharui segel itu.
Satu yang membuatnya takut bahwa yang menanam segel itu adalah suaminya sendiri, Musa akan dijadikan Bidak Terkuat dengan Iblis Merah ditubuhnya, dan hanya kekuatan dari salah satu tiga dewa utama yang mampu menyegel kekuatan Iblis Merah.
Lalu kemampuan menyegel kekuatan Tujuh Bidadari, hal itu juga hanya bisa dilakukan oleh Tiga Dewa Utama.
Tak terasa bulir air mata mengalir dipipinya, ia tidak menyangka jika turunnya mereka kedunia adalah sebagai tumbal persembahan untuk memenuhi ambisi suami mereka. Perlahan dirinya mulai pulih, pil bunga Amabilis membuatnya kembali normal dengan sangat cepat.
Ia sudah mengaktivkan kode SOS pikiran kepada para istri Dewasrani yang lain, mereka sudah membuat kesepakatan jika kode yang disampaikan berwarna putih, maka suaminya benar, namun jika kode yang diterima berwarna merah bernoda maka suami mereka salah besar dan akan mengkhianati mereka.
Mendapat kode rahasia dipikiran mereka membuat para istri Dewasrani sangat cemas, inilah yang sangat mereka takutkan, karena jika hanya mengatasi manusia yang setingkat bangsawan langit, sebenarnya kekuatannya sendiri sudah lebih dari cukup.
Kita bicarakan ini nanti kata Asoka didalam pikiran mereka, kita tunggu signal dari Amabilis.
*****
Dokter nona bidadari itu telah benar - benar sadar kata salah satu staf medis yang merawat Amabilis.
Mereka semua bergegas memeriksa keadaan Amabilis, Dokter Kaniya melihat Amabilis duduk dibangsalnya.
"Maaf saya dokter yang bertanggung jawab atas keadaan anda, boleh saya memeriksa anda untuk memastikan ansa baik - baik saja, katanya sedikit hati - hati".
Amabilis hanya mengangguk, Dokter Kaniya lalu memeriksa Amabilis dengan semua prosedur medis.
Kau masih perlu istirahat, lalu ia memberikan pil ekstrak terakhir, dan meminta Amabilis meminumnya.
'Siapa yang membuat semua ekstrak ini, tanyanya lagi?'
"Maaf nona untuk bahan dan campurannya saya kurang paham, saya hanya diberi informasi tentang dosis yang harus dimasukan ketubuh nona secara bertahap, tambahnya singkat".
"Semua dosisnya sangat tepat, hanya pembuat pil tingkat atas yang mengetahui komposisi resep yang pas, boleh aku bertemu dengan penyelamatku, tanya Amabilis?"
'Besok pagi setelah sarapan kita semua akan bertemu, sekarang yang terpenting adalah nona harus beristirahat, karena efek pil terakhir akan berfungsi dengan baik jika nona bisa mengistirahatkan tubuh nona secara total'.
"Baiklah, terima kasih buat semua yang telah kalian lakukan".
Amabilis kembali berbaring, Dokter Kaniya sangat kagum dengan hasil yang signipikan itu, hanya dengan ekstrak bunga bisa menolong orang, sepertinya obat ini perlu dikembangkan, aku harus berbicara dengan Deni secara serius katanya dalam hati.
__ADS_1
*****
Pagi itu suasana cukup tenang, sesuai saran Asoka mengundang semua istri para Dewasrani ketempat mereka dsn meminta mereka membuat salinan akan diri mereka semua
Semua sudah berkumpul, perkenalkan saya Asoka (Bidadari merah) dan ini adalah kakak - kakak saya Amabilis (Bidadari kuning), Cosmos (Bidadari pink), Aster (Bidadari Biru), Daisy (Bidadari Hijau), Lily (Bidadari Jingga), dan Viola (Bidadari Ungu)
Kami semua saling terhubung antara satu dengan yang lain, namun Amabilis mengirim signal yang kurang kami sukai dan sangat kami takutkan.
Dihadapan semua ia mengatakan jika apa yang didengar Amabilis adalah sebuah kenyataan, entah kalian akan percaya atau tidak nantinya kami akan kembalikan pada kalian.
Pemimpin lima matra meminta Amabilis untuk bicara, mengenai yang ia lihat didalam pikiran Musa
*****
Semua dimulai sejak pertemuan tidak sengaja antara kakang Dewasrani pada Terawan yang mengusiknya karena segel Dewa Krisna yang dipelajari terawan.
Dewasrani bertemu dengan manusia jenius yang memiliki ambisi yang sama dengannya, bahkan ia menjamin jika ambisi mereka terpenuhi maka Terawan akan menjadi wakilnya didunia sekaligus menjadi pemimpin tertinggi didunia dan diberi wewenang mengatur dunia sesuka hatinya.
Saat itu Musa telah bersama Terawan, sementara Musa sendiri akan diberi posisi penting sebagai panglima tertinggi dengan syarat mau menjual jiwanya kepada Iblis Merah.
Untuk para manusia tidak begitu mengenal iblis merah, mereka bersikap biasa saja namun bagi para mahluk langit iblis merah adalah pemmpin dari sepuluh iblis terkuat, berbeda dengan para bangsawan langit yang dipimpin June, sepuluh iblis terkuat memerlukan wadah sebagai media penyempurnaan mereka.
Aku berusaha menghentikan proses itu dengan menyegel dan menghentikan proses penyerapan energi, namun sebelum benar - benar berhasil iblis merah didalam diri Musa sempat bangkit dan berkata.
(Saat ini kau mungkin bisa menghentikanku, karena memang kekuatanku belum cukup untuk melawanmu, namun ketahuilah iblis lain telah mendapatkan wadahnya, dan lambat atau cepat mereka pasti menemukanku, saat itu sekalipun dua belas bangsawan langit disatukan kalian hanyalah lalat hahaha)
Aku sendiri sampai terluka sangat parah saat berusaha menyegel dan memutus iblis merah menyerap energi murni, energi manusia dan energi alam.
Dan pil pahit yang harus kita terima adalah, kita sebagai istri Dewasrani akan dijual jiwanya kepada para iblis untuk memenuhi ambisinya menguasai dunia, nah sampai disini apa ada yang ingin bergabung bersamaku dan menghentikan kakang Dewasrani?
Mendengar pernyataan Amabilis kembali membuat para istri Dewasrani semakin terkejut, ternyata tujuan mereka ditarik turun kedunia adalah untuk dijual jiwanya.
Ada perasaan kesal, marah dan kecewa, mereka berusaha berpikir dengan kepala jernih.
*****
Setelah cukup tenang dan mereka bisa mengatur emosinya, Viola sebagai bidadari tertua mulai angkat bicara.
"Mohon maafkan kami, saat ini kami masih perlu berpikir dulu, kami tidak menyangka jika kakang Dewasrani sampai tega berbuat seperti itu, tambahnya".
Ustad Hadi memberikan ruang pada mereka.
Tenangkan dulu diri kalian, memang semuanya berat tapi cobalah berpikir dengan kepala dingin, kami disini berusaha mencegah perang terjadi, jika kalian para bidadari berkenan membantu, kalian bisa bergabung kapan saja.
Para pemimpin lima matra meminta pelayan mengantarkan para bidadari istri Dewasrani untuk beristirahat.
__ADS_1
Sementara Asoka dan Amabilis telang mantab bekerja sama dengan mereka semua.
Sekarang langkah apa yang harus kita lakukan ustad tanya Amabilis.
"Berapa lama segel yang nona buat bisa bertahan, tanya ustad Hadi"
Lebih kurang tiga bulan kyai, segel yang aku buat tidak ada unsur dewa dan bisa lemah tergantung kondisi alam juga, tambanya.
Mendengar perkataan Amabilis Asep mencoba mendekatinya.
'Apa boleh aku yang mencobanya tanya Asep?'
Boleh aku akan membawamu masuk kedalam pikiran Musa, tapi perjalanan disana membutuhkan energi yang besar, disana juga ....
Belum sempat ia menyelsaikan kata - katanya...
Lebih baik kau bawa aku kesana, kita tidak punya banyak waktu kan, tambahnya.
Amabilis terpaksa mengantar Asep kesana, saat Asep berangkat kedalam pikiran Musa, para petinggi lima matra terpaksa menangkapi orang - orang yang diduga kaki tangan Keluarga Narapati, mereka bersama Asoka terus berupaya menangkapi ruh ruh jajat yanb mengasi.
*****
Setelah berpikir cukup lama, Viola dan istri Dewasrani yang lain menemui ustad Hadi.
Kami akan bergabung bersama kalian, sebagai tanda kami bergabung, kami akan menyerahkan selendang kami sama seperti yang dilakukan oleh Asoka dan Amabilis.
Setelah menyerahkan selendang mereka kepada Usatad Hadi mereka bertekat akan membatu Deni dan kelompokbya untuk menghentikan Ambisi suami mereka.
*****
Jadi apa rencananya, kata Viola?
Saat ini nona bidadari kuning bersama Asep masuk kedalam pikiran Musa dan nona bidadari merah sedang berusaha mencari orang - orang yang menjadi target kami, dan kami pastikan semua yang datanya ada disini adalah orang yang sudah lama kami awasi.
*****
Di Keluarga Narapati
Tuan kami mau melaporkan, entah kenapa saat ini para polisi dan tentara mencari informasi tentang orang - orang yang pernah berhubungan dengan kita, aku tidak tau apa yang mereka cari, namun orang - orang itu hanya mendapat pertanyaan - pertanyaan remeh.
Apa kau yakin Respati?
Yakin tuan, dan beberapa orang itu juga ditangkap, mohon petunjuk tuan apa yang harus kami lakukan.
Biarkan saja, biarkan mereka mencari apa yang mereka cari karena mereka tidak akan pernah mendapatkan apa yang mereka cari.
__ADS_1
Bersambung...
Selamat siang para pembaca, mohon maaf baru bisa update karena kesibukan Author lagi padat, semoga tetap setia mendukung ceritanya ya, tapi semua sudah mulai teratasi dan akan bisa updwte setiap hari lagi, dukung terus ya ceritanya, terima kasih.