
Pasukan gabungan aliansi tiga dunia telah tersusun, ustad hadi dan lee ditunjuk sebagai peramu strategi, mereka di support oleh pemimpin lima matra dan para mahapatih dari kerajaan jin diseluruh nusantara, dan beberapa utusan kepercayaan para dewa.
"Ini kali pertamanya kita bersatu sebagai aliansi, semoga perang tiga dunia tidak terjadi, kata Rubby wakil dari kelompok para penghisap energi murni.
"Kita semua harus berhati - hati, menurut sultan jogja dalam kitab serat kama sutra, tertulis jika saat bulan darah atau bulan merah, kekuatan tersembunyi dari tri netra bisa dimaksimalkan dengan mengganungkan energi dari ketujuh bidadari dengan anugrah warna.
"Menyatukan energi bidadari dengan anugrah warna?", kata pemimpin marinir bertanya dengan serius.
"Yah energi murni dari para bidadari anugrah warna bisa menjadi energi terkuat, Sultan Jogja sendiri masih terus mempelajari kata - kata yang tertulis dalam kitab tersebut.
"Lalu apa konsekwensinya jika sampai Dewasrani bisa melakukannya?
"Ia bisa mengendalikan waktu sesuka hatinya, ia bisa menggunakan tri netranya tanpa terdeteksi lagi, itulah kenapa ia sangat menantikan bulan darah itu, sementara purnama emas hanyalah pengalihan", tambahnya.
"Pengalihan? Bukannya ia sangat menantikan Purnama Emas? Tambahnya.
"Untuk para manusia hal itu mungkin tidak bisa diterima, sebenarnya Narapati itu hanyalah pion, namun ia diberi peran sebagai kuda hitam, sehingga pergerakannya tidak terdeteksi.
"Beberapa informanku di khayangan juga mengatakan ia sempat berkunjung ke markas para bidadari kuning, tapi aku masih belum tau siapa yang ia temui disana, informanku masih terus berusaha mengumpulkan informasi.
"Jika boleh tau bidadari kuning itu bertugas untuk apa ya?", kata ustad Hadi?
"Bidadari kuning mendapat tugas riset informasi dan teknologi semua teknologi didunia mulai dari yang paling awal tersusun rapi, siapa yang menemukan semua sudah di atur berdasarkan perintah sang pencipta.
"Teknologi? Heem teknologi ya, jika boleh tau, teknologi di zaman ini tertinggal sejauh mana? Tambahnya.
"Jika tidak salah, kami sudah meninggalkan teknologi manusia di zaman ini lebih dari tiga ribu tahun.
"Semua yang ada ditempat itu membelalakan mata? Mereka seakan tidak percaya jika teknologi modern dizaman ini sudaj jauh tertinggal dari dunia langit.
"Apa tuan bisa memberi bocoran atau bisa memberi kami beberapa teknologi yang bisa dipakai manusia dizaman ini tapi tidak mencolok?
"Akan aku usahakan, aku akan mencoba meminta orangku di markas bidadari kuning untuk melakukannya.
"Baik kita akan membuat beberapa rencana cadangan, kita ambil hal terburuk semisal Dewasrani mampu mendapatkan kekuatan penuhnya, kita akan meminta bantuan para istrinya untuk menggabungkan kekuatannya, jika Dewasrani mampu, menerimanya pasti ada diantara kalian yang mampu menerimanya, kata ustad Hadi dengan penuh keyakinan.
"Kekuatan gabungan tujuh bidadari terlalu besar tuan, kecuali jika nak Deni dan Asep mau menerimanya, tapi hal itu butuh penyesuaian, karena konon kekuatan gabungan tersebut bersifat liar dan sulit dikendalikan.
__ADS_1
"Kenapa harus mereka, dan bukan kalian? Kata kepala kopasus?
"Butuh tubuh khusus untuk menerimanya tuan, hanya tiga dewa utama yang mampu menerimanya, tapi konon dalam kitab serat kama sutra, tubuh campuran mampu menerima kekuatan itu", tambahnya
"Tubuh campuran? Maksudnya?
"Yang dimakasud tubuh campuran adalah tubuh manusia, kenapa manusia dikatakan paling sempurna, karena manusia memiliki semua unsur alam semesta termasuk para dewa, hanya saja masih perlu di olah agar bisa dipergunakan secara maksimal.
"Kenapa mereka, karena saat ini mereka sudah berada di posisi bangsawan langit, mereka telah satu tingkat diatas para bidadari anugrah warna dan satu tingkat di bawah tiga dewa utama.
"Jadi begitu, baik panggil tujuh bidadari para istri Dewasrani untuk rapat khusus denganku nanti malam, aku akan secara langsung meminta mereka mentransfer sedikit energinya kepada Deni dan Asep, lalu kabari empu Jatmiko tanyakan sudah sejauh mana oerkembangan layihan mereka, tanya ustad Hadi.
Ustad Hadi terlihat memijat dahinya, kebiasaan ini dilakukan jika ia sedang berpikir keras.
"Ustad sebaiknya kita sudahi rapat ini, kita lakukan sholat untuk minta petunjuk, masalah ini semakin rumit saja, sementara itu teruskan latihan gabungan aliansi tiga dunia, laporkan perkembangannya kepadaku aecara berkala, aku perlu membuat beberapa penyesuaian sambil berhitung kekuatan lawan.
Lalu apa bisa tuan bidadara mendaoat laporan kekuatan pendukung Dewasrani, jika bisa tolong berikan rinciannya agar bisa segera kita sesuaikan, melawan para dewa bukan hanya perlu kekuatan tapi juga strategi yang matang katanya sambil pamit undur diri.
Semua yang ada diruangan tersebut semakin dibuat kagum, mereka tidak bisa membayangkan jika ustad Hadi ada dipihak musuh, menghadapi Gayatri saja sudah membuat mereka repot, kata kepala kopasus.
Kopasus yang terkenal ahli meramu strategi tidak berpikir sampai sejauh itu, yang mereka pikir adalah jumlah kekuatan yang harus berimbang, beruntung kita memiliki ahli strategi itu, kata kepala kopasus yang juga undur diri.
Disisi Deni
Latihan mereka di sisi gelap ruang jiwa telah berlangsung cukup lama, mereka masih belum mampu menggunakan tenaga dalam ditempat itu, karena semakin kuat tenaga yang diberikan, tenaga itu seolah berbalik menyerang mereka.
Beberapa kali mereka sempat luka parah karena berusaha menggunakan tenaga dalam, beruntung ada pil peningkat tenaga dan kakek Jatmiko yang dengan sabar membimbing mereka.
"Lakukan dengan perlahan, kalian harus bisa menyalurkan tenaga dengan penuh kelembutan, untuk kali ini lakukan kembali meditasi agar kaliam bisa lebih fokus, buang keinginan untuk bisa menguasai ajian ini, hanya itu caranya", kata kakek Jatmiko.
Malam itu mereka kembali melakukan meditasi, para pusaka ditubuh mereka juga diminta melakukan hal yang sama, mereka yang terbiasa langsung menyerahkan kekuatan pada tuan mereka diminta menyalurkan kekuatan secara pelahan dan stabil.
"Ini sulit sekali Shin, kata Rhin dalam pikiran Deni, tubuh bocah ini berbeda dengan tubuh Sono, apakah ini yang disebutt tubub sempurna? Energi inti tubuh manusia, kadang masih mendominasi.
"Hei bocah stabilkanlah energi murnimu, jika gagal bukan hanya kau yang akan mati, tapi juga kami kata Shin dalam pikiran Deni.
"Aku juga sedang berusaha, tapi hal ini sulit dilakukan", kata Deni.
__ADS_1
"Kau harus bisa melihat energi didalam tubuhmu, gunakan mata halimun untuk mendeteksinya, tiga kekuatan itu harus menyatu dengan sempurna jangan sampai ada yang lebih mendominasi.
"Mata halimun, memangnya bisa? Kata Deni dengan sedikit bingung.
"Bocah bodoh, kau pikir mata halimun tidak bisa digunakan ketubuh sendiri, pusatkan semua dicakra mahkotamu, lalu perhatikan warna dari tiga energi didalam tubuhmu, cepat lakukan kata Rhin dengan sedikit kesal.
Deni mencoba mengikuti petunjuk dari para pusakanya, ia memusatkan seluruh energi dengan hati - hati di cakra mahkotanya, perlahan ia mulai menggunakan mata halimun untuk memindai tubuhnya.
Mulai terlihat tiga energi yang saling ingin mendominasi, ada empat warna disana, merah, biru, hijau dan putih.
"Aku sudah bisa melihatnya, katamu ada tiga warna tapi aku melihat ada empat, yaitu merah, biru, hijau dan putih.
"Bocah bodoh jadi kau belum memperlajari perbedaan warna energi salam tubuh manusia ya? Akan aku jelaskan", kata Shin sambil terkekeh
Pertama Biru adalah warna air, lebih dari tujuh puluh persen tubuh manusia terisi oleh air, lalu merah adalah unsur api, itulah unsur hitam yang dimanfaatkan oleh energi Tarik Jiwa, lalu hijau adalah unsur langit, sedangkan putih adalah energi murni milik manusia itu sendiri,
Tiga energi tadi adalah pelengkap, buat perbandingan persentasi empat puluh persen harus energi murnimu, sedang sisanya tiga energi tadi lwbih kurang dua puluh persen.
"Lalu bagaimana cara memisahkannya, sementara energi - energi tadi saling berbenturan kata Deni yang masih bingung.
Buang dan keluarkan secara perlahan melakui pori - pori tubuhmu, ingat tubuh kalian oara manusia itu unik, berbeda dengan tubuh penghuni langit dan penghuni dunia bawah yang bersifat keras dan lembut, tubuh kalian para manusia bersifat netral.
"Haduh apa ada cara yang lebih sederhana? Aku masih bingung dengan penjelasanmu, kata Deni singkat.
"Shin apa kita telah salah memilih tuan, kenapa dia bodoh sekali, lama - lama aku bakar tubuh tidak berguna ini, kata Rhin yang semakin kesal.
"Sebaiknya kau bantu aku pusaka bodoh, apa kaju mau kembali jadi pusaka karatan, jika kau tidak bisa membantu sebaiknya kau diam", lata Deni yang terpancing emosinya.
"Anak ini bahkan lebih bodoh dari perkiraanku", kata Rhin yang terus mengejek Deni.
"Sudahlah Rhin, perkataan anak ini ada benarnya, sebaiknya kita bantu dia memisahkan energi - energi itu atau kita akan kembali berkahir dimakam pusaka kerajaan dasar bumi.
Bersambung....
Mohon dukungannya pada para pembaca dengan memberikan
Vote, Like, Komen dan
__ADS_1
Tambahkan ke favorite, jika berkenan silakan bagikan juga cerita ini agar orang lain bisa ikut terhibur dan Author lebih semangat lagi, terima kasih...