Sembilan Pusaka Nusantara

Sembilan Pusaka Nusantara
Bab 33 - Terbukanya portal dunia bawah 2


__ADS_3

Didunia nyata


Sandi dan yang lain terkejut karena tiba - tiba mereka semua menghilang, hanya tersisa tumpukan mayat anggota panah tengkorak yang telah dibantai oleh Asep.


"Kemana mereka semua, mereka menghilang kata Sandi dengan wajah cemas."


'Hal serupa juga dirasakan oleh pak Taufik dan ustad Amir, mereka berdua tau betul bawah portal dunia bawah telah dibuka, ini tidak bagus salah satu anggota panah tengkorak berhasil membuka portal dunia bawah, mereka dalam masalah serius kata ustad Amir.'


Aku akan minta bantuan kyai Hasan, karena bukan hal mudah berada didunia bawah terlebih bagi para penghuni langit, ustad ir sangat mengerti bahwa ada aturan sendiru untuk para bangsawan langit berada didunia bawah, jadi jika tanpa perintah khusus mereka sama saja menyalahi aturan yang dibuat apa lagi jika sampai bertarung didunia bawah, hal itu bisa memicu peperangan kata ustad Amir dengan wajah khawatir.


***


Sandi tidak menyangka bahwa masalah dengan panah tengkorak akan serumit ini, mendengar perkataan ustad Amir ia jadi sangat khawatir dengan keselamatan Deni dan Asep.


Sandi mengambil ponselnya dan menghubungi pak Jaya, mudah - mudahan pak Jaya bisa membantu, katanya dalam hati.


"Assalammualaikum, ada masalah apa Sandi sampai kau menelponku tengah malam begini, semoga bukan kabar buruk kata pak Jaya di ujung telepon."


Maaf pak jika saya mengganggu waktu istirahat bapak, tapi saya perlu minta petunjuk bapak, ini mengenai Deni dan juga Asep, mereka saat ini didunia bawah pak, mereka terlibat pertempuran dengan kelompol begal sakti disinii, dan salah satu anggota kelompok itu berhasil membuka portal dunia bawah, kata Sandi dengan wajah cemasnya.


"kau sedang tidak bercanda kan Sandi, didunia manusia mungkin mereka yang terkuat, tapi di dunia bawah, kekuatan mereka masih belum cukup, aku sendiri pernah berada disana, dan hal itu bukanlah perkara yang mudah, coba kau ceritakan bagaimana para begal itu bisa membuka portal dunia bawah, karena setauku hanya tingkat raja jin saja yang bisa membukanya, namun hal itu sangat menguras tenaga, kata pak Jaya."


Sandi menceritakan masalah yang terjadi di desa Tanjung Bintang, sejak awal kedatangan hingga bertemu dengab kelompok panah tengkorak, sampai akhirnya terjadilah pertempuran ini.


"apa katamu mereka telah sampai pada tahap bangsawan langit kata pak Jaya, sebenarnya apa yang telah dilewati anak - anak itu? kata pak sandi dalam hati."


Benar pak mereka saat ini berada ditahap bangsawan langit, bahkan kemampuan mereka semua sudah diatas rata - rata, bahkan mungkin lebih kuat dari pada bapak, kata Sandi pelan.

__ADS_1


"Jika memang mereka sudah berada ditahap bangsawan langit, maka mereka telah berada jauh diatasku kata pak Jaya pelan, baiklah nanti aku akan menghubungimu aku akan meminta petunjuk pada guruku, ini semua ada ditingkat yang berbeda, terus laporkan perkembangannya padaku, aku akan menghubungimu secepatnya, pak Jaya menutup teleponnya."


Baik pak, saya akan terus melaporkan perkembangannya.


Ustad Amir duduk bersila dan memejamkan matanya, ia berusaha menghubungi gurunya.


****


Kembali kesisi Deni dan Asep


Kini keadaan terbalik Deni dan Asep mulai terdesak dengan situasi didunia bawah, ketika situasi semakin sulit Astagina dan panglima kumbang datang membantu mereka, panglima kumbang memanggil para pasukan harimau untuk membantu Deni dan Asep yang mulai terdesak.


Pasukan Harimau mampu mengimbangi perlawanan para penghuni dunia bawah, kini perlawanan mereka berimbang.


Asep yang telah mengikat perjanjian dengan Dewi Bulan terpaksa memanggil dewi bulan untuk membantu mereka, kekuatan mereka kini semakin berimbang, Deni dan Asep mulai menggunakan mata halimunnya untuk melihat pola yang ada, mereka meningkatkan kekuatan mereka.


Mode perang tingkat lima, lepaskan seketika tubuh Asep dilindungi armor gajah, dengan helm berbentuk kepala gajah menghiasi kepalanya, jubah perang megah berwarna hitam tercipta dengan ornamen berwarna emas yang membuatnya semakin gagah, aura hitam pekat menyelimuti tubuhnya aura tersebut mampu memberikan tekanan pada penghuni dunia bawah.


'Sedang disisi Deni yang telah membuka mode perang garuda tingkat lima tak kalah garang, armor berbentuk burung garuda, helm berbentuk kepala garuda dan jubah perang yang juga berwarna hitam pekat dengan ornamen yang juga berwarna emas.'


****


Kini situasi mulai terkendali, luka - luka ditubuh mereka perlahan mulai sembuh dan tatapan dingin mereka mengarah pada perlawanan penghuni dunia bawah dan juga pasukan harimau.


Asep mulai bergerak dan menebaskan pedang bulan kearah para penghuni dunia bawah, mereka langsung berubah menjadi kepulan asap.


Sementara Deni bergerak kearah ki Endar dan anggota panah tengkorak, melihat situasi yang mulai berbalik membuat ki Endar dan pasukannya memberikan perlawanan yang sengit, keuntungan bagi mereka adalah mereka berada didunia bawah.

__ADS_1


"Jatuhnya banyak korban dari penghuni dunia bawah mengusik ketenangan Dewi Durga sang penguasa dunia bawah."


****


Siapa yang telah berani membuat onar diwilayahku, kata Dewi Durga, tidak lama datanglah Giyana salah satu maha patih dikerajaan Dasar Bumi.


Ampun yang muliya, ada dua bangsawan langit yang sedang bertarung diperbatasan dunia bawah hamba belum tau apa tujuan para bangsawan langit itu datang kesini.


"Apa bangsawan langit, berani sekali penghuni langit berbuat onar diwilayahku, mereka telah melanggar kesepakatan yang dibuat, kita pergi keperbatasan bawa pengawal terbaikmu kata Dewi Durga dengan wajah penuh amarah..."


bersama Maha Patih Giyana, ia juga membawa pasukan terbaik dsri kerajaan Dasar Bumi, mereka langung menuju perbatasan dimana area pertempuran sedang berlangsung.


Dewi Durga semakin dibuat marah melihat pemandangan ditempat itu, banyak penghuni dunia bawah terluka parah karena serangan Deni dan Asep, ia langsung meminta Maha Patih Giyana dan pasukannya membantu penghuni dunia bawah yang terluka, setelah memberikan perintah pada maha patihnya, Dewi Durga terbang ke arah Asep dan Deni, ia menghimpun tenaga dalam dikepalan tangannya, seketika arua besar yang pekat tercipta ia melemparkan pukulan tenaga dalam kearah pertempuran Deni dan Asep, seketika seluruh orang yang bertempur langsung membetuk prisai tenaga dalam, tidak terkecuali Deni dan kelompoknya.


Astagina dan Panglima Kumbang langsung membentuk prisai berlapis untuk melindungi Deni dan Asep, sementara Mayang menggunakan tenaga bulan untuk menetralkan aura gelap disekitar tempat itu, mereka benar - benar terkejut mendapat serangan tiba - tiba.


Semua langsung menatap ke atas, mereka melihat sesosok wanita yang kembali mempersiapkan serangan berikutnya dan tanpa memperdulikan semua yang ada, sosol ratu yang anggun dengan pasukan tempur yang melindunginya membuat Asep dan kelompoknya bertanya, siapa wanita tersebut....


Mohon dukungannya pada para pembaca dengan memberikan


Like


Komen,


Vote dan


Tambahkam ke favorite agar Author lebih semangat lagi, terima kasih...

__ADS_1


__ADS_2