SI CULUN Sang Pewaris Tunggal

SI CULUN Sang Pewaris Tunggal
ANTISIPASI 2


__ADS_3

"Artinya, besar kemungkinan Oligarki ingin mengkudeta saya dengan memanfaatkan TNI" Kata Presiden Purwanto.


"Benar pak Presiden. Presiden juga harus berhati-hati terhadap Paspampres, karena mereka TNI" Kata Haiden menanggapi ucapan Presiden Purwanto.


"Kita harus atur Strategi untuk menghadapi mereka" Kata Kapolri Sulistyo.


"Oh iya. Wakil Presiden juga sudah bergabung dengan lingkaran Oligarki" Kata Haiden memberi informasi kepada Presiden Purwanto dan Kapolri Sulistyo.


"Jadi apa rencana mu Den? Tanya Kapolri Sulistyo kepada Haiden.


"Setelah Hacker yang Haiden tugaskan untuk membobol Data mereka rampung mengumpulkan bukti rencana untuk mengkudeta Presiden, di saat itu Om bisa menangkap mereka. Tapi Haiden yakin, akan terjadi keributan besar nantinya kalau pihak kepolisian langsung menangkap mereka, sebab tidak mungkin mereka menyerah begitu saja untuk ditangkap" Jawab Haiden.


"Kamu benar Haiden. Bahkan tidak menutup kemungkinan akan terjadi perang saudara antara Polri dengan TNI nantinya" Kata Presiden Purwanto menanggapi jawaban Haiden kepada Kapolri Sulistyo.


"Kita tidak bisa membiarkan perang saudara antara Polri dengan TNI terjadi. Sebab Rakyat biasa bisa saja ikut menjadi korban nantinya" Kata Kapolri Sulistyo menanggapi ucapan Haiden dan ucapan Presiden Purwanto.


"Makanya setelah bukti terkumpul nanti, Haiden yang akan memburu Pimpinan Oligarki. Kalau kepalanya sudah kita pegang, maka untuk menangkap seluruh anggota Oligarki akan menjadi mudah" Kata Haiden kepada Presiden Purwanto dan Kapolri Sulistyo.


Mendengar ucapan Haiden, Kapolri Sulistyo terlihat mengernyit kan dahinya sebelum bertanya "Kamu sudah tahu pasti siapa pimpinan Oligarki saat ini?".


"Sudah Om. Informasi dari Hacker Haiden sesuai dengan perkiraan Om. Purnawirawan Jendral AP memeng pimpinan Oligarki saat ini, menggantikan Almarhum Purnawirawan Jenderal HP, mertua Purnawirawan Jenderal AP" Jawab Haiden.


Usai menjawab pertanyaan Kapolri Sulistyo, Haiden menoleh menatap Presiden Purwanto lalu berkata "Saran saya, ada Polisi yang nengawal Presiden secara rahasia. Jangan sampai ada yang mengetahui keberadaan Polisi-Polisi tersebut, termasuk para Paspampres".

__ADS_1


Mendengar saran Haiden barusan, Kapolri Sulistyo berkata "Saran yang bagus. Keselamatan Presiden saat ini juga terancam menurut saya pak Presiden" kepada Presiden Purwanto.


"Kalau begitu, segera kamu pilih beberapa orang anggota Polri yang layak untuk mengawal saya secara rahasia" Perintah Presiden Purwanto kepada Kapolri Sulistyo.


"Siap pak Presiden" Kata Kapolri Sulistyo menuruti perintah Presiden Purwanto.


Dilain tempat, Purnawirawan Jenderal AP terlihat sedang berbicara serius dengan seorang Purnawirawan Jenderal yang saat ini menjabat Menteri Pertahanan. Purnawirawan Jenderal bernama Dudung.


Purnawirawan Jenderal AP meminta Menteri Pertahanan Dudung untuk menemui Tentara Bayaran di luar Negeri. Tentara bayaran yang paling di takuti di Dunia untuk nenghabisi Haiden.


"Baik Jenderal. Segera saya temui Pimpian Pasukan Red Dragon" Kata Menteri Pertahanan Dudung kepada Purnawirawan Jenderal AP.


"Katakan pada Jenderal Wilson, Saya mau beliau kirim orang-orang terkuat dalam pasukannya. Kasih lihat beliau Video pertarungan Haiden dan pengawalnya, agar Jenderal Wilson tahu lawan yang akan dihadapinya" Kata Purnawirawan Jendral AP kepada Menteri Pertahanan Dudung.


Red Dragon adalah Tentara Bayaran yang terdiri dari berbagai Negara. Pendiri Tentara BayaranRed Dragon berasal dari Amerika Serikat bernama Wilson. Wilson sendiri dulunya seorang anggota militer Amerika Serikat yang di pecat dari kesatuan nya.


Wilson melarikan diri ke Kamboja, dan berhasil membentuk Tentara bayaran terkuat di Dunia yang bernama Red Dragon. Menurut cerita, Seluruh personil Tentara bayaran Red Dragon kebal terhadap senjata tajam dan senjata api.


Selain itu, setiap personil Tentara bayaran Red Dragon memiliki kemampuan ilmu bela diri yang cukup tinggi, serta mampu menggunakan segala jenis senjata api dengan baik. Intinya personil Tentara bayaran Red Dragon adalah orang-orang yang benar-benar terlatih, sehingga menjadi tentara bayaran terkuat di Dunia.


Pukul delapan malam, Usai pertemuan dengan Presiden Purwanto dan Kapolri Sulistyo, Haiden meninggalkan Hotel Admadja Residance untuk menemui orang-orang yang telah menyerangnya semalam di perumahan khusus pengawalnya.


Tiba di perumahan khusus pengawalnya, Haiden langsung menemui tiga puluh dua orang yang telah menyerangnya di dalam aula yang ada di perumahan khusus pengawalnya itu. Mereka semua dalam perawatan medis.

__ADS_1


Akibat bertarung dengan Haiden dan delapan pengawalnya, tiga puluh dua orang itu, semuanya terluka. Mulai dari luka terkena senjata tajam pengawal Haiden, hingga luka karena pukulan tangan besi Haiden.


Ternyata tidak ada yang mengalami kematian, sebab Haiden memang tidak mengeluarkan seluruh kekuatan tangan besi nya. Kalau Haiden menggunakan seluruh kekuatan tangan besi nya, mungkin saat ini mereka sudah jadi mayat.


Saat ini tiga puluh dua orang pembunuh bayaran untuk membunuh Haiden itu dalam keadaan sadar. Melihat mereka semua dalam keadaan sadar Haiden berkata dengan nada yang keras "Kalian semua bisa tetap hidup kalau kalian mau melaksanakan perintah ku"


"Setelah luka-luka kalian membaik nanti, Aku perintahkan kalian membawa perempuan yang kalian sebut Nona Win itu kehadapanku dalam keadaan hidup. Kalau berhasil, kalian semua akan kubayar, masing-masing lima puluh juta. Kalau kalian menolak, maka kalian semua akan ku ikat dibesi yang cukup berat untuk menenggelamkan kalian hingga dasar laut dalam keadaan hidup" Kata Haiden lagi kepada tiga puluh dua orang itu.


Setelah mendengar ucapan Haiden, Salah seorang dari tiga puluh dua orang itu bertanya "Saya siap keua Haiden, asal setelah membawa Nona Win, saya benar-benar di bebaskan dan mendapatkan lima puluh juta itu ketua".


"Saya jamin, kalau kalian berhasil membawa Nona Win itu kehadapan saya, maka kalian akan saya bebaskan dan akan saya bayar kalian masing-masing Lima puluh juta rupiah" Kata Haiden menanggapi ucapan salah seorang dari tiga puluh dua orang yang mencoba untuk menghabisinya itu.


Mendengar janji Haiden kepada mereka, tiga puluh dua orang itu serentak berkata "Saya siap ketua".


Haiden tersenyum mendengar jawaban mereka lalu berkata "Bagus. Kalau begitu, sekarang kalian fokus dengan kesembuhan kalian. Setelah itu baru kalian cari Nona Win, dan bawa dia secepat mungkin kehadapan saya".


"Siap ketua" Jawab tiga puluh dua orang itu nyaris serentak.


Usai mendapat kesepakatan dari tiga puluh dua orang yang di bayar untuk membunuh nya itu, Haiden langsung meninggal kan perumahan khusus pengawalnya itu untuk segera pulang ke rumahnya. Haiden merasa cukup letih hari ini.


Di perjalanan pulang kerumah, Haiden menghubungi Menghubungi Melani melalui Handphone nya.


"Hallo Mi" Kata Haiden saat terhubung dengan Melani.

__ADS_1


"Iya Pi" Jawab Melani terdengar di Handphone Haiden.


"Anak-anak sudah tidur Mi?" Tanya Haiden.


__ADS_2