SI CULUN Sang Pewaris Tunggal

SI CULUN Sang Pewaris Tunggal
DI HADANG FANS


__ADS_3

Saat Haiden dan Melani tiba di Bandara Kuala Namu, Aryo belum tiba di Bandara Kuala Namu. Dia masih dalam perjalanan di pesawat.


Haiden dan Melani menunggu didalam mobil diarea parkiran mobil. Enam belas pengawal Haiden juga ikut masuk kedalam area Bandara Kuala Namu dalam mobil masing-masing.


Seperti biasa, Haiden tidak ingin terlihat mencolok di kawal oleh para pengawalnya. Sekitar setengah jam menunggu di parkiran Bandara Kuala Namu akhir nya Aryo menghubungi Haiden.


"Ya Hallo Mas" Balas Haiden saat menerima panggilan dari Aryo.


"Kamu di mana Den? Saya sudah di Bandara Kuala Namu ni" Tanya Aryo sembari memberi kabar bahwa dia sudah berada di Bandara Kuala Namu pada Haiden.


"Saya sudah di Kuala Namu juga kok Mas. Saya di parkiran ni sama Melani. Mas tunggu saja di sana, biar saya jemput" Balas Haiden yang masih di dalam mobil bersama Melani.


"Oke" Balas Aryo yang terdengar di Handphone Haiden.


Setelah menutup pembicaraan dengan Aryo melalui Handphone nya, Haiden berkata pada Melani "Kamu tunggu di mobil atau ikut jemput Mas Aryo yank?"


"Ikut ajalah yank" Jawab Melani.


"Ayo kalau gitu" Kata Haiden sembari membuka pintu mobilnya dan keluar dari dalam mobilnya. Melani juga keluar dari dalam mobil sebelum berjalan menghampiri Haiden.


Dua orang pengawal dengan sigap berjalan didepan Haiden dan Melani, dan dua orang pengawal lagi berjalan dibelakang Haiden dan Melani. Sisa pengawal lain nya tetap berada di parkiran.


Saat bertemu Aryo di depan gedung Bandara Kuala Namu, Haiden langsung menyalami dan memeluk Aryo. Melani menyalami dan mencium tangan Aryo layaknya seorang adik kepada abangnya.


"Ayo langsung saja kita gerak yok Mas" Kata Haiden kepada Aryo.


"Tunggu sebentar. Wanda masih di kamar toilet" Balas Aryo.


"Loh Kak Wanda ikut bareng Mas Aryo toh. Pantesan Handphone nya ga aktif tadi" Kata Melani di sela percakapan antara Haiden dengan Aryo.


"Iya Mel" Balas Aryo sembari tersenyum.


Tak lama kemudian tampak Wanda yang sedang berjalan mendekati Haiden, Melani dan Aryo sembari tersenyum. Saat tiba di tempat Haiden, Melani dan Aryo berdiri menunggunya, Wanda langsung memeluk melani dan berkata "Apa kabar adik kakak yang cantik?"


"Baik" Jawab Melani saat di peluk kakak sepupu nya itu.

__ADS_1


"Kenapa kakak ga ngabarin Mel, Kakak ikut Mas Aryo ke Medan?" Tanya Melani setelah melepas pelukannya.


"Namanya juga kejutan" Jawab Wanda sembari tersenyum pada adik sepupu nya itu.


"Apa kabar calon adik ipar kakak yang ganteng" Kata Wanda kepada Haiden sembari menyalami Haiden.


Haiden tersenyum lalu menjawab" Baik Kak".


"Kakak gimana kabarnya?" Tanya Haiden balik bertanya pada Wanda.


"Baik dong. Kalau sakit ga mungkin kakak ikut Mas mu ke sini" Jawab Wanda kemudian tertawa.


Haiden, Melani dan Aryo pun ikut tertawa. Setelah itu mereka berempat langsung berjalan menuju parkiran mobil.


Dua orang pengawal berjalan duluan di depan mereka berempat, dan dua orang lagi di belakang sambil membawa dua koper yang berisi pakaian Aryo dan Wanda. Meskipun belum menikah, tapi keakraban mereka berempat sudah seperti keluarga.


Memasuki parkiran, sebelum masuk kedalam mobilnya tiba-tiba Haiden, Melani, Aryo, Wanda dan para pengawal di kejutkan dengan munculnya tiga orang gadis remaja yang menghadang mereka. Wajah ketiga gadis remaja itu terlihat cukup cantik.


"Bang Haiden kan" Kata salah seorang dari tiga gadis remaja itu, sembari menunjuk Haiden.


Haiden mengernyitkan dahinya sebelum menjawab "Iya. Kalian siapa?".


"Hah..!" Respon Haiden lalu menoleh, menatap Melani.


Melani juga menatap Haiden, lalu berkata "Uda ga apa-apa yank. Jangan kecewakan mereka".


Setelah mendengar ucapan Melani, Haiden kembali menatap ketiga gadis remaja itu. Saat Haiden menatap mereka bertiga, salah seorang gadis remaja itu berkata lagi "Boleh ya bang".


"Iya boleh" Jawab Haiden.


Aryo dan Wanda belum mengetahui bahwa Haiden saat ini tengah Viral di Media Sosial dan di Media Berita Online. Makanya mereka berdua terlihat bingung melihat ada tiga orang gadis bersikap seperti orang yang bertemu dengan selebriti papan atas.


Sebelum berfoto ria dengan Haiden, Salah seorang dari ketiga gadis remaja itu bertanya pada Melani "Kakak pacar bang Haiden ya?"


Melani hanya mengangguk, Haiden yang menjawab "Iya, dia pacar saya".

__ADS_1


Melihat Melani mengangguk dan di perjelas dengan ucapan Haiden, ketiga gadis remaja itu langsung menyalami Melani dan mengucapkan terima kasih karena telah di izinkan untuk berfoto dengan Haiden. Bukan cuma berfoto saja, mereka bertiga juga merekam Video mereka dengan Haiden.


Tiga gadis remaja itu tampak sangat gembira bisa berfoto dan dan merekam Video mereka bersama Haiden. Dengan bangga hasil foto dan rekaman Video mereka bersama Haiden mereka posting di setiap akun media sosial yang mereka gunakan.


Alhasil ketiga gadis remaja itu ketiban Viral juga. Postingan mereka bertiga di penuhi dengan like dan komentar, juga dibagikan hingga puluhan ribu kali.


Saat Haiden dan rombongannya meninggalkan parkiran kuala namu, ketiga gadis remaja masih setia melihat kepergian Haiden. Mereka benar-benar terlihat bahagia dan bangga bisa bertemu langsung dengan Haiden yang saat ini benar-benar menjadi sosok idola banyak orang.


Di perjalanan, Wanda tidak sudah tidak sabar ingin mengetahui apa yang sebenarnya telah terjadi. Dia langsung bertanya pada Haiden "Ada apa ini sebenarnya adik ipar?".


Sambil tetap fokus menyetir mobilnya, Haiden menjawab "Ga ada apa-apa kok kak".


"Jadi kakak belum tahu kalau tuan mudaku ini Viral di Media Sosial dan di Media Berita Online?!".


"Hah...?! Kok bisa?" Respon Wanda atas keterangan Melani.


"Nanti sajalah, di rumah kita bahas ya kak" Jawab Melani.


"Ceritain sekarang kenapa. Penasaran kakak" Kata Wanda kepada Melani.


Mendengar ucapan Wanda, Haiden tergelitik ingin membalas ucapan Wanda. Tetap fokus menyetir, Haiden berkata "Jangan penasaran kak. Nanti gentayangan pula kakak".


Mendengar ucapan Haiden, Melani Wandan dan Aryo tertawa bersamaan. Haiden pun ikut tertawa spontan saat mendengar Melani, Wanda dan Aryo tertawa.


Usai tertawa, Wanda berkata pada Haiden "Selain ganteng, ternyata adik ipar kakak ini pinter melucu juga ya".


"Selain pinter melucu, tuan muda ku ini pinter ngegombal juga kak" Kata Melani kepada Wanda.


"Oh ya" Kata Wanda menanggapi ucapan Melani.


"Enggak ah. Haiden ini pada dasarnya pemalu loh kak" Sahut Haiden sembari tetap fokus menyetir mobilnya.


Belum sempat Wanda membalas ucapan Haiden, Wanti berkata "Itu dulu kak".


Wanda mengernyitkan dahinya sebelum bertanya "Dulu gimana maksudnya?".

__ADS_1


"Dulu tuan muda ku ini memang culun dan pemalu. Jauh berbeda dengan sekarang "Jawab Melani.


Haiden hanya senyam senyum sendiri mendengar pembicaraan Melani dengan Wanda. Mata Haiden tetap fokus menatap jalan di depan.


__ADS_2