Suamiku Adalah Cinta Pertamaku

Suamiku Adalah Cinta Pertamaku
104


__ADS_3

Suasana rumah begitu ramai karena kepulangan di kembar dan juga Mamahnya.Keduanya pun memutuskan untuk pulang ke rumah mereka sendiri.Kini semuanya sedang berkumpul untuk melihat si kembar.


Di ruangan keluarga.


Faiz , Mutia dan Bima pun turut ikut mengerubuni si kembar.


"Kak adik bayinya lucu".ucap Mutia.


" Iya kak,Faiz senang melihatnya".kata Faiz sambil menoel-noel pipi tembam ke dua bayi kembar kakaknya.


"Mama Bima mau punya adik bayi".ucap Bima anak dari Ibu Vira.


Bu Vira dan suaminya saling bertatapan lalu mereka berdua pun mengiyakan.


Lalu terdengar suara pintu di ketok dari luar.


" Biar Pramudya yang buka".


Semuanya pun mengangguk mengiyakan.Laki-laki itu berjalan ke arah pintu dan membukanya.


Ceklek


pintunya pun terbuka dan dia pun melihat seseorang yang sangat di kenalinya.Dia pun tersenyum.


"Assalamualaikum".


"Waalaikumsalam Om.sapanya lalu mencium tangan kanannya dengan takzim.


Laki-laki itupun tersenyum.


" Mari masuk Om".


"Terima kasih, tapi Om hanya datang untuk memberikan ini".ucapnya sambil menyerahkan sebuah paperback besar kepada Pramudya.


" Apa ini Om?

__ADS_1


"Kado buat si kembar".


" Terima kasih Om".


"Iya.Kalau begitu saya pamit dulu,assalamualaikum".ucapnya sambil berbalik untuk menuju kembali ke mobilnya.


" Waalaikumsalam."jawab Pramudya sambil melihat laki-laki itu beranjak dari hadapannya.


Tapi tiba-tiba langkah laki-laki paruh baya itupun terhenti saat dirinya mendengar seseorang berkata


"Anda mau pergi".


Pramudya dan laki-laki itupun terkejut saat mendengar suara istrinya yang berdiri tepat di belakangnya.


Laki-laki itu pun berbalik dan melihat seseorang yang sangat di rindukan kini sedang menatap nya.


"Apa Anda akan pergi seperti dulu meninggalkan kami?


" Apakah Anda akan melakukan kesalahan yang sama seperti yang anda lakukan dulu?


Laki-laki itu pun masih terdiam sambil tertunduk tanpa terasa semua apa yang di ucapkan nya adalah kenyataan.


Laki-laki itu masih terdiam dan menunduk dengan mata yang semakin basah.


Setelah mengeluarkan semua rasa di dalam hatinya barulah dia pun berjalan mendekati laki-laki separuh baya itu dengan mata basah sedangkan sang suami hanya membiarkan saja istrinya untuk mendekat ke arah laki-laki


itu.


"Maaf".


Arlita langsung memeluk laki-laki di hadapannya dengan hati yang begitu rindu.


" Maafkan Ayah karena sudah membuat hatimu terluka.


Maafkan ayah yang telah meninggalkan kalian di waktu kalian membutuhkan sosok Ayah.

__ADS_1


Maaf karena sudah egois.


Maafkan Ayah putri ku sayang ".ucapnya sambil membalas pelukan putrinya.


Keduanya pun larut dalam suasana hati yang bahagia.


Karena Arlita kini dirinya sudah belajar untuk mengikhlaskan semua masa lalu yang membuat nya terbelenggu dalam rasa benci dan dendam.


Kini dirinya ingin membuka lembaran baru bersama suami dan kedua anak kembarnya.


Akhirnya dia pun mulai membuka hati untuk memaafkan kesalahan Ayahnya agar perlahan-lahan rasa sakit yang ada di hatinya bisa sembuh.


Inilah pertama kalinya dia mulai belajar untuk berinteraksi dengan sosok yang telah memberikannya luka.


Semuanya orang di rumah itu pun menyaksikan interaksi keduanya dan itu membuat semua yang menyaksikannya menjadi menangis karena terharu.


"Alhamdulilah".ucap syukur semuanya sambil mengusap air mata mereka lalu semuanya pun kembali masuk ke dalam rumah agar ke duanya tidak terganggu.


Arlita melepaskan pelukannya lalu dia pun tersenyum bahagia.


" Terima kasih ".ucap laki-laki itu.


Arlita pun mengangguk.


" Apa Ayah mau masuk ke dalam."tanyanya setelah lama keduanya terdiam.


"Apakah boleh?


" Tentu saja.Bukankah Ayah akan


melihat ke dua cucu kembar Ayah".


"Iya, Ayah mau melihatnya".


" Ayo masuk".ucapnya sambil menggandeng tangan kiri Ayahnya.

__ADS_1


"Semoga kebahagiaan selalu menemani mu putriku sayang".Doa laki-laki itu dalam hati.


bersambung


__ADS_2