Suamiku Adalah Cinta Pertamaku

Suamiku Adalah Cinta Pertamaku
106


__ADS_3

Di saat kedua pasutri itu masih bergelut dengan dunia mimpinya sayup-sayup terdengar suara tangis bayi dan membuat Arlita langsung terbangun dan menghampiri box bayi di mana kedua bayi kembar nya tidur.


Ibu muda itu mengalihkan pandangannya kearah jam dan ternyata waktu menunjukkan pukul satu malam.


Kedua bayi itu di tidur kan di Box bayi secara terpisah dan di bedakan dengan hanya warnanya.Box bayi yang warnanya biru untuk bayi laki-laki nya dan box yang berwarna pink untuk sang bayi perempuan.


Ke dua box itu di letakan berdampingan agar kedua nya bisa terpantau oleh kedua pasutri itu.


Ibu muda itu mengambil si cantik yang terbangun mungkin haus atau pokoknya sudah penuh.


Cup... cup.. cup


"Putri Mamah kenapa menangis, haus ya?tanyanya kepada bayi kecilnya sambil melihat pokoknya sudah penuh atau pup.


Di rasa popoknya tidak apa-apa barulah dia mengendong nya lalu dia pun membawa nya ke sofa untuk menyusui nya.


Setelah mendapatkan sumber asinya bayi cantiknya langsung mengisap nya dengan rakus.


Arlita tersenyum.


" Minum yang banyak biar kenyang sayang ".katanya sambil mengusap-usap rambut sang putri yang berwarna hitam dan lebat.


Disaat istrinya sedang sibuk menyusui sang anak tiba-tiba suaminya terbangun karena tidak mendapati tubuh istrinya yang biasa tidur di sampingnya.


Kedua matanya terbuka lebar sekaligus terkejut karena tidak mendapati istrinya.Dia pun bangun dan duduk di tempat tidur lalu pandangan matanya memindai sekelilingnya.


Hingga pandangannya tertuju kepada sebuah sofa di mana sang istri sedang menyusui salah satu bayinya.


Perlahan-lahan sudut bibirnya tersenyum karena orang yang sedari tadi di carinya ada di sana.

__ADS_1


Perlahan-lahan dia pun turun dari tempat tidur dan menghampiri istrinya yang sedang menyusui bayinya.


"Kamu di sini? tanyanya dan membuat istrinya melihat kepadanya.


"Iya si cantik haus dan menangis tadi.Kenapa kamu kok bangun?


" Karena ngga ada kamu di samping aku tidur jadinya aku terbangun deh".ucapnya sambil cengir.


Istrinya hanya menggeleng-gelengkan kepalanya.


"Mau minum".ucap suaminya menawarkan.


" Iya kebetulan aku haus ".


"Tunggu aku ambilkan".


" Terima kasih".ucap istrinya setelah menerima gelas yang berisi air dan meminumnya hingga tandas tak tersisa.


Suaminya pun mengangguk iya.


"Kamu tidur lagi gih, besok kan kamu masuk kuliah nanti kamu ngantuk".


Laki-laki itu melihat ke arah istrinya.


" Aku mau temani kamu".


"Ngga usah kamu tidur aja, aku tidak apa-apa kok karena aku sudah terbiasa".


" Tapi".ucapnya terpotong.

__ADS_1


"Tidurlah nanti aku tidur setelah si cantik bobok ya".


" Baiklah ".jawabnya lalu dia pun kembali ke tempat tidur untuk melanjutkan tidurnya yang tertunda tadi.


" Papah kamu manja sayang ".


Arlita melihat bayi cantiknya kini sudah kembali terlelap itu terlihat saat mulut mungilnya mulai melepaskan sumber asinya.


Perlahan-lahan dia pun kembali menidurkan si cantik ke dalam box nya lalu mencium kening bayi cantiknya.


"Selamat tidur sayang".ucapnya lalu dia pun melihat bayi laki-laki nya yang masih tertidur pulas.


Senyum di bibirnya pun merekah karena kini dirinya bisa merasakan betapa menyenangkan nya menjadi seorang ibu.


" Semoga kalian berdua menjadi anak yang soleh dan soleha aamiin ".Doanya dalam hati.


Setelah selesai dia pun kembali melangkah ke tempat tidur dan dia pun naik lalu ikut membaringkan tubuhnya memunggungi suaminya.


Hingga tiba-tiba dia pun terkejut ketika sebuah tangan melingkari pinggang nya dan menarik tubuhnya erat.


"Sayang aku kira kamu sudah tertidur?


" Aku tidak bisa tidur tanpa memelukmu jadi ayolah kita tidur aku sudah mengantuk ".


" Baiklah ".


Tak lama keduanya pun tertidur.


bersambung

__ADS_1


__ADS_2