
Di tempat berbeda seseorang laki-laki sedang sibuk di tempat kerjanya, dirinya sedang sibuk memeriksa beberapa berkas yang ada di meja kerjanya.
Saat sedang fokus tiba-tiba seseorang masuk ke dalam tempat kerjanya sambil melemparkan semua kartu ATM di atas meja.
"Ada apa? tanyanya tanpa melihat seseorang yang berada tepat di depan mejanya.
" Jangan pura-pura kamu tidak tau mas,apa alasan kamu memblokir semua kartu ATM aku?
"Kamu ingin tau?
" Iya".
Laki-laki itu melemparkan sebuah amplop cokelat di atas meja.
"Bukalah dan bacalah".perintahnya.
Wanita itu yang masih posisi berdiri pun akhirnya mengambil amplop cokelat itu lalu membukanya.
Alangkah terkejutnya dia saat membuka nya, terdapat beberapa fotonya dengan seorang laki-laki,surat keterangan dari Dokter.Tubuhnya langsung tiba-tiba mendadak begitu lemas hampir membuat dirinya kehilangan keseimbangan.
" Ini kan".ucapnya tidak percaya.
__ADS_1
"Itu adalah semua bukti kalau kamu telah berdusta kepadaku. Ternyata selama ini kau telah menipu ku berpura-pura hamil padahal dirimu adalah wanita yang tidak memiliki rahim.
Aku yang bodoh langsung percaya saja ke kepada mu setelah kamu berpura-pura keguguran padahal saat itu kau telah berbohong kepadaku.
Demi wanita pembohong seperti mu aku telah tega meninggal kan keluarga ku dan lebih parah nya lagi kau pun berselingkuh di belakang ku dan menghambur-hamburkan uang ku.
Selama ini diriku terlalu buta atas semua kelakuan mu ternyata selama ini kau hanya memanfaatkan aku.
Jadi mulai hari aku talaq kamu dan pergilah dari rumah ku. Jangan pernah kamu datang lagi ke sini lagi aku sudah tidak sudi melihat mu".
"Kamu tidak bisa menceraikan aku".
" Kenapa tidak bisa,kau lupa kita hanya menikah sirih jadi tidak ada kekuatan apapun yang bisa mengikatnya ".
Di saat wanita itu sedang sedikit bingung laki-laki itupun menelpon seseorang.
Lalu dia menekan sebuah nomor telpon untuk menghubungi seseorang dan tidak beberapa lama kemudian seseorang yang tadi di telponnya datang lalu mengetuk pintu ruang kerja nya.
Tok... tok... tok(suara pintu di ketuk)
"Masuk".
__ADS_1
" Permisi pak,Tuan anda memanggil saya?tanya seorang.
"Iya.Pak Daud tolong bawa wanita ini keluar dari rumah ini dan suruh bi Mun untuk sekalian membawa koper wanita ini karena mulai hari ini wanita itu bukan istri saya lagi, saya dan wanita itu sudah bercerai.".
Walaupun sedikit terkejut tapi laki-laki itu melakukan apa yang di suruh oleh tuannya.
" Mari bu saya antar keluar ".ucapnya tapi wanita berontak dan berteriak-teriak karena tidak mau pergi dari rumah itu tapi ke-dua tangannya di pegang oleh nya agar tidak mengamuk.
" Aku tidak akan pergi Mas. Mas apakah kamu tega membiarkan aku tinggal di luar sendirian tanpa tempat tinggal juga tanpa sepeserpun uang".
"Aku tidak perduli itu adalah urusan mu. Lagi pula selama 5 tahun ini kamu sudah menikmati uangku jadi itu sudah cukup untuk mu.Pak Daud cepat bawa pergi wanita itu".
" Baik Tuan".ucapnya sambil membawa paksa wanita itu keluar rumah di ikuti bi Mun yang membawa kan kopernya.
Dengan sedikit kasar laki-laki itu mendorong wanita itu untuk keluar dari rumah tuannya.
Setelah wanita itu berada di luar gerbang di terus saja berteriak-teriak memanggil nama mantan suami nya.
Tapi laki-laki pemilik rumah itu hanya melihatnya dari jauh.
"Mungkin ini adalah jalan terbaik untuk ku untuk memulai hidup yang baru sambil menunggu maaf dari ketiga anak ku".lirihnya dalam hati.
__ADS_1
bersambung